
Ayat-ayat al-Qur'an yang menggunakan kata "Syi'ah dalam berbagai bentuk derivasi yang berarti golongan atau kelompok yang mempunyai empat makna. Pertama, kata Syiah bermakna golongan, kelompok seperti dalam Q.S. al-An'am [6]: 159 sebagai berikut: "Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap mereka. sesungguhnya urusan mereka itu hanya berserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat." Kedua, al-ahlu wan nasab, anggota keluarga dan keturunan, sebagaimana dalam Q.S. al-Qasas [28]: 15 sebagai berikut: dan Musa masuk ke kota ketika penduduknya sedang lengah, maka didapatinya di dalam kota itu dua orang laki-laki yang berkelahi; yang seorang dari golongannya (bani Israel) dan seorang lagi dari musuhnya (kaum Fir'aun), maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu. Musa berkata :" Ini adalah perbuatan syaitan. sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang amat menyesatkan lagi nyata." Ketiga, ahl al-millah, kelompok pemeluk agama, seperti dalam surat al-maryam [19] : 69 sebagai berikut: Kemudian pasti akan kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Allah yang maha pemurah." Keempat, ahl ahwal al-mukhtalifah, aliran-aliran pemikiran yang bermacam-macam, seperti dalam surat al-An'am [6]: 65 sebagai berikut: Katakanlah : Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu dari atas kamu atau dari bawah kamu atau dia mencampurkan kamu dalam golongan golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain. Perhatikanlah, betapa kami mendatangkan tanda-tanda kebsaran kamu silih berganti agar mereka memahaminya."
Sedang kata syiah secara terminologi seperti yang diungkapkan oleh Muhammad Jawad al-Mughinah seorang ulama beraliran syiah mengatakan bahwa syiah adalah kelompok yang menyakini bahwa Nabi Muhammad s.a.w telah menetapkan dengan nas tentang khalifah sebagai pengganti beliau dengan menunjuk imam Ali bin Abi Thalib. al-Jurjani seorang penganut Asy'ariyah berpendapat bahwa syi'ah adalah mereka yang mengikuti sayyidina Ali dan juga percaya bahwa beliau adalah imam sesudah wafatnya Rasul s.a.w serta percaya bahwa imamah tidak akan keluar dari beliau dan keturunannya. Muhammad Husen Thabataba'i, syi'ah adalah kaum muslimin yang menganggap bahwa pengganti nabi s.a.w adalah hak istimewa yang dimiliki keluarga nabi dan mereka yang bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam mengikuti ahlulbait. Asy-Syahrastani, syi'ah adalah kelompok masyarakat yang mendukung Ali bin Abi Thalib.
Demikian penjelasan makna syiah baik secara bahasa maupun secara istilah. Semoga bermanfaat. Insya Allah akan dilanjutkan pembahasan tentang syiah.
Penulis : Imam Ghozali
Efek Cubitan Iblis bagi Manusia
25 Oktober 2023   Oleh : Imam Ghozali   1268
Titanic vs Jelatik
03 Oktober 2023   Oleh : Imam Ghozali   617
Habib Umar, Deddy Corbuzier dan Wajah Islam
23 Agustus 2023   Oleh : Imam Ghozali   1200
Rajab; Menyendiri untuk Memperbaiki Kwalitas Diri
14 Februari 2023   Oleh : Imam Ghozali   403
2022; Kenangan dan Kenyataan
29 Desember 2022   Oleh : Imam Ghozali   451
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13557
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4550
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3568
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      2948
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2875