Avatar

Imam Ghozali

Penulis Kolom

871 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Menghadapi Tantangan Modernisasi



Senin , 16 Oktober 2023



Telah dibaca :  1278

Secara umum , perkembangan kehidupan keagamaan di Indonesia dalam tiga dasawarsa terakhir menunjukkan dinamika yang luarbiasa kehiduan keagamaan kelihatan mendapat gairah dan momentum baru. Pasca kegagagalan kudeta Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965, agama-agama di Indonesia mengalami kebangkitan. Beberaa studi dan laporan para peneliti, seperti Robert W. Hefner, mengungkapkan terjadinya gelombang konversi yang cukup siginfikan kepada katolik dan prostestan, apakah dari kalangan eks komunis maupun dari kalangan lain. Pada saat yang sama, Islam juga mendapatkan sejumlah penganut baru.[1]Data tentang perkembangan agama-agama tersebut sebagai berikut: Islam, Kristen, Prostestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Jumlah Muslim sekitar 87,21%, Prostestan 6,04%, Katholik 3,58%, Hindu 1,83%, Buddha 1,03%, Konghucu dan animisme 0,31%.[2]

Tantangan Modernisasi Bagi Agama

Perkataan “modern” adalah segala sesuatu yang bersangkutan dengan kehidupan masa kini. Nurcholis Madjid mengartikan modern sama arti dengan rasional. Pengertian modernisasi seidentik dengan rasionalisasi yaitu proses perombakan pola berfikir dan tata kerja yang baru yang tidak rasional.[3] Karakteristik masyarakat modern yaitu: masyarakat modern bercirikan industrialisasi. Kedua, masyarakat modern ditandai dengan kemajuan saint dan teknologi. Ketiga, masyarakat bercirikan perubahan. Keempat, perubahan pola pikir yang mendasar.

Manusia mempunyai perbedaan dengan mahluk lainnya, antara lain: pertama, mahluk yang paling unik dijadikan oleh Allah secara sempurna; kedua manusia yang mempunyai potensi beriman kepada allah; ketiga manusia diciptakan oleh-Nya untuk mengabdi kepada-Nya; manusia diciptakan oleh-nya sebagai khalifah di bumi; kelima, manusia mempunyai komponen akal, perasaan, kemauan atau kehendak; keenam, mempunyai tanjung jawab terhadap dirinya sendiri; ketujuh mempunyai akhlak.[4]

Komponen-komponen tersebut telah melahirkan kemampuan manusia untuk melakukan inovasi-inovasi ilmu pengetahuan, saint dan teknologi setiap perjalanan sejarah. Mereka terus berkembang kemampuannya sehingga terjadi perubahan zaman yang sebelum nya zaman agraris berubah menjadi zaman modernis yang ditandai dengan berbagai apek kehidupan telah ditangani dengan teknologi. Meskipun demikian, pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap agama sangat besar. Untuk memahami hal tersebut berikut pendapat Nidhal Guessoum ilmuwan dari aljazair sebagai berikut:

“Permasalahan berikutnya yang sangat mendesak adalah bagaimana mengupayakan agar para ulama, mufti, ustadz, kyai, guru, dosen agama Islam mau bersedia untuk berdialog dan berunding dengan para saintis-ilmuan dan meyakinkan mereka bahwa banyak hal dan masalah yang telah sekian lama hanya dimonopoli atau dihegemoni oleh otoritas ulama dan dalam genggaman perbincangan internal mereka. Padahal banyak orang tahu bahwa ilmu pengetahuan terus berubah dan berkembang, namun seringkali dipahami bahwa agama-agama, khususnya Islam adalah absolut/mutlak, tidak berubah dan dibalut dalam prinsip-prinsip transendental dalam wujud pagar rujukan (kelimuan aqidah dan fikih). Namun kita sekarang tahu bahwa agama-agama - dan agama Islam tidak terkecuali - tidak mungkin dapat bertahan mempertahankan sikap jalan di tempat, kaku dan bekunya, jika mereka tidak ingin berbenturan atau digilas oleh ilmu pengetahuan modern, dan prinsip-prinsip dasar agama semakin hari semakin tampak aneh, tertinggal dan kadaluwarsa”.[5]

Para sosiolog menyebut bahwa ada keterasingan terjadi pada manusia di era modernisasi antara lain: pertama, ada perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat; kedua hubungan yang damai antara manusia sudah berubah menjadi hubungan gersang; ketiga lembaga tradisional sudah berubah menjadi lembaga rasional; keempat masyarakat yang homogen  sudah berubah menjadi heterogen; kelima stabilitas sosial pun berubah menjadi mobilitas sosial.

Hal tersebut berangkat dari sifat ilmu pengetahuan yang rasionalisme dan materialism. Ilmu pengetahuan dan teknologi hanya mempunyai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat material semata tapi tidak mampu memberikan kebutuhan batiniah atau spiritual manusia. Sehingga kemajuan tersebut melahirkan manusia dalam kebingungan batin dan keterasingan dalam keramaian.

Agama dalam Merespon Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Dalam berbagai ayat-ayat al-qur’an dan juga hadist-hadist nabi memang memberi ruang tentang urgensi penggunaan akal manusia untuk melakukan berbagai inovasi dengan kalimat-kalimat seperti: afala ta’qilun, afala tatafakarun, ya ulil albab, ya ulil abshar dan lain-lain. kalimat-kalimat tersebut mengacu kepada penggunakan akal pikiran untuk merespon terjadi fenomena dan Allah memberikan perintah kepada manusia untuk menggunakan akal pikiran dalam menyelesaikan segala persoalan.

Tentu ayat al-Qur’an bukan ayat-ayat ilmu pengetahuan. Namun para ilmuwan telah terinspirasi dari ayat-ayat tersebut tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Keduanya merupakan hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan manusia. Namun demikian, jika tidak digunakan dengan cara yang arif dan bijaksana, keduanya akan memberi dampak negatif berupa kerusakan di permukaan bumi ini. sebagian kelompok menggunakan segala ilmu pengeahuan untuk kemajuan peradaban, tapi sebagian lagi digunakan untuk menghancurkan peradaban dengan membuat teknologi perang untuk menghancurkan manusia atau kelompok tertentu dari masa ke masa. sehingga ilmu pengetahuan yang seharusnya memberi kesadaran untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah malah lambat laun menjadi sumber konflik sesame manusia, antara agama dan inter-agama.



[1] Azyumardi Azra, “Konteks Berteologi Di Indonesia Pengalaman Islam” (Jakarta: Penerbit Paramadina, 1999), 1–218.

[2] Gustiana Isya Marjani, “Wajah Toleransi NU, Sikap NU Terhadap Kebijakan Pemerintah Atas Umat Islam” (Jakarta: RMBOOKS, 2012).

[3] Nurcholish Madjid, “Islam Kemodernan Dan Keindonesiaan” (Bandung: Mizan Media Utama, 2008), 38–39.

[4] Abdul Halik, “PARADIGMA PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRANSFORMASI SISTEM KEPERCAYAAN TRADISIONAL,” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam 14, no. 2 (December 6, 2016), https://doi.org/10.35905/ALISHLAH.V14I2.393.

[5] M. Amin Abdullah, “Mendialogkan Nalar Agama Dan Sains Modern Di Tengah Pandemi Covid-19,” MAARIF 15, no. 1 (June 10, 2020): 11–39, https://doi.org/10.47651/MRF.V15I1.75.



Penulis : Imam Ghozali


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


Avatar

ratyh masitah abi 1 b

dampal negatif: Terjadi kesenjangan ekonomi yang dapat dilihat melalui perbedaan antara kehidupan masyarakat yang kaya dengan masyarakat miskin, sehingga memicu timbulnya budaya konsumtif serta budaya demonstration effect atau suka pamer. dampak positif: Terjadi perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan serta teknologi. Perkembangan ini dapat menyebabkan masyarakat lebih mudah beraktivitas serta dapat mendorong masyarakat untuk berpikir lebih maju.

Avatar

Putri Rahma Resa

Senin, 16 Oktober 2023 Nama : Putri Rahma Resa Kelas : 1B Prodi : Administrasi Bisnis Internasional NIM: 5404230055 1. Efek negatif dan positif modernisasi bagi agama Jawaban: 1. Dampak positif: memperkuat integras dalam masyarakat, peningkatan ilmu pengetahuan teknologi contohnya misalnya ingin membaca Al-Qur’an tetapi tidak membawa Al-Qur’an, bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi Al-Qur’an digital. 2. Dampak negatif: adanya kesenjangan sosial antar umat beragama, terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat beragama

Avatar

Elsya wardani Abi 1b

Dampak positif manusia jadi terus berusaha untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena keduanya benar-benar bisa menunjang kehidupan manusia. Tentunya dalam menuntut ilmu diperlukan untuk mendalami ilmu agama juga, agar tidak terbawa arus demoralisasi. Para ustad yang ada juga perlu lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi yang ada supaya bisa menilai dan menyebarkan pandangan yang lebih luas berkaitan agama. Dampak negatif 1.sikap yang cenderung total terhadap peradaban barat · 2.dapat menyalahi aturan agama · 3.hilangnya identitas/jati diri umat islam

Avatar

Nurul Afifah ABI 1B

Modernisasi mempunyai dampak positif dan negatif terhadap agama, berikut ini beberapa dampaknya: *Dampak positif* - Moderasi dapat menguatkan keimanan orang beriman. -Menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis, damai dan toleran bagi bangsa Indonesia yang maju. -Mendorong seseorang untuk menjaga keseimbangan dalam menjalani ajaran agama. *Dampak negatif* -Menyebabkan perbedaan sikap dan keyakinan -Munculnya konflik-konflik -Moderasi dapat menghilangkan identitas agama dan kehilangan perannya dalam masyarakat -Menyebabkan pudarnya nilai-nilai moral agama dan juga nilai-nilai moral dalam masyarakat Dampak modernisasi terhadap agama sangat bermacam-macam tergantung pada konteks dan tradisi tertentu.

Avatar

Arrahmi putri ABI 1B

Efek negatif dan positif modernisasi bagi agama... Jawab: Modernisasi mempunyai dampak positif dan negatif terhadap agama. Berikut beberapa dampaknya: **Efek positif: -Peningkatan Akses terhadap Informasi: Modernisasi memudahkan masyarakat mengakses informasi tentang berbagai agama dan praktiknya. Hal ini telah menyebabkan toleransi dan pemahaman beragama yang lebih besar. -Peningkatan Komunikasi: Modernisasi telah memudahkan para pemimpin agama untuk berkomunikasi dengan pengikutnya dan para pengikutnya untuk berkomunikasi satu sama lain. Hal ini telah menghasilkan persatuan dan kerja sama yang lebih besar dalam komunitas agama. -Peningkatan Peluang Ekspresi Keagamaan: Modernisasi telah menciptakan peluang baru untuk ekspresi keagamaan, seperti melalui media sosial dan komunitas online. Hal ini memungkinkan orang untuk terhubung dengan orang lain yang memiliki keyakinan yang sama dan mengekspresikan keyakinan mereka dengan cara yang baru **Efek negatif: -Sekularisasi: Modernisasi telah menyebabkan penurunan keyakinan dan praktik keagamaan di beberapa masyarakat. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti peningkatan pendidikan, urbanisasi, dan paparan terhadap budaya dan gagasan yang berbeda. -Hilangnya Nilai-Nilai Tradisional: Modernisasi dapat menyebabkan hilangnya nilai-nilai dan praktik-praktik tradisional, yang dapat dipandang sebagai dampak negatif terhadap agama. Misalnya, beberapa orang mungkin memprioritaskan kekayaan materi dan kesuksesan dibandingkan nilai-nilai spiritual. -Konflik dengan Keyakinan Tradisional: Modernisasi juga dapat menimbulkan konflik antara keyakinan agama tradisional dan nilai-nilai modern. Misalnya, beberapa ajaran agama mungkin bertentangan dengan gagasan modern tentang kesetaraan gender atau hak-hak LGBTQ+. Penting untuk dicatat bahwa dampak modernisasi terhadap agama dapat bervariasi tergantung pada konteks dan masyarakat tertentu. Beberapa masyarakat mungkin mengalami lebih banyak dampak positif, sementara yang lain mungkin mengalami lebih banyak dampak negatif.

Avatar

ismawati ABI 1B

Dampal negatif: Terjadi kesenjangan ekonomi yang dapat dilihat melalui perbedaan antara kehidupan masyarakat yang kaya dengan masyarakat miskin, sehingga memicu timbulnya budaya konsumtif serta budaya demonstration effect atau suka pamer. Dampak positif: Terjadi perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan serta teknologi. Perkembangan ini dapat menyebabkan masyarakat lebih mudah beraktivitas serta dapat mendorong masyarakat untuk berpikir lebih maju.

Avatar

NURMAFITA ABI 1B

~Dampak negatif=1.sikap yang cenderung total terhadap peradaban barat 2.dapat menyalahi aturan agama 3.hilangnya identitas/jati diri umat islam,misalnya dengan meniru budaya barat yang menampakkan auratnya bagi perempuan 4.menurunnya moral/akhlak umat islam 5.munculnya pemikiran baru yang liberal dan menyimpang 6.perbedaan paham dalam suatu agama ~Dampak positif=1.Pemahaman yang lebih inklusif 2.Pendidikan agama yang lebih baik 3.Inovasi dalam menyampaikan pesan agama 4.Pemberdayaan perempuan 5.Penyadaran sosial

Avatar

Dinar Fahrunnisa (ABI 1B)

•Dampak positif modernisasi dalam agama diantaranya yaitu: 1. Dapat menyebarkan informasi mengenai keagamaan dengan adanya teknologi komunikasi melalui media sosial yang ada 2. Menciptakan toleransi, dengan modernisasi ini sangat memungkinkan dialog antaragama, bertoleransi antaragama, dan dapat menambah pemahaman antar kelompok agama 3. Memajukan pendidikan, dengan adanya modernisasi dapat meningkatkan pendidikan yang lebih luas dan memahami ajaran agama secara mendalam •Dampak negatif modernisasi bagi agama diantaranya yaitu: 1. Menimbulkan sifat materialisme, memungkinkan manusia berfokus pada kekayaan yang dimiliki dan gaya hidup yang materialistik 2. Munculnya perubahan sosial, modernisasi ini dapat membawa perubahan sosial termasuk perusahaan gender san norma sosial 3. Keragaman nilai, keberagaman nilai ini dapat mempengaruhi kesatuan dan persatuan dalam komunitas agama dalam aspek kehidupan

Avatar

Endang Astuti (Abi B)

Dampak negatif : 1.sikap yg cenderung ke barat²an. 2.dapat menyalahi aturan agama 3.hilang identitas atau jati diri umat manusia Dampak positif : 1.Moderasi dapat menguatkan keimanan orang beriman. 2.Menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis damai dan toleran bagi bangsa Indonesia yang maju. 3.mendorong seseorang untuk menjaga keseimbangan dalam menjalani ajaran agama.

Avatar

Nurul Hidayah (ABI 1B)

~Dampak negatif=1.sikap yang cenderung total terhadap peradaban barat 2.dapat menyalahi aturan agama 3.hilangnya identitas/jati diri umat islam,misalnya dengan meniru budaya barat yang menampakkan auratnya bagi perempuan 4.menurunnya moral/akhlak umat islam 5.munculnya pemikiran baru yang liberal dan menyimpang 6.perbedaan paham dalam suatu agama ~Dampak positif=1.Pemahaman yang lebih inklusif 2.Pendidikan agama yang lebih baik 3.Inovasi dalam menyampaikan pesan agama 4.Pemberdayaan perempuan 5.Penyadaran sosial

Avatar

Tiara Anggraini (5404230041) Abi 1B

Nama : Tiara Anggraini NIM : 5404230041 Kelas : Abi 1 B Modernisasi memiliki dampak yang kompleks pada agama. Berikut adalah beberapa efek positif dan negatif modernisasi terhadap agama: Efek Positif: 1. Pemahaman yang lebih luas: Modernisasi dapat membantu orang memahami agama mereka dengan lebih baik melalui pendekatan ilmiah dan kritis. 2. Toleransi: Modernisasi sering kali mendukung toleransi antar-agama karena orang lebih terbuka terhadap perbedaan dan beragama secara berdampingan. 3. Kemudahan akses informasi: Akses mudah ke sumber-sumber agama melalui internet dan teknologi lainnya dapat memperkaya pengetahuan agama. Efek Negatif: 1. Kehilangan tradisi: Modernisasi dapat menyebabkan hilangnya aspek-aspek tradisional agama, yang mungkin dianggap sebagai kerugian oleh sebagian orang. 2. Sengketa nilai: Perubahan sosial yang terkait dengan modernisasi dapat menimbulkan konflik dengan nilai-nilai agama yang lebih konservatif. 3. Sekularisasi: Modernisasi sering kali berjalan seiring dengan sekularisasi, yang dapat melemahkan peran agama dalam kehidupan masyarakat. Perlu diingat bahwa dampak modernisasi terhadap agama dapat bervariasi secara signifikan antara berbagai kelompok dan masyarakat.

Avatar

NURNABILAH ABI 1B

Dampak positif modernisasi bagi agama Peningkatan Kualitas hidup pengembangan teknologi yang membantu manusia dalam meningkatkan kualitas hidup mereka Dampak negatif modernisasi bagi agama 1.dapat menyalahi aturan agama 2.hilangnya indentitas atau jati diri umat Islam,misalnya dengan meniru budaya barat yang menampakkan auratnya bagi perempuan 3.kurangnya moral atau akhlak umah Islam 4.perbedaan paham dalam suatu agama 5.munculnya pemikiran baru yang liberal dan menyimpang

Avatar

KHAIRI

Dampak Positif Modernisasi. Terjadi perubahan pada tata nilai serta sikap. Perubahan ini terjadi karena masyarakat terbukti memiliki pola berpikir yang berubah dari pola pikir irasional berubah menjadi rasional. Dampak negatif modernisasi.Terjadinya pengangguran bagi warga masyarakat yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Pengurangan jumlah tenaga kerja karena digantikan dengan mesin dan teknologi yang lebih modern. Terjadinya kesenjangan ekonomi dalam masyarakat.

Avatar

Kharisma Eka Safridayanti ABI 1B (5404230061)

Prodi: Administrasi Bisnis Internasional Kelas:ABI 1B 1.) *Dampak Positif: ★Memperkuat integrasi dalam masyarakat ★Mendorong pemikiran terbuka dan inovasi ★Meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam praktik keagamaan *Dampak Negatif: ★Menyebabkan ketimpangan sosial dan ekonomi ★Terciptanya gambaran antara anggota masyarakat yang terdidik dan yang tidak terdidik ★Mendorong pandangan ekstrem dan intoleransi ★Menggangu saat agama lain sedang beribadah Dalam konteks Islam, modernisasi dapat memberikan dampak positif dan negatif. Beberapa dampak positif meliputi penguatan nilai dan praktik Islam, sedangkan dampak negatif meliputi erosi praktik Islam tradisional dan munculnya pandangan ekstremisNamun, dampak modernisasi pada agama dapat bervariasi tergantung pada agama dan konteks budaya yang spesifik.

Avatar

Oktafia Dwi Kartika ABI 1B

Berikut dampak positif pengaruh modernisasi bagi agama, yaitu: 1. Negara persatuan Gerakan modernisasi dunia Islam mempunyai nilai dasar untuk menjalin persatuan dan kesatuan umat Islam yang selama ini terpecah belah karena perbedaan paham dan aliran. 2. Nilai Solidaritas Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai ukhuwah islamiah, yaitu persaudaraan berdasarkan rasa senasib seperjuangan untuk membela Islam dalam suka maupun duka. 3. Nilai pembaruan Gerakan modernisasi dunia Islam mempunyai nilai-nilai tajdid yang meliputi aspek agama yang bebas dari tahayul, bid'ah dan kufarat. 4. Nilai Jihad Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai perjuangan karena ingin menemukan kembali ajaran Islam yang penuh dengan dinamika perjuangan. 5. Nilai kemerdekaan Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai kemerdekaan, terutama kemerdekaan berpikir. Berikut dampak negatif pengaruh modernisasi bagi agama, yaitu: 1. Sikap yang cenderung total terhadap peradaban Barat 2. Dapat menyalahi aturan agama-agama tanpa mempelajarinya 3. Hilangnya identitas atau jati diri umat Islam, misalnya dalam meniru budaya barat yang menampakkan auratnya bagi perempuan 4. Menurunnya moral atau akhlak umat Islam terutama bagi anak muda masa kini 5. Munculnya pemikiran baru yang liberal dan menyimpang 6. Perbedaan paham dalam agama yang dapat menimbulkan keretakan ukhuwah Islamiyah umat Islam

Avatar

Rahmah ABI 1B 5404230046

Dampak positif dan negatif modernisasi bagi agama adalah Positif:Modernisasi membuat orang-orang mempunyai penghargaan terhadap hal yang baru. Hal tersebut membuat mereka lebih mengenal tentang rencana pengembangan yang terjadi di setiap negara untuk 20 tahun sampai 25 tahun mendatang. Modernisasi akan membuat tatanan nilai dan sikap yang dimiliki orang-orang untuk lebih bisa berwawasan luas dan menerima hal yang baru dengan lebih mudah. Negatif: Dapat menyalahi aturan agama, hilangnya jati diri umat Islam misalnya dengan meniru budaya barat, menurutnya moral dan akhlak umat Islam, munculnya pikiran baru yang menyimpang, dan perbedaan paham dalam suatu agama.

Avatar

Riska Jumaliya Putri ( Kelas 1B ABI)

Sebutkan Efek Positif Dan Negatif modernisasi bagi agama! •JAWABAN: Efek negatif dan positif modernisasi bagi agama dapat bervariasi tergantung pada perspektif dan konteksnya. Berikut adalah beberapa contoh efek Positif dan Negatif modernisasi bagi agama: Efek Negatif Modernisasi bagi Agama: 1. Sekularisasi: Modernisasi dapat mengarah pada penurunan pengaruh agama dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai sekuler seperti rasionalitas dan individualisme mungkin menggantikan nilai-nilai agama tradisional. 2. Pengabaian Nilai Tradisional: Modernisasi dapat menyebabkan pengabaian terhadap nilai-nilai dan tradisi agama yang dianggap kuno atau tidak relevan dalam konteks modern. 3. Liberalisasi: Modernisasi sering kali membawa pemikiran liberal yang dapat mempengaruhi interpretasi agama dan memicu perdebatan tentang norma-norma agama yang lebih konservatif. Efek Positif Modernisasi bagi Agama: 1. Penyebaran Agama: Modernisasi, seperti perkembangan teknologi komunikasi, dapat memfasilitasi penyebaran ajaran agama secara lebih luas dan efektif. 2. Adaptasi Terhadap Perubahan Sosial: Modernisasi dapat membantu agama dalam beradaptasi dengan perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat, sehingga dapat tetap relevan dan memberikan panduan moral. 3. Pemberdayaan Individu: Modernisasi dapat memberikan kesempatan kepada individu untuk memahami agama secara pribadi dan memilih keyakinan serta praktik yang sesuai dengan nilai-nilai mereka. Perlu dicatat bahwa pandangan terhadap modernisasi agama dapat berbeda-beda tergantung pada sudut pandang individu atau kelompok. Beberapa orang mungkin melihat modernisasi sebagai ancaman terhadap agama, sementara yang lain melihatnya sebagai kesempatan untuk mengembangkan dan memperkuat agama.

Avatar

Lily arnalis 1B

Secara umum , perkembangan kehidupan keagamaan di Indonesia dalam tiga dasawarsa terakhir menunjukkan dinamika yang luarbiasa kehiduan keagamaan kelihatan mendapat gairah dan momentum baru. Pasca kegagagalan kudeta Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965, agama-agama di Indonesia mengalami kebangkitan. Beberaa studi dan laporan para peneliti, seperti Robert W. Hefner, mengungkapkan terjadinya gelombang konversi yang cukup siginfikan kepada katolik dan prostestan, apakah dari kalangan eks komunis maupun dari kalangan lain. Pada saat yang sama, Islam juga mendapatkan sejumlah penganut baru.[1]Data tentang perkembangan agama-agama tersebut sebagai berikut: Islam, Kristen, Prostestan, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Jumlah Muslim sekitar 87,21%, Prostestan 6,04%, Katholik 3,58%, Hindu 1,83%, Buddha 1,03%, Konghucu dan animisme 0,31%.[2] Tantangan Modernisasi Bagi Agama Perkataan “modern” adalah segala sesuatu yang bersangkutan dengan kehidupan masa kini. Nurcholis Madjid mengartikan modern sama arti dengan rasional. Pengertian modernisasi seidentik dengan rasionalisasi yaitu proses perombakan pola berfikir dan tata kerja yang baru yang tidak rasional.[3] Karakteristik masyarakat modern yaitu: masyarakat modern bercirikan industrialisasi. Kedua, masyarakat modern ditandai dengan kemajuan saint dan teknologi. Ketiga, masyarakat bercirikan perubahan. Keempat, perubahan pola pikir yang mendasar. Manusia mempunyai perbedaan dengan mahluk lainnya, antara lain: pertama, mahluk yang paling unik dijadikan oleh Allah secara sempurna; kedua manusia yang mempunyai potensi beriman kepada allah; ketiga manusia diciptakan oleh-Nya untuk mengabdi kepada-Nya; manusia diciptakan oleh-nya sebagai khalifah di bumi; kelima, manusia mempunyai komponen akal, perasaan, kemauan atau kehendak; keenam, mempunyai tanjung jawab terhadap dirinya sendiri; ketujuh mempunyai akhlak.[4] Komponen-komponen tersebut telah melahirkan kemampuan manusia untuk melakukan inovasi-inovasi ilmu pengetahuan, saint dan teknologi setiap perjalanan sejarah. Mereka terus berkembang kemampuannya sehingga terjadi perubahan zaman yang sebelum nya zaman agraris berubah menjadi zaman modernis yang ditandai dengan berbagai apek kehidupan telah ditangani dengan teknologi. Meskipun demikian, pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terhadap agama sangat besar. Untuk memahami hal tersebut berikut pendapat Nidhal Guessoum ilmuwan dari aljazair sebagai berikut: “Permasalahan berikutnya yang sangat mendesak adalah bagaimana mengupayakan agar para ulama, mufti, ustadz, kyai, guru, dosen agama Islam mau bersedia untuk berdialog dan berunding dengan para saintis-ilmuan dan meyakinkan mereka bahwa banyak hal dan masalah yang telah sekian lama hanya dimonopoli atau dihegemoni oleh otoritas ulama dan dalam genggaman perbincangan internal mereka. Padahal banyak orang tahu bahwa ilmu pengetahuan terus berubah dan berkembang, namun seringkali dipahami bahwa agama-agama, khususnya Islam adalah absolut/mutlak, tidak berubah dan dibalut dalam prinsip-prinsip transendental dalam wujud pagar rujukan (kelimuan aqidah dan fikih). Namun kita sekarang tahu bahwa agama-agama - dan agama Islam tidak terkecuali - tidak mungkin dapat bertahan mempertahankan sikap jalan di tempat, kaku dan bekunya, jika mereka tidak ingin berbenturan atau digilas oleh ilmu pengetahuan modern, dan prinsip-prinsip dasar agama semakin hari semakin tampak aneh, tertinggal dan kadaluwarsa”.[5] Para sosiolog menyebut bahwa ada keterasingan terjadi pada manusia di era modernisasi antara lain: pertama, ada perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat; kedua hubungan yang damai antara manusia sudah berubah menjadi hubungan gersang; ketiga lembaga tradisional sudah berubah menjadi lembaga rasional; keempat masyarakat yang homogen sudah berubah menjadi heterogen; kelima stabilitas sosial pun berubah menjadi mobilitas sosial. Hal tersebut berangkat dari sifat ilmu pengetahuan yang rasionalisme dan materialism. Ilmu pengetahuan dan teknologi hanya mempunyai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat material semata tapi tidak mampu memberikan kebutuhan batiniah atau spiritual manusia. Sehingga kemajuan tersebut melahirkan manusia dalam kebingungan batin dan keterasingan dalam keramaian. Agama dalam Merespon Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Dalam berbagai ayat-ayat al-qur’an dan juga hadist-hadist nabi memang memberi ruang tentang urgensi penggunaan akal manusia untuk melakukan berbagai inovasi dengan kalimat-kalimat seperti: afala ta’qilun, afala tatafakarun, ya ulil albab, ya ulil abshar dan lain-lain. kalimat-kalimat tersebut mengacu kepada penggunakan akal pikiran untuk merespon terjadi fenomena dan Allah memberikan perintah kepada manusia untuk menggunakan akal pikiran dalam menyelesaikan segala persoalan. Tentu ayat al-Qur’an bukan ayat-ayat ilmu pengetahuan. Namun para ilmuwan telah terinspirasi dari ayat-ayat tersebut tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Keduanya merupakan hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan manusia. Namun demikian, jika tidak digunakan dengan cara yang arif dan bijaksana, keduanya akan memberi dampak negatif berupa kerusakan di permukaan bumi ini. sebagian kelompok menggunakan segala ilmu pengeahuan untuk kemajuan peradaban, tapi sebagian lagi digunakan untuk menghancurkan peradaban dengan membuat teknologi perang untuk menghancurkan manusia atau kelompok tertentu dari masa ke masa. sehingga ilmu pengetahuan yang seharusnya memberi kesadaran untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah malah lambat laun menjadi sumber konflik sesame manusia, antara agama dan inter-agama. [1] Azyumardi Azra, “Konteks Berteologi Di Indonesia Pengalaman Islam” (Jakarta: Penerbit Paramadina, 1999), 1–218. [2] Gustiana Isya Marjani, “Wajah Toleransi NU, Sikap NU Terhadap Kebijakan Pemerintah Atas Umat Islam” (Jakarta: RMBOOKS, 2012). [3] Nurcholish Madjid, “Islam Kemodernan Dan Keindonesiaan” (Bandung: Mizan Media Utama, 2008), 38–39. [4] Abdul Halik, “PARADIGMA PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRANSFORMASI SISTEM KEPERCAYAAN TRADISIONAL,” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam 14, no. 2 (December 6, 2016), https://doi.org/10.35905/ALISHLAH.V14I2.393. [5] M. Amin Abdullah, “Mendialogkan Nalar Agama Dan Sains Modern Di Tengah Pandemi Covid-19,” MAARIF 15, no. 1 (June 10, 2020): 11–39, https://doi.org/10.47651/MRF.V15I1.75. Penulis : Imam Ghozali Bagikan Ke : Tulis Komentar Masukkan Nama Lengkap Masukkan Email isikan Komentar Submit Ratyh Masitah Abi 1 B dampal negatif: Terjadi kesenjangan ekonomi yang dapat dilihat melalui perbedaan antara kehidupan masyarakat yang kaya dengan masyarakat miskin, sehingga memicu timbulnya budaya konsumtif serta budaya demonstration effect atau suka pamer. dampak positif: Terjadi perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan serta teknologi. Perkembangan ini dapat menyebabkan masyarakat lebih mudah beraktivitas serta dapat mendorong masyarakat untuk berpikir lebih maju. Putri Rahma Resa Senin, 16 Oktober 2023 Nama : Putri Rahma Resa Kelas : 1B Prodi : Administrasi Bisnis Internasional NIM: 5404230055 1. Efek negatif dan positif modernisasi bagi agama Jawaban: 1. Dampak positif: memperkuat integras dalam masyarakat, peningkatan ilmu pengetahuan teknologi contohnya misalnya ingin membaca Al-Qur’an tetapi tidak membawa Al-Qur’an, bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi Al-Qur’an digital. 2. Dampak negatif: adanya kesenjangan sosial antar umat beragama, terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat beragama Elsya Wardani Abi 1b Dampak positif manusia jadi terus berusaha untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena keduanya benar-benar bisa menunjang kehidupan manusia. Tentunya dalam menuntut ilmu diperlukan untuk mendalami ilmu agama juga, agar tidak terbawa arus demoralisasi. Para ustad yang ada juga perlu lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi yang ada supaya bisa menilai dan menyebarkan pandangan yang lebih luas berkaitan agama. Dampak negatif 1.sikap yang cenderung total terhadap peradaban barat · 2.dapat menyalahi aturan agama · 3.hilangnya identitas/jati diri umat islam Nurul Afifah ABI 1B Modernisasi mempunyai dampak positif dan negatif terhadap agama, berikut ini beberapa dampaknya: *Dampak positif* - Moderasi dapat menguatkan keimanan orang beriman. -Menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis, damai dan toleran bagi bangsa Indonesia yang maju. -Mendorong seseorang untuk menjaga keseimbangan dalam menjalani ajaran agama. *Dampak negatif* -Menyebabkan perbedaan sikap dan keyakinan -Munculnya konflik-konflik -Moderasi dapat menghilangkan identitas agama dan kehilangan perannya dalam masyarakat -Menyebabkan pudarnya nilai-nilai moral agama dan juga nilai-nilai moral dalam masyarakat Dampak modernisasi terhadap agama sangat bermacam-macam tergantung pada konteks dan tradisi tertentu.

Avatar

Uun Aghita Putri (ABI 1B)

Dampak positif modernisasi bagi agama : 1. Peningkatan kualitas hidup 2. Kemudahan akses informasi 3. Penemuan baru 4. Kemajuan sosial dan budaya Dampak negatif modernisasi bagi agama : 1. Sikap yang cenderung total terhadap peradaban barat 2. Dapat menyalahi aturan agama 3. Hilangnya identitas/jati diri orang Islam, dengan meniru budaya barat yang menampakkan auratnya bagi perempuan 4. Munculnya pemikiran baru yang liberal dan menyimpang

Avatar

Fitria Lestari ABI 1 B (5404230042)

dampak negatif:Terjadinya pengangguran bagi warga masyarakat yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan. b. Pengurangan jumlah tenaga kerja karena digantikan dengan mesin dan teknologi yang lebih modern. c. Terjadinya kesenjangan ekonomi dalam masyarakat. dampak positif:Terjadi perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan serta teknologi. Perkembangan ini dapat menyebabkan masyarakat lebih mudah beraktivitas serta dapat mendorong masyarakat untuk berpikir lebih maju.

Avatar

SEPTY MELANI ABI 1A

✓Dampak positif modernisasi dalam agama diantaranya yaitu: 1. Dapat menyebarkan informasi mengenai keagamaan dengan adanya teknologi komunikasi melalui media sosial yang ada 2. Menciptakan toleransi, dengan modernisasi ini sangat memungkinkan dialog antaragama, bertoleransi antaragama, dan dapat menambah pemahaman antar kelompok agama 3. Memajukan pendidikan, dengan adanya modernisasi dapat meningkatkan pendidikan yang lebih luas dan memahami ajaran agama secara mendalam ✓Dampak negatif modernisasi bagi agama diantaranya yaitu: 1. Menimbulkan sifat materialisme, memungkinkan manusia berfokus pada kekayaan yang dimiliki dan gaya hidup yang materialistik 2. Munculnya perubahan sosial, modernisasi ini dapat membawa perubahan sosial termasuk perusahaan gender san norma sosial 3. Keragaman nilai, keberagaman nilai ini dapat mempengaruhi kesatuan dan persatuan dalam komunitas agama dalam aspek kehidupan

Avatar

Zeti zulaika ABI 1A 5404230020

Dampal negatif: Terjadi kesenjangan ekonomi yang dapat dilihat melalui perbedaan antara kehidupan masyarakat yang kaya dengan masyarakat miskin, sehingga memicu timbulnya budaya konsumtif serta budaya demonstration effect atau suka pamer. Dampak positif : 1.Moderasi dapat menguatkan keimanan orang beriman. 2.Menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis damai dan toleran bagi bangsa Indonesia yang maju. 3.mendorong seseorang untuk menjaga keseimbangan dalam menjalani ajaran agama.

Avatar

HAURA ALYA AQILA PUTRI

Bagaimana kita bisa memanfaatkan modernisasi untuk menciptakan peluang baru dalam ekonomi dan pendidikan? -Pendidikan Online: Dengan meningkatnya akses internet, pendidikan online telah menjadi lebih mudah diakses. Ini membuka pintu bagi orang-orang yang sebelumnya sulit untuk mengakses pendidikan konvensional. Pendidikan online dapat menciptakan peluang baru untuk belajar dan mengembangkan keterampilan. -Pembelajaran Berbasis Teknologi: Integrasi teknologi dalam pendidikan, seperti penggunaan tablet, perangkat lunak pembelajaran, dan VR/AR, dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Ini juga membuka peluang bagi pengembang teknologi pendidikan. -Pendidikan Berorientasi Pekerjaan: Modernisasi memungkinkan pendidikan lebih terkait dengan kebutuhan pekerjaan di dunia nyata. Program-program pendidikan yang mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang diperlukan oleh pasar kerja saat ini dan mendatang dapat menciptakan peluang pekerjaan yang lebih baik. -Startup Teknologi Pendidikan: Modernisasi juga menciptakan peluang bagi para pengusaha untuk memulai perusahaan teknologi pendidikan. Platform pembelajaran, perangkat lunak pengajaran, dan alat pendukung pendidikan lainnya adalah bidang yang berkembang pesat. -Ekonomi Digital: Perekonomian semakin berubah menuju ekonomi digital. Ini menciptakan peluang dalam e-commerce, fintech, dan teknologi lainnya. Berbagai platform dan aplikasi yang mendukung bisnis online dan pembayaran digital adalah contoh dari peluang ekonomi baru. -Pertanian Modern: Modernisasi dalam pertanian, seperti pertanian berbasis teknologi, pertanian vertikal, dan pertanian hidroponik, menciptakan peluang baru dalam produksi pangan yang efisien dan berkelanjutan. -Industri Hijau: Modernisasi juga mendukung peralihan menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan. Ini menciptakan peluang dalam bidang energi terbarukan, transportasi berkelanjutan, dan pengelolaan limbah. -Industri Kreatif: Modernisasi memungkinkan perkembangan industri kreatif seperti seni digital, desain grafis, permainan video, dan hiburan digital lainnya. -Kewirausahaan: Modernisasi juga mendorong kewirausahaan. Akses lebih mudah ke informasi, teknologi, dan sumber daya secara keseluruhan membuat lebih banyak orang terinspirasi untuk memulai bisnis mereka sendiri. -Kolaborasi Internasional: Modernisasi memungkinkan kolaborasi internasional yang lebih mudah dalam ekonomi dan pendidikan. Ini dapat menciptakan peluang untuk perdagangan, penelitian, dan pertukaran budaya yang lebih besar.

Avatar

Zulfa Alyssa Sholehah Abi 1 a

Dampal negatif: Terjadi kesenjangan ekonomi yang dapat dilihat melalui perbedaan antara kehidupan masyarakat yang kaya dengan masyarakat miskin, sehingga memicu timbulnya budaya konsumtif serta budaya demonstration effect atau suka pamer. Dampak positif: Terjadi perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan serta teknologi. Perkembangan ini dapat menyebabkan masyarakat lebih mudah beraktivitas serta dapat mendorong masyarakat untuk berpikir lebih maju.

Avatar

Putry jumia Elma adha ABI 1(a) Nim :5404230022

Apakah agama Islam dapat berjalan beriringan dengan modernisasi? Islam tidak perlu dipertentangkan dengan modernitas karena keduanya bisa berjalan beriringan. Bahkan kaum Muslimin pernah berjaya membangun peradaban modern Islam yang gemilang di Cordova, Spanyol di saat Barat masih terbelakang. "Sikap moderat adalah pilihan yang paling cocok.

Avatar

Jihan Atikah (ABI 1A)

Apa yang melatarbelakangi modernisasi dalam Islam?

Avatar

HAURA ALYA AQILA PUTRI

Selasa, 17 Oktober 2023 Nama : Haura Alya Aqila Putri Nim : 5404230001 Kelas : 1A Adm Bisnis Internasional Bagaimana kita bisa memanfaatkan modernisasi untuk menciptakan peluang baru dalam ekonomi dan pendidikan?

Avatar

Siti Nur Adila ABI 1A

•Dampak positif modernisasi dalam agama diantaranya yaitu: 1. Dapat menyebarkan informasi mengenai keagamaan dengan adanya teknologi komunikasi melalui media sosial yang ada 2. Menciptakan toleransi, dengan modernisasi ini sangat memungkinkan dialog antaragama, bertoleransi antaragama, dan dapat menambah pemahaman antar kelompok agama 3. Memajukan pendidikan, dengan adanya modernisasi dapat meningkatkan pendidikan yang lebih luas dan memahami ajaran agama secara mendalam •Dampak negatif modernisasi bagi agama diantaranya yaitu: 1. Menimbulkan sifat materialisme, memungkinkan manusia berfokus pada kekayaan yang dimiliki dan gaya hidup yang materialistik 2. Munculnya perubahan sosial, modernisasi ini dapat membawa perubahan sosial termasuk perusahaan gender san norma sosial 3. Keragaman nilai, keberagaman nilai ini dapat mempengaruhi kesatuan dan persatuan dalam komunitas agama dalam aspek kehidup

Avatar

Fitri syahira(5404230029)

Bagaimana peran kita sebagai generasi Islam dalam menghadapi tantangan modernisasi pada saat zaman sekarang ini?

Avatar

Anggun lestari ABI (1 A)

Sebutkan Efek Positif Dan Negatif modernisasi bagi agama! •JAWABAN: Efek negatif dan positif modernisasi bagi agama dapat bervariasi tergantung pada perspektif dan konteksnya. Berikut adalah beberapa contoh efek Positif dan Negatif modernisasi bagi agama: Efek Negatif Modernisasi bagi Agama: 1. Sekularisasi: Modernisasi dapat mengarah pada penurunan pengaruh agama dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai sekuler seperti rasionalitas dan individualisme mungkin menggantikan nilai-nilai agama tradisional. 2. Pengabaian Nilai Tradisional: Modernisasi dapat menyebabkan pengabaian terhadap nilai-nilai dan tradisi agama yang dianggap kuno atau tidak relevan dalam konteks modern. 3. Liberalisasi: Modernisasi sering kali membawa pemikiran liberal yang dapat mempengaruhi interpretasi agama dan memicu perdebatan tentang norma-norma agama yang lebih konservatif. Efek Positif Modernisasi bagi Agama: 1. Penyebaran Agama: Modernisasi, seperti perkembangan teknologi komunikasi, dapat memfasilitasi penyebaran ajaran agama secara lebih luas dan efektif. 2. Adaptasi Terhadap Perubahan Sosial: Modernisasi dapat membantu agama dalam beradaptasi dengan perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat, sehingga dapat tetap relevan dan memberikan panduan moral. 3. Pemberdayaan Individu: Modernisasi dapat memberikan kesempatan kepada individu untuk memahami agama secara pribadi dan memilih keyakinan serta praktik yang sesuai dengan nilai-nilai mereka. Perlu dicatat bahwa pandangan terhadap modernisasi agama dapat berbeda-beda tergantung pada sudut pandang individu atau kelompok. Beberapa orang mungkin melihat modernisasi sebagai ancaman terhadap agama, sementara yang lain melihatnya sebagai kesempatan untuk mengembangkan dan memperkuat agama.

Avatar

Azura Rahmadhani ABI 1A Nim: 5404230003

Selasa, 17 Oktober 2023 Apa saja tantangan dalam kehidupan modernisasi beragama? Dan bagaimana cara menghadapi tantangan tersebut? Jelaskan!

Avatar

Tia Rohmayani ABI 1A Nim: 5404230028

Bagaimana sikap kita sebagai umat Islam dalam menghadapi modernisasi sekarang ini?

Avatar

SAHIDATUN UYUN ABI 1A(5404230005)

Berikut dampak positif pengaruh modernisasi bagi agama, yaitu: 1. Negara persatuan Gerakan modernisasi dunia Islam mempunyai nilai dasar untuk menjalin persatuan dan kesatuan umat Islam yang selama ini terpecah belah karena perbedaan paham dan aliran. 2. Nilai Solidaritas Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai ukhuwah islamiah, yaitu persaudaraan berdasarkan rasa senasib seperjuangan untuk membela Islam dalam suka maupun duka. 3. Nilai pembaruan Gerakan modernisasi dunia Islam mempunyai nilai-nilai tajdid yang meliputi aspek agama yang bebas dari tahayul, bid'ah dan kufarat. 4. Nilai Jihad Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai perjuangan karena ingin menemukan kembali ajaran Islam yang penuh dengan dinamika perjuangan. 5. Nilai kemerdekaan Gerakan modernisasi dunia Islam mengandung nilai kemerdekaan, terutama kemerdekaan berpikir. Berikut dampak negatif pengaruh modernisasi bagi agama, yaitu: 1. Sikap yang cenderung total terhadap peradaban Barat 2. Dapat menyalahi aturan agama-agama tanpa mempelajarinya 3. Hilangnya identitas atau jati diri umat Islam, misalnya dalam meniru budaya barat yang menampakkan auratnya bagi perempuan 4. Menurunnya moral atau akhlak umat Islam terutama bagi anak muda masa kini 5. Munculnya pemikiran baru yang liberal dan menyimpang 6. Perbedaan paham dalam agama yang dapat menimbulkan keretakan ukhuwah Islamiyah umat Islam

Avatar

RENDY HELSA prodi Abi 1 A

Bagaimana caranya jika modrennisasi dapat mengubah pandangan hidup terhadap agama Jawab: menerima tanpa adanya sikap dan pikiran kritis, mengambil hal yang positif dari modernniasasi agar tidak jauh dari ajaran agama Islam, ikut serta dalam modrennisasi dengan sesuatu hal yang positif dan menjauhkan semua hal yang negatif

Avatar

YUANDREZAL (ABI 1A) NIM:5405230027

Bagaimana cara seorang muslim bisa beradaptasi dengan adanya tantangan modernisasi? Jawab:dengan berpikiran terbuka, namun tetap menjaga diri agar tetap berada di dalam koridor halal-haram, baik-buruk, bermanfaat-tidak bermanfaat. Untuk itu, setiap ada hal yang baru dari hasil modernisasi, diperlukan pendapat para ulama tentang sesuatu tersebut.

Avatar

Nabila liza cinta velita ABI 1A

Bagaimana sikap kita sebagai umat Islam dalam menghadapi modernisasi sekarang ini?

Avatar

Pediana putri ( ABI 1 A)

Bagaimana cara menghadapi modernisasi dalam memerankan misi rasional dan empiris islam?

Avatar

Avi putri nabila (ABI 1B)

1. Efek negatif dan positif modernisasi bagi agama Jawaban: 1. Dampak positif: memperkuat integras dalam masyarakat, peningkatan ilmu pengetahuan teknologi contohnya misalnya ingin membaca Al-Qur’an tetapi tidak membawa Al-Qur’an, bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi Al-Qur’an digital. 2. Dampak negatif: adanya kesenjangan sosial antar umat beragama, terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat beragama

Avatar

Intan ziadatus salamah ABI_1A

Pertanyaan : Di zaman sekarang banyak sekali orang-orang khususnya di generasi saat ini yang mengikuti tren-tren negara barat,sehingga membuat generasi saat ini jauh dari agama. Bagaimana agar kita bisa mengikuti modernisasi / tren saat ini dengan baik sesuai dengan agama islam?

Avatar

SITI RAHMADANI ABI 1A

Apa saja contoh perubahan yang terjadi pada manusia di era modernisasi? =pertama, ada perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat; kedua hubungan yang damai antara manusia sudah berubah menjadi hubungan gersang; ketiga lembaga tradisional sudah berubah menjadi lembaga rasional; keempat masyarakat yang homogen sudah berubah menjadi heterogen; kelima stabilitas sosial pun berubah menjadi mobilitas sosial. Hal tersebut berangkat dari sifat ilmu pengetahuan yang rasionalisme dan materialism.

Avatar

Putri ulandari ( ABI 1C)

Dampak positif manusia jadi terus berusaha untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena keduanya benar-benar bisa menunjang kehidupan manusia. Tentunya dalam menuntut ilmu diperlukan untuk mendalami ilmu agama juga, agar tidak terbawa arus demoralisasi. Para ustad yang ada juga perlu lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi yang ada supaya bisa menilai dan menyebarkan pandangan yang lebih luas berkaitan agama. Dampak negatif 1.sikap yang cenderung total terhadap peradaban barat · 2.dapat menyalahi aturan agama · 3.hilangnya identitas/jati diri umat islam

Avatar

ELSA KURNIASARI ABI 1C

Dampal negatif: Terjadi kesenjangan ekonomi yang dapat dilihat melalui perbedaan antara kehidupan masyarakat yang kaya dengan masyarakat miskin, sehingga memicu timbulnya budaya konsumtif serta budaya demonstration effect atau suka pamer. Dampak positif: Terjadi perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan serta teknologi. Perkembangan ini dapat menyebabkan masyarakat lebih mudah beraktivitas serta dapat mendorong masyarakat untuk berpikir lebih maju.

Avatar

Rahmayani Wulandari (ABI 1C)

Efek negatif dan positif modernisasi bagi agama!! Jawab: Modernisasi mempunyai dampak positif dan negatif terhadap agama. Berikut beberapa dampaknya: **Efek positif: -Peningkatan Akses terhadap Informasi: Modernisasi memudahkan masyarakat mengakses informasi tentang berbagai agama dan praktiknya. Hal ini telah menyebabkan toleransi dan pemahaman beragama yang lebih besar. -Peningkatan Komunikasi: Modernisasi telah memudahkan para pemimpin agama untuk berkomunikasi dengan pengikutnya dan para pengikutnya untuk berkomunikasi satu sama lain. Hal ini telah menghasilkan persatuan dan kerja sama yang lebih besar dalam komunitas agama. -Peningkatan Peluang Ekspresi Keagamaan: Modernisasi telah menciptakan peluang baru untuk ekspresi keagamaan, seperti melalui media sosial dan komunitas online. Hal ini memungkinkan orang untuk terhubung dengan orang lain yang memiliki keyakinan yang sama dan mengekspresikan keyakinan mereka dengan cara yang baru **Efek negatif: -Sekularisasi: Modernisasi telah menyebabkan penurunan keyakinan dan praktik keagamaan di beberapa masyarakat. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor seperti peningkatan pendidikan, urbanisasi, dan paparan terhadap budaya dan gagasan yang berbeda. -Hilangnya Nilai-Nilai Tradisional: Modernisasi dapat menyebabkan hilangnya nilai-nilai dan praktik-praktik tradisional, yang dapat dipandang sebagai dampak negatif terhadap agama. Misalnya, beberapa orang mungkin memprioritaskan kekayaan materi dan kesuksesan dibandingkan nilai-nilai spiritual. -Konflik dengan Keyakinan Tradisional: Modernisasi juga dapat menimbulkan konflik antara keyakinan agama tradisional dan nilai-nilai modern. Misalnya, beberapa ajaran agama mungkin bertentangan dengan gagasan modern tentang kesetaraan gender atau hak-hak LGBTQ+. Penting untuk dicatat bahwa dampak modernisasi terhadap agama dapat bervariasi tergantung pada konteks dan masyarakat tertentu. Beberapa masyarakat mungkin mengalami lebih banyak dampak positif, sementara yang lain mungkin mengalami lebih banyak dampak negatif.

Avatar

Manisha ABI 1C

~Dampak negatif=1.sikap yang cenderung total terhadap peradaban barat 2.dapat menyalahi aturan agama 3.hilangnya identitas/jati diri umat islam,misalnya dengan meniru budaya barat yang menampakkan auratnya bagi perempuan 4.menurunnya moral/akhlak umat islam 5.munculnya pemikiran baru yang liberal dan menyimpang 6.perbedaan paham dalam suatu agama ~Dampak positif=1.Pemahaman yang lebih inklusif 2.Pendidikan agama yang lebih baik 3.Inovasi dalam menyampaikan pesan agama 4.Pemberdayaan perempuan 5.Penyadaran sosial

Avatar

Diana 1C

Dampak negatif=1.sikap yang cenderung total terhadap peradaban barat 2.dapat menyalahi aturan agama 3.hilangnya identitas/jati diri umat islam,misalnya dengan meniru budaya barat yang menampakkan auratnya bagi perempuan 4.menurunnya moral/akhlak umat islam 5.munculnya pemikiran baru yang liberal dan menyimpang 6.perbedaan paham dalam suatu agama ~Dampak positif=1.Pemahaman yang lebih inklusif 2.Pendidikan agama yang lebih baik 3.Inovasi dalam menyampaikan pesan agama 4.Pemberdayaan perempuan 5.Penyadaran sosial

Avatar

Amalia ABI 1A

apa saja keterasingan yang terjadi pada manusia di era modernisasi?. jawaban : pertama, ada perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat; kedua hubungan yang damai antara manusia sudah berubah menjadi hubungan gersang; ketiga lembaga tradisional sudah berubah menjadi lembaga rasional; keempat masyarakat yang homogen sudah berubah menjadi heterogen; kelima stabilitas sosial pun berubah menjadi mobilitas sosial.

   Berita Terkait

Menelusuri Jejak Peradaban Ibrahim
22 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   386

Pembatalan Perkawinan
14 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   84

Rasionalisme, Humanisme dan Islam
08 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   365

Batas Minimal Usia Kawin
03 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   193

Agama dan Kehidupan Modern
24 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   158

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14346


Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      6060


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5500


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4435