
Memperkuat Persaudaraan di Media Sosial
اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ،
وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ إِلَّا
الله وَحْدَهُ لا شَرِيك لَه، ذُو اْلجَلالِ وَالإكْرام، وَأَشْهَدُ أَنّ
سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسولُه، اللّهُمَّ صَلِّ و
سَلِّمْ وَبارِكْ عَلَى سَيِّدِنا مُحَمّدٍ وَعَلَى الِه وَأصْحابِهِ
وَالتَّابِعينَ بِإحْسانِ إلَى يَوْمِ الدِّين، أَمَّا بَعْدُ: فَيَايُّهَا
الإِخْوَان، أوْصُيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ
تُفْلِحُوْنْ، قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي اْلقُرْانِ اْلكَرِيمْ: أَعُوْذُ بِاللهِ
مِنَ الَّشيْطَانِ الرَّجِيْم، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمْ: يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا الله وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ الله وَرَسُولَهُ
فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا وقال تعالى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا
اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللهُ العَظِيمْ
Saudara-Saudara ku Jama’ah Sholat Jum’at yang
Dimulyakan oleh Allah SWT,
Pertama-tama, marilah kita senantiasa
mensyukuri atas segala kenikmatan yang telah dianugrahkan oleh Allah kepada
kita dengan cara meningkatkan takwa kita kepada-Nya.
Kedua, sholawat dan salam semoga senantiasa
tercurahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga besarnya, sahabat-sahabatnya, para
tabi’in, tabi’in tabi’in, para ulama hingga kepada umat-umatnya. Semoga kita
mendapatkan syafaatnya. Amin.
Para Jama’ah Jum’at Yang Dimulyakan oleh
Allah SWT,
Media sosial saat sekarang ini sebenarnya
tidak berbeda dengan kehidupan sosial pada umum nya. ia bisa menimbulkan
kebaikan dan kemanfaatan, ia juga bisa menimbulkan kemadharatan dan kerusakan. Hanya
saja, media sosial mempunyai jangkauan yang lebih luas. Sebab di era digital, manusia
tidak bisa melepaskan diri dari arus informasi dari HP genggam, internet, media
online dan media elektronika. Adanya keberagaman informasi membuat manusia
kecanduan dan akan terus menghabiskan waktunya untuk menatap setiap berita yang
ada alat komunikasi pada genggaman kita.
Sebagai sampel kecil pada tahun 2019,
masyarakat Indonesia sekitar 77% mengakses WhatsApp, 43% mengakses Facebook, 28%
mengakses Youtube,23% mengakses Instagram, 5% mengakses Line, dan 2% mengakses Twitter.
Ini suatu bukti bahwa media online dan media sosial sangat besar mempengaruhi
hubungan sesama manusia di dunia maya. Tentu saja, tahun 2025 jauh lebih besar
lagi pengaruh nya.
Pangsa pasar yang sangat besar tersebut
tentu saja mempunyai potensi strategis untuk membangun persaudaraan di dunia
maya. Sangat disayangkan jika prospek tersebut dibiarkan dan ditangkap oleh
orang-orang yang tidak bertanggungjawab terhadap persaudaraan sesama manusia. Itu
sebabnya, salah satu yang harus dilakukan oleh kita yaitu memperkuat
silaturahim di dunia maya.
Jamaah jum’at yang dimulyakan oleh Allah SWT,
Berkaitan dengan hal tersebut di atas, perkenankan
khatib menyampaikan firman allah dalam Q.S. Al-Hujurat ([ 49 ] :10) sebagai
berikut:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ
وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْتُرْحَمُونَ
Artinya:
"Sesungguhnya orang-orang mukmin
adalah bersaudara. Karena itu, damaikanlah antara kedua saudaramu dan
bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat."
Q.S. Muhammad ( [ 47 ]: 22-23) sebagai
berikut:
فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ
وَتُقَطِعُوا أَرْحَامَكُمْ ﴿۲۲﴾ أُوْلَبِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَى
أَبْصَرَهُمْ ﴿۲۳﴾
Artinya:
Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu
akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?
Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga
mereka, dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.
Dari dua ayat tersebut di atas, ada dua hal
yang penting yang bisa diambil sebagai Pelajaran hidup di era digital saat
sekarang ini yaitu: pertama, Allah sangat mencintai persaudaraan sesama
manusia. Kedua, Allah sangat membenci orang-orang yang memutuskan persaudaraan.
Persaudaran tersebut atas juga memberi
suatu pelajaran bahwa persaudaraan dibangun tidak saja atas dasar satu agama,
tetapi juga persaudaraan terhadap sesama manusia. K.H. Muchit Muzadi mengatakan
bahwa persaudaraan ada tiga, yaitu: pertama, persaudaaran sesama umat Islam
atau ukhuwah Islamiyah. Kedua persaudaraan sesama manusia atau ukhuwah
insaniyah atau basyariyah. Ketiga, ukhuwah wathaniyah atau
persaudaraan karena diikat oleh satu negara.
Ketiga persaudaraan tersebut ada di masyarakat
Indonesia. Sebagai bangsa yang heterogem yang multi agama, suke, etnis dan budaya
tidak boleh ada satu kekuatan tunggal atas SARA. Semua harus bisa menempatkan
pada porposi yang tepat dan harus saling menghormati dan menghargai perbedaan
tersebut. Cara seperti itu membuat bangsa dan negara semakin kuat.
Jamaah sholat jum’at yang dimulyakan oleh Allah
SWT,
Dalam pandangan Islam persaudaran jelas
merupakan ajaran yang sangat dianjurkan sekali sebagaimana ayat-ayat tersebut
di atas. tentu saja, dalam pandangan islam persaudaraan sebagai cermin dari
kekuatan silaturahim mendatangkan kemanfaat yang sangat besar.
Menurut Syeikh Sulaiman Al-Bujairimi, dalam
kitabnya berjudul Hasyiyatul Bujairimi Alal Khatib, diterbitkan di Beirut,
Darul Fikr, 2007, h. 272 ada sepuluh keutamaan bagi orang yang menjaga silaturahim
sebagai berikut:
Pertama, mendapatkan ridha Allah SWT. Sebab
silaturahim diperintahkan oleh Allah dan juga Rasul-Nya. Kedua, menciptakan
kebahagiaan terhadap saudara-saudaranya. Ketiga, membuat bahagia para
malaikat-malaikat sehingga mendatangkan rahmat. Keempat, memperkuat kebiasaan
silaturahim. Kelima, memperkuat persatuan dan kesatuan. Keenam, menambah berkah
umur. Ketujuh, menambah keberkahan rezeki. Kedelapan, membahagiakan orang tua
yang telah meninggal dunia. Kesembilan, menambah kewibawaan atau keagungan
diri. Kesepuluh, menambah pahala akibat kebaikan silaturahim.
Para Jamaah Sholat Jum’at Yang Dimulyakan Oleh Allah SWT,
Dari paparan di atas, sebagai umat Islam
harus siap menghadapi perkembangan zaman pada arus globalisasi saat sekarang
ini. Umat Islam harus mempunyai konstribusi besar mewarnai kehidupan
persaudaraan di tengah-tengah masyarakat global yang sedang bersaing dan
terkadang menimbulkan ketegangan-ketegangan politik yang berujung pada peperangan.
Jika umat Islam mampu mewujudkan kekuatan besarnya di media sosial dan media
online, maka peran umat Islam sebagai pemersatu dunia berarti telah berhasil
mengambil bagian dalam perdamaian dunia.
جَعَلَنا اللهُ وَإيَّاكم مِنَ الفَائِزِين الآمِنِين، وَأدْخَلَنَا
وإِيَّاكم فِي زُمْرَةِ عِبَادِهِ المُؤْمِنِيْنَ : أعُوذُ بِاللهِ مِنَ
الشَّيْطانِ الرَّجِيمْ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ: يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا. باَرَكَ اللهُ
لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ
وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى
جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ
أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ.
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ
وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ
اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ
اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ
بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ
النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا
تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ
وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ
الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ
الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ
اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ
الرَّاحِمِيْنَ اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ
وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ
أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ
وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ
مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ
إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ
وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا
وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ
اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى
الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا
لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا
بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ
وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ
اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ
اللهِ أَكْبَرْ
Penulis : Muhammad Faiz Artanabil
Sumber Daya Manusia dalam Perspektif Islam
04 Juni 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   306
Khutbah Jum'at: Realisasi Pasca Idul Adha; Jalan Sunyi Untuk Terus Berkarya
28 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   465
Khutbah Idul Adha: Ibadah Kurban dan Kepedulian Kepada Sesama
24 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   359
Cara Nabi Ibrahim Menyelesaikan Persoalan Hidup
14 Mei 2026   Oleh : Sang Khatib   314
Khutbah Jum'at: 4 Permata Kebahagiaan Dalam Islam
07 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   343
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14208
Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      5548
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5209
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      4542
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4046