Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

321 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Q.S. Al-Baqarah Ayat 79 : Bisnis Ayat Tuhan



Rabu , 07 Januari 2026



Telah dibaca :  282

Ayat sebelumnya-ayat 78- Syeikh Qurthubi telah menjelaskan tentang perilaku para pendeta yahudi yang telah melakukan perubahan-perubahan terhadap isi kitab taurat. Mereka melakukan perubahan-perubahan tersebut mempunyai tujuan kepentingan dunia berupa kekuasaan dan kekayaan. Tujuan-tujuan tersebut kemudian dipertegas lagi oleh Allah pada ayat 79 sebagai berikut:

فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ يَكْتُبُوْنَ الْكِتٰبَ بِاَيْدِيْهِمْ ثُمَّ يَقُوْلُوْنَ هٰذَا مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ لِيَشْتَرُوْا بِهٖ ثَمَنًا قَلِيْلًاۗ فَوَيْلٌ لَّهُمْ مِّمَّا كَتَبَتْ اَيْدِيْهِمْ وَوَيْلٌ لَّهُمْ مِّمَّا يَكْسِبُوْنَ ۝٧٩

Artinya:

Celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka (sendiri), kemudian berkata, “Ini dari Allah,” (dengan maksud) untuk menjualnya dengan harga murah. Maka, celakalah mereka karena tulisan tangan mereka dan celakalah mereka karena apa yang mereka perbuat.

Al-Qurthubi menjelaskan bahwa mereka-para pendeta yahudi-melakukan perubahan secara nyata terhadap al-kitab disebabkan karena ada unsur kekhawatiran mereka mengalami suatu kerugian ketika mereka membacakan ayat-ayat dalam al-kitab yang menerangkan sifat-sifat nabi yang mempunyai kemiripan dengan sifat-sifat nabi sebelumnya. Mereka melakukan perubahan-perubahan teks-teks al-kitab dan menyelewengkan tanda-tanda kenabian Muhammad SAW. Akhirnya, kaum yahudi menjadi tidak percaya terhadap status kenabian nya. semua ini karena para ulama dan pendeta yahudi telah kehilangan tugas sebagai seorang cendekiawan yang mencerahkan kebenaran ayat-ayat Tuhan.

Prof. Qurays Shihab menjelaskan penyebab pemalsuan isi dari Kitab Taurat. Selain karena persoalan kepentingan dunia adalah akibat terbakarnya kitab taurat yang asli pasca pembumi hanguskan Baitul Maqdis pada tahun 588 SM. Apalagi para ulama mereka tidak hapal kitab tersebut. Dari sini kemudian muncul kitab taurat versi baru hasil perubahan-perubahan para ulama dan pendeta mereka. Lebih diperparah lagi ketika mereka dikutuk oleh Allah menjadi monyet dan berdiaspora ke belahan negara barat. Kitab Taurat semakin jauh dari nilai-nilai keasliannya.

Pemalsuan atau mengubah dengan menambah atau mengurangi isi dari kitab taurat dalam upaya meraih keuntungan dunia yang sedikit. Kadar sedikit karena sifat dunia yang fana. Terbatas oleh waktu. Namun bagi kaum yahudi, justru ini menjadi target untuk mendapatkan kejayaan sejati. Berbagai upaya untuk meraih tujuan tersebut akan dilakukan semaksimal mungkin. Termasuk melalui peperangan.

Agama dan perang merupakan dua sisi mata uang yang saling mendukung untuk mencapai cita-cita. Perang dianggap sebagai panggilan suci dari Tuhan untuk mempertahankan eksistensinya dan tanah kelahirannya. Kaum diaspora yahudi dari barat dan belahan dunia lainnya pulang ke Palestina. Mereka membeli tanah dengan harga yang sangat tinggi. Lalu mereka membuat pemukiman-pemukiman. Semakin hari tanah Palestina semakin sempit. Terjual ke orang yahudi yang punya modal dan sukses di barat. Dengan pola demikian, mereka bisa menjadi penguasa Palestina dan mewujudkan cita-cita lama menguasai kembali tanah mereka yang hilang pada masa dulu.

Sebagai alat justifikasi, klaim historis bahwa tepi barat sebagai wilayah kaum yahudi menjadi simbol agama dan politik untuk tetap menduduki Tepi Barat. alasannya di sana pernah berdiri dua Kerajaan Yahudi yaitu Yudae dengan ibukota Jerusalem dan Samaria dengan ibukota Syekem. Bagi Israel Tepi Barat menjadi daerah strategis Israel dari segi politik dan ekonomi di masa mendatang.

Sejarah panjang konflik akan terus berlangsung atas nama agama dan perang antara Palestina dan Israel akan terus terjadi jika dilihat dari sejarah masa lalu daerah tersebut.



Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Genjatan Senjata Antara Harapan Damai dan Ancaman Baru
10 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   324

Minyak Bumi antara Berkah dan Bencana
24 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   184

Hubungan Tamak Dan Takut Mati
21 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   80

Ketakutan Kaum Yahudi Akan Kematian
10 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   96

Lubang Biawak di Tepi Laut Persia
09 Februari 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   127

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13553


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4546


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2870