Avatar

Husni Mubarak, S.Ag,M.Pd.I

Penulis Kolom

3 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

HAKIKAT ROH



Jumat , 24 Februari 2023



Telah dibaca :  568

Manusia hanya bisa berencana, namun yang menentukan segala sesuatunya adalah yang Maha Kuasa Sang Kholik Tuhan Semesta Pemilik jahat Raya. Seseorang bisa saja berpikir, Ia ingin hidup senang, punya anak istri dan keluarga yang Sakinah Mawaddah Warohmah, dan bermimpi agar kelak matinya pun di pangkuan istri atau suami tercinta yang disaksikan oleh seluruh anak - anak dan cucunya .

Berbicara tentang Roh atau ajal setiap manusia, maka tidak seorang manusia pun yang mampu mengetahui, kapan dan dimana tempat mereka akan di ambil Roh nya oleh Sang Kuasa, hal ini telah dijelaskan oleh Allah dalam Firman-Nya Q.S. Al Isra' ayat 85 yang artinya :  "Dan mereka bertanya kepadamu tentang Roh, katakanlah Roh itu termasuk urusan Tuhan Ku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan hanya sedikit saja.

Dalam hidup bermasyarakat sering kita dengar obrolan seseorang terhadap orng lain, terhadap suatu kejadian yakni suatu peristiwa meninggalnya Sifulan  yang jauh di Negeri orang dan jauh dari sanak keluarga tercinta, lama - kelamaan pembicaraan tersebut seolah-olah menyalahkan bahkan menyudutkan Sifulan yang telah wafat tersebut.  Dengan nada ketus mereka berujar ngapain Sifulan pergi jauh-jauh, akhirnya kan membuat sedih keluarga sendiri, keluarga tak bisa melihatnya, tak bisa mengantarkannya, mengafankannya, bahkan menguburkannya, walaupun ingin memulangkan  mayat Sifulan tersebut tentunya akan memerlukan biaya yang sangat besar dan fantastis. Dari rentetan pengalaman ini, sebenarnya banyak dari masyarakat kita yang tidak paham bahkan tidak tau dan tak Tau mau mempelajari tentang Hakikat Roh Manusia, sehingga timbul persoalan yang demikian.

Kematian adalah sesuatu yang pasti, dan akan dialami oleh setiap makhluk Allah SWT, tidak seorang hambapun yang mampu mengelak dan bersembunyi dari Pada-Nya. Dalam Kitab Al - Majallis as - saniyyah Karya Syekh Ahmad Bin Syekh Hijazi Al Fusyni, di ceritakan bahwa ada seorang laki - laki yang berusaha menghindari dari kematian pada zaman Nabi Sulaiman As.

Pada suatu hari, malaikat pencabut nyawa yakni Izrail - as datang menghadapi Nabi Sulaiman Bin Dawud As, tiba - tiba Izrail As menajamkan pandangan dan mengarahkan kepada seorang lelaki yang duduk bersama beberapa tamu Nabi Sulaiman, namun tak lama kemudian Izrail pergi. Laki - laki itu berkata : "Wahai  Nabi Allah ! Siapa dia ? "Dia adalah malaikat maut" jawab Nabi Sulaiman As. Laki - laki itu kembali berkata "Wahai Nabi Allah ! Tadi aku melihati dia selalu melirik kepadaku, aku menjadi sangat takut, jangan - jangan dia hendak mencabut nyawaku, selamatkan aku dari cengkramannya Wahai Nabi Allah.

 

Bagaimana caranya agar aku bisa menyelamatkanmu ? Tanya sang Nabi, "Anda suruh saja angin untuk membawaku ke Negeri Hindia, mungkin saja dengan begitu aku akan kehilangan jejakku, dan dia (Malaikat Izrail) tidak bisa menemukan ku" jawab laki - laki itu.

Kemudian Nabi Sulaiman As memerintahkan angin untuk mengantarkannya sampai ke ujung Negeri Hindia dalam waktu sekejab saja. Saat itu juga angin segera melaksanakan sebagaimana yang di perintahkan oleh sang Nabi. Sesampainya disana Malaikat Maut kemudian mencabut nyawa laki - laki itu. Setelah itu Malaikat Maut kembali menghadap Nabi Sulaiman As. Nabi Sulaiman bertanya "Kenapa tadi Anda melirik kepada laki - laki itu dengan tatapan yang tajam??

Malaikat Maut menjawab " Aku merasa sangat heran, Aku diperintahkan untuk mencabut nyawanya di Negeri Hindia, namun keberadaannya saat itu sangat lah jauh dari Negeri itu, hingga akhirnya tiba - tiba ada angin yang membawanya Sampai ke Negeri itu lalu ku cabut nyawanya di Negeri itu pula, sesuai dengan apa yang telah di takdirkan Allah SWT.

Ini lah sekelumit Cerita tentang Roh manusia, Bagi manusia yang takut akan datang nya kematian, Ia mungkin bisa hanya berdiam diri dirumahnya untuk menghindari diri dari kematian, Namun itu akan jadi sia - sia, karena semua nya adalah sesuatu dengan ketetapan Allah. 



Penulis : Husni Mubarak, S.Ag,M.Pd.I


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


Avatar

Syarifah Yuliana

Itulah yg yg disebut hakikat didalam hikayat adepun ajal maut ,rezeki,jodoh pertemuan..semuenye dlm kehendak dan ketentuan Allah 'Azzawajjala.. Luo biase nukilan kawan awak ne ????????????????????????????????

Avatar

UMT.

Saya tidak pernah memilih dimana dilahirkan dan dimana di matikan, selaku makhluk yang dhoif.. Hanya mampu mengikuti takdir dari yang maha kuasa

Avatar

Iwan Janggut

Bedelaw bang. Tp mcm lain aje mace artikel ni, klw boleh meneke-neke. Tulis ni muncul selang bebeghape aghi setelah beliau mati. Hehe...

Avatar

Nuryaningsih

Luar biasa pak Husni ....kematian tak bisa di minta tuk di majukan atau di undur...membaca tulisan ini membuat diri ini siap2 bekal untuk menanti pangilan......

   Berita Terkait

Belajar Menyadari: Kekasih Mu, Belum Tentu Jodoh Mu
24 Agustus 2026   Oleh : autobiografi   252

Hikmah di Balik Kisah Asmara
15 Agustus 2026   Oleh : autobiografi   233

Ketika Ayah Berpoligami
13 Agustus 2026   Oleh : autobiografi   178

Ilmu Tawakal Hatim Al-Ashom; Rizqi Yang Tidak Tertukar
13 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   1177

Doaku, Doamu, dan Doa Harimau
12 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   771

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14909


Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      6591


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5995


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4831