
Bab Tentang Rukun Sholat Bagian Kedua
Berikut ini membahas tentang rukun-rukun
sholat pada bagian kedua dalam kitab Kitab Sulam Munajat:
العاشر الطمانينة
فيه كما ذكرنا في ركوع الحادي عشر الجلوس بين السجدتين بان ينتصب جالسا الثني عشر
الطمانينة فيه كما ذكرنا في ركعوع الثالث عشر السجود الثاني مثل سجود الاول فيما
مر فيه الرابع عشر الطمانينة فيه كما ذكرنا
في ركوع الخامس عشر الجلوس الاخير منبصبا
السادس عشر قراة التشهد فيه السابع عشر
الصلاة علي النبي ﷺ بعد التشهد في القعود و اقلها اللهم صلي علي محمد الثامن عشر
السلام بعدها في القعود التاسع عشر
الترتيب بان ياتي بالنية مع التكبير ثم الفاتحة
في القيام ثم ركوع مع تمانينة ثم الاعتدال مع الطمانينة
ثم السجود الاول مع
الطمانينة ثم الجلوس بعده مع طمانينة ثم سجود الثاني مع الطمانينة فهدا ترتيب اول ركعة
ثم ياتي بباقي الركعات مثلها الا انه لا ياتي فيها بالنية وتكبير الاحرام فاذا تمت
ركعات فرضه جلس الجلوس الاخير ثم قرا التشهد
فيه ثم صلي علي النبي قال اللهم صل علي محمد ثم قال السلام عليكم
Artinya:
Rukun yang
kesepuluh yaitu tuma’ninah dalam sujud pertama, yang dilakukan dalam ruku’. Rukun
yang kesebelas yaitu duduk di antara dua sujud dengan sekiranya tubuh musholi
tegak dalam keadaan ia duduk. Rukun keduabelas tuma’ninah dalam sujud
sebagaimana yang telah dijelaskan ketika ruku’. Rukun ketigabelas yaitu sujud
kedua seperti sujud pertama sebagaimana yang telah diterangkan sebelumnya. Rukun
keempatbelas tuma’ninah di dalam sujud sebagaimana diterangkan dalam ruku’. Rukun
kelima belas duduk terakhir dengan menegakan tubuh. Rukun keenam belas yaitu
membaca tasyahud di dalam duduk terakhir. Rukun ketujuhbelas yaitu membaca
sholawat setelah tasyahud diwaktu duduk. Sedikit-sedikit membaca sholawat yaitu
allahumma sholi ‘ala Muhammad. Rukun ke delapan belas yaitu mengucapkan salam
setelah membaca sholawat pada waktu masih duduk. Rukun yang kesembilan belas
yaitu tartib dengan pertama-tama melakukan niat bersamaan dengan takbir kemudian
membaca fatehah ketika berdiri,kemudian ruku’ diserai tuma’ninah kemudian i’tidal
disertai tuma’ninah kemudian sujud pertama disertai tuma’ninah kemudian duduk
setelahnya disertai tuma’ninah kemudian sujud kedua dengan disertai tuma’ninah.
Hal tersebut merupakan tarbit pada raka;at pertama dari sholat. Kemudian setelah
selesai roka’at pertama, musholi melakukan urutan-urutan serupa pada raka’at
selanjutnya kecuali pada persoalan niat dan takbiratul ihram. Ketika telah
selesai raka’at, musholi duduk akhir lalu membaca tasyahud, sholawat dengan
mengucapkan allahumma sholi ‘ala muhammad dan salam dengan mengucapkan assalamu
‘alaikum.
Keterangan :
Tuma’ninah adalah diam
sebentar sebagai pemisah antara bangun dan turun pada wktu ruku’, i’tidal,
sujud dan duduk diantara dua sujud.
Bacaan tasyahud dan sholawat awal yaitu:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ
الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ,
أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ
اللهِ, اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ،
Bacaan tasyahud dan
sholawat akhir yaitu:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ
الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ,
أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ
اللهِ, اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ،
وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى
سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، وَ بَارِكْ عَلٰى
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى
سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلٰى آلِ
سَيِّدِ نَا إِبْرَاهِيمَ، فِى
الْعَا لَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Hukum menambah sayyidina dalam sholawat akhir di
perbolehkan dengan dasar-dasar sebagai berikut:
Hadist Nabi Muhammad ﷺ
sebagai berikut:
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ: أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَأَوَّلُ مَنْ
يَنْشَقُّ عَنْهُ الْقَبْرُ، وَأَوَّلُ شَافِعٍ وَأَوَّلُ مُشَفَّعٍ
Artinya:
Rasulullah
bersabda, Saya adalah sayyid (penghulu) anak Adam pada hari kiamat. Orang
pertama yang bangkit dari kubur, dan orang pertama yang memberikan syafa’at dan
orang yang pertama kali diberi hak untuk memberikan syafa’at. (Shahih Muslim,
4223).
Syeikh Imam Suyuti berkata:
أَنا سيد ولد آدم يَوْم الْقِيَامَة حِكْمَة
التَّقْيِيد بِهِ مَعَ أَنه سيدهم فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَة أَنه يظْهر فِيهِ
سؤدده لكل أحد وَلَا يبْقى مُنَازع وَلَا معاند وَأول شَافِع وَأول مُشَفع
Artinya:
Maksud “Saya sayyid
anak Adam di hari kiamat” itu sebagai penegasan bahwa Nabi Muhammad menjadi
sayyid di dunia dan akhirat sekaligus menjelaskan kesayidan Nabi Muhammad atas
tiap manusia tanpa ada yang menentang, menyangkal, dan Nabi pertama yang memberikan
syafa’at, Nabi pertama yang mendapatkan hak untuk memberi syafa’at. (Syarh
Suyuti ala Muslim, 5/298)
Kitab Hasyiyah
Jamal II/335 sebagai berikut:
ولا يضر زيادة ميم في عليك ولا يا النداء قبل أيها
ولا وحده لا شريك له بعد أشهد أن لا إله إلا الله لورود ذلك في خبر ولا زيادة
سيدنا قبل محمد هنا وفي الصلاة عليه الآتية بل هو أفضل لأن فيه مع سلوك الأدب
امتثال الأمر
Artinya:
Tidak berbahaya
untuk menambahkan mim dalam lafadz alaika (menjadi alaikum), juga ya’ nida
dalam ayyuha (menjadi ya ayyuha), dan wahdahu la syarika lahu setelah lafadz
asyhadu an laa ilaha illa Allah, karena terdapat hadis mengenai hal ini, dan
tidak berbahaya pula menambahkan lafadz sayyidina sebelum lafadz Muhammad, dan
saat membaca shalawat, bahkan menambahkan sayyidina ini hukumnya lebih utama,
karena penambahan sayyidina disertai etika kepada Rasulullah itu bagian dari
mengikuti perintah agama.
Penulis : Vijianfaiz,PhD
Makna Tauhid: Antara Das Sollen dan Das Sein
11 Agustus 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   114
Sanad Keimanan
05 Agustus 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   125
Islam, Timur Tengah dan Iran
25 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   180
Musafir Di Persimpangan Jalan
17 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   197
Cinta ku jatuh di Depan Multazam
17 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   186
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14212
Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      5572
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5211
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      4551
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4061