Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

306 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Puasa, Idul Fitri dan Perubahan Pola Makan



Minggu , 06 April 2025



Telah dibaca :  761

Selama lebaran ini, sudah ada sekitar 7 orang yang saya tanya tentang fadhilah puasa bagi kesehatan. Semua menjawab kurang lebih begini: “Alhamdulillah, badan ku bertambah sehat. Berat badan turun 3 Kg. Celana pun yang sempit, sekarang bisa dipakai kembali”.

Itu testimoni orang-orang yang berpuasa. Tadi malam saat mengisi halal bi halal, tamu-tamu duduk disebelah ku juga saya tanya. Jawabanya sama, mereka bertambah seger. Merasa sehat, lincah, badan ringan dan nikmat. Berarti puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Sedangkan untuk kesehatan dompet, belum saya survei. Sebenarnya ingin saya survei juga, tapi karena sudah banyak mengeluh di medsos tidak jadi survei. Hasilnya sudah positif, rata-rata kanker (kantong kering). Kesimpulannya, puasa membuat badan sehat, dompet bertambah demam, gregesi.

Hubungan puasa dengan kesehatan juga bisa ditelusuri pada tradisi bangsa Jepang. Mereka punya ritual puasa yang sering disebut dengan danjiki. Tentang pola makan, mereka makan nasi tiga kali sehari. Sayur sedikit garam dan sedikit gula. Tidak menggunakan piring, tapi mangkok kecil. Isinya sedikit. Beda dengan Indonesia, piring besar, isi banyak. Kalau lauk dan sayur enak, biasanya nambah lagi.

Pola makan juga sangat dijaga ketat. Mereka makan menggunakan prinsip mirip dalam Islam: “Berhenti makan sebelum kenyang 80% atau hara hachi bu”. Kadang di kampung kita pakai prinsip: “berhenti makan sebelum muntah”. Ketika mau muntah baru berhenti makan.

Wajar jika kualitas kesehatan masyarakat Jepang sangat bagus, dan umur panjang-panjang hingga 100 tahun lebih. Hanya saja, ada kebiasaan masyarakat Jepang yang tidak perlu ditiru, yaitu tidak suka menikah. Cantik-cantik tapi lebih suka menjomblo. Saya tidak tahu, apa karena terpengaruh budaya masyarakat Jepang tidak suka daging? Mereka suka ikan dan tidak suka daging. Untuk hal ini, saya kira perlu ada kerjasama Jepang-Indonesia berkaitan pengiriman da’i-da’i muslim ke Jepang. Salah satu tugas mereka memberi pencerahan tentang jenis-jenis daging dan manfaat daging yang halal dan toyibah serta aman bagi kesehatan tubuh.

Masyarakat Thailand juga mempunyai tradisi puasa. Orang-orang beragama Budha. Mereka ada ritual yang disebut atthasila. Puasa tengah hari. Kalau anak-anak dulu menyebutnya “puasa mbedug”. Dulu di kampung ku kalau sudah masuk waktu dhuhur, bedug di masjid dibunyikan, lalu adzan. Anak-anak yang tidak kuat puasa sampai selesai dan berbuka di siang hari disebut “puasa mbedug”.

Di India juga masyarakat beragama Hindhu melaksanakan puasa. Ada yang disebut puasa Ekadashi, yaitu puasa 15 hari, jenis-jenis puasa lainnya. Salah satu manfaatnya yaitu badan lebih sehat dan panjang umur.

Di Barat saat sekarang ini juga marak praktik sufisme, olah batin dengan mengurangi makan-makanan ala barat. Mereka melakukan pencerahan hidup, semedi untuk mencari suatu hakikat kebenaran. sedikit-demi sedikit mereka meninggalkan budaya hidup materialisme, yang dianggap tidak mampu menjanjikan ketenangan batin.

Apakah tradisi puasa ramadhan yang telah membawa dampak kualitas kesehatan semakin baik akan berhenti sampai di bulan lebaran?. Semua tergantung kepada masing-masing individu. Monggo terserah antum.

Hanya saja dalam pikiran ku, Tuhan memerintah puasa Ramadhan tentu saja bukan sebatas bulan pengumpul pahala (itupun jika dapat), tapi juga memerintah umat Islam untuk menerapkan prinsip hidup sehat. Sebab kanjeng Nabi Muhammad bersabda: “ Umat Islam yang kuat lebih baik dari umat Islam yang lemah, meskipun pada keduanya ada sisi kebaikannya”.



Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


Avatar

Imam hakim

Puasa mnjd sehat..opo meneh gek ada ngopi bareng..makin sehat dan cerah

Avatar

Adam muhamad yusuf

Mantap

   Berita Terkait

Ilmu Tawakal Hatim Al-Ashom; Rizqi Yang Tidak Tertukar
13 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   1020

Doaku, Doamu, dan Doa Harimau
12 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   614

Doa Kebaikan Untuk Orang Lain, Sebenarnya Untuk Diri Sendiri
11 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   784

Idul Fitri dan Misi Perdamaian
05 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   887

Idul Fitri dan Lebaran
04 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   782

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      12929


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4046


Puasa dan Ilmu Padi
Rabu , 03 April 2024      2424


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2352