
Kaidah-Kaidah Qawaidul Fiqhiyah-bagian
Pertama
A. Kaidah pertama
اَلْاُمُوْرُ بِمَقَاصِدِهَا
Cabang-cabang dari kaidah “اَلْاُمُوْرُ
بِمَقَاصِدِهَا “ sebagai berikut:
1. Cabang pertama :
العبرة في العقود للمقاصد والمعاني للالفاظ والمباني
Artinya:
Pengertian
yang diambil dari suatu tujuan nya bukan semata-mata kata kata dan ungkapannya.
2. Cabang kedua
لا ثواب الا بالنية
Artinya :
Tidak ada
pahala kecuali dengan niat
3. Cabang kaidah ketiga
لو اختلف اللسان والقلب فا لمعتبر ما في القلب
Artinya:
Ketika
berbeda antara yang diucapkan dan yang diniatkan maka yang dianggap benar ada
di dalam hati.
4. Cabang kaidah keempat
لا يلزم نية العبادة في كل جزء انما تلزم في جملة ما يفعله
Artinya:
Tidak wajib
niat ibadah dalam setiap bagian tapi wajib niat dalam seluruh yang dikerjakan.
5. Cabang Kaidah kelima
كل مفرضين فلا تجزيهما نية واحدة
الا الحج والعرة
Artinya:
Setiap dua
kewajiban tidak boleh satu niat kecuali ibadah haji dan umrah.
6. Cabang Kaidah keenam
كل ما كان له اصل فلا ينتقل عن لصله بمجرد النية
Artinya:
Setiap
perbuatan asal atau pokok maka tidak bisa berpindah dari yang asal karena
semata-mata niat.
7. Cabang Kaidah ketujuh
مقاصد اللفظ علي نية الالفاظ الا في موضع واحد وهو اليمين عند القاضي فانها
علي نية القاضي
Artinya:
Maksud yang
terkandung dalam ungkapan kata sesuai dengan niat orang yang mengucapkan.
Kecuali dalam satu tempat, yaitu dalam sumpah di depan qadhi. Dalam keadaan
demikian maksud lafadz menurut niat qadhi.
8. Cabang Kadiah kedelapan
الايمان مبنية علي الالفاظ والمقاصد
Artinya:
Sumpah harus
berdasarkan kata-kata dan maksud
9. Cabang Kaidah kesembilan
النية في اليمين تخصص الفظ العام و لا تعمم الخاص
Artinya:
Niat dalam
sumpah menghususkan lafadz ‘am dan tidak menjadikan lafadz ‘am menjadi khas.
10. Cabang Kadiah kesepuluh
ما لايشترط التعرض له جملة وتفصيلا
اذا عينه واخطاء لم يضر
Artinya:
Suatu amal
dalam pelaksanaan tidak disyariatkan niat baik secara garis besar atau secara
terperinci kemudian ditentukan dan kemudian salah maka kesalahan ini tidak
membahayakan.
11. Cabang Kaidah kesebelas
وما يشترط فيه التعرض فالخطا فيه مبطل
Artinya:
Pada suatu
amalan yang disertai dengan niat, maka kesalahan dalam memastikan sesuatu
memyebabkan batal suatu amal.
B. Kaidah kedua
اليقين لا يزال بالشاك
Cabang-cabang kaidah kedua
1. Cabang kaidah pertama
الاصل بقاء ما كان علي ما كان
Artinya:
Menurut
hukum asal sesuatu hukum itu dilihat menurut keberadaan awal nya secara apa
adanya.
2. Cabang kaidah kedua
الاصلُ براءةُ الذِّمة
Artinya:
Secara hukum
asal seseorang itu terbebas dari segala tanggungan
3. Cabang kaidah ketiga
الاصل في الصفات الْعارضه العدم
Artinya:
Menurut
hukum asal, hukum yang baru datang adalah tidak ada.
4. Cabang kaidah keempat
من شاء افعل شيئا ام لا فا الاصل انه لم يفعله
Artinya:
Barangsiapa
yang ragu-ragu apakah ia sudah mengerjakan sesuatu atau belum, maka menurut
asalnya ia dianggap tidak melakukannya.
5. Cabang kaidah kelima
من تيقن الفعل وشكّ في القليل او الكثير حُلِلَ علي القليلِ لِانّهُ
المتيقنُ
Artinya:
Barangsiapa
yang yakin melakukan pekerjaan, tetap ragu-ragu tentang sedikit banyak nya
perbuatan, maka yang dianggap adalah sedikit karena hal itu yang menyakinkan.
6. Cabang kaidah keenam
الاصل في الحادث تقديره باقرب زمنه
Artinya:
Pada
dasarnya setiap peristiwa penetapannya menurut masa yang terdekat.
7. Cabang kaidah ketujuh
الاصل في الكلم الحقيقة
Artinya:
Hukum asal
dalam memahami kalimat adalah makna hakikat.
8. Cabang kaidah kedelapan
الاصل في الا شياء الابحة حتي يدل
الدليل علي التحريم
Artinya:
Hukum asal
sesuatu adalah kebolehan sehingga terdapat bukti yang mengharamkannya.
9. Cabang kaidah kesembilan
ان ما ثبت بيقين لا يرتفع الا بيقين
Artinya:
Sesungguhnya
segala sesuatu yang berdasarkan keyakinan tidak dapat dihilangkan kecuali
dengan keyakinan.
Bagikan Ke :
Menelusuri Jejak Peradaban Ibrahim
22 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   300
Pembatalan Perkawinan
14 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   12
Rasionalisme, Humanisme dan Islam
08 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   311
Batas Minimal Usia Kawin
03 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   92
Agama dan Kehidupan Modern
24 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   110
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13816
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4867
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3858
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      3517
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      3257