
Hari ini saya ikut menghadiri pembukaan MTQ ke-52 Indragiri Hulu, sekaligus menjadi dewan hakim KTIQ di Indragiri Hulu atau Inhu. Hari ini berarti hari kedua. Hari senin saya berangkat dari Selatpanjang menuju Buton Naik Naga Line. Jam 12.15 menit baru berangkat ke Inhu. Sampai di Inhu sekitar jam 17.00. Seperti biasa, kalau naik travel perut mual-mual, ingin muntah. Tapi tidak jadi. Kadang lebih menyakitkan. Sebab sakitnya bukan hanya diperut, juga sampai kepala.

Saya langsung menuju hotel rafana. Saya temui reseptionis. Cewek dan masih sangat muda. Mungkin baru lulusan SMK,atau mungkin juga perempuan berwajah awet muda. Sebab ada yang model seperti itu, umur tua tapi wajah muda. Apalagi sekarang sudah semakin banyak ramuan dan bedak super mutahir. Kulit bisa disulap menjadi glowing. Kadang saya ingin juga agar terlihat glowing. Tapi dipikir-pikir buat apa juga. Apalagi mata sudah mulai kabur, membaca harus memakai kacamata, jalan pun sudah tidak seperti dulu. Sedikit-sedikit pusing, masuk angin dan sejenisnya. Jadi khawatir nanti ditertawakan anak-anak yang masih muda. Apa kata orang tua dulu, “Tua-tua keladi, makin tua kelakuanya semakin menjadi”.

Perjalan menuju Inhu memakai travel. Untung hari itu penumpang Cuma dua orang. saya duduk sampaing supir. Belakang saya ibu muda masih punya anak satu. Dia kelahiran 1987. Ternyata adiknya almarhumah Mugi, kepala sekolah SMPS Bahrul Ulum. Saya tahu karena dia ngobrol dengan supirnya. Kebetulan juga, supir tersebut sudah menjadi langganan almarhumah ibu Mugi. Karena orang tuanya berasal dari Indragiri hilir. Akhirnya saya pun tahu rumah orang tuanya.

Setelah masuk wilayah Indragiri Hulu,
gambar-gambar bupati sudah terpanpang cukup banyak di berbagai tempat. Apalagi moment
MTQ, banyak ucapan selamat. Ketika mobil berhenti di SPBU, saya melihat gambar Bupati
Inhu. Saya lihat beberapa kali. Wajahnya terlihat masih sangat muda. Saya Tanya
kepada driver, dia membenarkan.
“Bupati Perempuan Termuda di Indonesia
Pak”, Kata Driver.
“Itu Istri Pak Yopi, Bupati Dulu
Khan”, Tanya Ku.
“Iya Pak” Jawab Driver
Menurutnya Bupati Inhu yang Bernama
Rezita Meylani Yopi, Se kelahiran 1994-an. Sekarang 2023, berarti dia masih
berumur 29 tahun. Pelantikan tahun 2021 saat dia berumur 27 tahun. Jadi pantas
lah jika menjadi bupati termuda dan fotonya masih seperti mahasiswi. Foto saya
saja, katanya masih seperti mahasiswa. Padahal usia sudah kepala empat.
Driver nya senang ngobrol. Saya nyambung
bicara denganya, walaupun saya tetap memakai logat Jawa Tengah. Apalagi dulu
dia termasuk bagian penyumbang suara untuk keluarga Yopi. Ada rasa bangga telah
memilih calon pemimpin dan calon nya jadi pemimpin. Itulah cermin rakyat biasa.
Kebanggaan rakyat kadang diluar nalar. Kesenangan kadang tidak membutuhkan
biaya cukup banyak. Melihat yang didukung saja jadi pejabat, senangnya bukan
main. Namun demikian, para pendukung atau sering disebut tim sukses
berbeda-beda level dan berbeda-beda juga memaknai kebahagiaan. Ternyata manusia
sering menempatkan diri berbeda-beda level. Mungkin gara-gara ini manusia
sering kehilangan rasa kemanusiaannya. Benarkah demikian? Wallau a’lam.
Penulis : Imam Ghozali
Persaudaraan Tanpa Batas
30 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   188
Menggali Tradisi Menulis Dari Seorang Guru Besar Plus Kyai
30 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   360
Menampung Aspirasi, Mewujudkan Mimpi
28 April 2026   Oleh : NEWS   158
Pilih Prodi Yang Kamu Suka!, Yuk Kuliah di FSEI !
13 April 2026   Oleh : NEWS   326
Prospek prodi Hukum Keluarga Islam
06 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   493
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14351
Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      6063
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5508
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      4676
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4439