Avatar

Mukhtarodin, S.Ag,M.Pd.I

Penulis Kolom

6 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Teguh Menghadapi Cobaan



Jumat , 03 Maret 2023



Telah dibaca :  390

Sehebat apapun manusia  pasti tidak luput dari cobaan, baik itu cobaan ringan ataupun cobaan yang berat. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, cobaan diartikan berbagai-bagai penderitaan. Cobaan itu harus disikapi secara positif. Bukankah semua cobaan pada dasarnya adalah pelebur dosa. Cobaan itu sesuatu yang dapat meninggikan derajat dan sekaligus sebagai tanda bagi orang-orang terpilih.

Berpikir positiflah terhadap cobaan yang menimpa kita, menej lah cobaan itu dengan hati yang ikhlas, tetaplah berprasangka baik kepada Tuhan, cobaan itu harus dijalani dengan kesabaran, mendekatlah kepada Tuhan, berbuat baiklah terhadap sesama. Salah satu pengaruh yang ditimbulkan oleh amal kebaikan adalah rasa tenang di dalam hati, dada terasa lapang, dan jiwa selalu teduh walaupun berbagai cobaan dan fitnah selalu datang.

Ketika seorang tokoh yang sangat terkenal, dan kita pasti tau yakni Imam Ibnu taimiyah memperoleh cobaan, beliau waktu itu dimasukkan ke dalam penjara di Qal’an, dari lisan beliau berkumandang ayat Allah : …Faduriba bainahum bisurillahu baabun baatinuhu fiihirrahmatu wadhohiruhu min qibalihil ngadzab, artinya: …lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.” (QS. Al-Hadiid; 13).

Ibnu Taimiyah mondar-mandir di sekitar pagar penjara sambil mengulang-ulang ayat tersebut dengan disertai ketenangan hati yang menakjubkan dan sifat kesatria yang tiada bandinagnnya. Beliau berkata: “apa gerangan yang akan diperbuat oleh musuh-musuhku? Syurga dan kebunku berada di dadaku, kemana saja aku pergi ia senantiasa bersamaku. Kitab Allah dan Sunnah Nabi bersamaku. Jika mereka membunuhku, maka kematianku adalah syahid. Jika mereka mengasingkanku, maka pengasingan bagiku merupkan kesempatan untuk santai. Jika mereka memenjarakanku, maka penjara bagiku laksana tempat khalwat ku atau tempat untuk mendapatkan kedamaian bersama Tuhan. Orang yang ditahan adalah orang yang ditahan jauh dari Tuhannya dan orang yang ditawan  adalah mereka yang ditawan oleh hawa nafsunya.

Ibnul Qayyim al-Jauziah, murid dari Ibnu Taimiyah mengatakan: Demi ilmu Allah, aku tidak melihat seorang pun yang lebih enak dan santai kehidupannya dari sang Imam. Walaupun kehidupannya serba sulit, lepas dari kesenangan serta kenikmatan, dan bahkan yang ia alami adalah sebaliknya. Meskipun ia ditahan, diancam, dan akan dihukum mati sekalipun, ia tetap orang yang paling santai dalam menempuh kehidupannya, paling lapang dadanya, paling kuat hatinya, dan paling gembira jiwanya, dari wajahnya memancar cahaya penuh kedamaian.

Ketika kami dicekam ketakutan, saat itulah muncul firasat-firasat buruk dalam diri kami. Bagi kami bumi ini terasa sempit, karena itu kami mendatangi sang Imam. Kami hanya melihat dan mendengar petuahnya, maka saat itu juga hilanglah apa yang kami rasakan. Semuanya berganti  dengan kelapangan, kekuatan, keyakinan, dan juga ketenangan. Hadapilah semua cobaan yang menimpa kita dengan kesabaran serta serahkan segalanya kepada Tuhan, karena pada hakikatnya cobaan itu datang dari Tuhan, biasa jadi sebagai teguran dan mungkin juga sebagai sebagai salah satu jalan untuk meningkatkan derajat manusia yang diberikan cobaan. Aamiin.

 



Penulis : Mukhtarodin, S.Ag,M.Pd.I


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Ilmu Tawakal Hatim Al-Ashom; Rizqi Yang Tidak Tertukar
13 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   1139

Doaku, Doamu, dan Doa Harimau
12 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   712

Doa Kebaikan Untuk Orang Lain, Sebenarnya Untuk Diri Sendiri
11 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   890

Puasa, Idul Fitri dan Perubahan Pola Makan
06 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   861

Idul Fitri dan Misi Perdamaian
05 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   978

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      14208


Dalil Berdoa Untuk Mayit
Minggu , 11 Mei 2025      5548


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      5209


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      4046