
Dari semula sudah saya prediksi, AS punya
penyakit “gatel akut”, tidak kuat melihat negara lain perang. Perang Irak-Iran selama
8 tahun (1980-1988). AS campur tangan. Ia di belakang layar, membantu Irak. Akhirnya
Iran hancur. Konflik Irak-Kuwait. AS di belakang Kuwait. Irak kalah. Sadam Husain
akhirnya mati terbunuh akibat ulah AS. Muamar Khadafi dari Libya. Ia terbunuh karena perang
saudara. Lagi-lagi, ia terbunuh tidak lepas dari AS-NATO- dan sekutunya.
Mengapa AS selalu saja ikut campur tangan
di Timur-Tengah. Ada analisis cukup bagus dari Pengamat Politik Timur Tengah yang
sudah yaitu Dina Sulaiman. Pakar geopolitik Timur Tengah
di UNPAD. Cukup baik analisisnya (Ia lama tinggal di Iran). Usia nya 11-12 dengan ku.
Mengapa AS berada di balik layar kematian Sadam
Husein dan Muammar Khadafi?. Bagi AS, kedua pemimpin ini susah diatur. tidak mau tunduk terhadap barat. Bagi negara Paman Sam, kedua nya adalah teroris. Bagi Masyarakat timur tengah, kedua nya Karena keduanya pahlawan yang
secara terang-terangan mengatakan “AS adalah musuh kami!!”.
Sadam Husein penganut Sunni. Muammar Khadafi
sunni yang suka syi’ah. Kedua pemimpin ini suaranya sangat nyaring. Menggelegar.
Bahkan sering bilang “jancuk”-bajingan-sebagai wujud kemarahan dua kutub aliran
islam di timur-tengah (plus Iran). Kedua singa padang pasir ini tidak gentar
sedikit pun dengan AS.
Dulu Sadam Husein Presiden Irak dengan
tegas mengajak seluruh rakyat irak yang berbeda agama dan beragam kelompok
etnis, baik masyarakat Arab, Kurdi, Syiah, Sunni, muslim, dan kelompok Kristen.
Pemimpin kelahiran Tikrit 1937 ini mengingatkan misi utama rakyat Irak saat ini
adalah menggulingkan para agresor. Presiden Irak selama dua dekade tersebut
meyakini rakyatnya mampu mempermalukan Adi Kuasa seperti rakyat Palestina yang
menentang Negeri Zionis. Dalam rekaman tersebut, Saddam juga menuding pasukan
AS telah menjarah barang-barang antik dari Museum Nasional Irak.
Dulu Muammar Khadafi juga sama. Kurang lebih
mengatakan begini:
“Pengungsi Palestina harus memanfaatkan
gelombang pemberontakan rakyat di Timur Tengah oleh aksi massa damai di
perbatasan Israel sampai Israel menyerah pada tuntutan mereka”
“Semua negara-negara Arab yang memiliki
hubungan dengan Israel adalah rezim pengecut.”
Baik Sadam Husein dan Muammad Khadafi menyerukan
persatuan umat Islam lintas ideologi. Mereka tidak menginginkan negara Israel
yang dianggap sebagai penjajah di Palestina. Auman kedua singa tersebut sangat
keras sekali. Sehingga nama nya diabadikan oleh masyarakat muslim Indonesia. Begitu
banyak nama-nama Sadam Husein dan Muammar Khadafi. Orang tua ingin punya anak
seperti mereka, berani, tegas dan bertanggung-jawab.
Kini kedua singa tersebut telah tiada. Mereka
gugur dalam menyuarakan perjuangan masyarakat timur-tengah terlepas dari AS dan
israel. Belum berhasil.
Kini tinggal satu Singa yang masih hidup,
yaitu Sayyid Ali Khameini. Ia terus bersuara memanggil Jundullah-pasukan
pasukan allah-dari seluruh alam semesta, dari bumi dan langit.
Saya tidak tahu seperti apa akhir dari
peperangan ini. Tapi saya merasakan getaran spiritual sangat menghujam di jiwa.
Percikan doa telah menggetarkan Israel. Ia tidak mampu berdiri sendiri. Ia
butuh bantuan sel-sel pasukan dari negara lain: AS.
Apakah Singa Iran dibiarkan berdoa sendiri
dengan alasan ideologi. Apakah karena idologi, kita lupa hakikat kemanusiaan. Bukankah
inti dari agama yaitu memanusiakan manusia.
Saya tidak tahu, apakah akan muncul
singa-singa seperti Sayyid Ali Khameini di Timur Tengah, Benua Barat, Asia dan
Asia Tenggara. Wallahu a’lam.
Penulis : Vijianfaiz,PhD
Krisis Energi dan Krisis Iman; Jalan Intropeksi Diri
05 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   119
Diplomasi “Pantat” ala Donald Trump
30 Maret 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   279
Masjid Al-Aqsha Semakin Jauh dari Umat Islam
23 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   259
Idul Fitri Rasa Bratawali
20 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   229
Membaca Kultivasi Negara Iran
11 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   252
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13820
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4868
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3863
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      3518
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      3272