Avatar

Gus Ansor

Penulis Kolom

10 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Sambutan Tanfidziyah MWC NU Rangsang Barat di Harlah 1 Abad NU


 NEWS

Minggu , 12 Februari 2023



Telah dibaca :  499

Sabtu[11 Pebruari 2023] Pengurus MWC NU Rangsang Barat mengadakan istghosah sekaligus peringatan Harlah 1 Abad NU di Masjid Darul Mutaqin Sidomulyo Kecamatan Rangsang Barat. Hadir dalam acara ini para ulama, kiai dan pengurus-pengurus PCNU antara lain: Syuriah PCNU Kiai Dahroji, S.Ag, Katib PCNU, Kiai Mungidan M.Sy Al-Hafidz, Tanfidziyah PCNU Kiai Abdul Rauf, M.Pd.I, dan Camat Rangsang Barat. Istighosah rutinan ini juga dihadiri oleh pengurus-pengurus gp ansor dan kader-kader Ansor antara lain: Agusafri, S.Pd.I[Sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten], Muhammad Taufik, S.Pd.I[Sekretaris MUI Kabupaten], M. Arif, M.Kom[ Rector ITS Meranti], mutaqin dan lain-lain.


Ketua Tanfidziyah MWC NU KH. Surasman, M.Pd.I memberi sambutan di Harlah NU 1 abad yang dihadiri oleh ratusan Jama’ah Masjid Darul Mutaqin dan sekitarnya sebagai berikut:

Para ulama, kiai pengurus PCNU yang hadir; ada Kiai Dahroji, S.Ag, Kiai Mungidan Al-Hafidz, dan Kiai Abdur Rauf, M.Pd.I Serta rombongan NU dari kabupaten yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Kami atas nama Pengurus Mwc NU Rangsang Barat mengucapkan terima kasih kepada para kiai, terususkan kepada camat rangsang barat, bapak Hasan, S.Sos, MM, Kades dan para jamaah yang hadir pada malam hari ini.

Pada permulaan tahun baru di bulan pebruari ini, pengurus mwc nu rangsang barat mengadakan istighosah dan do' a bersama, tujuannya adalah nderek atau mengikuti jalan para Ulama' ,para guru dan para Kiyai, karena mereka adalah warosatul anbiya' pewaris para Nabi. Mudah-mudahan kita mendapat keberkahan dan masuk dalam golongan para ulama.

Tentu kami patut bersyukur kepada Allah atas kenikmatan bisa berhidmat kepada NU dalam rangka menegakan agama Islam yang bermanhaj Ahlusunnahwaljamaah An-Nahdiyah. Lahirnya NU merupakan jawaban dari tantangan saat itu dan masa-masa yang akan datang, bahwa ditubuh islam selalu saja ada yang tidak menyukai ajaran-ajaran sunnah lain yang sudah disyariatkan dan disunnahkan oleh Nabi Muhammad s.a.w. bagaimana dalam sejarah NU telah berjasa mempertahankan kuburan Rasulullah dan sahabat Abu Bakar dan Umar Bin Khatab dari penggusuran Kaum Wahabi karena dianggap bid’ah dan menjadi sumber maksiat ketika datang ke maqam-maqam tersebut. padahal nabi telah mengajarkan tujuan ziarah yaitu untuk mengenal diri sendiri dan mendoakan orang yang sudah meninggal, bukan meminta kepada orang yang sudah meninggal dunia.

Disisi lain dalam konteks ke-Indonesia-an, NU telah berjasa melahirkan para ulama dan santri yang mempunyai semangat keilmuan agama tinggi dan semangat nasionalisme yang kuat. Hal ini bisa dilihat dibuktikan adanya fatwa resolusi jihad yang kemudian melahirkan jargon “hubbul wathan minal iman, mencintai tanah air sebagian dari iman.”


Para Kiai dan para jamaah yang dimulyakan oleh Allah s.w.t

Makna Nadhlatul Ulama yaitu kebangkitan ulama yang berpegang teguh pada ajaran ahlusunnah waljamaah. Mengapa harus dengan organisasi?

karena organisasi adalah jalan untuk perjuangan Sahabat Ali pernah mengatakan:

 الحق بلا نظام يغلبه الباطل بنظام

Perkara Haq tanpa keteraturan (sistem) maka akan terkalahkan oleh perkara batil yang teratur dengan (sistem).

Sistem dan keteraturan adanya pada organisasi termasuk ormas NU. Oleh sebab itu mari menjaga tradisi melalui wadah NU. Karenadi antara i' tikad NU adalah :

المحافظة على القديم الصبالح والاخذ بالجديد الاصلح

Menjaga perkara /tradisi lama yang baik dan mengambil perkara/ tradisi yg lebih baik.


Mari tetap yasinan, tahlil sholawat istighosahan. Tetap kita rawat, dan tetapi kita tidak alergi dengan budaya lain selagi masih sesuai dengan syari'at  dan akidah ke NU an kita.

Terakhir saya akan menyampaikan bahwa hadritussyaikh Mbah KH.hayim As'ari pernah dawuh: siapa yang mengurus NU saya anggap santriku, siapa yang menjadi santri ku saya do'kan Husnul khatimah berserta anak cucunya.

Demikian mudah- mudahan menjadi keberkahan kita semuanya nderek ngurip2 NU.

Wallahulmuwafiq ila aqwamitariq. Wassalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh.



Penulis : Gus Ansor


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Persaudaraan Tanpa Batas
30 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   130

Menggali Tradisi Menulis Dari Seorang Guru Besar Plus Kyai
30 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   298

Menampung Aspirasi, Mewujudkan Mimpi
28 April 2026   Oleh : NEWS   104

Pilih Prodi Yang Kamu Suka!, Yuk Kuliah di FSEI !
13 April 2026   Oleh : NEWS   251

Prospek prodi Hukum Keluarga Islam
06 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   295

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13792


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4839


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      3224