
Hari ini saya merenung atas ide-ide beberapa
tahun lalu yang mulai saya rintis saat STAIN Bengkalis dipimpin oleh Samsul Nizar
(Prof.Dr. H. Samsul Nizar). Salah satu ide yaitu membukukan hasil penelitian KKN,
dan baru berhasil pada tahun 2021-an. Pada tahun 2022 dan 2023 izin pengurusan ISBN
semakin sulit, sehingga penelitian mahasiswa tidak bisa diajukan dan tidak bisa
lagi dikeluarkan izin penerbitan ISBN. Salah satu alasan terlalu banyak
penulisnya. Akibatnya buku hasil mahasiswa tahun 2022 dan 2023 berkaitan dengan
kearifan lokal tidak ber-ISBN.
Apakah tidak ada manfaat hasil
tulisan mahasiswa?
Para dosen yang saya temui
menginginkan buku-buku yang ber-ISBN untuk kepentingan akreditasi prodi. Saya
merasakan hasil KKN menjadi kurang bermanfaat untuk keperluan tersebut. Ide
dasar saya sebenarnya agar mahasiswa terbiasa menulis artikel-artikel dan mempublikasikan
pemikirannya dalam bentuk buku atau karya ilmia seperti artikel dalam jurnal. Jadi,
prioritas ISBN sebenarnya tambahan untuk pengakuan secara formalistic di
penerbitan standar nasional.
Pagi ini kami mendapat kunjungan saudara-saudara
kami dari UGM, UKM, UIN Suska Riau, dan University Teknologi Mara Malaysia,
yaitu: Dr. Sailal Arimi, M.Hum, Prof. Mohammad Fadzeli, M.A., Ph.D, Dr. Sukma
Erni, M.Pd., Prof.Dr. Norhazimah Husin, M.A., Ph.D Dan Dr. Rozaimah Rashidin.
Salah satu hajat selain silaturahim yaitu melakukan penelitian dengan judul “the
representation of malay local wisdom on toponyms in bengkalis regency, Indonesia”.
Salah satu yang dijadikan penelitian adalah kearifan-kearifan lokal yang
hidup di masyarakat melayu. Untung ada ada Pak Jarir, Wan Fariq, Muhammad Al-Mansur
dan Reno Firdaus. Sebagai data tambahan, mereka sudah cukup memberikan
informasi berkaitan dengan budaya melayu.
Saya diam saja. Saya benar-benar
sebagai pendengar yang baik, merekam pembicaraan mereka dalam ingatanku. Saudara-saudaraku
bertanya tentang nama jalan, bahasa dan adat istiadat yang masih hidup di tengah-tengah
masyarakat. setelah dirasa cukup, saya keluar sebentar dan mengambil buku
tulisan mahasiswa tahun 2023. Sangat
tebal, 1220 halaman. Saya menyadari tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan,
tetapi saya bangga atas isi tulisan dari mahasiswa yang telah merangkum tradisi
yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Saya jadikan tulisan mahasiswa untuk
oleh-oleh saudara-saudara kami yang jauh dari Malaysia dan Yogyakarta.
Mungkin saja oleh-oleh yang saya
berikan kepada mereka kurang bernilai dari segi akademis atau bobot isi buku
ini. saya berharap, pertemuan ini ada nilai yang lebih penting dari sekadar
melakukan penelitian semata, yaitu menjadikan pertemuan ini sebagai jalan
menyambung silaturahim. sebab silaturahim selain dosa-dosanya diampuni,
rezekinya diperluas juga diperpanjang umurnya. dalam dunia akademik, tentu saja
umur panjang bukan pada hitungan kuantitas, tapi pada kualitas yaitu karya
nyata yang memberi manfaat dalam perkembangan peradaban. Saat Sang Penulis telah
meninggal dunia, maka tulisan akan terus menyumbangkan amal sholeh yaitu setia
menjaga peradaban agar semakin baik di masa mendatang.
Selamat datang saudara-saudara kami,
semoga selamat sampai tujuan dan menghasilkan karya sesuai dengan keinginan.
Salam
dari ku,
Imam
Ghozali
Penulis : Imam Ghozali
Ilmu Tawakal Hatim Al-Ashom; Rizqi Yang Tidak Tertukar
13 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   1062
Doaku, Doamu, dan Doa Harimau
12 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   630
Doa Kebaikan Untuk Orang Lain, Sebenarnya Untuk Diri Sendiri
11 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   811
Puasa, Idul Fitri dan Perubahan Pola Makan
06 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   788
Idul Fitri dan Misi Perdamaian
05 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   918
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13589
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4583
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3600
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      3047
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2900