
Siapa yang tidak pernah mengalami masa Remaja?
Penulis juga mengalami masa Remaja, begitu juga sebagian Pembaca sudah mengalami
masa Remaja. Masa Remaja menurut para ahli adalah masa dimana seseorang yang
memiliki rentang usia 10 sampai 19 tahun. Pada masa inilah mereka mulai
beradaptasi dengan lingkungan luar secara bebas, sehingga terkadang berdampak
pada perilaku yang menyimpang dari norma agama atau norma-norma lainnya. Kita bisa lihat berbagai kasus yang dialami
para remaja saat ini mulai dari seks bebas, pembunuhan, narkoba dan lainnya. Perilaku
kenakalan remaja ini perlu disiasati terutama penyebab yang membuat sebagian remaja
menyimpang dari norma yang ada.
Perilaku kenakalan Remaja tidak bisa terlepas
dari lingkungan sosial mereka berintraksi sehari hari. Lingkungan sosial mereka
pertama adalah keluarga dan yang kedua adalah lingkungan sosial masyarakat atau
wilayah tempat tinggal. Kedua lingkungan sosial sangat mempengaruhi
terbentuknya perilaku remaja tersebut. Lingkungan sosial keluarga merupakan hal
yang pertama dalam membentuk kepribadian seoarang anak. Hal ini senada dengan Q.S.
At Tahrim [6] yang artinya: “Hai orang-orang
yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan
bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar,
keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada
mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. Dari ayat tersebut
menjelasakan bahwa keluarga mempunyai peran penting dalam proses pendidikan
perilaku anak remaja. Keluarga menjadi cerminan untuk terbentuknya karakter
anak remaja, seperti ungkapan pepatah “Buah Jatuh Tidak Jauh dari Pohonnya”.
Pepatah ini bisa dimaknai sebagi bentuk ungkapan bahwa perilaku yang sudah
terbentuk di lingkungan sosial keluarga akan menjadi budaya anak remaja
tersebut.
Faktor
kedua terbentuknya perilaku Remaja seperti disampaikan diatas adalah lingkungan
sosial masyarakat atau wilayah tempat tinggal mereka. Wilayah tempat tempat
tinggal menjadi faktor yang besar mempengaruhi perilaku remaja. Sosial budaya yang
terbentuk dimasyarakat menjadi pola hidup, sikap dan gaya hidup dimasyarakat
sehingga akan mempengaruhi pola intraksi remaja dimasyarakat. Pola intraksi sosial
yang terbangun pada kalangan remaja sudah tentu akan mempengaruhi perilaku
keseharian mereka.
Berbagai
perilaku remaja yang menyimpang tentu harus dikendalikan, karena remaja adalah
sebagai generasi penerus yang akan menjadi tolak ukur bagi kemajuan sebuah
negara. Remaja saat ini minim pendidikan yang bersumber dari sebuah kearifan
lokal yang ada. Kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Indonesia sangat
beragam, seperti halnya kearifan lokal yang dimiliki masyarakat melayu selalu
mengajarkan dan mensosialisasikan kepada anak cucu melalui tutur kata dan
perilaku sehari baik dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan organinsasi. Budaya
Melayu merupakan sebuah budaya yang sangat menjunjung tinggi nilai
kesopansantunan, yang menjadi salah satu asas jati diri kemelayuan yang
terpuji. Di dalam pergaulan sehari-hari sopan santun menjadi salah satu tolak
ukur untuk menilai seseorang. Pentingnya kesopansantunan didalam kehidupan
masyarakat akan berdampak pada perilaku yang berbudi pekerti terpuji, berakhlak
mulia dengan landasan iman dan takwa.
Masayarkat
Melayu diwariskan oleh tunjuk ajar yang sangat sarat dengan nilai-nilai luhur
agama, budaya dan norma-norma sosial. Tunjuk
ajar Melayu memiliki pengertian yaitu segala jenis petuah, petunjuk,
nasihat, amanah, pengajaran dan contoh teladan yang bermanfaat bagi kehidupan
manusia dalam arti luas. Oleh karena itu kearifan lokal memegang peranan sangat
penting dalam membentuk perilaku seseorang terutama bagi remaja yang memiliki
emosi masih labil dan mudah mengikuti perkembangan yang membuat mereka terjerumus
pada perilaku menyimpang.
Penulis : Reno Firdaus, S.T,M.Si
Ucapan Berkualitas
26 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   112
Santri Nonton Wayang Kulit
23 November 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   208
Isra Mi’raj dan Revolusi Budaya
27 Januari 2025   Oleh : Imam Ghozali   821
Madzhab Sepak Bola
16 Oktober 2024   Oleh : Imam Ghozali   542
Makna Pancasila Menurut Banser di Daerah 3T
02 Oktober 2023   Oleh : Imam Ghozali   522
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      12930
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4046
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3115
Puasa dan Ilmu Padi
Rabu , 03 April 2024      2424
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2355