
الحمد لله الذي خلق الانسان في احسن تقويم.
اشهد ان لا اله الا الله واشهد ان محمدا رسول الله. اللهم صلي وسلم علي سيد
المرسلين محمد وعلي اله واصحابه اجمعين. فيا عباد الله اتقواالله حق تقاته ولا
تموتن الا وانتم مسلمون. وقال تعالي في القران الكريم. لقد كان في قصصهم عبرة
لاولي الالبب ما كان حديث يفتري ولكن تصديق الذي بين يديه وتفصيل كل شيء وهدي
ورحمة لقوم يؤمنون.
Saudara-Saudaraku yang Dimulyakan oleh Allah S.W.T
Surat Yusuf Ayat 111 mempunyai suatu pembelajaran
tentang pentingnya sejarah masa lalu . ayat ini membuka
tabir hakikat suatu sistem peradaban yang dibangun oleh manusia dalam lintas
sejarah dari setiap bangsa atau umat manusia. Karena setiap perjalanan sejarah
akan mengalami proses catatan waktu yang sangat penting yang terangkum pada waktu:
masa lalu, sekarang dan yang akan datang. Al-Qur’an senantiasa selalu
mengaitkan ketiga-tiganya sebagai tali-temali yang tidak dipisahkan dalam
perjalanan manusia. Al-Qur’an juga menyajikan catatan waktu adanya suatu
peradaban yang tumbuh, hilang, tumbuh lagi, hancur dan muncul peradaban baru
yang berbeda dari sebelum dan/atau meneruskan sebelumnya dengan cara yang lebih
baik.
Allah berfirman dalam Q.S. Yusuf Ayat 111 sebagai
berikut:
لقد كان في قصصهم عبرة لاولي الالبب ما كان
حديث يفتري ولكن تصديق الذي بين يديه وتفصيل كل شيء وهدي ورحمة لقوم يؤمنون
Artinya:
Sesungguhnya dalam kisah-kisah tersebut adalah untuk
pembelajaran bagi orang-orang yang berfikir; bukanlah Al-Qur’an kisah yang
dibuat-buat sesuka hati, tetapi membenarkan peristiwa yang terjadi pada masa
lalu, dan memberikan penjelasan, petunjuk, dan rahmat bagi kaum yang beriman.
Di dalam Kitab Ibnu Katsir dijelaskan sebagai berikut:
. لقد كان في قصصهم عبرة لاولي
الالبب: bercerita
tentang kisah para Rasul dan umat nya Nabi Yusuf.
Artinya dalam kajian sejarah, selalu saja ada dua
kutub dalam mewarnai perjalanan sejarah yaitu : kelompok yang berusaha
membangun suatu tatanan kehidupan yang baik dan kelompok yang justru membangun
tatanan kehidupan dengan menentang nilai-nilai kebaikan. Kelompok pertama
adalah kategori kelompok yang menjalankan sesuai dengan firman-firman Allah
seperti para nabi, rasul dan para pemimpin yang amanah. Kelompok kedua
menjalankan sistem kekuasaan dengan mengabaikan nilai-nilai kebaikan yang
diamanatkan dalam Kitab Suci, kelompok ini seperti Raja Fir’aun, Qarun, Patih
Haman, Raja Namrud dan sejenisnya.
عبرة لاولي الالبب ما كان حديث يفتري: pelajaran bagi orang-orang
yang berakal, dan al-Qur’an bukan kisah yang dibuat-buat.
Artinya, al-qur’an telah menjelaskan bahwa akibat dari
kedua nya; kelompok yang menjalankan system kehidupan dengan jalan sesuai
nilai-nilai ajaran Islam telah melahirkan sistem kehidupan yang beradab dan
berkeadilan. Sedangkan sistem yang menolak sistem tersebut dan mencoba membuat
dengan tidak menggunakan esensi firman-firman-Nya atau mengabaikan-nya akan
menghancurkan peradaban.
تصديق الذي بين يديه:
kebenaran terhadap fakta sejarah kebenaran firman-firman Allah dan implikasinya
terhadap orang-orang yang menentangnya.
Ini dicontohkan sebagaimana kaum Nabi Luth yang menentang
tatanan nilai-nilai peradaban seperti perkawinan, dirubah dengan perkawinan sesama
jenis. Akibatnya, generasi terputus, tidak ada keturunan, maka manusia habis,
akibatnya dalam jangka waktu tertentu bangsa dan Negara pun akan ambruk.
وتفصيل كل شيء:
penjelasan secara terperinci diartikan tentang hukum syariah baik yang halal
maupun yang haram.
Eksistensi manusia akan terus berlangsung selama ada
keturunan. Suatu keturunan yang baik berasal dari aturan yang baik dan benar,
bukan aturan yang tidak mempunyai etika dan tidak bermoral berdasarkan hasil
imajinasi atau pola piker yang bertentangan dengan nilai-nilai kebaikan ajaran
islam. Akibatnya jika diteruskan yang melahirkan hubungan bebas [freesex] atau
homoseksual. Sebuah system kehidupan yang tidak ubahnya seperti binatang yang
bermuara dari kenikmatan syahwat semata dan tidak bernilai ibadah. Itu
sebabnya, system ini harus ditentang dan diganti dengan system syariat islam;
membenarkan perkawinan dan menolak perzinaan.
وهدي ورحمة لقوم يؤمنون:
petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Artinya, bahwa suatu sistem yang benar tertera dalam Al-Qur’an
dan Al-Hadist menjadi petunjuk bagi masyarakat yang beriman kepada Allah
S.W.T. Saat mereka mampu menerapkan dan
patuh terhadap aturan tersebut tersebut, Allah akan memberikan kasih-sayang
berupa rasa damai dalam hati dan bisa menerima kehidupan dalam kondisi apapun
dengan tetap bersandar kepada Allah s.w.t, yaitu tercipta ketenangan batin dan
kebahagiaan hidup di Dunia dalam segala kondisi dan tercatat sebagai
orang-orang tunduk kepada-Nya.
Dari paparan di atas, bahwa setiap perjalanan
kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara akan mengalami suatu perjalanan
pasang-surut suatu peradaban yang disebabkan karena tidak taat terhadap
nilai-nilai kebaikan yang diberikan oleh allah dan para rasulullah kepada umat
nya. Islam memberikan suatu strategi dalam merawat dan menumbuhkembangkan
peradaban yaitu dengan merealisasikan
nilai-nilai firman Allah dalam kehidupan sehari-hari baik secara individu
maupun secara kolektif. Disini, pentingnya masyarakat ilmuwan, intelektual, dan
ulama melakukan ijtihad atau kajian-kajian ilmiah untuk menterjemahkan
firman-firman Allah dalam kehidupan sosial yang lebih luasa.
Doa Akhir Khotbah Tiap-Tiap Jum’at
الحمد لله حمدا كثيرا كماامر واشهد ان محمدا
رسول االله عبده ورسوله سيد الجن والبشر. اللهم صل وسلم علي سيد الانبياء
والمرسلين وعلي اله وصحبه ومن تبعهم باحسان الي يوم الدين. اما بعد: فيا ايها
المسلمون رحمكم الله اوصيكم ونفسى بتقوى الله وقد قال الله تعالي في القران الكريم
اعود بالله من الشيطان الرجيم. ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لا
يحتتسب. اللهم اغفر للمومنين والمومنات والمسلمين والمسلمات الاحياء منهم والاموات
انك قريب مجيب الدعوات وقاضي الحاجات. ربنا اتينا في الدنيا حسنة و في الاخرة حسنة
وقنا عذاب النار. والحمد لله رب العالمين. ولذكر الله اكبر
Penulis : Imam Ghozali
Sumber Daya Manusia dalam Perspektif Islam
04 Juni 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   325
Khutbah Jum'at: Realisasi Pasca Idul Adha; Jalan Sunyi Untuk Terus Berkarya
28 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   482
Khutbah Idul Adha: Ibadah Kurban dan Kepedulian Kepada Sesama
24 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   378
Cara Nabi Ibrahim Menyelesaikan Persoalan Hidup
14 Mei 2026   Oleh : Sang Khatib   328
Khutbah Jum'at: 4 Permata Kebahagiaan Dalam Islam
07 Mei 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   415
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14393
Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      6094
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5552
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      4680
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4457