
Syi’ah artinya pengikut. Aliran ini
untuk menggambarkan kelompok muslim yang mengikuti keputusan Ali bin Abi Thalib
ketika melakukan abritase antara pasukan Ali bin Abi Thalib sendiri
dengan pasukan Muawiyah pada Perang Siffin. Sedangkan kelompok Ali yang tidak
membela dan keluar dari barisannya disebut Khawarij yang Insya Allah akan
dibahas selanjutnya.
Ada 4 golongan pada masa
pemerintahan Ali bin Abi Thalib, yaitu:
Pertama, golongan Syi’ah dan
sebagian kaum ahlusunnah di Madinah dan lain-lain kota yang menyokong
pengangkatan Ali menjadi Khalifah.
Kedua, golongan Muawiyah bin Abi
Sofyan yang tidak mengakui khalifah Ali dan menganggap Ali bersalah dan ikut
campur dalam pembunuhan terhadap Utsman bin Affan. Kelompok Mu’awiyyah di Syria
mengangkat Mu’awiyah menjadi khalifah pengganti Utsman bin Affan. Akibatnya ada
dua khalifah di Madinah yaitu Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah.
Ketiga, golongan Aisyah, Thalhah dan
Zuber. Golongan ini tidak mengakui pengangkatan Ali bin Abi Thalib menjadi
khalifah dan tidak juga menyalahkan nya dalam pembunuhan Utsman bin Affan.
Keempat, kelompok Abdullah bin Umar,
Muhammad Ibn Salamah, Utsman bin Zaid, Saa’d bin Abi Waqash, Hasan bin Tsabit,
Abdullah bin Salam dan sahabat-sahabat lainnya. Golongan ini tidak ikut
mengangkat Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah, tidak menyalahkan Ali dalam
pembunuhan Utsman bin Affan, dan tidak juga ikut menyokong muawiyah di Damaksus.
Golongan-golongan kaum syi’ah antara
lain:
Pertama, syi’ah sabaiyah yaitu
pengikut Abdullah bin Saba’. Kelompok ini merupakan syi’ah yang “gullat”,
artinya syi’ah yang berlebihan memuji sayidina Ali bin Abi Thalib yang beranggapan
wahyu seharusnya diberikan kepada Ali bin Abi Thalib lantas diberikan kepada Nabi
Muhammad SAW.
Kedua, syi’ah kaisaniah, yaitu syi’ah
pengikut Mukhtar bin Ubayi As Saqafi. Golongan ini berpandangan bahwa imam-imam
syi’ah adalah ma’shum (sama dengan para nabi) dan masih bisa menerima wahyu.
Ketiga, syi’ah imamiyah yaitu
golongan syi’ah yang percaya kepada imam-imam yang ditunjuk langsung oleh Nabi Muhammad
SAW, yaitu sayidina Ali sampai 12 orang keturunannya.
Keempat, syi’ah isma’iliyah yaitu
syi’ah yang mempercayai 7 orang imam, yaitu: Sayidina Ali dan Akhirnya Ismail
Bn Ja’far As-Shidik yang akan keluar di akhir zaman.
Syi’ah zaidiyah yaitu syi’ah
pengikut Imam Zaid bin Ali bin Husein bin ‘Ali bin Abi Thalib. Syi’ah Zaidiyah
ini berada di Yaman.
Keempat, Syi’ah qaramithah yaitu
kaum syi’ah yang suka menafsirkan qur’an sesuka hatinya saja. Dan masih banyak
aliran-aliran syi’ah lainnya.
Silsilah imam-imam kaum syi’ah yang jumlah
nya sebanyak 12 imam yaitu:
1.
Ali bin
Abi Thalib
2.
Hasan
bin Ali Bin Abi Thalib
3.
Husein
bin Ali bin Abi Thalib
4.
Ali Zainal
Abidin bin Husein bin Ali bin Abi Thalib
5.
Mohd.
Al Baqir bin Ali Zainal Abidin
6.
Ja’far
Shodiq bin Muhammad Al Baqir
7.
Musa
Al Kazhim bin Ja’far Shadiq
8.
Ali Redha
bin Musa Al-Kazhim
9.
Muhammad
Al Jawwad bin Ali Redha
10.
‘Ali
bin Muhammad bin Ali Redha
11.
Hasan
bin ‘Ali bin Muhammad Al-Askari
12.
Muhammad
bin Hasan Al Mahdi
Penulis : Vijianfaiz,PhD
Menelusuri Jejak Peradaban Ibrahim
22 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   301
Pembatalan Perkawinan
14 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   13
Rasionalisme, Humanisme dan Islam
08 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   315
Batas Minimal Usia Kawin
03 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   95
Agama dan Kehidupan Modern
24 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   111
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13823
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4870
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3863
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      3523
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      3272