Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

379 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Obat Susah Tidur



Jumat , 31 Juli 2026



Telah dibaca :  74

Hampir setiap orang pernah mengalami kesulitan tidur atau memejamkan mata di malam hari. Sudah berusaha dengan segala macam cara gagal. Hingga menjelang subuh mulai terasa ngantuk. Saat suara tarhim terdengar di masjid, ngantuk pun mulai terasa. Itupun kadang hanya sebentar. Lagi-lagi sampai siang pun tidak bisa tidur. Hanya ada rasa mengantuk dan terus-menerus menguap, tapi mata tidak mau diajak untuk istirahat.

Ada banyak faktor seseorang tidak bisa tidur. Mungkin karena faktor ingat kepada seseorang disayang, terlalu banyak minum kopi, sakit atau ada masalah konflik atau ada hubungan dengan sesama manusia atau berkaitan dengan hukum.

Saya-mungkin juga anda-pernah mengalami susah tidur dan tidak bisa memejamkan mata semalaman. Bisa jadi sering mengalami hal tersebut. Ketika pikiran dan hati kita teringat kepada seseorang yang sangat spesial dalam hati dan mungkin ada rasa rindu atau ada persoalan yang menimpa nya, hati dan perasaan kita secara spontanitas akan meresponya. Meskipun lampu sudah dimatikan, justru bayangan nya semakin jelas. Gegelapan malam hari tidak bisa menghapus kehadirannya dalam hati. Pada saat seperti ini sebenarnya zat kortisol, adrenalin dan melantonim reflektif bekerja secara simultan.

Zat kortisol dalam tubuh bereaksi sangat cepat. Detak jantung menjadi naik dan cepat, pikiran pun terus selalu waspada dan tegang. Hal sama juga zat adrenalin memunculkan kewaspadaan tinggi dan mematikan mode siaga di malam. Disisi lain, zat melantonim tersendat ruang produksinya, akibatnya kantuk alami dari otak tidak berfungsi secara normal. Ini yang menyebabkan kita tidak bisa tidur semalaman.

Saya-mungkin juga anda-pernah tidak bisa tidur semalaman gara-gara minum kopi. Suatu hari saya bersama teman-teman duduk di kedai kopi. Teman ku pesan kopi susu. Saya pesan teh susu hangat. Setelah minum dan pulang sama-sama tidak bisa tidur. Saya pun heran kenapa begitu dahsyat pengaruhnya. Apa yang menyebabkan tidak bisa tidur. Kopi nya, teh nya atau susu nya.

Saya baru tahu bahwa ketika teh dicampur susu sama seperti kopi di campur susu. Ternyata pada daun teh asli -teh yang warna hitam atau hijau-mengandung kafein yang menghambat kerja otak sehingga tidak bisa mengantuk. Meskipun ketika dicampur susu, dan fungsi susu menenangkan, tetapi zat kafein terus bekerja aktif. Sehingga kerja susu kalah sama kafein. Akibatnya tidak bisa tidur.

Setelah pengalaman ini, saya sudah tidak mau lagi minum kopi susu atau teh susu. Takut tidak bisa tidur. Saya sering memilih minum susu saja. Setelah minum tak lama kemudian bisa tidur. Apalagi Susu Beruang. Itu berfungsi cukup baik agar badan bisa istrirahat, dan bisa tidur.

Saya -dan mungkin juga anda- tidak bisa tidur gara-gara sakit atau orang special sakit, atau orang dekat kita, anak kita, pasangan kita atau orang tua kita sakit. Maka zat-zat yang ada dalam tubuh kita pun secara otomatis akan membentuk satu kesatuan berjaga-jaga sehingga kita benar-benar hanya bisa menguap saja tanpa tidak bisa memejamkan mata.

Apalagi kalau sakit gigi, atau wudunen atau conon, atau bisul di kepala. Waduhhhh, benar-benar menyiksa lahir batin. Sudah tidak bisa tidur, sakit lagi. Kualitas nya sama seperti sakit hati.

Jika Penyanyi Megi Z dalam lagunya mengatakan “lebih baik sakit gigi daripada sakit hati”, rasa-rasanya saya tidak mau sakit dua-duanya. Saya kalau bisa jangan sampai sakit hati, sakit gigi apalagi sakit wudunen atau bisulen.

Kita juga mungkin sering mendengar keluhan dari teman-teman dekat kita dari beragam profesi. Katanya tidak bisa tidur. Ada yang bilang, bahwa pekerjaan nya harus selesai secepatnya, tapi bahan yang dibutuhkan tidak lengkap atau malah tidak ada sama sekali. Pusing.

Anda mungkin punya teman bekerja di pemerintah daerah, BUMN, atau penegak hukum yang justru bermasalah dengan hukum. Berita di media online sangat masih memberitakan keburukan-keburukan atau kejahatan-kejahatan. Pasangan hidupnya, anak nya dan saudara-saudaranya yang tidak tahu menahu pun ikut menanggung malu. Pada kondisi seperti ini ketika orang tersebut tidak mempunyai jiwa yang kuat, maka akan mengalami stress yang sangat luarbiasa. Ia bisa tidak tidur berhari-hari. Daya tahan turun, makan kurang selera dan pada akhirnya muncul beragam penyakit seperti jantung, kolesterol, ginjal dan darah tinggi.

Saya secara pribadi pernah mengalami hal serupa. Tidak bisa tidur. Banyak persoalan. Karena memikirkan seseorang, karena pekerjaan, karena kondisi badan, penyakit, dan juga karena serius yang menyebabkan hari-hari ku terus memikirkan memikirkan persoalan tersebut.

Suatu hari saya mengeluh persoalan tadi -tidak bisa tidur- kepada seseorang yang sudah dianggap sebagai Tabib. Saya disuruh mencari pohon putri malu. Pohon tersebut dicabut, dicuci bersih, lalu dimasak dengan air satu gelas setengah. Setelah dingin atau masih hangat diminum.

Saya mencobanya. Ternyata sangat efektif. Rebusan air pohon atau rumput putri malu sangat baik membantu anda yang kesulitan tidur di malam hari. Karena pohon tersebut mengandung zat melatonin, senyawa sedatif alami, dan alkaloid dan flavonoid.

Selain rebusan pohon rumput putri malu, bisa juga minum susu beruang. Tentu kalau minum susu tersebut harus dipisahkan antara susu dan beruangnya. Susu nya diminum, beruangnya suruh pergi. Setelah minum malah ngajak ngobrol dengan beruang, tidak jadi tidur.

Para orang tua dulu mengajarkan kepada ku bagi orang yang kesulitan tidur di malam hari. Jika memang biasa tidur, tapi tidak bisa tidur. Maka ambil air wudhu dan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dengan ucapan : Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad”. Saat anda terbaring, perbanyak membaca lafadz tersebut. Tentu sambil menghayati, batin memasrahkan diri kepada Allah. Biasanya bisa tidur.

Tentu saja ada yang lebih efektif dalam melatih diri bisa tidur secara normal yaitu adanya kebiasaan berfikir kita tentang hakikat diri kita sebagai Hamba Allah dengan segala qadha dan qadar-Nya. Ketika kita melatih diri pola hidup dengan rukun iman yang keenam tersebut, maka kita akan terlatih hidup penuh dengan nuansa rilek, santai, dan konsisten untuk terus berbuat baik. Ini juga yang menyebabkan segala aktivitas sudah tidak lagi ada unsur riya atau pamer. Semua karya benar-benar untuk mengagungkan Allah. Tujuan hanya satu, yaitu Allah. Maka ketika ada konsekuensi akibat dari pekerjaan tersebut, orang-orang model seperti ini akan tersenyum santai sambil mengucapkan kalimat pendek: “ah, gitu aja kok repot!!!”.



Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Tidur dan Mimpi
30 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   118

Di Bawah Lindungan Atap
23 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   155

Doaku, Doamu dan Doa Kita
19 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   250

Efisiensi Nafsu
15 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   239

Kejamnya Ibu Tiri Tidak Sekejam Idul Fitri ?
26 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   212

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14122


Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      5242


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5166


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      3899