
Kaum yahudi mengetahui kebenaran firman Allah
yang disampaikan para Nabi dan utusan-Nya. Sikap iri dan dengki yang sangat
tinggi pada diri mereka menyebabkan tidak kuat menerima realita tentang kelebihan-kelebihan
selainnya. Mereka tidak menerima kelebihan yang diberikan kepada Nabi Muhammad
sebagai Nabi dan utusan-Nya. Mereka ingin status kenabian dan kerasulan hanya
pada kaum mereka dan keturunan nya. Mereka berharap nabi dan rasul hanya berasal
dari jalur Nabi Ishak. Namun Allah menghendaki keturunan Nabi terakhir dari
jalur Nabi Ismail. Persoalan ini benar-benar menjadi pemicu yang sangat serius
bagi kaum yahudi sebagaimana yang telah dijelaskan pada ayat 90 sebagai
berikut:
بِئْسَمَا
اشْتَرَوْا بِهٖٓ اَنْفُسَهُمْ اَنْ يَّكْفُرُوْا بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ بَغْيًا
اَنْ يُّنَزِّلَ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ عَلٰى مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖۚ
فَبَاۤءُوْ بِغَضَبٍ عَلٰى غَضَبٍۗ وَلِلْكٰفِرِيْنَ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ ٩٠
Artinya:
Buruk sekali
(perbuatan) mereka menjual dirinya dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah
karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia
kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Oleh karena itu, mereka menanggung
kemurkaan demi kemurkaan. Kepada orang-orang kafir (ditimpakan) azab yang
menghinakan.
Sifat iri dan
dengki sering menutup kebenaran akal dan hati. Sifat ini mampu memutuskan silaturahim
dengan sesama saudara satu kandung atau teman dekat yang sudah dibangun sejak
lama.
kita masih ingat
alasan Qabil membunuh saudara kandungnya, Habil. Salah satu unsur pemicunya
karena ia iri terhadap Habil yang mendapatkan jodoh lebih cantik ketimbang pasangannya.
Tumbuh lah dengki. Dari sini muncul tragedi pertumpahan darah pertama di bumi. Bukan
orang lain, tapi pertumpahan darah karena dengki terhadap saudara kandung nya
sendiri.
Kita masih
ingat betapa sifat iri dan dengki Yahuda dan saudara-saudaranya terhadap
kelebihan kepribadian Yusuf. Dari segi fisiknya, Yusuf sangat sempurna. Dari segi
akalnya, Yusuf sangat cerdas melampaui saudara-saudaranya. Dari segi keahlian
atau skill, Yusuf mempunyai kemampuan dalam bidang matematika dan perdagangan. Dari
segi akhlak al-karimah, Yusuf mendapatkan pujian baik dari keluarganya
sendiri maupun dari tetangga-tetangga nya. Dari segi spiritual, Yusuf mempunyai
kemampuan menerawang kejadian masa depan. Pendek kata, Allah benar-benar
memberi karunia kepada Yusuf sebagai sebagai pribadi yang sangat agung.
Sifat iri dan
dengki sebenarnya bukan hanya terjadi pada kaum Yahudi. Sebab iri dan dengki Adalah
Sebagian watak yang menempel pada manusia. Hampir setiap manusia selalu saja
mempunyai potensi punya sifat seperti itu. Hanya kadar nya yang berbeda-beda.
Nabi Muhammad telah
perpesan sangat indah: “ Jauhilah oleh kalian sifat dengki, karena
sesungguhnay dengki itu memakan kebaikan seperti memakan kayu bakar”
Nasehat Nabi Muhammad
merupakan bukti bahwa sifat iri dan dengki berpotensi menyerang manusia tanpa
mengenal status sosial baik atas nama status tinggi pada wilayah keagamaan, pendidikan,
ekonomi, tokoh, maupun juga pada persoalan politik.
Iri dalam bahasa
Inggris “envy” yaitu suatu perasaan tidak senang atau sakit hati akibat
melihat kenikmatan yang dimiliki orang lain.
Dalam ilmu
psikologi ada beberapa macam iri sebagai berikut: pertama, kelompok yang
merasa iri dan diirikan oleh orang lain. Kelompok yang merasa dirinya lebih
sempurna dari orang lain. Kedua, kelompok yang merasa iri dan merasa tidak
diirikan oleh orang lain. Kelompok kedua ini merupakan kelompok inferior sehingga
tidak ada yang bisa dibanggakan pada dirinya. Hal ini karena tidak ada
kelebihan sama sekali yang bisa disumbangsihkan kepada orang lain. Ketiga,
kelompok orang yang tidak merasa iri tapi merasa diirikan oleh orang lain. Kelompok
ini sudah selesai dengan dirinya sendiri. Keempat, kelompok orang yang tidak
merasa iri dan tidak merasa orang lain iri padanya. Kelompok ini merupakan
kelompok orang yang sudah menerima kenyataan hidup apa adanya.
Ayat tersebut
di atas tentang gambaran sifat iri dan dengki kaum yahudi terhadap Nabi Muhammad
sudah sangat tinggi. Mereka menyadari bahwa posisi kenabian dan kerasulan
sangat mempengaruhi status sosial dan efek positif yang ditimbulkan darinya
baik berupa pangkat maupun kekayaan. Mereka menyadari bahwa kaum yahudi
mendapatkan derajat tinggi disebabkan mereka lahir dari seorang ayah yang
berkedudukan sebagai nabi dan rasul. Mereka sangat menikmati privelige
tersebut.
Jadi sejak
dulu, wilayah otoritas keagamaan mempunyai andil besar sebagai jalan seseorang
mencapai puncak karir kemuliaan di tengah-tengah masyarakat. Konflik antara Abu
Lahab dan Abu Jahal dengan Nabi Muhammad juga pada wilayah otoritas keagamaan. Ketika
ada agama baru yang dibawa oleh Muhammad, mereka berdua mengalami ketakutan luarbiasa
akan kehilangan otoritas nya. Jika hilang, maka secara otomatis simpati masyarakat
akan berkurang kepada nya.
Sekarang ini,
zaman semakin modern ternyata tidak serta merta sifat iri dan dengki hilang
dari diri manusia. Justru semakin modern, semakin sedikit Sumber Daya Alam-SDA-dan
semakin pesat perkembangan Sumber Daya Manusia-SDM-, persaingan semakin tajam. Maka
sifat-sifat tersebut justru punya potensi tumbuh semakin subur.
Dalam kontek
yang lebih luas dalam sekala geopolitik internasional. Iri dan dengki juga
menjadi pemicu ketegangan antar negara maju, berkembang dan miskin. Semakin modern
suatu negara, semakin besar membutuhkan SDA. Sedangkan mereka mulai kehabisan. Maka
mereka pun melirik ke negara-negara yang mempunyai SDA masih melimpah. Berbagai
strategi untuk menguasai dilakukan, baik melalui diplomasi maupun non-diplomasi
seperti perang atau penaklukan pola imperialisme. Tidak peduli terhadap hukum
yang dibuat. Karena memang iri dan dengki dalam sejarah selalu saja mengabaikan
aturan-aturan yang dibuat oleh Tuhan apalagi hanya dibuat oleh manusia.
Penulis : Imam Ghozali
Genjatan Senjata Antara Harapan Damai dan Ancaman Baru
10 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   324
Minyak Bumi antara Berkah dan Bencana
24 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   184
Hubungan Tamak Dan Takut Mati
21 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   80
Ketakutan Kaum Yahudi Akan Kematian
10 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   96
Lubang Biawak di Tepi Laut Persia
09 Februari 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   127
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13553
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4546
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3561
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      2940
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2871