
Selama lebaran ini, sudah ada sekitar 7
orang yang saya tanya tentang fadhilah puasa bagi kesehatan. Semua menjawab
kurang lebih begini: “Alhamdulillah, badan ku bertambah sehat. Berat badan
turun 3 Kg. Celana pun yang sempit, sekarang bisa dipakai kembali”.
Itu testimoni orang-orang yang
berpuasa. Tadi malam saat mengisi halal bi halal, tamu-tamu duduk
disebelah ku juga saya tanya. Jawabanya sama, mereka bertambah seger. Merasa sehat,
lincah, badan ringan dan nikmat. Berarti puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan
tubuh.
Sedangkan untuk kesehatan dompet, belum
saya survei. Sebenarnya ingin saya survei juga, tapi karena sudah banyak
mengeluh di medsos tidak jadi survei. Hasilnya sudah positif, rata-rata kanker
(kantong kering). Kesimpulannya, puasa membuat badan sehat, dompet bertambah demam,
gregesi.
Hubungan puasa dengan kesehatan juga bisa ditelusuri
pada tradisi bangsa Jepang. Mereka punya ritual puasa yang sering disebut
dengan danjiki. Tentang pola makan, mereka makan nasi tiga kali sehari. Sayur sedikit
garam dan sedikit gula. Tidak menggunakan piring, tapi mangkok kecil. Isinya sedikit.
Beda dengan Indonesia, piring besar, isi banyak. Kalau lauk dan sayur enak, biasanya
nambah lagi.
Pola makan juga sangat dijaga ketat. Mereka
makan menggunakan prinsip mirip dalam Islam: “Berhenti makan sebelum kenyang
80% atau hara hachi bu”. Kadang di kampung kita pakai prinsip: “berhenti makan
sebelum muntah”. Ketika mau muntah baru berhenti makan.
Wajar jika kualitas kesehatan masyarakat Jepang
sangat bagus, dan umur panjang-panjang hingga 100 tahun lebih. Hanya saja, ada
kebiasaan masyarakat Jepang yang tidak perlu ditiru, yaitu tidak suka menikah. Cantik-cantik
tapi lebih suka menjomblo. Saya tidak tahu, apa karena terpengaruh budaya
masyarakat Jepang tidak suka daging? Mereka suka ikan dan tidak suka daging. Untuk
hal ini, saya kira perlu ada kerjasama Jepang-Indonesia berkaitan pengiriman da’i-da’i
muslim ke Jepang. Salah satu tugas mereka memberi pencerahan tentang jenis-jenis
daging dan manfaat daging yang halal dan toyibah serta aman bagi kesehatan tubuh.
Masyarakat Thailand juga mempunyai tradisi
puasa. Orang-orang beragama Budha. Mereka ada ritual yang disebut atthasila. Puasa
tengah hari. Kalau anak-anak dulu menyebutnya “puasa mbedug”. Dulu di
kampung ku kalau sudah masuk waktu dhuhur, bedug di masjid dibunyikan, lalu
adzan. Anak-anak yang tidak kuat puasa sampai selesai dan berbuka di siang hari
disebut “puasa mbedug”.
Di India juga masyarakat beragama Hindhu
melaksanakan puasa. Ada yang disebut puasa Ekadashi, yaitu puasa 15 hari,
jenis-jenis puasa lainnya. Salah satu manfaatnya yaitu badan lebih sehat dan
panjang umur.
Di Barat saat sekarang ini juga marak
praktik sufisme, olah batin dengan mengurangi makan-makanan ala barat. Mereka
melakukan pencerahan hidup, semedi untuk mencari suatu hakikat
kebenaran. sedikit-demi sedikit mereka meninggalkan budaya hidup materialisme,
yang dianggap tidak mampu menjanjikan ketenangan batin.
Apakah tradisi puasa ramadhan yang telah
membawa dampak kualitas kesehatan semakin baik akan berhenti sampai di bulan lebaran?.
Semua tergantung kepada masing-masing individu. Monggo terserah antum.
Hanya saja dalam pikiran ku, Tuhan
memerintah puasa Ramadhan tentu saja bukan sebatas bulan pengumpul pahala
(itupun jika dapat), tapi juga memerintah umat Islam untuk menerapkan prinsip
hidup sehat. Sebab kanjeng Nabi Muhammad bersabda: “ Umat Islam yang kuat lebih baik dari
umat Islam yang lemah, meskipun pada keduanya ada sisi kebaikannya”.
Penulis : Vijianfaiz,PhD
Imam hakim
Puasa mnjd sehat..opo meneh gek ada ngopi bareng..makin sehat dan cerah
Adam muhamad yusuf
Mantap
Ilmu Tawakal Hatim Al-Ashom; Rizqi Yang Tidak Tertukar
13 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   1020
Doaku, Doamu, dan Doa Harimau
12 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   614
Doa Kebaikan Untuk Orang Lain, Sebenarnya Untuk Diri Sendiri
11 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   784
Idul Fitri dan Misi Perdamaian
05 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   887
Idul Fitri dan Lebaran
04 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   782
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      12929
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4046
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3111
Puasa dan Ilmu Padi
Rabu , 03 April 2024      2424
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2352