Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

386 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Bertemu Perempuan Hebat



Senin , 27 Juli 2026



Telah dibaca :  229

Malam ini saya menemani Mas Jarir bertemu perempuan hebat: Dr. Umi Kulsum, S.S.,M.Hum. Anda pasti tahu, dia sekarang menjabat sebagai kepala Balai Bahasa Provinsi Riau.

Saya punya usul pertemuan nya di Corner, selain tempat nya bersih sekaligus  suasana lebih tenang. Untuk ngobrol lebih enak rasanya. Namun, Bu Umi telah mengirim pesan sama Mas Jarir. Ia sudah menunggu di New Normal. Akhirnya kami pun bertemu di New Normal.

Sambil menunggu pesanan, kami dialog tentang keanekaragaman bahasa. Tentu saja, karena pertama bertemu kami saling kenalan. Setelah saling berkenalan, ternyata bu umi masih bertetangga dengan ku. Maksudnya tempat kelahirannya. Saya di Kabupaten Banyumas, sedang Bu Umi Kabupaten Brebes. Sama-sama Jawa Tengah, sama-sama dialek bahasanya “ngapak”, ora ngapak ora kepenak.

Ngobrol menjadi semakin asyik. Seolah-olah reunian. Padahal baru pertama ketemu sudah akrab. Apalagi Bu Umi sangat humble dan luas wawasannya. Ditambah lagi pola komunikasinya lancar banget. Jadi semakin asyik ngobrol. Sekali lagi, semua karena wawasan keilmuan yang luas. Semakin luas ilmu seseorang, maka semakin ia mempunyai kelembutan hari dalam berbicara atau berdialog dengan lawan bicaranya. Begitu juga sebaliknya, semakin sedikit ilmu nya kadang semakin menonjolkan diri seolah-olah paling luas ilmu pengetahuannya. Air laut yang dalam selalu berpenampilan tenang dan nyaman.

Mumpung ketemu, saya ngobrol berkaitan dengan tugas Balai Bahasa. Saya juga ngobrol tentang rencana ingin membuat Kamus Bahasa Melayu Kabupaten Kepulauan Meranti dan Bengkalis. Ide ini sudah lama saya bincangkan dengan Mas Jarir dan Bang Asruari. Lagi-lagi karena kesibukan, ide tersebut masih sebatas ide.

Sebagian ide tersebut ternyata sudah direalisasikan oleh Lembaga Bahasa. Bu Umi dan beberapa tim nya telah memperkenalkan beberapa kamus Bahasa Indonesia-Melayu dari berbagai Kabupaten di Provinsi Riau.

Diskusi pun terus berlanjut. Kami sepakat bahwa mempertahankan bahasa bagian dari upaya mempertahankan budaya, dan mempertahankan budaya bagian dari cara mempertahankan eksistensi nilai-nilai yang hidup di tengah-tengah masyarakat sebagai pembentuk karakter suatu daerah.

Bahasa adalah cermin karakter dari kaum nya. Bahasa masyarakat pesisir berbeda dengan bahasa di daerah daratan dan pegunungan. Bahkan dalam mengekspresikan luapan hati pun akan berbeda-beda. Walhasil, Bahasa menjadi ruh kekuatan dari suatu bangsa dan negara.

Terlihat sepele, tapi anda bisa melihat suatu fakta bahwa bangsa bisa menaklukan suatu bangsa lain berawal dari penguasaan bahasa. Begitu juga suatu bangsa ingin menjadi mempelajari peradaban bangsa lain juga melalui pintu yang disebut Bahasa.

Kini ada sekitar 50 negara telah menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bagian Bahasa internasional. Negara Mesir sangat giat mempromosikan bahasa Indonesia. Fakta-fakta tersebut menunjukan betapa besar peran bahasa dalam merubah suatu peradaban bangsa.

Tentu saja dalam pertemuan tersebut, saya sebatas mendengarkan paparan dari bu umi dan juga kisah-kisah tentang novel legendari dari Mas Jarir-Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam. Saya sebagai pendengar yang baik saat keduanya memberikan wejangan tentang bahasa, budaya dan peradaban bangsa melayu dari dulu hingga saat sekarang ini.

Sebagai penutup saya mengucapkan terima kasih kepada Bu Umi dan tim nya yang telah berkenan ngobrol bareng sama kami. Semoga dimasa yang akan datang bisa terjadil kerjasama dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia di bumi melayu.

Saya juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Mas Jarir. Dia benar-benar seperti sudah masuk maqam wali -paling tidak kalau bukan waliyullah, ya wali murid. Malam itu saya benar-benar lapar. Ketika Mas Jarir menelpon dan mengajak ku ke Rumah Makan, saya langsung menjawab cepat: “gassssas !!”.



Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Pak, Pakai Helm !
12 Agustus 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   67

Mendengar Suara Rakyat
21 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   180

Harga Sepiring Lempeng
19 Juni 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   324

Iran: Antara Anak Haram dan Anak Tiri
07 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   410

Ucapan Berkualitas
26 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   204

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14211


Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      5566


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5210


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4058