
Berikut ini beberapa dalil tentang berpegang
kepada al-qur’an dan al-hadist, sangat bermanfaat untuk persiapan ketika anda
diminta untuk mengisi pengajian singkat atau kultum.
1.
Q.S.
Al-Baqarah ([2]: 143):
وَكَذٰلِكَ
جَعَلْنٰكُمْ اُمَّةً وَّسَطًا لِّتَكُوْنُوْا شُهَدَاۤءَ عَلَى النَّاسِ
وَيَكُوْنَ الرَّسُوْلُ عَلَيْكُمْ شَهِيْدًاۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ
الَّتِيْ كُنْتَ عَلَيْهَآ اِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَّتَّبِعُ الرَّسُوْلَ
مِمَّنْ يَّنْقَلِبُ عَلٰى عَقِبَيْهِۗ وَاِنْ كَانَتْ لَكَبِيْرَةً اِلَّا عَلَى
الَّذِيْنَ هَدَى اللّٰهُۗ وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُضِيْعَ اِيْمَانَكُمْۗ اِنَّ
اللّٰهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ ١
Artinya:
Demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat
pertengahan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul
(Nabi Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menetapkan
kiblat (Baitulmaqdis) yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya, kecuali agar Kami
mengetahui (dalam kenyataan) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik
ke belakang. Sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi
orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Allah tidak akan menyia-nyiakan
imanmu. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada
manusia.
2.
Q.S.
Al-Anfal ([8]:2):
اِنَّمَا
الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا
تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ
يَتَوَكَّلُوْنَۙ ٢
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah mereka yang jika disebut
nama Allah, gemetar hatinya dan jika dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka,
bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhannya mereka bertawakal.
3.
Q.S.
An-Nur ([24]:62):
اِنَّمَا
الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَاِذَا كَانُوْا
مَعَهٗ عَلٰٓى اَمْرٍ جَامِعٍ لَّمْ يَذْهَبُوْا حَتّٰى يَسْتَأْذِنُوْهُۗ اِنَّ
الَّذِيْنَ يَسْتَأْذِنُوْنَكَ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ
وَرَسُوْلِهٖۚ فَاِذَا اسْتَأْذَنُوْكَ لِبَعْضِ شَأْنِهِمْ فَأْذَنْ لِّمَنْ
شِئْتَ مِنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمُ اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
٦٢
Artinya:
(Yang disebut) orang-orang (yang benar-benar) mukmin hanyalah
orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Nabi Muhammad), dan
apabila mereka berada bersama-sama dengan dia (Nabi Muhammad) dalam suatu
urusan bersama, mereka tidak meninggalkan (Rasulullah) sebelum meminta izin
kepadanya. Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu (Nabi Muhammad),
mereka itulah orang-orang yang (benar-benar) beriman kepada Allah dan
Rasul-Nya. Maka, apabila mereka meminta izin kepadamu karena suatu keperluan,
berilah izin kepada siapa yang engkau kehendaki di antara mereka dan
mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
4.
Q.S.
Al-Hujurat ([49]:15):
اِنَّمَا
الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ثُمَّ لَمْ
يَرْتَابُوْا وَجَاهَدُوْا بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۗ
اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصّٰدِقُوْنَ ١٥
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang mukmin (yang sebenarnya) hanyalah mereka
yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan
mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah
orang-orang benar.
5.
Q.S.
At-Taubah ([9]:71):
وَالْمُؤْمِنُوْنَ
وَالْمُؤْمِنٰتُ بَعْضُهُمْ اَوْلِيَاۤءُ بَعْضٍۘ يَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ
وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ
وَيُطِيْعُوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗۗ اُولٰۤىِٕكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللّٰهُۗ اِنَّ اللّٰهَ
عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ ٧١
Artinya:
Orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka
menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) makruf dan
mencegah (berbuat) mungkar, menegakkan salat, menunaikan zakat, dan taat kepada
Allah dan Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah
Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
6.
Q.S. At-Taubah ([9]:111):
۞
اِنَّ اللّٰهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ اَنْفُسَهُمْ وَاَمْوَالَهُمْ
بِاَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَۗ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ فَيَقْتُلُوْنَ
وَيُقْتَلُوْنَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِى التَّوْرٰىةِ وَالْاِنْجِيْلِ
وَالْقُرْاٰنِۗ وَمَنْ اَوْفٰى بِعَهْدِهٖ مِنَ اللّٰهِ فَاسْتَبْشِرُوْا
بِبَيْعِكُمُ الَّذِيْ بَايَعْتُمْ بِهٖۗ وَذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ
١١١
Artinya:
Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta
mereka dengan surga yang Allah peruntukkan bagi mereka. Mereka berperang di
jalan Allah sehingga mereka membunuh atau terbunuh. (Demikian ini adalah) janji
yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur’an. Siapakah yang
lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka, bergembiralah dengan jual beli
yang telah kamu lakukan itu. Demikian itulah kemenangan yang agung.
7.
Q.S.
Al-Baqarah ([2]:177):
۞
لَيْسَ الْبِرَّ اَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
وَلٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ
وَالْمَلٰۤىِٕكَةِ وَالْكِتٰبِ وَالنَّبِيّٖنَۚ وَاٰتَى الْمَالَ عَلٰى حُبِّهٖ
ذَوِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِۙ
وَالسَّاۤىِٕلِيْنَ وَفىِ الرِّقَابِۚ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَۚ
وَالْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عَاهَدُوْاۚ وَالصّٰبِرِيْنَ فِى
الْبَأْسَاۤءِ وَالضَّرَّاۤءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْاۗ
وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ ١٧٧
Artinya:
Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan
barat, melainkan kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada
Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab suci, dan nabi-nabi; memberikan
harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, musafir,
peminta-minta, dan (memerdekakan) hamba sahaya; melaksanakan salat; menunaikan
zakat; menepati janji apabila berjanji; sabar dalam kemelaratan, penderitaan,
dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka
itulah orang-orang yang bertakwa.
8.
Q.S.
An-Nisa ([4]:65):
فَلَا
وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُوْنَ حَتّٰى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ
لَا يَجِدُوْا فِيْٓ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا
تَسْلِيْمًا ٦٥
Artinya:
Demi Tuhanmu, mereka tidak beriman hingga bertahkim kepadamu (Nabi
Muhammad) dalam perkara yang diperselisihkan di antara mereka. Kemudian, tidak
ada keberatan dalam diri mereka terhadap putusan yang engkau berikan dan mereka
terima dengan sepenuhnya.
9.
Q.S.
As-Sajdah ([32]:15):
اِنَّمَا
يُؤْمِنُ بِاٰيٰتِنَا الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِهَا خَرُّوْا سُجَّدًا
وَّسَبَّحُوْا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ ۩ ١٥
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami,
hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami),
mereka menyungkur (dalam keadaan) sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya dan
mereka pun tidak menyombongkan diri.
10.
Q.S.
Ali Imran ([3]:85):
وَمَنْ
يَّبْتَغِ غَيْرَ الْاِسْلَامِ دِيْنًا فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْهُۚ وَهُوَ فِى
الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ ٨
Artinya:
Siapa yang mencari agama selain Islam, sekali-kali (agamanya) tidak
akan diterima darinya dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.
Penulis : Muhammad Faiz Artanabil
Makna Tauhid: Antara Das Sollen dan Das Sein
11 Agustus 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   88
Sanad Keimanan
05 Agustus 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   124
Islam, Timur Tengah dan Iran
25 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   175
Musafir Di Persimpangan Jalan
17 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   194
Cinta ku jatuh di Depan Multazam
17 Juli 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   184
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14208
Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      5548
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5209
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      4542
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4046