Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

418 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Menyewa Tukang Baca



Selasa , 03 November 2026



Telah dibaca :  53

Saya tertarik membaca artikel terbitan media online kampas.com dengan judul “ Mengapa Orang Pakai Jasa Joki Baca Buku?”. Judul ini cukup unik dan jarang terpikirkan oleh kebanyakan orang. Saya sendiri juga tidak pernah terpikir. Buat apa sih membuka jasa joki baca buku. La wong membaca saja malas kok membuka jasa joki buku?.

Judul tersebut mengingatkan ku pada kisah minuman mineral gelas aqua. Dulu -saya pernah baca ceritanya- pendiri perusahaan aqua Tirto Utomo juga dianggap manusia aneh -jika tidak mau dikatakan manusia gila. Pada saat orang ramai-ramai mendirikan perusahaan besar di bidang konstruksil, batu bara, minyak, elektronika, dan semen, dia mendirikan pabrik minuman mineral. Suatu usaha yang dianggap aneh, nyleneh, dan dianggap tidak mempunyai prospek untung yang menjajikan.

Alasannya sangat sederhana. Bagi orang Indonesia, air sangat melimpah. Dulu di kampung ku hampir setiap rumah mempunyai wadah air terbuat dari tanah liat -sering disebut gentong- sebesar timba berisi sebanyak kurang lebih 2 galon. Tempat ini ditaruh di depan rumah dan disediakan gayung yang terbuat dari tempurung yang masih berbentuk bulat dan ada gayung nya. model nya mirip gayung plastik untuk mandi. Hanya saja “gagang nya” terbuat dari kayu. Sekarang gayung mandi dari plastic.

Jadi waktu itu orang sedekah air sudah hal biasa di depan rumah. Itu sebabnya orang-orang dulu ketika ingin bepergian tidak takut kehausan. Ketika ia merasa haus, cukup pergi ke rumah orang dan minum air putih tanpa harus permisi kepada pemilik rumah nya.

Tirto Utomo mengetahui tradisi tersebut. ia juga mengetahui bahwa tradisi akan mengalami perubahan. Manusia tidak selalu jalan kaki atau naik sepeda. Mobilitas manusia juga tidak sebatas dari RT ke RT atau desa ke desa. Semakin modern suatu zaman semakin praktis. Tidak ingin ribet-ribet. Ketika naik sepeda sudah mulai diganti dengan kendaraan roda dua, empat, kapal laut, udara dan kereta api maka hal-hal yang berbau praktis seperti kebutuhan minum. Tidak mungkin membawa gentong terus hanya untuk keperluan minum. Perlu ada cara-cara penyajian yang lebih praktis yaitu kemasan air mineral dalam bentuk gelas atau botol. Sekarang terbukti khan?.

Kembali pada pembahasan perjokian baca buku. Sama, bagi daerah yang masyarakat nya malas membaca buku jelas terdengar aneh pekerjaan tersebut. Meskipun menurut para survei minat membaca buku bangsa Indonesia sangat rendah. Apalagi adanya gempuran alat komunikasi yang telah menjanjikan sumber-sumber buku PDF dan hiburan yang sangat menggiurkan, rasa-rasanya tradisi membaca buku sudah tidak atau kurang diminatinya.

Meskipun sedikit prosentase, tapi masyarakat Indonesia berjumlah cukup banyak yaitu 250 an juta lebih. Dan orang-orang yang suka membaca adalah orang-orang yang berada di wilayah perkotaan. Aktivitas yang sangat padat dan kesempatan untuk membaca semakin berkurang, maka salah satu yang bisa dilakukan yaitu menyuruh orang lain membacakan buku yang dianggap penting. Bagi orang kota, sumber ilmu dari buku masih dianggap penting dan terus relevan meskipun sudah dibanjiri oleh artikel dan buku berbentuk PDF tadi.

Mungkin untuk saat sekarang ini prospek pekerjaan tersebut belum begitu menjanjikan. Bisa jadi di masa mendatang bukan hanya orang-orang sibuk yang membutuhkan perjokian baca buku, tetapi juga semua orang lintas umur. Mulai dari anak-anak sampai orang tua.

Sebenarnya tradisi ini sudah ada sejak dulu. Orang tua kita dulu selain cerita dengan lisan, generasi selanjut nya ibu-ibu muda membacakan buku cerita kepada anak-anak nya menjelang tidur. Itu era tahun 80 an hingga era tahun 2000 an.

Ternyata perkembangan teknologi sangat cepat. Kini ada AI. Semua bisa didesain dan dibuat sesuai kehendak hati. Wajah manusia bisa dirubah sesuai dengan selera. Ini glowing atau brewoken tinggal klik langsung berubah. Wajah anda yang amit-amit bisa dirubah menjadi imut-imut. Pendek kata, hari ini kitab memanipulasi diri kita dengan program-program yang sangat menjanjikan.

Tentu saja akan datang suatu masa bahwa manusia mengalami kebosanan atas kemajuan teknologi yang sangat masif. Ada suatu masa manusia mendambakan kenangan masa lalu, pola hidup yang tenang, damai dan nyaman. Semua ditemukan pola-pola tradisional. Dan salah satu yang dirindukan yaitu pola membaca buku yang terbuat dari bahan kertas.

Apakah anda tertarik menjadi joki baca buku? Jika tertarik, boleh saja membuat iklan. Tapi tentu saja jangan sampai membuka layanan baca buku anda sendiri tidak punya buku atau malah bukan kutu buku. Tentu saja joki baca buku tidak sebatas membaca buku, tapi juga mampu memahami resensi dari buku tersebut. Jika hanya sebatas membaca buku, anak-anak TK dan SD sekarang ini pun sudah bisa baca buku. 



Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Visiting Lecturers; Di Atas Langit Masih Ada Langit
03 November 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   102

Sumpah Pemuda dan Baru Pemuda
27 Oktober 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   211

Saripati Santri
22 Oktober 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   227

Mahasiswa dan Gua di Padang Pasir
20 Oktober 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   382

Guru, Ulama dan Santri
04 Oktober 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   209

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      15422


Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      7364


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      6331


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      5506