
Di ruang kuliah, seorang mahasiswi
memberanikan diri bertanya tentang cinta. Saya kaget dan kebingungan menjawab nya. Bukan
karena ia seorang mahasiswi cantik, tapi bingung pada jawabannya. Sebelum menjawab, saya balik
bertanya makna cinta menurut versinya. Mahasiswa cantik tersebut dengan senyum dan terkesan
masih malu-malu menjawabnya. Ia mengatakan bahwa cinta ketika ada rasa rindu ingin
selalu bertemu dengan orang yang dicintainya.
Saya diam sejenak dan berfikir. Manggut-manggut
tanda setuju. Lalu saya bertanya lagi kepada mahasiswa lain agar bisa menambah
referensi tentang makna cinta. Seorang mahasiswa lain mengatakan demikian: “Cinta
identik dengan rasa cemburu”. Saya tersenyum mendengar jawaban seorang
mahasiswa berwajah tampan dan berambut sedikit acak-acakan. Saya tersenyum pada kata “cemburu” nya. Apakah
itu jawaban atau luapan hati mahasiswa tersebut sedang jatuh cinta, atau dia sedang cemburu dengan teman pesaingnya. Bisa jadi dua-duanya.
Saya berfikir sejenak. Hati ku membenarkan
bahwa cinta merupakan wujud dari rasa cemburu ketika ada seseorang mendekati
orang yang dicintainya. Apa yang dialami oleh mahasiswa, juga pernah ku alaminya.
Cemburu adalah makna lain dari cinta.
Amma ba’du,
Hari ini saya setuju dengan pendapat para
mahasiswa ku. Mereka mempunyai pendapat yang hebat-hebat. Mereka memberikan
ilmu kepada ku bahwa cinta membutuhkan rasa rindu dan cemburu.
Dalam kehidupan sehari-hari ketika kita
jatuh cinta kepada apapun namanya, apakah jatuh cinta kepada lawan jenis, jatuh
cinta kepada pekerjaan, jatuh cinta kepada organisasi, maka indikator nya
sederhana yaitu ada rasa rindu untuk bertemu, memadu kasih, bercumbu rayu, dan
semangat untuk mempersembahkan terbaik kepada apa yang kita cintai.
Nabi Muhammad adalah cermin hamba yang
sangat mencintai kepada manusia sangat mendalam. Ia bagaikan telaga cinta tanpa
batas. Setiap orang yang datang mendekatnya, maka orang tersebut akan jatuh
cinta kepada nya. Ketika ada orang yang sangat membenci nya dan ingin
membunuhnya, maka orang tersebut bisa balik menjadi orang yang sangat mencintai
nya.
Sungguh luarbiasa telaga cinta tanpa batas
tersebut. Ketika ada orang kafir marah kepada nabi, maka kemarahannya laksana
api yang membara dan akan padam ketika mendapatkan tetesan air ketulusan cinta
nabi. Wajah yang penuh cahaya keagungan, ketenangan dan kedamaian, telah
membuat segala amarah dan angkara murka hilang seperti hilangnya halilintar di
angkas karena disapu oleh angin. Angkasa raya pun kembali menjadi terang
benderang.
Kedalaman cinta terletak pada kedamaian
terpancar di wajah nya. Siapapun orang nya, akan menemukan rasa cinta saat
menatap mata nya dan aura wajah nya. Saat kita menatap wajah nya dan cahaya
mata nya, maka kita akan menemukan kedamaian dan hilang rasa sumpeg
dalam hati. Kita merasa bahagia menatap wajahnya, dan senang sekali berkumpul
dengannya.
Cinta sejati tidak ada hubungan dengan
wawasan yang luas, tidak ada hubungan dengan status sosial yang tinggi, dan
tidak ada hubungan dengan jenis darah yang mengalir pada tubuh nya. Cinta
sejati wujud ketulusan mencintai manusia karena Allah SWT.
Cinta sejati karena adanya rindu kepada-Nya
dan Rasul-Nya yang pancaran tersebut mantul kepada hamba-hamba-Nya. orang yang
mempunyai rasa cinta yang mendalam akan siapapun penuh dengan rasa rasa rindu
mendalam, ada rasa bahagia karena merasakan rasa damai seperti damai nya saat
bercinta dengan Tuhan dan Rasul-nya. Pantulan-pantulan cinta kepada-Nya dan
kekasih-Nya akan melihat seluruh isi dunia ini terlihat indah dan menyejukan
hati.
Semua terlihat seperti hamparan taman surga
yang sangat indah. Bukankah demikian?
Ketika seorang pemuda sedang jatuh cinta
kepada seseorang, maka ia akan melihat segala yang berkaitan dengan kekasih nya
terasa indah. Saat ia lewat di depan rumah kekasihnya, ia merasakan
cahaya-cahaya sang kekasih nampak pada dinding-dinding rumahnya. Cahaya-cahaya
cinta pun terlihat pada kendaraan yang sering dipakai oleh kekasihnya. Semua
terlihat indah dan menyenangkan di pandang mata. Jatuh cinta kepada sang
kekasih telah merubah segala nya menjadi terlihat indah.
Hari ini, Tuhan sedang memperlihatkan
fenomena di tengah-tengah masyarakat. Terlihat kehidupan tidak lagi seperti
taman surga yang indah. Kita rasa-rasa nya seperti jalan di tengah-tengah hutan
yang baru saja terbakar: Ada asap mengepul, pohon-pohon tinggal batang hangus
berwarna hitam dan masih mengepul asap-asapnya. Udara terasa sangat menyesakan
dada.
Apakah rasa cinta kita telah tercerabut
dalam hati? Apakah Tuhan yang kita sembah sudah tidak ada ruangan sama sekali
di hati kita, sehingga terasa hilang cahaya-cahaya kasih sayang dalam sanubari
kita. Apakah hati kita sebagai tempat suci hubungan kita dengan sang kekasih
teragung sudah diisi oleh kebencian, jabatan, SK, kulkas, kendaraan dan
kejayaan. Saya tidak tahu. Kita saat ini seolah-olah mengalami kebingungan,
kesedihan seperti berjalan tanpa arah. Mungkin semua ini karena kita terlalu
lama membiarkan hati berkarat sehingga sangat sulit untuk membersihkan.
Di hari guru, semoga para guru, pendidik,
para ulama hadir memberi cahaya keagungan dan menyinari kedamaian bagi peserta
didiknya dan umat nya secara umum.
Penulis : Vijianfaiz,PhD
Obituari Bapapuh
25 Februari 2026   Oleh : A. Ushfuri   128
Refleksi Ramadhan: Setiap Manusia Turis Untuk Dirinya Sendiri
18 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   175
Perang Air dan Romadhan: Kajian Budaya dan Agama
17 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   128
Marketing Penjual Bunga Menjelang Bulan Ramadhan
16 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   151
Ya Allah, Anugerahkan kepada Kami Air Hujan yang Membawa Keberkahan
12 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   129
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13553
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4546
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3563
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      2940
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2872