Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

321 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Abdur Rozaki, Terpilih Jadi Presiden Secara Aklamasi



Jumat , 23 Mei 2025



Telah dibaca :  477

Kalau ada acara bertemu dengan Mas Rozaki (Dr. Abdur Rozaki, S.Ag, M.Si ) Warek III UIN Sunan Kalijaga pasti guyonan. Happy. Saking happy nya, kadang lupa kalau lagi efisiensi. Baginya, happy itu wajib, bukan sunnah, bukan juga makruh apalagi haram. Jadi, meskipun ia harus melewati gelombang efisiensi yang terkadang membuat nafas nya sediki “ngos-ngosan”, tetap tertawa. Minimal mentertawakan diri sendiri. Dengan cara seperti itu, ia semakin mengenal diri sendiri. “ Marah tetap juga efisiensi, bahagia tetap juga efisiensi, mendingan bahagia”, mungkin itu prinsip hidupnya.

Ilmu guyonan Mas Rozaki benar-benar menular. Semua di ruangan pertemuan ikut bahagia. Apalagi jika sudah bertemu dengan Dr. Ruchman Basori ( Mas Ruchman). Kedua mampu menyatukan suasana penuh persahabatan dan kehangatan. Saking bahagia nya, mungkin mereka pun lupa sama istri-istrinya. Atau jangan-jangan, mereka orang-orang yang sudah setingkat di bawah wali. Kata nya, ciri-ciri wali, jika sudah masuk maqam "suami yang tidak takut istri".  Sudah kebal. Tapi untuk hal ini saya lupa tanya sama Mas Rozaki dan Mas Ruchman.

Pagi ini setelah rapat panjang-lebar, ngalor-ngidul, Mas Rozaki sebagai presiden warek 3 melakukan pidato Kenegaraan. Semacam pidato pertanggungjawaban di depan senator. Sebagai presiden yang mempunyai titisan ilmu Abu Nawas dan Gus Dur tidak perlu terlalu banyak narasi tanpa isi.  Sing penting ngomong”das, des”. Semua paham. Eksekusi. Rampung.

Ketua senator pakai peci juga ikut-ikutan menerapkan ilmu Sinto Gendeng. Pidato singkat. Isinya pertanggungjawaban mas rozaki diterima 100 persen: “Dengan ini, kami nyatakan saudara Dr. Abdur Rozaki,S.Ag, M.Si diangkat kembali menjadi presiden warek tiga se-Indonesia”. Ketok palu, lalu baca fatehah. Kata Mas Ruchman, kalau sudah baca fatehah berarti sudah sah.

Semua bahagia. 100 persen semua setuju memilih Mas Rozaki jadi Presiden Warek Tiga. Sungguh luarbiasa. Satu-satunya pemilihan presiden yang tidak menghabiskan APBN.

Dalam kondisi saat sekarang ini memang forum warek tiga membutuhkan pimpinan yang bisa memahami kondisi masyarakatnya yang sedang galau karena beragam kondisi. Kata sebagian orang “kondisi yang tidak menentu”. Tapi bagi Mas Rozaki semua di dunia ini sudah normal-normal saja. Jangan takut miskin, jangan takut tidak punya duit. Sebab kebahagiaan tidak selalu tergantung pada harta benda. “miskin tapi bahagia”. Dan untuk ilmu seperti ini, Mas Rozaki sudah khatam berkali-kali saat semedi di Gunung Kidul Yogyakarta.

Setelah Mas Rozaki terpilih jadi presiden, saya langsung cabut dari ruangan rapat. Ma’lum, saya takut ditunjuk menjadi Menteri Keuangan. Khawatir saya jadi menteri, slogan berubah menjadi “Miskin kurang bahagia”.



Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Obituari Bapapuh
25 Februari 2026   Oleh : A. Ushfuri   128

Refleksi Ramadhan: Setiap Manusia Turis Untuk Dirinya Sendiri
18 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   175

Perang Air dan Romadhan: Kajian Budaya dan Agama
17 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   128

Marketing Penjual Bunga Menjelang Bulan Ramadhan
16 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   151

Ya Allah, Anugerahkan kepada Kami Air Hujan yang Membawa Keberkahan
12 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   129

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13554


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4546


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2872