
Hampir setiap orang pernah mengalami
kesulitan tidur atau memejamkan mata di malam hari. Sudah berusaha dengan segala macam cara gagal.
Hingga menjelang subuh mulai terasa ngantuk. Saat suara tarhim terdengar di
masjid, ngantuk pun mulai terasa. Itupun kadang hanya sebentar. Lagi-lagi
sampai siang pun tidak bisa tidur. Hanya ada rasa mengantuk dan terus-menerus
menguap, tapi mata tidak mau diajak untuk istirahat.
Ada banyak faktor seseorang tidak bisa
tidur. Mungkin karena faktor ingat kepada seseorang disayang, terlalu banyak
minum kopi, sakit atau ada masalah konflik atau ada hubungan dengan sesama
manusia atau berkaitan dengan hukum.
Saya-mungkin juga anda-pernah mengalami
susah tidur dan tidak bisa memejamkan mata semalaman. Bisa jadi sering
mengalami hal tersebut. Ketika pikiran dan hati kita teringat kepada seseorang
yang sangat spesial dalam hati dan mungkin ada rasa rindu atau ada persoalan
yang menimpa nya, hati dan perasaan kita secara spontanitas akan meresponya. Meskipun
lampu sudah dimatikan, justru bayangan nya semakin jelas. Gegelapan malam hari
tidak bisa menghapus kehadirannya dalam hati. Pada saat seperti ini sebenarnya
zat kortisol, adrenalin dan melantonim reflektif bekerja secara simultan.
Zat kortisol dalam tubuh bereaksi
sangat cepat. Detak jantung menjadi naik dan cepat, pikiran pun terus selalu
waspada dan tegang. Hal sama juga zat adrenalin memunculkan kewaspadaan
tinggi dan mematikan mode siaga di malam. Disisi lain, zat melantonim
tersendat ruang produksinya, akibatnya kantuk alami dari otak tidak berfungsi
secara normal. Ini yang menyebabkan kita tidak bisa tidur semalaman.
Saya-mungkin juga anda-pernah tidak bisa
tidur semalaman gara-gara minum kopi. Suatu hari saya bersama teman-teman duduk
di kedai kopi. Teman ku pesan kopi susu. Saya pesan teh susu hangat. Setelah
minum dan pulang sama-sama tidak bisa tidur. Saya pun heran kenapa begitu
dahsyat pengaruhnya. Apa yang menyebabkan tidak bisa tidur. Kopi nya, teh nya
atau susu nya.
Saya baru tahu bahwa ketika teh dicampur
susu sama seperti kopi di campur susu. Ternyata pada daun teh asli -teh yang
warna hitam atau hijau-mengandung kafein yang menghambat kerja otak sehingga
tidak bisa mengantuk. Meskipun ketika dicampur susu, dan fungsi susu
menenangkan, tetapi zat kafein terus bekerja aktif. Sehingga kerja susu kalah
sama kafein. Akibatnya tidak bisa tidur.
Setelah pengalaman ini, saya sudah tidak
mau lagi minum kopi susu atau teh susu. Takut tidak bisa tidur. Saya sering
memilih minum susu saja. Setelah minum tak lama kemudian bisa tidur. Apalagi
Susu Beruang. Itu berfungsi cukup baik agar badan bisa istrirahat, dan bisa
tidur.
Saya -dan mungkin juga anda- tidak bisa
tidur gara-gara sakit atau orang special sakit, atau orang dekat kita, anak
kita, pasangan kita atau orang tua kita sakit. Maka zat-zat yang ada dalam
tubuh kita pun secara otomatis akan membentuk satu kesatuan berjaga-jaga
sehingga kita benar-benar hanya bisa menguap saja tanpa tidak bisa memejamkan
mata.
Apalagi kalau sakit gigi, atau wudunen
atau conon, atau bisul di kepala. Waduhhhh, benar-benar
menyiksa lahir batin. Sudah tidak bisa tidur, sakit lagi. Kualitas nya sama
seperti sakit hati.
Jika Penyanyi Megi Z dalam lagunya
mengatakan “lebih baik sakit gigi daripada sakit hati”, rasa-rasanya saya tidak
mau sakit dua-duanya. Saya kalau bisa jangan sampai sakit hati, sakit gigi
apalagi sakit wudunen atau bisulen.
Kita juga mungkin sering mendengar keluhan
dari teman-teman dekat kita dari beragam profesi. Katanya tidak bisa tidur. Ada
yang bilang, bahwa pekerjaan nya harus selesai secepatnya, tapi bahan yang
dibutuhkan tidak lengkap atau malah tidak ada sama sekali. Pusing.
Anda mungkin punya teman bekerja di
pemerintah daerah, BUMN, atau penegak hukum yang justru bermasalah dengan
hukum. Berita di media online sangat masih memberitakan keburukan-keburukan
atau kejahatan-kejahatan. Pasangan hidupnya, anak nya dan saudara-saudaranya
yang tidak tahu menahu pun ikut menanggung malu. Pada kondisi seperti ini ketika
orang tersebut tidak mempunyai jiwa yang kuat, maka akan mengalami stress yang
sangat luarbiasa. Ia bisa tidak tidur berhari-hari. Daya tahan turun, makan
kurang selera dan pada akhirnya muncul beragam penyakit seperti jantung, kolesterol,
ginjal dan darah tinggi.
Saya secara pribadi pernah mengalami hal
serupa. Tidak bisa tidur. Banyak persoalan. Karena memikirkan seseorang, karena
pekerjaan, karena kondisi badan, penyakit, dan juga karena serius yang
menyebabkan hari-hari ku terus memikirkan memikirkan persoalan tersebut.
Suatu hari saya mengeluh persoalan tadi
-tidak bisa tidur- kepada seseorang yang sudah dianggap sebagai Tabib. Saya disuruh
mencari pohon putri malu. Pohon tersebut dicabut, dicuci bersih, lalu dimasak
dengan air satu gelas setengah. Setelah dingin atau masih hangat diminum.
Saya mencobanya. Ternyata sangat efektif. Rebusan
air pohon atau rumput putri malu sangat baik membantu anda yang kesulitan tidur
di malam hari. Karena pohon tersebut mengandung zat melatonin, senyawa
sedatif alami, dan alkaloid dan flavonoid.
Selain rebusan pohon rumput putri malu,
bisa juga minum susu beruang. Tentu kalau minum susu tersebut harus dipisahkan
antara susu dan beruangnya. Susu nya diminum, beruangnya suruh pergi. Setelah minum
malah ngajak ngobrol dengan beruang, tidak jadi tidur.
Para orang tua dulu mengajarkan kepada ku bagi
orang yang kesulitan tidur di malam hari. Jika memang biasa tidur, tapi tidak
bisa tidur. Maka ambil air wudhu dan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW
dengan ucapan : Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”. Saat anda
terbaring, perbanyak membaca lafadz tersebut. Tentu sambil menghayati, batin
memasrahkan diri kepada Allah. Biasanya bisa tidur.
Tentu saja ada yang lebih efektif dalam
melatih diri bisa tidur secara normal yaitu adanya kebiasaan berfikir kita tentang
hakikat diri kita sebagai Hamba Allah dengan segala qadha dan qadar-Nya. Ketika
kita melatih diri pola hidup dengan rukun iman yang keenam tersebut, maka kita
akan terlatih hidup penuh dengan nuansa rilek, santai, dan konsisten untuk
terus berbuat baik. Ini juga yang menyebabkan segala aktivitas sudah tidak lagi
ada unsur riya atau pamer. Semua karya benar-benar untuk mengagungkan Allah. Tujuan
hanya satu, yaitu Allah. Maka ketika ada konsekuensi akibat dari pekerjaan
tersebut, orang-orang model seperti ini akan tersenyum santai sambil
mengucapkan kalimat pendek: “ah, gitu aja kok repot!!!”.
Penulis : Vijianfaiz,PhD
Tidur dan Mimpi
30 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   118
Di Bawah Lindungan Atap
23 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   155
Doaku, Doamu dan Doa Kita
19 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   250
Efisiensi Nafsu
15 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   239
Kejamnya Ibu Tiri Tidak Sekejam Idul Fitri ?
26 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   212
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14122
Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      5242
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5166
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      4419
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      3899