
اَلْحَمْدُ للّهِ الَّذئ خَلَقَ السَّمَوَاتِ
وَالْاَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّوْرِ وَفَقَهَ مَنْ اَرَادَ بِهِ
خَيْرًا فِي دِيْنِ اللّهِ فَاَصْبَحَ مِنَ الْعَالَمِيْنَ اَلْمُهْتَدِيْنَ.
اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَه اِلّا اللّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ يَمُنُّ
بِالْفَضْلِ وَيَمْنَعُ بِالْعَدْلِ وَهُوَ اَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ
وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَالْمُرْسَلِيْنَ.صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ
وَعَلَي اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِاِحْسَانِ اِلي يَوْمِ
الدِّيْنِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا. اَمَّا بَعْدُ. اَيُهَا النَّاسُ اِتَّقُوْا اللهَ
وَتَفَقَهُوْا فِي دِيْنِكُمْ. قَالَ اللهُ تعالي اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ
اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ
تُرْحَمُوْنَࣖ
Para Jamaah Sholat Jum’at yang dimulyakan
oleh Allah SWT
Pertama-tama khatib berwasiat kepada diri
sendiri dan kepada saudara-saudara ku untuk senantiasa menyukuri segala
kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah SWT. Salah satu caranya yaitu
meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada-Nya.
Kedua, mari kita senantiasa bersholawat
kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga kita senantiasa mendapatkan syafa’at
nya di Hari Kiamat. Amin ya rabbal ‘alamien.
Saudara-saudara ku yang mulia,
Pasca Idul Fitri, seperti biasanya ada
kegiatan yang bersifat religius yang menjadi ciri khas budaya muslim Indonesia
yaitu halal bi halal. Khatib melihat bahwa tradisi ini sudah menjadi branding
aktivitas positif umat Islam Indonesia yang tidak akan ditemui di negara
manapun. Mulai dari kepala negara, para pejabat sampai pada masyarakat biasa
dalam bentuk perkumpulan-perkumpulan melakukan kegiatan halal bi halal.
Jika dilihat dari sisi historis, halal bi
halal dipopulerkan oleh K.H. Wahab Hasbullah pada Era Orde lama. Pada tahun
1948 saat suhu politik Indonesia panas, Soekarno memanggil K.H. Wahab Hasbullah
dan meminta saran agar bisa mengumpulkan para tokoh Islam, ulama dan
pemimpin-pemimpin politik untuk berkumpul dalam rangka meredakan suhu politik
yang memanas saat itu. Karena istilah silaturahim terlalu umum sering dipakai,
maka muncul istilah halal bi halal. Istilah menggunakan bahasa Arab. Pemaknaan
tidak secara gramatikal, tapi secara balaghoh dengan pendekatan
filososis makna yaitu memaafkan itu perbuatan halal. Tidak memaafkan itu
perbuatan dosa. Itu sebab nya saling memaafkan berarti orang pertama telah
melakukan perbuatan halal. Bertemu dengan orang yang memberi maaf berarti
perbuatan halal. Ketemu halal dengan halal lahir istilah Arab ke-Indonesia-an
menjadi halal bi halal.
Saudara-Saudara Ku
Yang Dimuliakan Oleh Allah Swt
Berdasarkan sejerah
tersebut di atas, yang dimaksud halal bi halal yaitu silaturahim dengan kemasan
nama baru, tapi isinya sama yaitu untuk menyatukan hati setiap muslim. tujuan
tersebut sesuai dengan Q.S. Ali Imran ([3 ]:103) sebagai berikut:
وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا
تَفَرَّقُوْا ۖوَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً
فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ
وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنْقَذَكُمْ مِّنْهَا ۗ
كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ
Artinya:
Dan
berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu
bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa
jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan
karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi
jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah
menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.
Allah juga telah
berfirman dalam Q.S. Al-Hujurat ([49
]:10) sebagai berikut:
Artinya:
Sesungguhnya
orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang
bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati.
Apabila mengacu
pendapat Mufasir Indonesia, Prof. Dr. Qurayis Shihab makna halal bi halal di
tinjau dari berbagai aspek: Pertama, aspek hukum fikih. Bahwa
halal itu lawan dari haram. Jika bermusuhan itu haram, maka silaturahim itu
halal. Itu sebabnya membangun silaturahim maka akan tercipta saling memaafkan
kesalahan masing-masing. Kedua dari tinjauan linguistik. Kata halal dari
segi bahasa berasal dari kata halla atau halala yang mempunyai
arti beragam seperti: menyelesaikan problem atau kesulitan atau meluruskan
benang kusut atau mencairkan yang membeku atau melepaskan ikatan yang
membelenggu. Halal bi halal dalam kontek linguistik berarti suatu kegiatan
sebagai jalan untuk mencairkan suatu problematika atau persoalan yang terlihat
beku sehingga menjadi cair kembali seperti sedia kala setelah saling
maaf-memaafkan. Ketiga dari tinjaun qur’ani. Kata halal artinya
thoyib yaitu sesuatu yang baik. Kegiatan halal bi halal mempunyai urgensi
memperbaiki suatu kegiatan atau aktivitas atau perbuatan yang masa lalu
dianggap kurang baik, banyak masalah atau banyak dosa lalu berkumpul dan saling
memaafkan. Perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang sangat baik.
Saudara-saudaraku
yang dimulyakan oleh Allah SWT.
Berdasarkan paparan
di atas, tradisi halal bi halal ditinjau dari pendekatan Al-Qur’an dan juga
pendapat dari Mufasir Al-Qur’an di atas, maka khatib menyimpulkan bahwa
kegiatan tersebut sangat baik sekali untuk dilaksanakan dimanapun berada dengan
tetap menjaga nilai-nilai kemulyaan syariat Islam. sebab hakikat manusia tidak
pernah lepas dari suatu kesalahan. Dan sebaik-baik manusia yaitu yang mampu
memberi maaf dan menerima maaf. Itulah hakikat keagungan umat Islam dalam
kontek kehidupan sosial.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْانِ الْكَرِيمِ
وَنَفَعَنِي وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاَيَاتِ وَالذِّكْرِالْحَكِيْمِ.
وَتَقَبَلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهَ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ.
اَقُوْلُ قَوْلِي هذَا وَاسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ
وَلِسَائِرِالْمُسْلِمِيْنَ والْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمينَ والْمؤْمِنَاتِ
فَاسْتَغْفِرُوهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah ke-II
اَلْحَمْدُ للهِ مُؤَيِّدِ الصَّابِرِيْنَ بِعَزِيْزِ
نَصْرِهِ. اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَلَّهُمَّ صَلِّ
عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلي اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَي اَلِهِ مُنْتَهَي
الدُّهُوْرِ. صَلَاةً دَائِمَةً بِلَافَنَاءِ وَلَا فُتُورٍ. وَسَلَّمَ تَّسْلِماً
كَثِيْرًا.
اَمَا بَعْدُ. فَيَا اَيُهَا النَّاسُ اتَّقُوااللهَ
انَّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَاءَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ
وَاَيَهَ بالْمُؤْمِنِيْنَ مِنْ عِبَادِهِ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَي فِي
الْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ: اِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتِهِ يُصَلُّوْنَ عَلَي النَّبِي
يَااَيُهَا الَّذِيْنَ امَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا.
اَلَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ
وَاَنْبِيَائِكَ وَرُسُوْلِكَ وَاَهْلِ طَعَتِكَ اَجْمَعِيْنَ.
اَلَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ والْمُؤْمِنَاتِ
والْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ
الدَّعَوَاتِ. رَبَّنَا اتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ
حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا
الّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَاتَجْعَلْ فِى قُلُوْبِنَا غِلًا
لِلّذِيْنَ امَنُوْا رَبَنَّا اِنَّكَ رَؤُفٌ رَحِيْمٌ.
عِبَادَاللهِ. اِنَّ اللهَ يَامُرُ بِالْعَدْلِ
وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَي وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ
وَالْمُنْكَرِ وَالْ بَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَرُوْنَ.
فَاذْكُرُوااللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ
يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُكُ اللهِ اَكْبَرُ.
Penulis : Vijianfaiz,PhD
Terbaik pak
Terinspirasi
Admin
alhamdulillah
Mengelola Ucapan Di Media Sosial
16 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   78
Khutbah Jum'at Kontemporer: Manfaat Halal Bi Halal
31 Maret 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   362
Menjemput Lailatul Qadr
05 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   110
Kewajiban Pemerintah Menjaga Rasa Aman Rakyatnya
01 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   144
Khutbah Kontemporer: Hubungan Ikhlas Dan Kualitasa Bicara Di Bulan Ramadhan
26 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   269
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13553
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4546
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3563
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      2940
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2871