Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

321 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Muhasabah Diri Pasca Bulan Syawal



Rabu , 09 April 2025



Telah dibaca :  465

اَلْحَمْدُ للّهِ الَّذئ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْاَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّوْرِ وَفَقَهَ مَنْ اَرَادَ بِهِ خَيْرًا فِي دِيْنِ اللّهِ فَاَصْبَحَ مِنَ الْعَالَمِيْنَ اَلْمُهْتَدِيْنَ. اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَه اِلّا اللّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ يَمُنُّ بِالْفَضْلِ وَيَمْنَعُ بِالْعَدْلِ وَهُوَ اَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَالْمُرْسَلِيْنَ.صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَي اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِاِحْسَانِ اِلي يَوْمِ الدِّيْنِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا. اَمَّا بَعْدُ.  اَيُهَا النَّاسُ اِتَّقُوْا اللهَ وَتَفَقَهُوْا فِي دِيْنِكُمْ. قَالَ اللهُ تعالي يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ 

Para Jamaah Sholat Jum’at yang dimulyakan oleh Allah SWT

Pertama-tama khatib berwasiat kepada diri sendiri dan kepada saudara-saudara ku untuk senantiasa menyukuri segala kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah SWT. Salah satu caranya yaitu meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada-Nya.

Kedua, mari kita bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga kita senantiasa mendapatkan syafa’at nya di Hari Kiamat. Amin ya rabbal ‘alamien.

Saudara-saudara ku yang mulia,

Setelah Idul Fitri mari kita sama-sama interopeksi diri berkaitan dengan ibadah-ibadah kita kepada Allah dan amal-amal sholeh kita kepada sesama manusia. Tujuan interopeksi diri mengingat sifat manusia mudah berubah-rubah dalam menjalan beribadah dan amal sholeh. Saat di bulan ramadhan kita sangat rajin ibadah, sholat tarawih, sholat witir, dan qiyamul lail. Kita juga rajin memberi sedekah kepada orang-orang yang membutuhkan. Meskipun kondisi kita terbatas, tapi semangat membantu dan mengharapkan ridha Allah sangat tinggi pada waktu itu. Jangan-jangan keindahan ibadah dan amal sholeh saat itu hanya tinggal kenangan. Jangan-jangan hari ini iman, ibadah dan amal sholeh kita mengalami penurunan yang signifikan.

Dalam kesempatan ini, khatib mengingatkan diri sendiri dan kepada para jamaah akan firman Allah dalam Q.S. Al-Hasr ([59  ] :18) sebagai berikut:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

Ayat tersebut Allah mengajurkan kepada umat Islam untuk senantiasa muhasabah diri atau interopeksi diri terhadap apa yang telah kita lakukan baik berkaitan dengan ibadah maupun amal sholeh. Muhasabah diri sangat penting. sebab perbuatan tersebut merupakan pintu kejujuran bagi seseorang dan jalan bagi orang tersebut untuk senantiasa mendapatkan hidayah dan kesukesan di masa-masa mendatang. dengan muhasabah diri, maka orang tersebut tahu kekurangan dan tahu cara memperbaiki kekurangan tersebut dengan hal-hal yang lebih baik dan bermanfaat.

Menurut Syaikh Muhammad Thanthawi Dalam Tafsir Al-Wasiht, Jilid XIV, halaman 408 menjelaskan bahwa sebaiknya manusia membiasakan untuk muhasabah atau interopeksi diri atas kehidupan di dunia sebelum dihisab di akherat nanti. Sebab jalan cara tersebut sebagai jalan untuk mengetahui kesalahan dan memperbaiki segala kesalahan dan kekurangan.

Nabi Muhammad saw bersabda:

من كان يومه خيرا من امسه فهو رابح. ومن كان يومه مثل امسه فهو مغبون. ومن كان يومه شرا من امسه فهو ملعون.( رواه الحاكم)

Artinya:

Barangsiapa hari ini lebih baik dari kemarin, maka ia beruntung. Barangsiapa hari ini sama dengan kemarin, maka ia merugi. Barangsiapa hari ini lebih buruk dari kemarin, maka ia terlaknat". (HR. Al-Hakim).

Menurut Imam Al-Ghozali muhasabah diri mempunyai urgensi sebagai berikut: Pertama, muhasabah diri mampu memperbaiki diri dan menjauhi perbuatan dosa. Kedua, muhasabah menumbuhkan rasa tanggungjawab. Ketiga, muhasabah menjaga diri dari perbuatan maksiat.

Saudara-Saudara Ku yang Dimuliakan oleh Allah SWT,

Dari paparan tersebut di atas, bahwa setiap manusia mempunyai potensi melakukan kesalahan, lupa, lalai dan terlena dalam kehidupan sehari-hari. Semua status manusia mempunyai potensi tersebut. Idealnya, setiap manusia juga harus mempunyai program unggulan pada diri sendiri yaitu muhasabah diri untuk mengerti segala kekurangan dan memperbaiki nya agar masa-masa yang akan datang ia akan mendapatkan kesukesan, terutama kesuksesan di akherat nanti.

 

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْانِ الْكَرِيمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاَيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْمِ. وَتَقَبَلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهَ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. اَقُوْلُ قَوْلِي هذَا وَاسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِالْمُسْلِمِيْنَ والْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمينَ والْمؤْمِنَاتِ فَاسْتَغْفِرُوهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah ke-II

اَلْحَمْدُ للهِ مُؤَيِّدِ الصَّابِرِيْنَ بِعَزِيْزِ نَصْرِهِ. اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَلَّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلي اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَي اَلِهِ مُنْتَهَي الدُّهُوْرِ. صَلَاةً دَائِمَةً بِلَافَنَاءِ وَلَا فُتُورٍ. وَسَلَّمَ تَّسْلِماً كَثِيْرًا.

اَمَا بَعْدُ. فَيَا اَيُهَا النَّاسُ اتَّقُوااللهَ انَّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَاءَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ وَاَيَهَ بالْمُؤْمِنِيْنَ مِنْ عِبَادِهِ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَي فِي الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ: اِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتِهِ يُصَلُّوْنَ عَلَي النَّبِي يَااَيُهَا الَّذِيْنَ امَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا. اَلَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَاَنْبِيَائِكَ وَرُسُوْلِكَ وَاَهْلِ طَعَتِكَ اَجْمَعِيْنَ.

اَلَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ والْمُؤْمِنَاتِ والْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ. رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا الّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَاتَجْعَلْ فِى قُلُوْبِنَا غِلًا لِلّذِيْنَ امَنُوْا رَبَنَّا اِنَّكَ رَؤُفٌ رَحِيْمٌ.

عِبَادَاللهِ. اِنَّ اللهَ يَامُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَي وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْ بَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَرُوْنَ. فَاذْكُرُوااللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُكُ اللهِ اَكْبَرُ.





Download File

Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Mengelola Ucapan Di Media Sosial
16 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   78

Khutbah Jum'at Kontemporer: Manfaat Halal Bi Halal
31 Maret 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   362

Menjemput Lailatul Qadr
05 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   110

Kewajiban Pemerintah Menjaga Rasa Aman Rakyatnya
01 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   144

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13553


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4546


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2871