Avatar

Imam Ghozali

Penulis Kolom

871 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Kebahagiaan Perspektif Islam



Kamis , 07 September 2023



Telah dibaca :  1946

Pertemuan kedua materi kuliah agama yaitu: ukuran kebahagiaan perspektif Islam. Pada materi ini mahasiswa bisa mengetahui konsep kebahagiaan dan dasar-dasarnya dalam pandangan ajaran Islam. Harapanya mahasiswa mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari menerapakan pola hidup yang menghasilkan bahagia di Dunia dan di Akherat.

Islam secara umum mengajarkan hidup untuk memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat. hal ini berangkat dari Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut:

رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ

Artinya:

 Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka.

Kebahagiaan sebagai sebuah cita-cita setiap muslim merupakan sunatullah. Segala kegiatan yang dilakukan setiap hari dengan segala aktifitasnya sebenarnya juga untuk memperoleh kebahagiaan. Ada sebagian orang mencari kebahagiaan melalui proses kuliah. Selesai kuliah berharap bisa mendapatkan pekerjaan, atau mampu membuka pekerjaan. Ada kebahagiaan melalui jalur politik dengan mendaftarkan diri menjadi anggota parlemen ataupun mencalonkan diri sebagai bakal calon eksekutif. Ada kebagiaan melalui jalur bisnis dengan bekerja dan membuka jaringan bisnis di mana-mana.

Ironisnya, fenomena saat sekarang ini, ada kebahagiaan justru bertentangan dengan hakikat kebahagiaan itu sendiri. ada sekelompok orang mempunyai rasa bahagia ketika menyakiti orang lain, menyakiti binatang dengan cara yang aneh-aneh. Ada juga ingin mencari kebahagiaan dengan melakukan perbuatan merusak diri sendiri seperti mengkonsumsi narkoba, melakukan pergaulan bebas dan sejenisnya. Banyak fenomena masyarakat untuk mencari kebahagiaan dengan melawan kodrat kebahagiaan itu sendiri. sehingga mereka tidak mendapatkan kebahagiaan sejati.

Apa itu kebahagiaan?

Kebahagiaan berasal dari kata “bahagia”. Ini merupakan kata sifat. Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin.

Muhammad Surya mengatakan bahwa kebahagiaan pada hakikatnya merupakan suatu wujud penghayatan yang dialami manusia dalam menghadapi berbagai hal dalam perjalan hidup. yulia woro puspitorini menjelaskan kebahagiaan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan senang dan tentram hidup secara lahir dan batin. M.Iqbal Dirham mengatakan kebahagiaan dimulai dari ketenangan hati dalam menerima suatu peristiwa dan menunjukan sikap yang tenang dalam menyikapi atau memberikan respon terhadap peristiwa tersebut. Ibn Khaldun mengatakan bahwa kebahagiaan ketika manusia tunduk dan melaksanakan terhadap garis-garis kehidupan yang telah diatur oleh Allah s.w.t.

Dari definisi tersebut di atas, ada beberapa kesimpulan dari makna suatu kebahagiaan sebagai berikut: pertama, kebahagiaan memberi rasa tenang dalam pikiran dan perasaan. Kedua, memberi rasa damai baik lahir dan batin. Ketiga, kebahagiaan bersumber dari suatu proses yang dilakukan oleh orang yang mencarinya. Keempat, kebahagiaan lahir dari ketaatan terhadap perintah-perintah agama.

Dari beberapa point tentang makna kebahagiaan di atas merupakan satu-kesatuan dan tidak bisa berdiri sendiri. Orang yang sukses bisa diterima di perguruan tinggi favorit dan bergengsi akan memberi respon dengan luapan kebahagiaan. Begitu juga ada orang yang bisa mendapatkan pasangan hidup sesuai dengan rencananya, maka dia pun akan mendapatkan kebahagiaan akibat dari proses tersebut. Banyak lagi hal-hal yang mengantarkan kebahagiaan lainnya. Namun dalam konteks islam, kebahagiaan tidak menjadi sempurna ketika kebahagiaan tersebut masih sebatas memenuhi kebutuhan dunia. islam mengajarkan bahwa kebahagiaan di dunia harus berlanjut pada kebahagiaan di akherat. Sebab hakikat kehidupan dalam Islam tidak sebatas di dunia. Kehidupan di dunia dibatasi umur, masa dan tempat. Islam mengajarkan bahwa ada kehidupan setelah kehidupan di dunia yaitu kehidupan di alam kubur dan kehidupan di alam akherat. kedua kehidupan terakhir ini adalah suatu cita-cita besar masa depan umat Islam. Maka proses penciptaan kebahagiaan di dunia harus benar-benar melalui cara yang benar dan sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Jika tidak, maka kebahagiaan di dunia bisa menjadi beban kehidupan selanjutnya.

Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut:

                                                                                                                       زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب

Artinya:

Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga).

Ayat tersebut di atas menarasikan garis-garis besar target-target kebahagiaan; pertama, mempunyai pasangan hidup; kedua mempunyai keturunan; ketiga mempunyai perlengkapan rumah; keempat mempunyai perhiasan dan kendaraan; kelima mempunyai kekayaan. Wujud-wujud kekinian bisa beragam bentuk. Gambaran-gambaran kebahagiaan kekinian tidak jauh dari gambaran target kebahagiaan dalam Kitab Suci tersebut. meskipun demikian, Allah pun memperingatkan kepada manusia untuk mengingat tujuan hidup yang sejati yaitu beribadah kepada Allah s.w.t.

Dari dua ayat tersebut di atas, secara garis besarnya kebahagiaan yang diinginkan dalam Islam ada dua; kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat. sedangkan cara untuk mendapatkannya berbeda-beda.

Menurut Al-Farabi untuk mendapatkan suatu kebahagiaan diperoleh dengan pengetahuan akan yang baik, sementara pengetahuan muncul dari suara hati. Kebahagiaan adalah kebaikan yang diinginkan untuk kebaikan itu sendiri. maksudnya ketika seseorang melakukan kebaikan maka tindakan itu didasari oleh kemauannya sendiri dan dengan motif suka melakukan kebaikan. Menurut Imam Al-Ghazali puncak dari kebahagiaan ialah ilmu dan amal. Maka orang-orang yang berusaha terus-menerus untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan terus-menerus beramal merupakan jalan untuk mencapai kebahagiaan sejati. Amal yang dimaksud olehnya adalah riyadhah, latihan dalam memerangi syahwat diri. Dan jalan untuk memerangi syahwat melalui riyadhah dan mujahadah.  Ibn Miskawaih mengatakan kebahagiaan adalah kebaikan dalam hubungannya dengan pemiliknya dan juga sebagai kesempurnaan bagi pemiliknya. Ia bersifat relatif. Dari sini untuk mencapai kebahagiaan merupakan usaha setiap orang untuk mendapatkan kesempurnaan tersebut melalui berbagai metode yang dilakukan oleh masing-masing manusia tentang maksud dari kebahagiaan tersebut.

Dari paparan tersebut seorang muslim mempunyai strategi beragam untuk mencapai kebahagiaan sejati baik di Dunia maupun di Akherat. Kebahagian adalah suatu proses. Bagi seorang muslim untuk memperoleh kebahagiaan di dunia juga harus melalui proses secara terus-menerus untuk mencapai pada apa yang dicita-citakan. Begitu juga kebahagiaan di Akherat. Maka tugas muslim untuk mencapai kebahagiaan yang kekal abadi adalah selalu memperbaiki diri skill, pengetahuan, emosional dan spiritual nya. Proses terus-menerus menjadi jalan untuk memperoleh kebahagiaan sejati.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

1.      Apa arti kebahagiaan menurut kamu?

2.      Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist!

3.      Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan!



Penulis : Imam Ghozali


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


Avatar

Putri Rahma Resa

Senin, 10 September 2023 Nama : Putri Rahma Resa Jurusan : Administrasi Niaga Prodi : Administrasi Bisnis Internasional Kelas : ABI 1B, C16 NIM : 5404230055 1.Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawaban: Menurut saya, arti kebahagiaan adalah ketika saya bisa hidup sehat, bahagia, dan segala impian saya terwujudkan serta dikelilingi orang yang baik dan peduli. Serta bisa menerima takdir Allah dengan berbaik sangka dan berlapang dada. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawaban : Tidak. Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab: Perbuatan tersebut tidak dibenarkan walaupun dengan alasan apapun. Dalam sisi Agama saja sudah sangat dilarang apalagi dilakukan peristiwa tersebut di rumah ibadah agama lain yang seharusnya kita harus saling menghormati dan menghargai, bukan sebaliknya

Avatar

NURMAFITA ABI 1B

1.Menurut saya kebahagiaan adalah suatu perasaan yang senang,tentram lahir dan batin serta bebas dari suatu yang menyusahkan, kebahagiaan juga mensyukuri segala sesuatu yang di berikan Allah swt 2.Tidak,karena terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb

Avatar

ismawati

kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sudah pasti tidak semua nya sudah dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Nurul Hidayah

1.) kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Atau bisa juga arti bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani. 2.) QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Rahmadani Fitria

Kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kepuasan. Bersyukur dan Berbuat Ikhlas adalah salah satu cara agar hidup akan terasa lebih tenang dan bahagia. Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs).

Avatar

Tiara Anggraini

1. Arti kebahagiaan Menurut saya, Tidak ada masalah dengan siapa pun, hidup bercukupan, orang tidak ikut campur dalam kehidupan saya 2. Tidak, karena islam mengajarkan hidup untuk memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat Ayat : Qs. Al Qashsash ayat 77 “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” 3. Tidak dibenarkan dalam Islam, hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Tiara Anggraini

1. Arti kebahagiaan Menurut saya, Tidak ada masalah dengan siapa pun, hidup bercukupan, orang tidak ikut campur dalam kehidupan saya 2. Tidak, karena islam mengajarkan hidup untuk memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat Ayat : Qs. Al Qashsash ayat 77 “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” 3. Tidak dibenarkan dalam Islam, hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Nama: Kharisma Eka Safridayanti

NIM:5404230061 Kelas: ABI B 1.menurut saya kebahagiaan itu rasa dimana kitaa merasaa senang, rasa bersyukur kepada Allah,ketenangan bathin serta pikiran seseorang. keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan.orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak berguna. 2.Tidak, dalam islam tidak mengajar kan untuk mengganggu kehidupan seseorang, Menjelaskan hadits ini Syekh Muhammad bin Abdillah Al-Jurdani mengatakan: "Lahiriah hadits ini menunjukkan keharaman seluruh tindakan yang membahayakan orang lain. Baik sedikit maupun banyak … Karenanya wahai saudaraku, hindarilah perilaku menyakiti orang lain atau membahayakannya, baik dalam urusan jiwa, istri, harta, atau kehormatannya." Demikian dijelaskan oleh Syekh Muhammad Al-Jurdani dalam kitabnya, Al-Jawahir Al-Lu'lu'iyah halaman 332. hal ini berangkat dari Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut: رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). 3. Pemuda tersebut salah dalam menafsirkan arti dari jihad.dan pemuda tersebut mengikuti aliran yang sesat yang menyesatkan diri nya sendiri,bunuh diri itu dilarang dalam islam dan itu adalah dosa yang besar

Avatar

Elsya wardani Abi 1b

1.Kebahagiaan atau kegembiraan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kecukupan hingga kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan yang intens. 2.Sesungguhnya umatku yang merugi adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.(HR Muslim) Menyakiti hati orang lain juga merupakan sebuah dosa besar, seperti dijelaskan di dalam surat Al-Ahzab ayat 58 yang artinya sebagai berikut: Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata (QS. Al-Ahzab: 58)وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖࣖ 3.perilaku yang dibuat orang itu sangat tercela,karena aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Jihad aksi tersebut diharamkan dalam agama karena bunuh diri jelas diharamkan. Jika Indonesia memberikan kebebasan dalam beragama dan melindungi segenap bangsanya dari berbagai ancaman keamanan, maka istilah istishadiyah atau intihariyah sama saja hukumnya artinya siapapun yang melakukan tindakan tersebut maka ia termasuk bunuh diri yang secara tegas diharamkan dalam agama

Avatar

Uun Aghita Putri

1. Kebahagiaan menurut saya yaitu ketika diri bisa mensyukuri segala nikmat setiap harinya, juga merasa sudah menjalani kehidupan sesuai yang diinginkan. 2. Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain, kebahagiaan diciptakan bukan hanya untuk diri sendiri tetapi yang bisa dirasakan oleh orang lain. "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). 3. Bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Riska Jumaliya Putri ( Kelas 1B ABI)

1. Menurut saya, Kebahagiaan adalah Keadaan atau perasaan yang ditandai dengan rasa senang dan rasa cukup sekalipun itu hal kecil.serta ketika kita bisa mensyukuri segala nikmat-nikmat yang setiap hari, setiap detik yang kita rasakan dan kita lalui, yang mungkin tanpa kita sadari nikmat nikmat itu adalah kebahagiaan yang sesungguhnya. 2.Tidak, Karena mencari kebahagiaan dengan melawan kodrat kebahagiaan itu sendiri tidak dibenarkan. sehingga mereka tidak akan mendapatkan kebahagiaan sejati jika mencari kebahagiaan dengan cara menyakiti orang lain. وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا Artinya: "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). 3. Menurut saya, tindakan yang dilakukan oleh pemuda tersebut tidak dibenarkan dalam Islam karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad dan ingin masuk surga adalah sebuah penyimpangan.Bom bunuh diri hukumnya haram, dilarang dalam ajaran Islam. Mereka tidak masuk surga melainkan mati sia-sia.

Avatar

Oktafia Dwi Kartika

Kebahagiaan menurut saya adalah perasaan senang dan gembira jika sesuatu yang menjadi tujuan kita tercapai. Di dalam Islam, membahagiakan orang lain lewat kebaikan akan mendapat ganjaran kebahagiaan dan juga pahala. Dengan membahagiakan orang lain, dampaknya akan dibalas dengan kebaikan juga. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: "Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga)." Surat Al-Qashash Ayat 77 وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ ٱلْفَسَادَ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ Artinya: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. Menurut MUI, bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Siska putri Syafira

Menurut saya kebahagiaan adalah ketika saya bisa mensyukuri nikmat yg saat ini masih saya miliki , ketenangan lahir dan batin , melihat orang yg saya sayangi sehat dan selalu senang.2ُنَمَأَنيِذَّلاا َهُّ ي َأَياًدْيِدَسً الْوَ ق ا وُلوُقَوهلل اا وُق َّ ت اا وُكَ لُيْص ِلْح ْ مَأُ لُكُكُكَ لُذَ هللاُ َلْغَ ْد ْعَقَ فًَزُيِطُوُسَزاْمِفْرْم ْوْمْوَمَوَ ي َب َوَمْن ف ف ْوا ن َوَرِع ِظَعْيًما Artinya: 70. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar. 71. Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosadosamu. dan Barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, Maka Sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.3.menurut saya bunuh diri sudah jelas diharamkan dalam agama apapun terutama agama Islam , seburuk -buruk nya masalah bunuh diri bukan lah jalan keluar yg terbaik

Avatar

Oktafia Dwi Kartika

Kebahagiaan menurut saya adalah perasaan senang dan gembira jika sesuatu yang menjadi tujuan kita tercapai. Di dalam Islam, membahagiakkan orang lain lewat kebaikan akan mendapat ganjaran kebahagiaan dan juga pahala. Dengan membahagiakan orang lain, dampaknya akan dibalas dengan kebaikan juga. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: "Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga)." Surat Al-Qashash Ayat 77 وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ ٱلْفَسَادَ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ Artinya: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. Menurut MUI, bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Endang Astuti

1.Bahagia adalah perasaan yg tenang, perasaan senang akan hal yg kita capai dan raih. 2.tidak, Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakitin org lain,ayat al-ahzab ayat 58 وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ Artinya : Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. hadis : Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi). 3.salah karna membunuh nyawa seseorang dan bunuh diri adalah dosa besar.

Avatar

Della Riyana Putri ABI 1B

1. arti kebahagiaan menurut saya adalah suatu perasaan senang, tentram, dan bebas dari segala sesuatu yang menyulitkan hidup 2. islam tidak mengajarkarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. Mencari kebahagiaan memang penting, tetapi jika hal tersebut dilakukan dengan jalan menyakiti makhluk lain, tentu apa yang kita peroleh bukanlah kebahagiaan sejati. Dengan kata lain bahagia di atas derita sesama bukanlah kebahagiaan yang sebenarnya. Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3. Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at.

Avatar

Fitria Lestari

1.menurut saya kebahagiaan adalah memiliki perasaan yang tenang,tentram,dan bisa menerima semua keadaan dengan hati yang ikhlas dan sabar,dan selalu bersyukur atas apa yang kita miliki. 2.tidak,karena jika kita menyakiti orang lain demi kebahagiaan kita sendiri maka kebahagiaan itu tidak akan selamanya karena kita bahagia di atas penderitaan orang lain dan itu tidak baik.dan masih banyak cara agar kita merasa kan kebahagiaan tanpa menyakiti orang lain. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut: رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. 3.bom bunuh diri bukan lah jihad. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Adapun bunuh diri tanpa sengaja maka hal itu diberikan udzur dan pelakunya tidak berdosa berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidak ada dosa bagi kalian karena melakukan kesalahan yang tidak kalian sengaja akan tetapi (yang berdosa adalah) yang kalian sengaja dari hati kalian.” (QS. Al-Ahzab: 5). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan. Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at.

Avatar

Arrahmi putri

Nama: Arrahmi putri Kelas: 1B Nim: 5404230060 1. Menurut pendapat saya kebahagiaan adalah rasa bersyukur kita kepada Allah SWT rasa dimana kita merasakan ketenangan batin serta pikiran seseorang.keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan orang lain 2.Tidak islam tidak pernah mengajarkan menyakiti orang lain untuk kebahagiaan diri sendiri di agama Islam mengajarkan kita untuk membahagiakan diri sendiri serta orang lain bukan hanya menyakiti orang demi kesenangan pribadi QS Qasaa ayat 77 وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ77 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.Tidak dibenarkan di dalam Islam bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusan dan mencelakakan diri sendiri baik dilakukan daerah damai maupun di daerah perang.

Avatar

Ratyh masitah

1.kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri 2. Dijelaskan olehnya bahwa harta bukanlah jaminan kebahagiaan seseorang, bahkan ada beberapa kasus dimana justru harta yang berlimpah malah menjerumuskan seseorang ke dalam kesesatan. Menurutnya kemajuan di bidang teknologi dan peradaban secara materi pun juga tidak menjamin rasa bahagia, akan tetapi dengan harta, kemajuan teknologi dan peradaban serta kenikmatan dunia lainnya bisa membuat seseorang berbuat lebih banyak demi kebaikan dan kebahagiaan, bukan hanya untuk dirinya sendiri bahkan juga bagi orang lain. “Meskipun kehidupan dunia hanya bersifat sementara, tetapi manusia diwajibkan untuk tetap berusaha dengan kerja keras untuk mendapatkannya, karena tidak dipungkiri bahwa terpenuhinya kebutuhan kehidupan dunia akan dapat memberikan kebahagiaan meskipun tidak selalu. Berkaca dari surah Quraisy ada empat rahasia kebahagiaan yaitu usaha, bersandar kepada Allah dalam segala kondisi, terpenuhinya kebutuhan jasmani dan kenyamanan secara batin. Al Qur’an menggambarkan kebahagiaan di dunia melalui beberapa istilah di antaranya kehidupan yang baik, dada yang lapang karena dipenuhi cahaya iman-Islam, hati yang tenang dengan selalu berzikir kepada Allah serta ketenangan,” Berbuat baik kepada sesama manusia sangat penting dilakukan. Jangan sampai Anda menyakiti hati orang lain yang bisa menimbulkan sakit hati. Tidak perlu muluk-muluk dalam berbuat baik, dan tidak perlu juga berlebihan. Arti kebaikan sesama manusia ini disebut lewat surat Al-Baqarah ayat 83 berikut: Wa iz akhaznaa miisaaqa Baniii Israaa'iila laa ta'buduuna illal laaha wa bil waalidaini ihsaananw wa zil qurbaa walyataamaa walmasaakiini wa quuluu linnaasi husnanw wa aqiimus salaata wa aatuzZakaata summa tawallitum illaa qaliilam minkum wa antum mu'rido. Artinya: Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, "Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah shalat dan tunaikanlah zakat." Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang. 3. Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Jihad' Perilaku tersebut merupakan tindakan terkutuk dan tidak ada dalam ajaran agama sehingga aksi bom bunuh diri tersebut bukan bagian dari Istishadiyah atau amalan jihad,"

Avatar

Widya putriani

1.keadaan pikiran , perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin 2.Tidak, karena kebahagiaan yang sejati ada pada sikap bagaimana kita menysukuri setiap apa yang sudah dikaruniakan Allah untuk kita. Disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 152: فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” 3. Tidak baik karna hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan mencelakakan diri sendiri , cara untuk mencapai tujuan yang baik. Sebab Jihad itu adalah tidak mengenal putus asa, menyerah, kelesuan, tidak pula pamrih.

Avatar

Rahmah

1. Arti kebahagiaan menurut saya adalah ketika kita selalu bersyukur, kunci kebahagiaan adalah bersyukur, jika kita tidak bersyukur nikmat kebahagiaan apapun bentuknya akan selalu terasa kurang dan hati pun tidak tenang karena kita selalu merasa kekurangan, maka dari itu bersyukurlah karena sekecil apapun nikmat yg Allah berikan pasti akan selalu terasa cukup bagi kita 2.Tidak, Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain tapi kunci bahagia menurut Al Qur’an adalah iman kepada Allah, menerima atas ketetapan Allah, menjaga komitmen kepada Allah, selalu bertilawah, husnuzhan dan optimis disetiap kondisi, memaafkan segala kesalahan orang lain, serta selalu berdoa memohon kebahagiaan kepada Allah. قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ QS. Az Zumar :10 3. Bom bunuh diri dengan tujuan jihat atau ingin masuk surga tidak di benarkan dalam Islam, Menurut saya orang yang melakukan bom bunuh diri adalah orang yang tidak memahami apa arti jihat yang sesungguhnya, orang yang sesat karena Islam tidak mengajarkan hal seperti itu

Avatar

Lily Arnalis

1. Kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kepuasan. Bersyukur dan Berbuat Ikhlas adalah salah satu cara agar hidup akan terasa lebih tenang dan bahagia. Kebahagiaan timbul ketiga dimna saya merasa bahwa sesuatu yang saya ingin kan dapat saya miliki, apa yang saya miliki tidak hilang dan pergi, apa yang saya lakukan tidak sia sia, apa yang saya nantikan tiba, juga saya akan bahagia ketika saya melihat orang tua saya bahagia 2. Tidak,karna Hal ini merupakan perilaku yang dilarang dalam Islam. Dilansir dari Elbalad, Lembaga Fatwa Mesir, Dar Ifta bahkan menyebut perilaku senang atas penderitaan orang adalah tindakan orang munafik. Rasulullah Saw bersabda: لا تظهر الشماتة لأخيك، فيعافيه الله ويبتليك. “Janganlah kau tunjukkan kegembiraan atas masalah orang lain, (kalau demikian) maka Allah akan membebaskannya dan memberikan cobaan kepadamu.” Ayat: وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ Arti “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77) bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb). Di akhirat, pelakunya dianggap akan masuk neraka, karena telah bunuh diri. Sedangkan bagi mereka yang menganggap aksi bom bunuh diri sebagai aksi mati syahid ('amaliyat al-ishtishhadiyah), maka implikasi kepada para pelakunya adalah diberlakukan hukum- hukum mati syahid “Barangsiapa menjatuhkan diri dari gunung, hingga membunuh jiwanya (bunuh diri), maka ia akan jatuh di neraka Jahanam, ia kekal serta abadi di dalamnya selama-lamanya.

Avatar

KHAIRI

1.kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran dan perasaan yang ditandai dengan kepuasan.Bersyukur dan ikhlas adalah salah satu cara agar hidup terasa lebih bahagia. 2.Al qashshash ayat 77 رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. 3.Pelaku bom bunuh diri itu sesat dan tidak di benarkan dalam islam.Pemboman yang dilakukan oleh kelompok berkedok agama itu sebagai bentuk Teror yang akan menghancukan umat muslim

Avatar

Nurul Afifah / 5404230050

1). Arti kebahagiaan menurut saya pribadi adalah sebuah impian atau harapan setiap manusia muslim yaitu sunatullah. Segala kegiatan baik dan positif yang dilakukan dengan ikhlas juga merupakan arti kebahagiaan tersendiri. 2). Dalam Islam, membunuh seseorang termasuk ke dalam dosa yang tidak diampuni oleh Allah. Barangsiapa yang membunuh Allah akan menjebloskannya ke neraka jahanam. seseorang dengan sengaja, artinya ia membuat kekacauan di muka bumi. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). 3). Bom Bunuh Diri Bukan Jihad karena Allah ta'ala berfirman (yang artinya), "Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian." (QS. An-Nisaa': 29) Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat." (HR. Bukhari dan Muslim). Adapun bunuh diri tanpa sengaja maka hal itu diberikan udzur dan pelakunya tidak berdosa berdasarkan firman Allah 'azza wa jalla (yang artinya), "Dan tidak ada dosa bagi kalian karena melakukan kesalahan yang tidak kalian sengaja akan tetapi (yang berdosa adalah) yang kalian sengaja dari hati kalian." (QS. Al- Ahzab: 5). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (baca: pelanggaran syari'at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari'at.

Avatar

NURNABILAH

1.arti dari kebahagiaan menurut saya merupakan suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenangan dan ketentraman lahir dan batin.Kebahagiaan pada hakikatnya merupakan suatu wujud penghayatan yang dialami manusia dalam menghadapi berbagai hal dalam perjalan hidup,kebahagiaan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan senang dan tentram hidup secara lahir dan batin. 2.Dalam Islam, membunuh seseorang termasuk ke dalam dosa yang tidak diampuni oleh Allah. Barangsiapa yang membunuh Allah akan menjebloskannya ke neraka jahanam. seseorang dengan sengaja, artinya ia membuat kekacauan di muka bumi. مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). 3.hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs), baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al-da'wah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

NURNABILAH

1.Arti dari kebahagiaan menurut saya merupakan suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenangan dan ketentraman lahir dan batin.Kebahagiaan pada hakikatnya merupakan suatu wujud penghayatan yang dialami manusia dalam menghadapi berbagai hal dalam perjalan hidup,kebahagiaan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan senang dan tentram hidup secara lahir dan batin. 2.Dalam Islam, membunuh seseorang termasuk ke dalam dosa yang tidak diampuni oleh Allah. Barangsiapa yang membunuh Allah akan menjebloskannya ke neraka jahanam. seseorang dengan sengaja, artinya ia membuat kekacauan di muka bumi. مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). 3.Menurut pendapat saya hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs), baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al-da'wah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Avi Putri Nabila ABI 1B

1. Bahagia adalah ketika kita bisa mensyukuri kehidupan kita 2. Islam tidak mengajarkan kebahagian dengan menyakiti orang lain. وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ Artinya : Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. 3.Perilaku pemuda muslim itu sangat tidak dibenarkan dalam islam,Karena bunuh diri tidak akan diterima disurga

Avatar

Avi Putri Nabila ABI 1B

1. Bahagia adalah ketika kita bisa mensyukuri kehidupan kita 2. Islam tidak mengajarkan kebahagian dengan menyakiti orang lain. وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ Artinya : Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. 3.Perilaku pemuda muslim itu sangat tidak dibenarkan dalam islam,Karena bunuh diri tidak akan diterima disurga

Avatar

Dinar Fahrunnisa

1. Kebahagiaan menurut saya adalah suatu perasaan yang merasakan kesenangan dengan situasi ataupun kondisi tertentu 2. Tidak, karena dalam Islam Allah mengajarkan untuk berbuat baik kepada siapapun termasuk melarang umat muslim untuk menyakitii hati orang lain dengan perbuatan ataupun ucapan-ucapan yang kasar. Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77) 3. Hal tersebut tidak dibenarkan dalam Islam dan diharamkan karena merupakan suatu bentuk tindakan putus asa dan mencelakakan diri sendiri

Avatar

Maya kiromi

Maya kiromi Nim.5404230038 Kelas ABI 1B RUANG 16C 1.Apa arti kebahagiaan menurut kamu? → kebahagiaan menurut saya puncak kebahagiaan ketika kita merasa tenang dan ke lapang dada. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! →Dalam Islam tidak benar meyakiti sesama umat muslim. Jika seseorang manyakiti saudaranya dengan alasan itu mencari kebahagiaan maka bukan kebahagiaan yang iya cari tpi melainkan kepuasan batin ketika menyakiti orang lain Di dalam Al-Quran banyak dijelaskan dan disebutkan oleh Allah mengenai kebahagiaan dalam kehidupan manusia. Allah berulangkali menyebutkan ayat-ayat yang mengharuskan kita semua untuk mengedepankan rasa syukur atas apapun yang telah Allah tentukan. Kunci Kebahagiaan Hidup itu adalah Bersyukur. Disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 152: فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” Menegaskan pentingnya rasa syukur, dalam QS. Al-Baqarah ayat 172, Allah juga berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ ٱلْفَسَادَ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ “Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa neraka.” (QS. al-Baqarah : 201) Hadis Tentang kebahagiaan أَرْبَعٌ مِنْ سَعَادَةِ اْلمَرْءِ أَنْ تَكُوْنَ زَوْجَتُهُ صَالِحَةً وَأَوْلاَدُهُ أَبْرَارًا وَخُلَطَائُهُ صًالِحِيْنَ وَأَنْ يَكُوْنَ رِزْقُهُ فِى بَلَدِهِ ''Empat macam dari kebahagiaan manusia, yaitu istri yang salehah, anak yang berbakti, teman-temannya adalah orang-orang yang baik, dan mata pencahariannya berada dalam negaranya sendiri.'' (HR Dailami). 3. Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! → tindakan itu adalah merugikan untuk umat manusia yang lain, bahwasanya jihad adalah berperang di jalan Allah, Tindak bom bunuh diri bukan bagian dari jihad.Bom bunuh diri hukumnya haram, dilarang dalam ajaran Islam, Banyak sekali cara lain untuk berjihad seperti melawan hawanafsu, dan sebagainya yang dimana dampak nya tidak merugikan banyak orang

Avatar

Putry jumia Elma adha

1.ketika kita mampu memberi apa yang kita miliki dengan hati ikhlas 2. tidak , dalil nya: وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam.” 3.tidak di benar kan, Karena itu termasuk tindakan kekerasan,dan tidak sama sekali termasuk dalam katagori jihad

Avatar

Putry jumia Elma adha ABI 1(a)

1.ketika kita mampu memberi apa yang kita miliki dengan hati ikhlas 2. tidak , dalil nya: وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam.” 3.tidak di benar kan, Karena itu termasuk tindakan kekerasan,dan tidak sama sekali termasuk dalam katagori jihad

Avatar

Azura Rahmadhani

Azura Rahmadhani Administrasi Niaga Administrasi Bisnis Internasional 1A Nim 5404230003 1. Bahagia? Hmmm, sebagai orang yang selalu menginginkan bahagia tapi malah mendapatkan sesuatu yang sebaliknya. Saya berpikir bahwa bahagia merupakan keinginan semua orang tapi itu hanya beberapa orang saja yang bisa merasakan kebahagiaan dengan mudah, berbeda dengan beberapa orang yang harus berjuang dengan keras bahkan harus mengorbankan sesuatu agar bisa meraih kebahagiaan. Bukan tidak yakin dengan Allah SWT, tapi, begitulah yang saya lihat dan dari pengalaman saya sendiri. Bahagia juga merupakan suatu perasaan senang yang tidak terkira, bahkan bisa membekas pada diri maupun pikiran seseorang. 2. Netral, karena memang pada dasarnya setiap manusia sudah mempunyai porsinya masing-masing, termasuk dalam mendapatkan bahagia. Kalaupun ada yang menyakiti, itu artinya adalah bahwasanya mereka hanya iri dengki dan tidak senang melihat orang lain bahagia dibandingkan dirinya. Karena itu, timbullah sebuah perselisihan satu sama lain. Juga setiap orang bisa mendapatkan bahagianya masing-masing tanpa harus mengikuti kebahagiaan orang lain dengan apa yang diperbuat kepada sesama manusia lain. Sesuai ayat Alqur'an ini: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97) Cara agar bisa hidup bahagia itu sebenarnya bukan dengan harta. Akan tetapi dengan perbuatan baik. Kalau kita sering melakukan kebaikan, maka kita akan mendapatkan kebahagiaan hidup. Kebaikan di sini setidaknya mencakup dua hal. Yaitu rajin melaksanakan perintah-perintah Allah dan peduli kepada sesama. Karena inti dari ajaran agama Islam adalah dua hal tersebut. Kebahagiaan hidup dalam ayat di atas adalah ketentraman hidup di dunia dan selamat dari api neraka di akhirat. (Tafsir Ibnu Katsir, 4/601) 3. Menurut MUI, bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb). Kalau menurut saya sendiri tentu hal tersebut tidak diperbolehkan karena selain mengatasnamakan agama, hal itu juga menyesatkan, karena bayangkan saja hanya karena sebuah ajaran yang mengatakan bahwa bom itu bisa masuk surga. Tentu salah besar, karena bahwasanya cara masuk surga itu dilihat dari ibadah juga dengan perilaku manusia itu sehari-hari serta berbuat kebaikan dan peduli kepada sesama. Tidak lupa, hal tersebut juga bisa membuat sebagian umat agama lain menganggap bahwa agama Islam adalah agama yang buruk karena dicap tidak bisa menghormati keyakinan juga kepercayaan agama mereka.

Avatar

Bella nur aljihan

1.ketika kita mampu memberi apa yang kita miliki dengan hati ikhlas 3.tidak di benar kan, Karena itu termasuk tindakan kekerasan,dan tidak sama sekali termasuk dalam katagori 2. tidak , dalil nya: وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam.”

Avatar

Siti Nur Adila (ABI 1A)

1.ketika kita mampu memberi apa yang kita miliki dengan hati ikhlas 2. tidak , dalil nya: وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam.” 3.tidak di benar kan, Karena itu termasuk tindakan kekerasan,dan tidak sama sekali termasuk dalam katagori jihad

Avatar

Bella nur aljihan

nama: Bella nur aljihan kelas: ABI 1A 1.ketika kita mampu memberi apa yang kita miliki dengan hati ikhlas 2. tidak , dalil nya: وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam.” 3.tidak di benar kan, Karena itu termasuk tindakan kekerasan,dan tidak sama sekali termasuk dalam katagori jihad

Avatar

Jihan Atikah (ABI 1A)

•Bahagia adalah suatu perasaan seseorang yang senang, damai, aman, dan tentram • islam tidak mengajarkan kebahagian dengan cara menyakiti orang lain, hal ini dapat kita ketahui dari hadits di bawah ini Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi). • hal itu tidak di benarkan, karena bagaimanapun bunuh diri itu adalah perbuatan yang salah dan akan mendapatkan hukuman yang setimpal di akhirat kelak. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan bunuh diri dengan menggunakan alat/cara yang ada di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim

Avatar

Bella nur aljihan

Nama:Bella Nur aljihan 1.Bahagia itu bukan kesuksesan, bukan kekayaan. Bukan pula kepintaran. Untuk apa sukses, bila tidak bermanfaat bagi sesama. Untuk apa kaya, bila tidak mau berbagi kepada orang membutuhkan. Dan untuk apa pintar, bila tidak mau berbagi ilmu dan memberi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. Sejatinya, hidup bahagia itu tentang seberapa manfaat kita untuk orang lain. 2.2. tidak , dalil nya: وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam.” 3.3.tidak di benar kan, Karena itu termasuk tindakan kekerasan,dan tidak sama sekali termasuk dalam katagori jihad

Avatar

Tia Rohmayani

1. Kebahagiaan menurut saya adalah kesenangan dan ketentraman seseorang yang memiliki keadaan yang senang. 2. Hadits tentang kebahagiaan مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: Hadits tentang menyakiti orang lain Dalam firman yang lain Allah dengan tegas melarang orang beriman saling menyakiti. Dari Abdullah ibn Umar radhiyallahu 'anhu: Bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti. 3. Bom Bunuh Diri Bukan Jihad Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Adapun bunuh diri tanpa sengaja maka hal itu diberikan udzur dan pelakunya tidak berdosa berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidak ada dosa bagi kalian karena melakukan kesalahan yang tidak kalian sengaja akan tetapi (yang berdosa adalah) yang kalian sengaja dari hati kalian.” (QS. Al-Ahzab: 5). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (baca: pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33).

Avatar

Tia Rohmayani ABI 1A

1. Kebahagiaan menurut saya adalah kesenangan dan ketentraman seseorang yang memiliki keadaan yang senang. 2. Hadits tentang kebahagiaan مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: Hadits tentang menyakiti orang lain Dalam firman yang lain Allah dengan tegas melarang orang beriman saling menyakiti. Dari Abdullah ibn Umar radhiyallahu 'anhu: Bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti. 3. Bom Bunuh Diri Bukan Jihad Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Adapun bunuh diri tanpa sengaja maka hal itu diberikan udzur dan pelakunya tidak berdosa berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidak ada dosa bagi kalian karena melakukan kesalahan yang tidak kalian sengaja akan tetapi (yang berdosa adalah) yang kalian sengaja dari hati kalian.” (QS. Al-Ahzab: 5). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (baca: pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Septy melani ABI 1A.

1.Kebahagiaan menurut saya adalah kehidupan yang baik, dada yang lapang karena dipenuhi cahaya iman-Islam, hati yang tenang dengan selalu berzikir kepada Allah serta ketenangan 2.QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

NISHA PERMATA ANDINA(ABI1A)

1.Bahagia itu ada dalam diri kita,jadi kitalh yang harus menciptakan kebahagiaan itu.apapun keadaannya kita harus tetap bahagia,baik miskin,berdukacita, lemah lembut, lapar, haus, murah hati, suci hati, membawa damai, dianiaya oleh karena kebenaran. kebahagiaan merupakan suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. 2. Al-Isra ayat 23 berikut: Wa qadaa Rabbuka allaa ta'buduuu illaaa iyyaahu wa bilwaalidaini ihsaanaa; immaa yablughanna 'indakal kibara ahaduhumaaa aw kilaahumaa falaa taqul lahumaaa uffinw wa laa tanharhumaa wa qullahumaa qawlan kariimaa. Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah”, dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” 3.Sangat tidak dibenarkan dalam Islam,jelas tertulis bahwa bunuh diri merupakan dosa besar,apapun alasannya.apalagi perbuatan itu dilakukan dirumah ibadah.yang jelas bunuh diri bukan jalan terbaik untuk masuk surga,masih banyak cara lain untuk masuk surga.

Avatar

Septy Melani ABI 1A

Avatar Imam Ghozali Penulis Kolom 548 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN " " Kebahagiaan Perspektif Islam TEACHING MATERIALS Kamis , 07 September 2023 Telah dibaca : 269 Pertemuan kedua materi kuliah agama yaitu: ukuran kebahagiaan perspektif Islam. Pada materi ini mahasiswa bisa mengetahui konsep kebahagiaan dan dasar-dasarnya dalam pandangan ajaran Islam. Harapanya mahasiswa mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari menerapakan pola hidup yang menghasilkan bahagia di Dunia dan di Akherat. Islam secara umum mengajarkan hidup untuk memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat. hal ini berangkat dari Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut: رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. Kebahagiaan sebagai sebuah cita-cita setiap muslim merupakan sunatullah. Segala kegiatan yang dilakukan setiap hari dengan segala aktifitasnya sebenarnya juga untuk memperoleh kebahagiaan. Ada sebagian orang mencari kebahagiaan melalui proses kuliah. Selesai kuliah berharap bisa mendapatkan pekerjaan, atau mampu membuka pekerjaan. Ada kebahagiaan melalui jalur politik dengan mendaftarkan diri menjadi anggota parlemen ataupun mencalonkan diri sebagai bakal calon eksekutif. Ada kebagiaan melalui jalur bisnis dengan bekerja dan membuka jaringan bisnis di mana-mana. Ironisnya, fenomena saat sekarang ini, ada kebahagiaan justru bertentangan dengan hakikat kebahagiaan itu sendiri. ada sekelompok orang mempunyai rasa bahagia ketika menyakiti orang lain, menyakiti binatang dengan cara yang aneh-aneh. Ada juga ingin mencari kebahagiaan dengan melakukan perbuatan merusak diri sendiri seperti mengkonsumsi narkoba, melakukan pergaulan bebas dan sejenisnya. Banyak fenomena masyarakat untuk mencari kebahagiaan dengan melawan kodrat kebahagiaan itu sendiri. sehingga mereka tidak mendapatkan kebahagiaan sejati. Apa itu kebahagiaan? Kebahagiaan berasal dari kata “bahagia”. Ini merupakan kata sifat. Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin. Muhammad Surya mengatakan bahwa kebahagiaan pada hakikatnya merupakan suatu wujud penghayatan yang dialami manusia dalam menghadapi berbagai hal dalam perjalan hidup. yulia woro puspitorini menjelaskan kebahagiaan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan senang dan tentram hidup secara lahir dan batin. M.Iqbal Dirham mengatakan kebahagiaan dimulai dari ketenangan hati dalam menerima suatu peristiwa dan menunjukan sikap yang tenang dalam menyikapi atau memberikan respon terhadap peristiwa tersebut. Ibn Khaldun mengatakan bahwa kebahagiaan ketika manusia tunduk dan melaksanakan terhadap garis-garis kehidupan yang telah diatur oleh Allah s.w.t. Dari definisi tersebut di atas, ada beberapa kesimpulan dari makna suatu kebahagiaan sebagai berikut: pertama, kebahagiaan memberi rasa tenang dalam pikiran dan perasaan. Kedua, memberi rasa damai baik lahir dan batin. Ketiga, kebahagiaan bersumber dari suatu proses yang dilakukan oleh orang yang mencarinya. Keempat, kebahagiaan lahir dari ketaatan terhadap perintah-perintah agama. Dari beberapa point tentang makna kebahagiaan di atas merupakan satu-kesatuan dan tidak bisa berdiri sendiri. Orang yang sukses bisa diterima di perguruan tinggi favorit dan bergengsi akan memberi respon dengan luapan kebahagiaan. Begitu juga ada orang yang bisa mendapatkan pasangan hidup sesuai dengan rencananya, maka dia pun akan mendapatkan kebahagiaan akibat dari proses tersebut. Banyak lagi hal-hal yang mengantarkan kebahagiaan lainnya. Namun dalam konteks islam, kebahagiaan tidak menjadi sempurna ketika kebahagiaan tersebut masih sebatas memenuhi kebutuhan dunia. islam mengajarkan bahwa kebahagiaan di dunia harus berlanjut pada kebahagiaan di akherat. Sebab hakikat kehidupan dalam Islam tidak sebatas di dunia. Kehidupan di dunia dibatasi umur, masa dan tempat. Islam mengajarkan bahwa ada kehidupan setelah kehidupan di dunia yaitu kehidupan di alam kubur dan kehidupan di alam akherat. kedua kehidupan terakhir ini adalah suatu cita-cita besar masa depan umat Islam. Maka proses penciptaan kebahagiaan di dunia harus benar-benar melalui cara yang benar dan sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Jika tidak, maka kebahagiaan di dunia bisa menjadi beban kehidupan selanjutnya. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). Ayat tersebut di atas menarasikan garis-garis besar target-target kebahagiaan; pertama, mempunyai pasangan hidup; kedua mempunyai keturunan; ketiga mempunyai perlengkapan rumah; keempat mempunyai perhiasan dan kendaraan; kelima mempunyai kekayaan. Wujud-wujud kekinian bisa beragam bentuk. Gambaran-gambaran kebahagiaan kekinian tidak jauh dari gambaran target kebahagiaan dalam Kitab Suci tersebut. meskipun demikian, Allah pun memperingatkan kepada manusia untuk mengingat tujuan hidup yang sejati yaitu beribadah kepada Allah s.w.t. Dari dua ayat tersebut di atas, secara garis besarnya kebahagiaan yang diinginkan dalam Islam ada dua; kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat. sedangkan cara untuk mendapatkannya berbeda-beda. Menurut Al-Farabi untuk mendapatkan suatu kebahagiaan diperoleh dengan pengetahuan akan yang baik, sementara pengetahuan muncul dari suara hati. Kebahagiaan adalah kebaikan yang diinginkan untuk kebaikan itu sendiri. maksudnya ketika seseorang melakukan kebaikan maka tindakan itu didasari oleh kemauannya sendiri dan dengan motif suka melakukan kebaikan. Menurut Imam Al-Ghazali puncak dari kebahagiaan ialah ilmu dan amal. Maka orang-orang yang berusaha terus-menerus untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan terus-menerus beramal merupakan jalan untuk mencapai kebahagiaan sejati. Amal yang dimaksud olehnya adalah riyadhah, latihan dalam memerangi syahwat diri. Dan jalan untuk memerangi syahwat melalui riyadhah dan mujahadah. Ibn Miskawaih mengatakan kebahagiaan adalah kebaikan dalam hubungannya dengan pemiliknya dan juga sebagai kesempurnaan bagi pemiliknya. Ia bersifat relatif. Dari sini untuk mencapai kebahagiaan merupakan usaha setiap orang untuk mendapatkan kesempurnaan tersebut melalui berbagai metode yang dilakukan oleh masing-masing manusia tentang maksud dari kebahagiaan tersebut. Dari paparan tersebut seorang muslim mempunyai strategi beragam untuk mencapai kebahagiaan sejati baik di Dunia maupun di Akherat. Kebahagian adalah suatu proses. Bagi seorang muslim untuk memperoleh kebahagiaan di dunia juga harus melalui proses secara terus-menerus untuk mencapai pada apa yang dicita-citakan. Begitu juga kebahagiaan di Akherat. Maka tugas muslim untuk mencapai kebahagiaan yang kekal abadi adalah selalu memperbaiki diri skill, pengetahuan, emosional dan spiritual nya. Proses terus-menerus menjadi jalan untuk memperoleh kebahagiaan sejati. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini: 1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? 2. Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! 3. Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Penulis : Imam Ghozali Bagikan Ke : Tulis Komentar Masukkan Nama Lengkap Masukkan Email isikan Komentar Submit Putri Rahma Resa Senin, 10 September 2023 Nama : Putri Rahma Resa Jurusan : Administrasi Niaga Prodi : Administrasi Bisnis Internasional Kelas : ABI 1B, C16 NIM : 5404230055 1.Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawaban: Menurut saya, arti kebahagiaan adalah ketika saya bisa hidup sehat, bahagia, dan segala impian saya terwujudkan serta dikelilingi orang yang baik dan peduli. Serta bisa menerima takdir Allah dengan berbaik sangka dan berlapang dada. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawaban : Tidak. Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab: Perbuatan tersebut tidak dibenarkan walaupun dengan alasan apapun. Dalam sisi Agama saja sudah sangat dilarang apalagi dilakukan peristiwa tersebut di rumah ibadah agama lain yang seharusnya kita harus saling menghormati dan menghargai, bukan sebaliknya NURMAFITA ABI 1B 1.Menurut saya kebahagiaan adalah suatu perasaan yang senang,tentram lahir dan batin serta bebas dari suatu yang menyusahkan, kebahagiaan juga mensyukuri segala sesuatu yang di berikan Allah swt 2.Tidak,karena terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb Ismawati kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sudah pasti tidak semua nya sudah dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb). Nurul Hidayah 1.) kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Atau bisa juga arti bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani. 2.) QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Septy Melani ABI 1A

Avatar Imam Ghozali Penulis Kolom 548 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN " " Kebahagiaan Perspektif Islam TEACHING MATERIALS Kamis , 07 September 2023 Telah dibaca : 269 Pertemuan kedua materi kuliah agama yaitu: ukuran kebahagiaan perspektif Islam. Pada materi ini mahasiswa bisa mengetahui konsep kebahagiaan dan dasar-dasarnya dalam pandangan ajaran Islam. Harapanya mahasiswa mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari menerapakan pola hidup yang menghasilkan bahagia di Dunia dan di Akherat. Islam secara umum mengajarkan hidup untuk memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat. hal ini berangkat dari Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut: رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. Kebahagiaan sebagai sebuah cita-cita setiap muslim merupakan sunatullah. Segala kegiatan yang dilakukan setiap hari dengan segala aktifitasnya sebenarnya juga untuk memperoleh kebahagiaan. Ada sebagian orang mencari kebahagiaan melalui proses kuliah. Selesai kuliah berharap bisa mendapatkan pekerjaan, atau mampu membuka pekerjaan. Ada kebahagiaan melalui jalur politik dengan mendaftarkan diri menjadi anggota parlemen ataupun mencalonkan diri sebagai bakal calon eksekutif. Ada kebagiaan melalui jalur bisnis dengan bekerja dan membuka jaringan bisnis di mana-mana. Ironisnya, fenomena saat sekarang ini, ada kebahagiaan justru bertentangan dengan hakikat kebahagiaan itu sendiri. ada sekelompok orang mempunyai rasa bahagia ketika menyakiti orang lain, menyakiti binatang dengan cara yang aneh-aneh. Ada juga ingin mencari kebahagiaan dengan melakukan perbuatan merusak diri sendiri seperti mengkonsumsi narkoba, melakukan pergaulan bebas dan sejenisnya. Banyak fenomena masyarakat untuk mencari kebahagiaan dengan melawan kodrat kebahagiaan itu sendiri. sehingga mereka tidak mendapatkan kebahagiaan sejati. Apa itu kebahagiaan? Kebahagiaan berasal dari kata “bahagia”. Ini merupakan kata sifat. Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin. Muhammad Surya mengatakan bahwa kebahagiaan pada hakikatnya merupakan suatu wujud penghayatan yang dialami manusia dalam menghadapi berbagai hal dalam perjalan hidup. yulia woro puspitorini menjelaskan kebahagiaan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan senang dan tentram hidup secara lahir dan batin. M.Iqbal Dirham mengatakan kebahagiaan dimulai dari ketenangan hati dalam menerima suatu peristiwa dan menunjukan sikap yang tenang dalam menyikapi atau memberikan respon terhadap peristiwa tersebut. Ibn Khaldun mengatakan bahwa kebahagiaan ketika manusia tunduk dan melaksanakan terhadap garis-garis kehidupan yang telah diatur oleh Allah s.w.t. Dari definisi tersebut di atas, ada beberapa kesimpulan dari makna suatu kebahagiaan sebagai berikut: pertama, kebahagiaan memberi rasa tenang dalam pikiran dan perasaan. Kedua, memberi rasa damai baik lahir dan batin. Ketiga, kebahagiaan bersumber dari suatu proses yang dilakukan oleh orang yang mencarinya. Keempat, kebahagiaan lahir dari ketaatan terhadap perintah-perintah agama. Dari beberapa point tentang makna kebahagiaan di atas merupakan satu-kesatuan dan tidak bisa berdiri sendiri. Orang yang sukses bisa diterima di perguruan tinggi favorit dan bergengsi akan memberi respon dengan luapan kebahagiaan. Begitu juga ada orang yang bisa mendapatkan pasangan hidup sesuai dengan rencananya, maka dia pun akan mendapatkan kebahagiaan akibat dari proses tersebut. Banyak lagi hal-hal yang mengantarkan kebahagiaan lainnya. Namun dalam konteks islam, kebahagiaan tidak menjadi sempurna ketika kebahagiaan tersebut masih sebatas memenuhi kebutuhan dunia. islam mengajarkan bahwa kebahagiaan di dunia harus berlanjut pada kebahagiaan di akherat. Sebab hakikat kehidupan dalam Islam tidak sebatas di dunia. Kehidupan di dunia dibatasi umur, masa dan tempat. Islam mengajarkan bahwa ada kehidupan setelah kehidupan di dunia yaitu kehidupan di alam kubur dan kehidupan di alam akherat. kedua kehidupan terakhir ini adalah suatu cita-cita besar masa depan umat Islam. Maka proses penciptaan kebahagiaan di dunia harus benar-benar melalui cara yang benar dan sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Jika tidak, maka kebahagiaan di dunia bisa menjadi beban kehidupan selanjutnya. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). Ayat tersebut di atas menarasikan garis-garis besar target-target kebahagiaan; pertama, mempunyai pasangan hidup; kedua mempunyai keturunan; ketiga mempunyai perlengkapan rumah; keempat mempunyai perhiasan dan kendaraan; kelima mempunyai kekayaan. Wujud-wujud kekinian bisa beragam bentuk. Gambaran-gambaran kebahagiaan kekinian tidak jauh dari gambaran target kebahagiaan dalam Kitab Suci tersebut. meskipun demikian, Allah pun memperingatkan kepada manusia untuk mengingat tujuan hidup yang sejati yaitu beribadah kepada Allah s.w.t. Dari dua ayat tersebut di atas, secara garis besarnya kebahagiaan yang diinginkan dalam Islam ada dua; kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat. sedangkan cara untuk mendapatkannya berbeda-beda. Menurut Al-Farabi untuk mendapatkan suatu kebahagiaan diperoleh dengan pengetahuan akan yang baik, sementara pengetahuan muncul dari suara hati. Kebahagiaan adalah kebaikan yang diinginkan untuk kebaikan itu sendiri. maksudnya ketika seseorang melakukan kebaikan maka tindakan itu didasari oleh kemauannya sendiri dan dengan motif suka melakukan kebaikan. Menurut Imam Al-Ghazali puncak dari kebahagiaan ialah ilmu dan amal. Maka orang-orang yang berusaha terus-menerus untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan terus-menerus beramal merupakan jalan untuk mencapai kebahagiaan sejati. Amal yang dimaksud olehnya adalah riyadhah, latihan dalam memerangi syahwat diri. Dan jalan untuk memerangi syahwat melalui riyadhah dan mujahadah. Ibn Miskawaih mengatakan kebahagiaan adalah kebaikan dalam hubungannya dengan pemiliknya dan juga sebagai kesempurnaan bagi pemiliknya. Ia bersifat relatif. Dari sini untuk mencapai kebahagiaan merupakan usaha setiap orang untuk mendapatkan kesempurnaan tersebut melalui berbagai metode yang dilakukan oleh masing-masing manusia tentang maksud dari kebahagiaan tersebut. Dari paparan tersebut seorang muslim mempunyai strategi beragam untuk mencapai kebahagiaan sejati baik di Dunia maupun di Akherat. Kebahagian adalah suatu proses. Bagi seorang muslim untuk memperoleh kebahagiaan di dunia juga harus melalui proses secara terus-menerus untuk mencapai pada apa yang dicita-citakan. Begitu juga kebahagiaan di Akherat. Maka tugas muslim untuk mencapai kebahagiaan yang kekal abadi adalah selalu memperbaiki diri skill, pengetahuan, emosional dan spiritual nya. Proses terus-menerus menjadi jalan untuk memperoleh kebahagiaan sejati. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini: 1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? 2. Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! 3. Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Penulis : Imam Ghozali Bagikan Ke : Tulis Komentar Masukkan Nama Lengkap Masukkan Email isikan Komentar Submit Putri Rahma Resa Senin, 10 September 2023 Nama : Putri Rahma Resa Jurusan : Administrasi Niaga Prodi : Administrasi Bisnis Internasional Kelas : ABI 1B, C16 NIM : 5404230055 1.Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawaban: Menurut saya, arti kebahagiaan adalah ketika saya bisa hidup sehat, bahagia, dan segala impian saya terwujudkan serta dikelilingi orang yang baik dan peduli. Serta bisa menerima takdir Allah dengan berbaik sangka dan berlapang dada. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawaban : Tidak. Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab: Perbuatan tersebut tidak dibenarkan walaupun dengan alasan apapun. Dalam sisi Agama saja sudah sangat dilarang apalagi dilakukan peristiwa tersebut di rumah ibadah agama lain yang seharusnya kita harus saling menghormati dan menghargai, bukan sebaliknya NURMAFITA ABI 1B 1.Menurut saya kebahagiaan adalah suatu perasaan yang senang,tentram lahir dan batin serta bebas dari suatu yang menyusahkan, kebahagiaan juga mensyukuri segala sesuatu yang di berikan Allah swt 2.Tidak,karena terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb Ismawati kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sudah pasti tidak semua nya sudah dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb). Nurul Hidayah 1.) kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Atau bisa juga arti bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani. 2.) QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Septy Melani ABI 1A

Avatar Imam Ghozali Penulis Kolom 548 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN " " Kebahagiaan Perspektif Islam TEACHING MATERIALS Kamis , 07 September 2023 Telah dibaca : 269 Pertemuan kedua materi kuliah agama yaitu: ukuran kebahagiaan perspektif Islam. Pada materi ini mahasiswa bisa mengetahui konsep kebahagiaan dan dasar-dasarnya dalam pandangan ajaran Islam. Harapanya mahasiswa mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari menerapakan pola hidup yang menghasilkan bahagia di Dunia dan di Akherat. Islam secara umum mengajarkan hidup untuk memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat. hal ini berangkat dari Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut: رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. Kebahagiaan sebagai sebuah cita-cita setiap muslim merupakan sunatullah. Segala kegiatan yang dilakukan setiap hari dengan segala aktifitasnya sebenarnya juga untuk memperoleh kebahagiaan. Ada sebagian orang mencari kebahagiaan melalui proses kuliah. Selesai kuliah berharap bisa mendapatkan pekerjaan, atau mampu membuka pekerjaan. Ada kebahagiaan melalui jalur politik dengan mendaftarkan diri menjadi anggota parlemen ataupun mencalonkan diri sebagai bakal calon eksekutif. Ada kebagiaan melalui jalur bisnis dengan bekerja dan membuka jaringan bisnis di mana-mana. Ironisnya, fenomena saat sekarang ini, ada kebahagiaan justru bertentangan dengan hakikat kebahagiaan itu sendiri. ada sekelompok orang mempunyai rasa bahagia ketika menyakiti orang lain, menyakiti binatang dengan cara yang aneh-aneh. Ada juga ingin mencari kebahagiaan dengan melakukan perbuatan merusak diri sendiri seperti mengkonsumsi narkoba, melakukan pergaulan bebas dan sejenisnya. Banyak fenomena masyarakat untuk mencari kebahagiaan dengan melawan kodrat kebahagiaan itu sendiri. sehingga mereka tidak mendapatkan kebahagiaan sejati. Apa itu kebahagiaan? Kebahagiaan berasal dari kata “bahagia”. Ini merupakan kata sifat. Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin. Muhammad Surya mengatakan bahwa kebahagiaan pada hakikatnya merupakan suatu wujud penghayatan yang dialami manusia dalam menghadapi berbagai hal dalam perjalan hidup. yulia woro puspitorini menjelaskan kebahagiaan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan senang dan tentram hidup secara lahir dan batin. M.Iqbal Dirham mengatakan kebahagiaan dimulai dari ketenangan hati dalam menerima suatu peristiwa dan menunjukan sikap yang tenang dalam menyikapi atau memberikan respon terhadap peristiwa tersebut. Ibn Khaldun mengatakan bahwa kebahagiaan ketika manusia tunduk dan melaksanakan terhadap garis-garis kehidupan yang telah diatur oleh Allah s.w.t. Dari definisi tersebut di atas, ada beberapa kesimpulan dari makna suatu kebahagiaan sebagai berikut: pertama, kebahagiaan memberi rasa tenang dalam pikiran dan perasaan. Kedua, memberi rasa damai baik lahir dan batin. Ketiga, kebahagiaan bersumber dari suatu proses yang dilakukan oleh orang yang mencarinya. Keempat, kebahagiaan lahir dari ketaatan terhadap perintah-perintah agama. Dari beberapa point tentang makna kebahagiaan di atas merupakan satu-kesatuan dan tidak bisa berdiri sendiri. Orang yang sukses bisa diterima di perguruan tinggi favorit dan bergengsi akan memberi respon dengan luapan kebahagiaan. Begitu juga ada orang yang bisa mendapatkan pasangan hidup sesuai dengan rencananya, maka dia pun akan mendapatkan kebahagiaan akibat dari proses tersebut. Banyak lagi hal-hal yang mengantarkan kebahagiaan lainnya. Namun dalam konteks islam, kebahagiaan tidak menjadi sempurna ketika kebahagiaan tersebut masih sebatas memenuhi kebutuhan dunia. islam mengajarkan bahwa kebahagiaan di dunia harus berlanjut pada kebahagiaan di akherat. Sebab hakikat kehidupan dalam Islam tidak sebatas di dunia. Kehidupan di dunia dibatasi umur, masa dan tempat. Islam mengajarkan bahwa ada kehidupan setelah kehidupan di dunia yaitu kehidupan di alam kubur dan kehidupan di alam akherat. kedua kehidupan terakhir ini adalah suatu cita-cita besar masa depan umat Islam. Maka proses penciptaan kebahagiaan di dunia harus benar-benar melalui cara yang benar dan sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Jika tidak, maka kebahagiaan di dunia bisa menjadi beban kehidupan selanjutnya. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). Ayat tersebut di atas menarasikan garis-garis besar target-target kebahagiaan; pertama, mempunyai pasangan hidup; kedua mempunyai keturunan; ketiga mempunyai perlengkapan rumah; keempat mempunyai perhiasan dan kendaraan; kelima mempunyai kekayaan. Wujud-wujud kekinian bisa beragam bentuk. Gambaran-gambaran kebahagiaan kekinian tidak jauh dari gambaran target kebahagiaan dalam Kitab Suci tersebut. meskipun demikian, Allah pun memperingatkan kepada manusia untuk mengingat tujuan hidup yang sejati yaitu beribadah kepada Allah s.w.t. Dari dua ayat tersebut di atas, secara garis besarnya kebahagiaan yang diinginkan dalam Islam ada dua; kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat. sedangkan cara untuk mendapatkannya berbeda-beda. Menurut Al-Farabi untuk mendapatkan suatu kebahagiaan diperoleh dengan pengetahuan akan yang baik, sementara pengetahuan muncul dari suara hati. Kebahagiaan adalah kebaikan yang diinginkan untuk kebaikan itu sendiri. maksudnya ketika seseorang melakukan kebaikan maka tindakan itu didasari oleh kemauannya sendiri dan dengan motif suka melakukan kebaikan. Menurut Imam Al-Ghazali puncak dari kebahagiaan ialah ilmu dan amal. Maka orang-orang yang berusaha terus-menerus untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan terus-menerus beramal merupakan jalan untuk mencapai kebahagiaan sejati. Amal yang dimaksud olehnya adalah riyadhah, latihan dalam memerangi syahwat diri. Dan jalan untuk memerangi syahwat melalui riyadhah dan mujahadah. Ibn Miskawaih mengatakan kebahagiaan adalah kebaikan dalam hubungannya dengan pemiliknya dan juga sebagai kesempurnaan bagi pemiliknya. Ia bersifat relatif. Dari sini untuk mencapai kebahagiaan merupakan usaha setiap orang untuk mendapatkan kesempurnaan tersebut melalui berbagai metode yang dilakukan oleh masing-masing manusia tentang maksud dari kebahagiaan tersebut. Dari paparan tersebut seorang muslim mempunyai strategi beragam untuk mencapai kebahagiaan sejati baik di Dunia maupun di Akherat. Kebahagian adalah suatu proses. Bagi seorang muslim untuk memperoleh kebahagiaan di dunia juga harus melalui proses secara terus-menerus untuk mencapai pada apa yang dicita-citakan. Begitu juga kebahagiaan di Akherat. Maka tugas muslim untuk mencapai kebahagiaan yang kekal abadi adalah selalu memperbaiki diri skill, pengetahuan, emosional dan spiritual nya. Proses terus-menerus menjadi jalan untuk memperoleh kebahagiaan sejati. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini: 1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? 2. Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! 3. Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Penulis : Imam Ghozali Bagikan Ke : Tulis Komentar Masukkan Nama Lengkap Masukkan Email isikan Komentar Submit Putri Rahma Resa Senin, 10 September 2023 Nama : Putri Rahma Resa Jurusan : Administrasi Niaga Prodi : Administrasi Bisnis Internasional Kelas : ABI 1B, C16 NIM : 5404230055 1.Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawaban: Menurut saya, arti kebahagiaan adalah ketika saya bisa hidup sehat, bahagia, dan segala impian saya terwujudkan serta dikelilingi orang yang baik dan peduli. Serta bisa menerima takdir Allah dengan berbaik sangka dan berlapang dada. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawaban : Tidak. Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab: Perbuatan tersebut tidak dibenarkan walaupun dengan alasan apapun. Dalam sisi Agama saja sudah sangat dilarang apalagi dilakukan peristiwa tersebut di rumah ibadah agama lain yang seharusnya kita harus saling menghormati dan menghargai, bukan sebaliknya NURMAFITA ABI 1B 1.Menurut saya kebahagiaan adalah suatu perasaan yang senang,tentram lahir dan batin serta bebas dari suatu yang menyusahkan, kebahagiaan juga mensyukuri segala sesuatu yang di berikan Allah swt 2.Tidak,karena terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb Ismawati kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sudah pasti tidak semua nya sudah dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb). Nurul Hidayah 1.) kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Atau bisa juga arti bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani. 2.) QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Septy Melani ABI 1A

Avatar Imam Ghozali Penulis Kolom 548 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN " " Kebahagiaan Perspektif Islam TEACHING MATERIALS Kamis , 07 September 2023 Telah dibaca : 269 Pertemuan kedua materi kuliah agama yaitu: ukuran kebahagiaan perspektif Islam. Pada materi ini mahasiswa bisa mengetahui konsep kebahagiaan dan dasar-dasarnya dalam pandangan ajaran Islam. Harapanya mahasiswa mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari menerapakan pola hidup yang menghasilkan bahagia di Dunia dan di Akherat. Islam secara umum mengajarkan hidup untuk memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat. hal ini berangkat dari Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut: رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. Kebahagiaan sebagai sebuah cita-cita setiap muslim merupakan sunatullah. Segala kegiatan yang dilakukan setiap hari dengan segala aktifitasnya sebenarnya juga untuk memperoleh kebahagiaan. Ada sebagian orang mencari kebahagiaan melalui proses kuliah. Selesai kuliah berharap bisa mendapatkan pekerjaan, atau mampu membuka pekerjaan. Ada kebahagiaan melalui jalur politik dengan mendaftarkan diri menjadi anggota parlemen ataupun mencalonkan diri sebagai bakal calon eksekutif. Ada kebagiaan melalui jalur bisnis dengan bekerja dan membuka jaringan bisnis di mana-mana. Ironisnya, fenomena saat sekarang ini, ada kebahagiaan justru bertentangan dengan hakikat kebahagiaan itu sendiri. ada sekelompok orang mempunyai rasa bahagia ketika menyakiti orang lain, menyakiti binatang dengan cara yang aneh-aneh. Ada juga ingin mencari kebahagiaan dengan melakukan perbuatan merusak diri sendiri seperti mengkonsumsi narkoba, melakukan pergaulan bebas dan sejenisnya. Banyak fenomena masyarakat untuk mencari kebahagiaan dengan melawan kodrat kebahagiaan itu sendiri. sehingga mereka tidak mendapatkan kebahagiaan sejati. Apa itu kebahagiaan? Kebahagiaan berasal dari kata “bahagia”. Ini merupakan kata sifat. Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin. Muhammad Surya mengatakan bahwa kebahagiaan pada hakikatnya merupakan suatu wujud penghayatan yang dialami manusia dalam menghadapi berbagai hal dalam perjalan hidup. yulia woro puspitorini menjelaskan kebahagiaan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan senang dan tentram hidup secara lahir dan batin. M.Iqbal Dirham mengatakan kebahagiaan dimulai dari ketenangan hati dalam menerima suatu peristiwa dan menunjukan sikap yang tenang dalam menyikapi atau memberikan respon terhadap peristiwa tersebut. Ibn Khaldun mengatakan bahwa kebahagiaan ketika manusia tunduk dan melaksanakan terhadap garis-garis kehidupan yang telah diatur oleh Allah s.w.t. Dari definisi tersebut di atas, ada beberapa kesimpulan dari makna suatu kebahagiaan sebagai berikut: pertama, kebahagiaan memberi rasa tenang dalam pikiran dan perasaan. Kedua, memberi rasa damai baik lahir dan batin. Ketiga, kebahagiaan bersumber dari suatu proses yang dilakukan oleh orang yang mencarinya. Keempat, kebahagiaan lahir dari ketaatan terhadap perintah-perintah agama. Dari beberapa point tentang makna kebahagiaan di atas merupakan satu-kesatuan dan tidak bisa berdiri sendiri. Orang yang sukses bisa diterima di perguruan tinggi favorit dan bergengsi akan memberi respon dengan luapan kebahagiaan. Begitu juga ada orang yang bisa mendapatkan pasangan hidup sesuai dengan rencananya, maka dia pun akan mendapatkan kebahagiaan akibat dari proses tersebut. Banyak lagi hal-hal yang mengantarkan kebahagiaan lainnya. Namun dalam konteks islam, kebahagiaan tidak menjadi sempurna ketika kebahagiaan tersebut masih sebatas memenuhi kebutuhan dunia. islam mengajarkan bahwa kebahagiaan di dunia harus berlanjut pada kebahagiaan di akherat. Sebab hakikat kehidupan dalam Islam tidak sebatas di dunia. Kehidupan di dunia dibatasi umur, masa dan tempat. Islam mengajarkan bahwa ada kehidupan setelah kehidupan di dunia yaitu kehidupan di alam kubur dan kehidupan di alam akherat. kedua kehidupan terakhir ini adalah suatu cita-cita besar masa depan umat Islam. Maka proses penciptaan kebahagiaan di dunia harus benar-benar melalui cara yang benar dan sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Jika tidak, maka kebahagiaan di dunia bisa menjadi beban kehidupan selanjutnya. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). Ayat tersebut di atas menarasikan garis-garis besar target-target kebahagiaan; pertama, mempunyai pasangan hidup; kedua mempunyai keturunan; ketiga mempunyai perlengkapan rumah; keempat mempunyai perhiasan dan kendaraan; kelima mempunyai kekayaan. Wujud-wujud kekinian bisa beragam bentuk. Gambaran-gambaran kebahagiaan kekinian tidak jauh dari gambaran target kebahagiaan dalam Kitab Suci tersebut. meskipun demikian, Allah pun memperingatkan kepada manusia untuk mengingat tujuan hidup yang sejati yaitu beribadah kepada Allah s.w.t. Dari dua ayat tersebut di atas, secara garis besarnya kebahagiaan yang diinginkan dalam Islam ada dua; kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat. sedangkan cara untuk mendapatkannya berbeda-beda. Menurut Al-Farabi untuk mendapatkan suatu kebahagiaan diperoleh dengan pengetahuan akan yang baik, sementara pengetahuan muncul dari suara hati. Kebahagiaan adalah kebaikan yang diinginkan untuk kebaikan itu sendiri. maksudnya ketika seseorang melakukan kebaikan maka tindakan itu didasari oleh kemauannya sendiri dan dengan motif suka melakukan kebaikan. Menurut Imam Al-Ghazali puncak dari kebahagiaan ialah ilmu dan amal. Maka orang-orang yang berusaha terus-menerus untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan terus-menerus beramal merupakan jalan untuk mencapai kebahagiaan sejati. Amal yang dimaksud olehnya adalah riyadhah, latihan dalam memerangi syahwat diri. Dan jalan untuk memerangi syahwat melalui riyadhah dan mujahadah. Ibn Miskawaih mengatakan kebahagiaan adalah kebaikan dalam hubungannya dengan pemiliknya dan juga sebagai kesempurnaan bagi pemiliknya. Ia bersifat relatif. Dari sini untuk mencapai kebahagiaan merupakan usaha setiap orang untuk mendapatkan kesempurnaan tersebut melalui berbagai metode yang dilakukan oleh masing-masing manusia tentang maksud dari kebahagiaan tersebut. Dari paparan tersebut seorang muslim mempunyai strategi beragam untuk mencapai kebahagiaan sejati baik di Dunia maupun di Akherat. Kebahagian adalah suatu proses. Bagi seorang muslim untuk memperoleh kebahagiaan di dunia juga harus melalui proses secara terus-menerus untuk mencapai pada apa yang dicita-citakan. Begitu juga kebahagiaan di Akherat. Maka tugas muslim untuk mencapai kebahagiaan yang kekal abadi adalah selalu memperbaiki diri skill, pengetahuan, emosional dan spiritual nya. Proses terus-menerus menjadi jalan untuk memperoleh kebahagiaan sejati. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini: 1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? 2. Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! 3. Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Penulis : Imam Ghozali Bagikan Ke : Tulis Komentar Masukkan Nama Lengkap Masukkan Email isikan Komentar Submit Putri Rahma Resa Senin, 10 September 2023 Nama : Putri Rahma Resa Jurusan : Administrasi Niaga Prodi : Administrasi Bisnis Internasional Kelas : ABI 1B, C16 NIM : 5404230055 1.Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawaban: Menurut saya, arti kebahagiaan adalah ketika saya bisa hidup sehat, bahagia, dan segala impian saya terwujudkan serta dikelilingi orang yang baik dan peduli. Serta bisa menerima takdir Allah dengan berbaik sangka dan berlapang dada. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawaban : Tidak. Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab: Perbuatan tersebut tidak dibenarkan walaupun dengan alasan apapun. Dalam sisi Agama saja sudah sangat dilarang apalagi dilakukan peristiwa tersebut di rumah ibadah agama lain yang seharusnya kita harus saling menghormati dan menghargai, bukan sebaliknya NURMAFITA ABI 1B 1.Menurut saya kebahagiaan adalah suatu perasaan yang senang,tentram lahir dan batin serta bebas dari suatu yang menyusahkan, kebahagiaan juga mensyukuri segala sesuatu yang di berikan Allah swt 2.Tidak,karena terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb Ismawati kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sudah pasti tidak semua nya sudah dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb). Nurul Hidayah 1.) kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Atau bisa juga arti bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani. 2.) QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Septy Melani ABI 1A

Avatar Imam Ghozali Penulis Kolom 548 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN " " Kebahagiaan Perspektif Islam TEACHING MATERIALS Kamis , 07 September 2023 Telah dibaca : 269 Pertemuan kedua materi kuliah agama yaitu: ukuran kebahagiaan perspektif Islam. Pada materi ini mahasiswa bisa mengetahui konsep kebahagiaan dan dasar-dasarnya dalam pandangan ajaran Islam. Harapanya mahasiswa mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari menerapakan pola hidup yang menghasilkan bahagia di Dunia dan di Akherat. Islam secara umum mengajarkan hidup untuk memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat. hal ini berangkat dari Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut: رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. Kebahagiaan sebagai sebuah cita-cita setiap muslim merupakan sunatullah. Segala kegiatan yang dilakukan setiap hari dengan segala aktifitasnya sebenarnya juga untuk memperoleh kebahagiaan. Ada sebagian orang mencari kebahagiaan melalui proses kuliah. Selesai kuliah berharap bisa mendapatkan pekerjaan, atau mampu membuka pekerjaan. Ada kebahagiaan melalui jalur politik dengan mendaftarkan diri menjadi anggota parlemen ataupun mencalonkan diri sebagai bakal calon eksekutif. Ada kebagiaan melalui jalur bisnis dengan bekerja dan membuka jaringan bisnis di mana-mana. Ironisnya, fenomena saat sekarang ini, ada kebahagiaan justru bertentangan dengan hakikat kebahagiaan itu sendiri. ada sekelompok orang mempunyai rasa bahagia ketika menyakiti orang lain, menyakiti binatang dengan cara yang aneh-aneh. Ada juga ingin mencari kebahagiaan dengan melakukan perbuatan merusak diri sendiri seperti mengkonsumsi narkoba, melakukan pergaulan bebas dan sejenisnya. Banyak fenomena masyarakat untuk mencari kebahagiaan dengan melawan kodrat kebahagiaan itu sendiri. sehingga mereka tidak mendapatkan kebahagiaan sejati. Apa itu kebahagiaan? Kebahagiaan berasal dari kata “bahagia”. Ini merupakan kata sifat. Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin. Muhammad Surya mengatakan bahwa kebahagiaan pada hakikatnya merupakan suatu wujud penghayatan yang dialami manusia dalam menghadapi berbagai hal dalam perjalan hidup. yulia woro puspitorini menjelaskan kebahagiaan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan senang dan tentram hidup secara lahir dan batin. M.Iqbal Dirham mengatakan kebahagiaan dimulai dari ketenangan hati dalam menerima suatu peristiwa dan menunjukan sikap yang tenang dalam menyikapi atau memberikan respon terhadap peristiwa tersebut. Ibn Khaldun mengatakan bahwa kebahagiaan ketika manusia tunduk dan melaksanakan terhadap garis-garis kehidupan yang telah diatur oleh Allah s.w.t. Dari definisi tersebut di atas, ada beberapa kesimpulan dari makna suatu kebahagiaan sebagai berikut: pertama, kebahagiaan memberi rasa tenang dalam pikiran dan perasaan. Kedua, memberi rasa damai baik lahir dan batin. Ketiga, kebahagiaan bersumber dari suatu proses yang dilakukan oleh orang yang mencarinya. Keempat, kebahagiaan lahir dari ketaatan terhadap perintah-perintah agama. Dari beberapa point tentang makna kebahagiaan di atas merupakan satu-kesatuan dan tidak bisa berdiri sendiri. Orang yang sukses bisa diterima di perguruan tinggi favorit dan bergengsi akan memberi respon dengan luapan kebahagiaan. Begitu juga ada orang yang bisa mendapatkan pasangan hidup sesuai dengan rencananya, maka dia pun akan mendapatkan kebahagiaan akibat dari proses tersebut. Banyak lagi hal-hal yang mengantarkan kebahagiaan lainnya. Namun dalam konteks islam, kebahagiaan tidak menjadi sempurna ketika kebahagiaan tersebut masih sebatas memenuhi kebutuhan dunia. islam mengajarkan bahwa kebahagiaan di dunia harus berlanjut pada kebahagiaan di akherat. Sebab hakikat kehidupan dalam Islam tidak sebatas di dunia. Kehidupan di dunia dibatasi umur, masa dan tempat. Islam mengajarkan bahwa ada kehidupan setelah kehidupan di dunia yaitu kehidupan di alam kubur dan kehidupan di alam akherat. kedua kehidupan terakhir ini adalah suatu cita-cita besar masa depan umat Islam. Maka proses penciptaan kebahagiaan di dunia harus benar-benar melalui cara yang benar dan sesuai dengan ajaran-ajaran Islam. Jika tidak, maka kebahagiaan di dunia bisa menjadi beban kehidupan selanjutnya. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). Ayat tersebut di atas menarasikan garis-garis besar target-target kebahagiaan; pertama, mempunyai pasangan hidup; kedua mempunyai keturunan; ketiga mempunyai perlengkapan rumah; keempat mempunyai perhiasan dan kendaraan; kelima mempunyai kekayaan. Wujud-wujud kekinian bisa beragam bentuk. Gambaran-gambaran kebahagiaan kekinian tidak jauh dari gambaran target kebahagiaan dalam Kitab Suci tersebut. meskipun demikian, Allah pun memperingatkan kepada manusia untuk mengingat tujuan hidup yang sejati yaitu beribadah kepada Allah s.w.t. Dari dua ayat tersebut di atas, secara garis besarnya kebahagiaan yang diinginkan dalam Islam ada dua; kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat. sedangkan cara untuk mendapatkannya berbeda-beda. Menurut Al-Farabi untuk mendapatkan suatu kebahagiaan diperoleh dengan pengetahuan akan yang baik, sementara pengetahuan muncul dari suara hati. Kebahagiaan adalah kebaikan yang diinginkan untuk kebaikan itu sendiri. maksudnya ketika seseorang melakukan kebaikan maka tindakan itu didasari oleh kemauannya sendiri dan dengan motif suka melakukan kebaikan. Menurut Imam Al-Ghazali puncak dari kebahagiaan ialah ilmu dan amal. Maka orang-orang yang berusaha terus-menerus untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan terus-menerus beramal merupakan jalan untuk mencapai kebahagiaan sejati. Amal yang dimaksud olehnya adalah riyadhah, latihan dalam memerangi syahwat diri. Dan jalan untuk memerangi syahwat melalui riyadhah dan mujahadah. Ibn Miskawaih mengatakan kebahagiaan adalah kebaikan dalam hubungannya dengan pemiliknya dan juga sebagai kesempurnaan bagi pemiliknya. Ia bersifat relatif. Dari sini untuk mencapai kebahagiaan merupakan usaha setiap orang untuk mendapatkan kesempurnaan tersebut melalui berbagai metode yang dilakukan oleh masing-masing manusia tentang maksud dari kebahagiaan tersebut. Dari paparan tersebut seorang muslim mempunyai strategi beragam untuk mencapai kebahagiaan sejati baik di Dunia maupun di Akherat. Kebahagian adalah suatu proses. Bagi seorang muslim untuk memperoleh kebahagiaan di dunia juga harus melalui proses secara terus-menerus untuk mencapai pada apa yang dicita-citakan. Begitu juga kebahagiaan di Akherat. Maka tugas muslim untuk mencapai kebahagiaan yang kekal abadi adalah selalu memperbaiki diri skill, pengetahuan, emosional dan spiritual nya. Proses terus-menerus menjadi jalan untuk memperoleh kebahagiaan sejati. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini: 1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? 2. Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! 3. Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Penulis : Imam Ghozali Bagikan Ke : Tulis Komentar Masukkan Nama Lengkap Masukkan Email isikan Komentar Submit Putri Rahma Resa Senin, 10 September 2023 Nama : Putri Rahma Resa Jurusan : Administrasi Niaga Prodi : Administrasi Bisnis Internasional Kelas : ABI 1B, C16 NIM : 5404230055 1.Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawaban: Menurut saya, arti kebahagiaan adalah ketika saya bisa hidup sehat, bahagia, dan segala impian saya terwujudkan serta dikelilingi orang yang baik dan peduli. Serta bisa menerima takdir Allah dengan berbaik sangka dan berlapang dada. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawaban : Tidak. Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab: Perbuatan tersebut tidak dibenarkan walaupun dengan alasan apapun. Dalam sisi Agama saja sudah sangat dilarang apalagi dilakukan peristiwa tersebut di rumah ibadah agama lain yang seharusnya kita harus saling menghormati dan menghargai, bukan sebaliknya NURMAFITA ABI 1B 1.Menurut saya kebahagiaan adalah suatu perasaan yang senang,tentram lahir dan batin serta bebas dari suatu yang menyusahkan, kebahagiaan juga mensyukuri segala sesuatu yang di berikan Allah swt 2.Tidak,karena terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb Ismawati kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sudah pasti tidak semua nya sudah dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb). Nurul Hidayah 1.) kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Atau bisa juga arti bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani. 2.) QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Nabila liza cinta velita (ABI.1A)

1. Menurut saya kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. 2.۞ وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا23 Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. 3. Hukum nya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusan (al-ya’su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs)

Avatar

Zeti zulaika ABI 1 A

Menurut pendapat saya kebahagiaan itu adalah suatu kenikmatan yang duberikan oleh Allah swt. Baik nikmat kesehatan,nikmat hidup yang tenang,aman,nikmat rezeki dan lain sebagainya. Kebahagiaan bisa juga diartikan sebagai suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, kententraman hidup secara lahir batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Dan kebahagiaan juga kondisi emosi dengan karakter rasa senang,penuh syukur,dan puas.

Avatar

RENDY HELSA prodi Abi 1 A

1. Arti kebahagiaan adalah menjalani sesuatu dengan ikhlas dan Ridha terhadap terhadap semua yang Allah berikan 2. Tidak, karena Allah berfirman dalam QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan 3.Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan pelanggaran syari’at dan akan di tempat kan di neraka

Avatar

Zulfa Alyssa Sholehah

1.kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi dir 2. tidak, Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakitin org lain,ayat al-ahzab ayat 58 وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ Artinya : Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. hadis : Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi) 3.Menurut saya, tindakan yang dilakukan oleh pemuda tersebut tidak dibenarkan dalam Islam karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad dan ingin masuk surga adalah sebuah penyimpangan.Bom bunuh diri hukumnya haram, dilarang dalam ajaran Islam. Mereka tidak masuk surga melainkan mati sia-sia.

Avatar

ANNISA QISTINA

1. Kebahagiaan menurut saya adalah ketika mendapat kesehatan, melihat orang tua sehat, dan ketika semua urusan saya lancar. Islam tidak pernah mengajarkan bahagia dg menyakiti orang lain, adapun dalil nya adalah yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. alangkah lebih baik jika kita mencari kebahagiaan tanpa menyakiti org lain. 2.Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

SAHIDATUN UYUN ABI 1A

1. Menurut saya kebahagiaan itu memberi rasa tenang dalam pikiran dan perasaan.memberi rasa damai baik lahir dan batin.kebahagiaan bersumber dari suatu proses yang dilakukan oleh orang yang mencarinya.kebahagiaan lahir dari ketaatan terhadap perintah-perintah agama. 2. QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan 3. Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

SAHIDATUN UYUN ABI 1A

1.) kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Atau bisa juga arti bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani. 2.) QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Jihan Atikah (ABI 1A)

•Bahagia adalah suatu perasaan seseorang yang senang, damai, aman, dan tentram • islam tidak mengajarkan kebahagian dengan cara menyakiti orang lain, hal ini dapat kita ketahui dari hadits di bawah ini Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi). • hal itu tidak di benarkan, karena bagaimanapun bunuh diri itu adalah perbuatan yang salah dan akan mendapatkan hukuman yang setimpal di akhirat kelak. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melakukan bunuh diri dengan menggunakan alat/cara yang ada di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim

Avatar

Tia Rohmayani ABI 1A

1. Kebahagiaan menurut saya adalah kesenangan dan ketentraman seseorang yang memiliki keadaan yang senang. 2. - Dalil tentang kebahagiaan مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: - Hadits tentang menyakiti orang lain Dalam firman yang lain Allah dengan tegas melarang orang beriman saling menyakiti. Dari Abdullah ibn Umar radhiyallahu 'anhu: Bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti. 3. Bom Bunuh Diri Bukan Jihad Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Adapun bunuh diri tanpa sengaja maka hal itu diberikan udzur dan pelakunya tidak berdosa berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidak ada dosa bagi kalian karena melakukan kesalahan yang tidak kalian sengaja akan tetapi (yang berdosa adalah) yang kalian sengaja dari hati kalian.” (QS. Al-Ahzab: 5). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (baca: pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33).

Avatar

JIHAN INDIRA ABI (1A)

1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu: arti kebahagian menurut saya adalah saat saya memiliki perasaan dan pikiran yang tenang, memiliki fisik yang sehat, dapat menerima takdir Allah SWT dengan ikhlas. 2. Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist!: Tidak, Allah berfirman pada surah Al-Qasas ayat 77 "Dan, carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (pahala) negeri akhirat, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia. Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi." 3.      Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! : hal tersebut tidak di benarkan karena menyimpang dari ajaran agama. Mereka mengusik non muslim yang sebenar nya tidak menganggu umat islam, dan yang jadi sasaran nya adalah kelompok yang tak berdosa yang jelas jelas di larang didalam agama.

Avatar

Tia Rohmayani ABI 1A

1. Kebahagiaan menurut saya adalah kesenangan dan ketentraman seseorang yang memiliki keadaan yang senang. 2. - Dalil tentang kebahagiaan مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: - Hadits tentang menyakiti orang lain Dalam firman yang lain Allah dengan tegas melarang orang beriman saling menyakiti. Dari Abdullah ibn Umar radhiyallahu 'anhu: Bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti. 3. Bom Bunuh Diri Bukan Jihad Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Adapun bunuh diri tanpa sengaja maka hal itu diberikan udzur dan pelakunya tidak berdosa berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidak ada dosa bagi kalian karena melakukan kesalahan yang tidak kalian sengaja akan tetapi (yang berdosa adalah) yang kalian sengaja dari hati kalian.” (QS. Al-Ahzab: 5). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (baca: pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33).

Avatar

SITI RAHMADANI ABI 1A

1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Menurut saya,Kebahagiaan itu merupakan kata sifat, Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Tidak, hadist tersebut ialah: Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Tidak dibenarkan,karena hal tersebut tidak diperbolehkan oleh umat umat manusia dan agama pun melarang hal tersebut ataupun peristiwa ituu,karena bisa saja mencelakakan diri sendiri.

Avatar

Anggun lestari ABI (1 A)

1.Kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kepuasan.Bersyukur dan Berbuat Ikhlas adalah salah satu cara agar hidup akan terasa lebih tenang dan bahagia. 2.Tidak. Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) . 3.Tidak dibenarkan dalam Islam, hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

HAURA ALYA A.P (ABI 1A)

1.Apa arti kebahagiaan menurut kamu? ~menurut saya kebahagiaan adalah suatu keadaan yang kita jalani dengan rasa syukur, senang, dan tentram lahir bathin. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! ~islam tidak mengajarkan untuk mencari kebahagiaan dengan menyakiti orang lain, justru islam mengajarkan mencari kebahagiaan dengan tidak melawan kodrat. ‎وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! ~Tindakan para pelaku bom bunuh diri memang tidak bisa terlepas dari kekuatan doktrin yang mereka miliki. Bagi kelompok agama garis keras (fundamentalis), melakukan kekerasan dan bahkan pemboman kepada orang lain dianggap sebagai perjuangan (jihad) yang sangat mulia kedudukannya di sisi Tuhan, bahkan tidak bisa ditawar-tawar untuk ditunda.Kekuatan doktrin inilah yang sebenarnya sulit untuk bisa distop dan ditaklukkan oleh siapapun dan dengan perlawanan apapun. maka dari itu, kita sebagai orang yang beragama islam berjuang untuk menegakkan kembali norma-norma dan keyakinan agama tradisional untuk menghadapi sekularisme

Avatar

YUANDREZAL

1.bahagia itu adalah kesenangan yang di miliki seseorang tanpa meyusah kan orang lain 2.tidak, karena Islam mengajarkan kedamaian bukan kekerasan terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.Tidak dibenarkan dalam Islam, hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

YUANDREZAL (ABI 1A)

1.bahagia itu adalah kesenangan yang di miliki seseorang tanpa meyusah kan orang lain 2.tidak, karena Islam mengajarkan kedamaian bukan kekerasan terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.Tidak dibenarkan dalam Islam, hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Pediana putri

-menurut saya kebahagiaan itu adalah ketika kita bisa mensyukuri segala nikmat-nikmat yang setiap hari, setiap detik kita rasakan dan kita lalui. -tidak, justru kebahagiaan itu ada dalam diri kita. Jadi kebahagiaan itu harus kita yang menciptakannya. QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

Avatar

RAHMATUN NISAK (ABI 1A)

1.merasa bebas,merasa mampu melakukan hal-hal yang Anda sukai. merasa seperti Anda dapat mencapai apa pun pola pikir Anda. Menghabiskan waktu bersama orang-orang yang paling dekat dengan Anda, mampu mengeluarkan banyak hal dari dada Anda . 2.tidak,karena jika kita menyakiti orang lain demi kebahagiaan kita sendiri maka kita tidak akan merasakan kebahagiaan selamanya karena kita bahagia di atas penderitaan orang lain dan itu tidak baik.dan masih banyak cara agar kita merasa kan kebahagiaan tanpa menyakiti orang lain. Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga). Q.S. Al-Baqarah [2:201] sebagai berikut: رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذابَ النَّارِ Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebahagian di Dunia dan kebahagiaan di Akherat dan lindungilah kami dari adzab Neraka. 3.hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Putri Rahmadani 1A (Abi)

1. Kebahagiaan berasal dari kata “bahagia”. Ini merupakan kata sifat. Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin. 2.QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Putri Rahmadani 1A (Abi)

1. Kebahagiaan berasal dari kata “bahagia”. Ini merupakan kata sifat. Ia mempunyai arti suatu keadaan rasa senang, tentram dan bebas dari segala yang menyusahkan. Makna kebahagiaan berarti kesenengan dan ketentraman lahir dan batin. 2.QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3.hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

FITRI SYAHIRA

NAMA:FITRI SYAHIRA NIM:5404230029 PRODI:ABI 1 A 1.)Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawabannya:Kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kepuasan.Bersyukur dan Berbuat Ikhlas adalah salah satu cara agar hidup akan terasa lebih tenang dan bahagia,serta dikelilingi orang yang baik dan peduli. 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawabannya:Tidak,karena Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawabannya:Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Amalia ABI (1A)

menurut saya kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kepuasan. Bersyukur dan Berbuat Ikhlas adalah salah satu cara agar hidup akan terasa lebih tenang dan bahagia. Islam tidak pernah mengajarkan untuk mendapatkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. cara memperoleh kebahagiaan adalah keimanan yang berkualitas, dekat dengan Allah, menerima dengan ikhlas segala ketetapan Allah. “Bahagia itu ada di dalam diri Kita, jadi kebahagiaan itu harus Kita yang menciptakannya. Harta, ilmu, kesehatan dan lainnya tidak bisa diabaikan sebagai parameter kebahagiaan, tapi itu bukan satu-satunya, karena dalam Al Qur’an disebutkan bahwa harta, kekayaan dan kemewahan dunia adalah hiasan semata. Gunakanlah harta dan kekayaan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagi dengan sesama, karena dengan kebahagiaan sesama akan menimbulkan rasa bahagia untuk diri Kita. Ciptakan rasa bahagia dengan memaksimalkan potensi diri. Kebahagiaan dalam Islam tidak bersifat individu tetapi juga harus bisa dirasakan oleh orang lain,”. وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi.” QS.Al-Qashshash Ayat 77 menurut saya bom bunuh diri haram untuk dilakukan. Menurut MUI, bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya’su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb). Para ulama yang menolak bom bunuh diri berdalil dengan ayat, "Janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri karena sesungguhnya Allah sangat penyayang kepada kalian." (QS an-Nisaa’ [4]: 29). Dan, hadis Rasulullah SAW, "Siapa yang membunuh dirinya dengan besi tajam maka besi itu diletakkan di tangannya, ditusukkan ke perutnya di neraka jahannam dia kekal di dalamnya." (HR Bukhari Muslim).

Avatar

Pediana putri(ABI 1A)

-menurut saya kebahagiaan itu adalah ketika kita bisa mensyukuri segala nikmat-nikmat yang Setiap hari, Setiap detik kita rasakan dan kita lalui. -tidak. justru kebahagiaan itu ada dalam diri kita. Jadi, kebahagiaan itu harus kita yang menciptakannya. dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sunguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

Avatar

CINDY SRIWULAN SAFUTRI (ABI 1A)

kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Atau bisa juga diartikan dengan kondisi emosi dan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani. 2.) QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. "Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan". 3.) Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Dhalillah febrianum 1A Abi

1.kebahagian menurut saya yaitu ketika kita menjalani hidup dengan ikhlas dan mensyukuri apa yang ada. 2.tidak,islam tidak pernah mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain karena jika kita memperoleh kebahagiaan dengan menyakiti orang lain maka kebahagiaan itu tidak akan bertahan lama,ayat al-ahzab ayat 58 وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ Artinya : Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. hadis : Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi). 3.Tidak dibenarkan kerena didalam islam tidak diperbolehkan dan melarang tindakan bunuh diri,karena hidup dan mati adalah urusan Allah SWT.

Avatar

SITI NUR ALIA ABI 1A

1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawab : Kebahagiaan adalah dimana seseorang memiliki emosi positif berupa kepuasaan hidup, pikiran, dan perasaan positif akan kehidupan yang dijalani nya. Dan kebahagiaan hakiki hanyalah di akhirat, maka sebagai orang yang beriman tidak akan menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya. Orang beriman hendaknya berpikir bahwa hidup akan kekal di akhirat dan dunia hanyalah sementara. 2. Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawab : Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain melainkan dengan garis-garis besar target-target kebahagiaan; pertama, mempunyai pasangan hidup; kedua mempunyai keturunan; ketiga mempunyai perlengkapan rumah; keempat mempunyai perhiasan dan kendaraan; kelima mempunyai kekayaan. Wujud-wujud kekinian bisa beragam bentuk. Gambaran-gambaran kebahagiaan kekinian tidak jauh dari gambaran target kebahagiaan dalam Kitab Suci tersebut. meskipun demikian, Allah pun memperingatkan kepada manusia untuk mengingat tujuan hidup yang sejati yaitu beribadah kepada Allah s.w.t. Sesuai dengan yang terkandung dalam Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: "Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga)". 3. Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab : Bom bunuh diri bukan termasuk jihad Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pemuda di Gereja Surabaya tahun 2018 dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan.

Avatar

SITI NUR ALIA ABI 1A

1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawab : Kebahagiaan adalah dimana seseorang memiliki emosi positif berupa kepuasaan hidup, pikiran, dan perasaan positif akan kehidupan yang dijalani nya. Dan kebahagiaan hakiki hanyalah di akhirat, maka sebagai orang yang beriman tidak akan menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya. Orang beriman hendaknya berpikir bahwa hidup akan kekal di akhirat dan dunia hanyalah sementara. 2. Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawab : Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain melainkan dengan garis-garis besar target-target kebahagiaan; pertama, mempunyai pasangan hidup; kedua mempunyai keturunan; ketiga mempunyai perlengkapan rumah; keempat mempunyai perhiasan dan kendaraan; kelima mempunyai kekayaan. Wujud-wujud kekinian bisa beragam bentuk. Gambaran-gambaran kebahagiaan kekinian tidak jauh dari gambaran target kebahagiaan dalam Kitab Suci tersebut. meskipun demikian, Allah pun memperingatkan kepada manusia untuk mengingat tujuan hidup yang sejati yaitu beribadah kepada Allah s.w.t. Sesuai dengan yang terkandung dalam Firman Allah dalam Q.S. Ali Imran [ 4: 14] sebagai berikut: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشّهوات من النِّسَاءِ والْبَنِيْنَ والْقَنْطَرَةِ مِنَ الذّهَبِ والْفِضَةِ والْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ والْانْعَمِ والْحَرْثِ ذلك متعُ الْحيَوةِ واللهُ حُسْن الْمَئّاب Artinya: "Dijadikan perhiasan manusia kecintaan pada dirinya yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang beragam jenis, emas, perak, kuda pilihan, binatang-bintang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di Dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga)". 3. Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab : Bom bunuh diri bukan termasuk jihad Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pemuda di Gereja Surabaya tahun 2018 dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan.

Avatar

Futri Hidayah ABI 1A

1. Menurut saya kebahagiaan Adalah suatu karakter dalam diri kita dgn perasaan senang yang penuh rasa puas atau rasa syukur kita 2. Tidak,, terdapat dalilnya وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). Allah telah berfirman di dalam surat Al-ahzab ayat 58, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. Serta hadits nya, “Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.” (HR Muslim) 3. hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Aria Okta yudansyah(ABI 1C)

Menurut KBBI kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sedangkan menurut Al-Ghazali kebahagiaan ini bisa di capai ketika manusia sudah mampu menundukkan nafsu (yang mana nafsu hewan dan setan pada dirinya) dan mengganti dengan sifat malaikat (suci). Menurutnya, orang yang memiliki bahagia tertinggi adalah manusia yang telah terbuka hijabnya terhadap Allah sehingga ia merasa dirinya terkontrol oleh Allah dimanapun kapanpun.

Avatar

Aria Okta yudansyah(ABI 1C)

Menurut KBBI kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sedangkan menurut Al-Ghazali kebahagiaan ini bisa di capai ketika manusia sudah mampu menundukkan nafsu (yang mana nafsu hewan dan setan pada dirinya) dan mengganti dengan sifat malaikat (suci). Menurutnya, orang yang memiliki bahagia tertinggi adalah manusia yang telah terbuka hijabnya terhadap Allah sehingga ia merasa dirinya terkontrol oleh Allah dimanapun kapanpun.

Avatar

RHAUDATUL JANAH 1C ABI

1.Bahagia adalah ketika kita bisa mensyukuri segala nikmat-nikmat yang setiap hari, setiap detik kita rasakan dan kita lalui, yang mungkin tanpa kita sadari nikmat nikmat itu adalah kebahagiaan yang sesungguhnya. 2.Allah berfirman, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata”. (QS. al Ahzab:58) Rasulullah juga bersabda, “Janganlah engkau tunjukkan kegembiraan atas masalah orang lain, (kalau demikian) maka Allah akan membebaskannya dan memberikan cobaan kepadamu”. Gembira atas derita orang lain bisa berbentuk perasaan senang dan mengambil kesempatan dalam kesempitan. Berharap musibah ini tidak hilang supaya masih memiliki kesempatan untuk melakukan aksi tertentu. Contoh, meraup keuntungan dari sumber tertentu. Syamatah juga bisa mengambil bentuk mencaci seseorang yang melakukan kesalahan. Dengan demikian orang tersebut akan merasa malu, hina, dan rendah diri. Dalam riwayat al Baghawi dari Mu’adz bin Jabal, Nabi bersabda, “Barang siapa mencaci saudaranya karena dosa (yang diperbuatnya), maka dia pasti akan mengerjakan dosa tersebut sebelum mati”. Dalam Madarij al Salikin, Ibnu Qayyim menjelaskan, jika seseorang membuat cacat orang lain karena sebab suatu dosa atau maksiat yang dilakukannya, maka kemaksiatan itu akan kembali kepadanya.

Avatar

Okta Fitria Romadhana

Okta Fitria Romadhana NIM 5404230089, Administrasi Bisnis Internasional 1C 1. Kebahagiaan adalah hal yang diinginkan oleh semua orang. Seringkali, orang yang banyak tersenyum dan tertawa dianggap lebih bahagia. Bahagia itu cukup seperti tanah. Tanah yang tidak berkilau tapi tempat berpijak siapa pun. Tanah, tempat tumbuhnya mawar yang indah. Tempat tumbuhnya pepohonan dan buah-buahan. Bahkan sejelek-jeleknya tanah. Mampu rumput dan tanaman luar sekalipun. Tanah memang sederhana. Tapi tugasnya mulia, hanya menumbuhkan dan menghidupkan apapun yang di atasnya. Maka bahagia itu, bukan tentang apa yang kita punya. Seberapa hebat harta, jabatan atau pangkat kita. Tapi bahagia itu soal seberapa manfaat kita bagi orang lain. Seperti di taman bacaan, pasti tidak ada kemewahan seperti emas. Tapi taman bacaan ibarat tanah. Selalu bertekad menumbuhkan tradisi baca dan budaya literasi anak-anak. Agar mereka bisa hidup di masa depan berkat ilmu dan pengetahuan, dari buku-buku yang dibacanya. 2. Tidak, Didalam islam membahagiakkan orang lain lewat kebaikan akan mendapat ganjaran kebahagiaan dan juga pahala. Dengan membahagiakan orang lain, dampaknya akan dibalas dengan kebaikan juga. Berbuat baik kepada sesama manusia Berbuat baik kepada sesama manusia sangat penting dilakukan. Jangan sampai Anda menyakiti hati orang lain yang bisa menimbulkan sakit hati. Tidak perlu muluk-muluk dalam berbuat baik, dan tidak perlu juga berlebihan. Arti kebaikan sesama manusia ini disebut lewat surat Al-Baqarah ayat 83 berikut: وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَقُوْلُوْا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَّاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۗ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْكُمْ وَاَنْتُمْ مُّعْرِضُوْنَ Artinya: "(Ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari Bani Israil, "Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Selain itu, bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah salat, dan tunaikanlah zakat." Akan tetapi, kamu berpaling (mengingkarinya), kecuali sebagian kecil darimu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang." Surat An-Nahl ayat 125: Ud'u ilaa sabiili Rabbika bilhikmati walmaw 'izatil hasanati wa jaadilhum billatii hiya ahsan; inna Rabbaka huwa a'almu biman dalla 'an sabiilihii wa Huwa a'lamu bilmuhtadiin. Artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk. 3. bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Jihad' Perilaku tersebut merupakan tindakan terkutuk dan tidak ada dalam ajaran agama sehingga aksi bom bunuh diri tersebut bukan bagian dari Istishadiyah atau amalan jihad,"

Avatar

RHAUDATUL JANAH 1C ABI

1.Bahagia adalah ketika kita bisa mensyukuri segala nikmat-nikmat yang setiap hari, setiap detik kita rasakan dan kita lalui, yang mungkin tanpa kita sadari nikmat nikmat itu adalah kebahagiaan yang sesungguhnya. 2.tidak 3.Allah berfirman, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata”. (QS. al Ahzab:58) Rasulullah juga bersabda, “Janganlah engkau tunjukkan kegembiraan atas masalah orang lain, (kalau demikian) maka Allah akan membebaskannya dan memberikan cobaan kepadamu”. Gembira atas derita orang lain bisa berbentuk perasaan senang dan mengambil kesempatan dalam kesempitan. Berharap musibah ini tidak hilang supaya masih memiliki kesempatan untuk melakukan aksi tertentu. Contoh, meraup keuntungan dari sumber tertentu. Syamatah juga bisa mengambil bentuk mencaci seseorang yang melakukan kesalahan. Dengan demikian orang tersebut akan merasa malu, hina, dan rendah diri. Dalam riwayat al Baghawi dari Mu’adz bin Jabal, Nabi bersabda, “Barang siapa mencaci saudaranya karena dosa (yang diperbuatnya), maka dia pasti akan mengerjakan dosa tersebut sebelum mati”. Dalam Madarij al Salikin, Ibnu Qayyim menjelaskan, jika seseorang membuat cacat orang lain karena sebab suatu dosa atau maksiat yang dilakukannya, maka kemaksiatan itu akan kembali kepadanya.

Avatar

Norasima ABI 1C

menurut saya kebahagiaan adalah bentuk rasa senang yang di rasa kan oleh hati, karena sesuatu yang memang kita harap kan,seperti mungkin harapan yang terkabul,atau keinginan yang tercapai,bentuk dari kebahagiaan ada banyak hal,intinya suatu kejadian yang menyenang kan hati,Semua orang ingin bahagia. Namun sayang, banyak orang mengira kebahagiaan itu bisa diraih dengan banyaknya harta. Karenanya, banyak orang yang banting tulang mencari harta agar bahagia. Pertanyaannya sekarang, apakah orang kaya itu pasti bahagia? Apakah orang tidak punya itu pasti nestapa? Jawabannya tidak. Orang kaya bisa saja susah luar biasa. Orang tidak punya juga bisa bahagia sebahagia-bahagianya. Karena kebahagiaan hidup itu tidak bisa diukur dengan materi, tapi dengan hati. Nah, berikut ini 5 hadis dan ayat Al-quran yang menjelaskan arti kaya yang hakiki, arti kebahagiaan dan cara meraihnya. Kebahagiaan menurut hadis dan ayat ini bersifat abadi. Karena mencakup dunia sampai akhirat,Lainnya untuk ditanyakan QS apa yang menjelaskan tentang kebahagiaan? “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77) menurut saya,yang nama nya bunuh diri tetap lah prilaku yang buruk,mau untuk suatu tujuan kebaikan,tapi tetap saja itu merupakan perbuatan yang tidak boleh di tiru.

Avatar

Norasima ABI 1C

menurut saya kebahagiaan adalah bentuk rasa senang yang di rasa kan oleh hati, karena sesuatu yang memang kita harap kan,seperti mungkin harapan yang terkabul,atau keinginan yang tercapai,bentuk dari kebahagiaan ada banyak hal,intinya suatu kejadian yang menyenang kan hati,Semua orang ingin bahagia. Namun sayang, banyak orang mengira kebahagiaan itu bisa diraih dengan banyaknya harta. Karenanya, banyak orang yang banting tulang mencari harta agar bahagia. Pertanyaannya sekarang, apakah orang kaya itu pasti bahagia? Apakah orang tidak punya itu pasti nestapa? Jawabannya tidak. Orang kaya bisa saja susah luar biasa. Orang tidak punya juga bisa bahagia sebahagia-bahagianya. Karena kebahagiaan hidup itu tidak bisa diukur dengan materi, tapi dengan hati. Nah, berikut ini 5 hadis dan ayat Al-quran yang menjelaskan arti kaya yang hakiki, arti kebahagiaan dan cara meraihnya. Kebahagiaan menurut hadis dan ayat ini bersifat abadi. Karena mencakup dunia sampai akhirat,Lainnya untuk ditanyakan QS apa yang menjelaskan tentang kebahagiaan? “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77) menurut saya,yang nama nya bunuh diri tetap lah prilaku yang buruk,mau untuk suatu tujuan kebaikan,tapi tetap saja itu merupakan perbuatan yang tidak boleh di tiru.

Avatar

Norasima ABI 1C

menurut saya kebahagiaan adalah bentuk rasa senang yang di rasa kan oleh hati, karena sesuatu yang memang kita harap kan,seperti mungkin harapan yang terkabul,atau keinginan yang tercapai,bentuk dari kebahagiaan ada banyak hal,intinya suatu kejadian yang menyenang kan hati,Semua orang ingin bahagia. Namun sayang, banyak orang mengira kebahagiaan itu bisa diraih dengan banyaknya harta. Karenanya, banyak orang yang banting tulang mencari harta agar bahagia. Pertanyaannya sekarang, apakah orang kaya itu pasti bahagia? Apakah orang tidak punya itu pasti nestapa? Jawabannya tidak. Orang kaya bisa saja susah luar biasa. Orang tidak punya juga bisa bahagia sebahagia-bahagianya. Karena kebahagiaan hidup itu tidak bisa diukur dengan materi, tapi dengan hati. Nah, berikut ini 5 hadis dan ayat Al-quran yang menjelaskan arti kaya yang hakiki, arti kebahagiaan dan cara meraihnya. Kebahagiaan menurut hadis dan ayat ini bersifat abadi. Karena mencakup dunia sampai akhirat,Lainnya untuk ditanyakan QS apa yang menjelaskan tentang kebahagiaan? “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77) menurut saya,yang nama nya bunuh diri tetap lah prilaku yang buruk,mau untuk suatu tujuan kebaikan,tapi tetap saja itu merupakan perbuatan yang tidak boleh di tiru.

Avatar

RHAUDATUL JANAH 1C ABI

1.Bahagia adalah ketika kita bisa mensyukuri segala nikmat-nikmat yang setiap hari, setiap detik kita rasakan dan kita lalui, yang mungkin tanpa kita sadari nikmat nikmat itu adalah kebahagiaan yang sesungguhnya. 2.tidak 3.Allah berfirman, “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata”. (QS. al Ahzab:58) Rasulullah juga bersabda, “Janganlah engkau tunjukkan kegembiraan atas masalah orang lain, (kalau demikian) maka Allah akan membebaskannya dan memberikan cobaan kepadamu”. Gembira atas derita orang lain bisa berbentuk perasaan senang dan mengambil kesempatan dalam kesempitan. Berharap musibah ini tidak hilang supaya masih memiliki kesempatan untuk melakukan aksi tertentu. Contoh, meraup keuntungan dari sumber tertentu. Syamatah juga bisa mengambil bentuk mencaci seseorang yang melakukan kesalahan. Dengan demikian orang tersebut akan merasa malu, hina, dan rendah diri. Dalam riwayat al Baghawi dari Mu’adz bin Jabal, Nabi bersabda, “Barang siapa mencaci saudaranya karena dosa (yang diperbuatnya), maka dia pasti akan mengerjakan dosa tersebut sebelum mati”. Dalam Madarij al Salikin, Ibnu Qayyim menjelaskan, jika seseorang membuat cacat orang lain karena sebab suatu dosa atau maksiat yang dilakukannya, maka kemaksiatan itu akan kembali kepadanya.

Avatar

Andhini Syabella Taszkya ABI 1C

Bahagia adalah ketika kita merasa senang, puas, tenang, tentram. Bahasa arabnya sa'idun atau sa'adah. Dan kebahagiaan seseorang terletak di dalam kemampuannya untuk mewujudkan apa yang ia inginkan, apapun bentuknya. Allah tidak mengajarkan kita mencari kebahagiaan dengan cara menyakiti orang lain. “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). Melakukan bom bunuh diri tidak dibenarkan oleh Allah SWT, itu sama aja dengan menyakiti diri sendiri. Dan pastinya akan mendapatkan ganjaran dari Allah 'aza wajalla

Avatar

Nazwa Nayla Difani

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan keterntraman hidup secara lahir dan batin

Avatar

Nazwa Nayla Difani

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan keterntraman hidup secara lahir dan batin

Avatar

Santika

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Fitri nur indah ( Abi C)

1.Menurut saya kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Dan saat kita sebagai umat muslim dapat mempertahankan keimanan atau keyakinan dan mampu melaksanakan perilaku yang sesuai dengan keyakinan tersebut. 2.Kebahagiaan adalah keinginan fitrah tiap manusia. Untuk meraihnya, kita perlu mengarahkan fokus pada diri sendiri. Berusaha memahami tiap detail diri hingga bisa menemukan kebahagiaan dari dalam. Tidak menggantungkan atau mengukur kebahagiaan kita pada orang lain. Tidak pula mengorbankan orang lain demi meraih kebahagiaan pribadi. Gus Mus dalam laman media sosialnya mengingatkan, bahwa janganlah membahagiakan diri sendiri dengan cara menyakiti orang lain. Artinya, kita tak boleh bersenang-senang di atas penderitaan orang. Dalam hadis, perilaku demikian disebut dengan asy-shamatah. Sikap seperti itu menandakan tumpulnya hati. Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi). Dengan demikian, bergembira atas penderitaan orang tidak akan mengantarkan pada kebahagiaan hakiki. Karena musibah justru bisa berbalik menimpa mereka yang menjadikan derita seseorang sebagai obyek kebahagiaan. Islam mengajarkan kita untuk membahagiakan diri sendiri serta orang lain, bukan malah menyakiti orang demi kesenangan pribadi 3.Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

RIZNA NATA ARNELITA 1 C

kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sudah pasti tidak semua nya sudah dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Putri ulandari (ABI 1C)

Menurut saya kebahagiaan adalah suatu perasaan yang senang,tentram lahir dan batin serta bebas dari suatu yang menyusahkan, kebahagiaan juga mensyukuri segala sesuatu yang di berikan Allah swt 2.Tidak,karena terdapat dalam Alquran yaitu QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb

Avatar

ELSA KURNIASARI ABI 1C

1. Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Menurut saya kebahagiaan adalah suatu kesenangan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan bathin 2.Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist islam tidak pernah mengajarkan umat islam untuk bahagia diatas penderitaan orang lain,Islam mengajarkan umatnya agar bersikap lemah lembut dalam berdakwah. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Qur’an Surat Thaha ayat 43-44 yang mengatakan bahwa, “Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas. Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah-lembut, mudah-mudahan ia ingat dan takut”. 3.Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Islam tidak pernah membenarkan umatnya dan perbuatan bom bunuh tidak dibenarkan karena agama islam melarang umatnya untuk melalukan aksi bunuh diri.

Avatar

Safarila Balqis 1C

1.arti kebahagiaan menurut saya ialah ketika kita ikhlas menjalani hidup yang sudah ditakdir kan oleh Allah dan kita mulai menerima segala hal yang membuat kita sedih 2.menurut saya islam tidak pernah mengajarkan kita untuk bahagia dengan menyakiti orang lain .“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77) 3.menurut pendapat saya cara yang pemuda itu lakukan salah ,seharusnya ia tidak melakukan pengeboman di gereja apalagi dengan tujuan untuk berjihad dan masuk surga. Ada banyak sekali cara agar kita bisa masuk surga salah satunya dengan menjalankan kewajiban kita sebagai umat muslim

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Nama santika, prodi ABI 1C

suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin. Kebahagiaan juga sering dijadikan sebagai tujuan hidup bagi setiap orang, namun dengan goal dan cara masing-masing untuk menggapai kebahagiaan itu sendiri.keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatif.

Avatar

Dafaalfikri

kebahagiaan menurut saya adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan kesenangan, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sudah pasti tidak semua nya sudah dijelaskan di QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Pendapat saya itu hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Rahmayani Wulandari (ABI 1C)

1.) Kebahagiaan menurut saya adalah perasaan tentram, bebas dari segala yang menyusahkan, dan mensyukuri nikmat ALLAH SWT yang telah diberikan kepada hambanya. 2.) Tidak, Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. Sebaliknya, Islam mendorong umatnya untuk berbuat baik dan tidak menyakiti orang lain. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hujurat ayat 11-12: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok). Dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita itu lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan. Dan janganlah kamu saling mencela dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” 3.) Menurut pendapat saya, Dalam kasus yang disebutkan, tindakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh pemuda muslim tersebut sangat tidak dibenarkan dalam Islam. Tindakan tersebut bertentangan dengan ajaran agama Islam dan merugikan banyak orang.

Avatar

Fitri nur indah ( Abi C)

1.Menurut saya kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Dan saat kita sebagai umat muslim dapat mempertahankan keimanan atau keyakinan dan mampu melaksanakan perilaku yang sesuai dengan keyakinan tersebut. 2.Kebahagiaan adalah keinginan fitrah tiap manusia. Untuk meraihnya, kita perlu mengarahkan fokus pada diri sendiri. Berusaha memahami tiap detail diri hingga bisa menemukan kebahagiaan dari dalam. Tidak menggantungkan atau mengukur kebahagiaan kita pada orang lain. Tidak pula mengorbankan orang lain demi meraih kebahagiaan pribadi. Gus Mus dalam laman media sosialnya mengingatkan, bahwa janganlah membahagiakan diri sendiri dengan cara menyakiti orang lain. Artinya, kita tak boleh bersenang-senang di atas penderitaan orang. Dalam hadis, perilaku demikian disebut dengan asy-shamatah. Sikap seperti itu menandakan tumpulnya hati. Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi). Dengan demikian, bergembira atas penderitaan orang tidak akan mengantarkan pada kebahagiaan hakiki. Karena musibah justru bisa berbalik menimpa mereka yang menjadikan derita seseorang sebagai obyek kebahagiaan. Islam mengajarkan kita untuk membahagiakan diri sendiri serta orang lain, bukan malah menyakiti orang demi kesenangan pribadi 3.Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam islam (haram) karena aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Manisha ABI 1C

Kebahagiaan adalah keinginan fitrah tiap manusia. Untuk meraihnya, kita perlu mengarahkan fokus pada diri sendiri. Berusaha memahami tiap detail diri hingga bisa menemukan kebahagiaan dari dalam. Tidak menggantungkan atau mengukur kebahagiaan kita pada orang lain. Tidak pula mengorbankan orang lain demi meraih kebahagiaan pribadi. Gus Mus dalam laman media sosialnya mengingatkan, bahwa janganlah membahagiakan diri sendiri dengan cara menyakiti orang lain. Artinya, kita tak boleh bersenang-senang di atas penderitaan orang. Dalam hadis, perilaku demikian disebut dengan asy-shamatah. Sikap seperti itu menandakan tumpulnya hati.Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi). Dengan demikian, bergembira atas penderitaan orang tidak akan mengantarkan pada kebahagiaan hakiki. Karena musibah justru bisa berbalik menimpa mereka yang menjadikan derita seseorang sebagai obyek kebahagiaan. Islam mengajarkan kita untuk membahagiakan diri sendiri serta orang lain, bukan malah menyakiti orang demi kesenangan pribadi. Wallahu a’lam Membunuh orang kafir dzimmi, mu’ahad, dan musta’man (orang-orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslim), adalah perbuatan yang haram. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membunuh jiwa seorang mu’ahad (orang kafir yang memiliki ikatan perjanjian dengan pemerintah kaum muslimin) maka dia tidak akan mencium bau surga, padahal sesungguhnya baunya surga bisa tercium dari jarak perjalanan 40 tahun.” (HR. Bukhari). Adapun membunuh orang kafir mu’ahad karena tidak sengaja maka Allah mewajibkan pelakunya untuk membayar diyat dan kaffarah sebagaimana disebutkan dalam ayat (yang artinya), “Apabila yang terbunuh itu berasal dari kaum yang menjadi musuh kalian (kafir harbi) dan dia adalah orang yang beriman maka kaffarahnya adalah memerdekakan budak yang beriman, adapun apabila yang terbunuh itu berasal dari kaum yang memiliki ikatan perjanjian antara kamu dengan mereka (kafir mu’ahad) maka dia harus membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya dan memerdekakan budak yang beriman. Barangsiapa yang tidak mendapatkannya maka hendaklah berpuasa dua bulan berturut-turut supaya taubatnya diterima oleh Allah. Allah Maha mengetahui lagi Maha bijaksana.” (QS. An-Nisaa’: 92).

Avatar

ZALINA RAHMADANI

bahagia adalah kondisi emosi dengan karakter rasa senang, penuh syukur, dan puas. Hal ini memang bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Hanya saja, karakteristik utamanya adalah kepuasan terhadap hidup atau momen yang sedang dijalani.cara memperoleh kebahagiaan adalah keimanan yang berkualitas, dekat dengan Allah, menerima dengan ikhlas segala ketetapan Allah. “Bahagia itu ada di dalam diri Kita, jadi kebahagiaan itu harus Kita yang menciptakannya. Q.s al-qashqash ayat 77 menjelaskan tentang "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77).

Avatar

Diana

1.Bahagia adalah perasaan yg tenang, perasaan senang akan hal yg kita capai dan raih. 2.tidak, Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakitin org lain,ayat al-ahzab ayat 58 وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ Artinya : Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. hadis : Rasulullah SAW dalam sabdanya menyatakan, Janganlah kau tunjukkan kebahagiaan atas penderitaan yang menimpa saudaramu. (Jika kau melakukan itu) Allah akan mengasihinya dan akan menimpakan musibah kepadamu (HR. At-Tirmidzi). 3.salah karna membunuh nyawa seseorang dan bunuh diri adalah dosa besar.

Avatar

NOVA (ABI 1C)

1.Kebahagiaan menurut saya yaitu ketika diri bisa mensyukuri segala nikmat setiap harinya, juga merasa sudah menjalani kehidupan sesuai yang diinginkan. 2. Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain, kebahagiaan diciptakan bukan hanya untuk diri sendiri tetapi yang bisa dirasakan oleh orang lain. "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash ayat 77). 3. Bom bunuh diri hukumnya haram karena merupakan salah satu bentuk tindakan keputusasaan (al-ya'su) dan mencelakakan diri sendiri (ihlak an-nafs). Baik dilakukan di daerah damai (dar al-shulh/dar al-salam/dar al dakwah) maupun di daerah perang (dar al-harb).

Avatar

Yuliana Resky

Bahagia itu adalah sebuah pikiran atau perasaan yang ditandai dengan rasa kecukupan, kepuasan serta cinta terhadap suatu hal. Sedangkan bahagia menurut pandangan Islam adalah ketika kita sebagai umat muslim dapat mempertahankan keimanan atau keyakinan dan mampu menjalankan perilaku yang sesuai dengan keyakinan tersebut. Tentu, hal ini berkaitan dengan sejauh mana kita yakin terhadap ketentuan-ketentuan yang Allah SWT berikan di setiap langkah kehidupan kita, baik atau buruknya yang kita jalani, itu adalah tanda kasih sayang-Nya terhadap kita semua. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa kebahagiaan di dunia itu hanyalah sementara. Ada pun kebahagiaan di dunia, itu hanyalah perhiasan duniawi yang tidak bisa dibandingkan dengan kebahagiaan di akhirat nanti yang jauh lebih baik dari seisi dunia, sebagaimana janji Allah SWT dalam QS. Asy-Syura ayat 20 yang artinya berbunyi “Barang siapa yang menghendaki keuntungan tambah di akhirat, akan Kami keuntungan itu membawanya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia, maka Kami berikan sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada sekelilingnya suatu pun bahagia di akhirat. ” Allah SWT yang Maha Tahu dan Maha Adil telah menjelaskan makna kebahagiaan dalam Al-Qur'an bahwa kebahagiaan yang hakiki itu kuncinya adalah dengan bersyukur. Jangan mengukur kebahagiaan dengan melihat kehidupan orang lain yang jauh diatas kita status sosialnya, tapi lihatlah mereka yang jauh lebih beriman dari kita, sehingga kita selalu mawas diri dan tidak melupakan akhirat sebagai tujuan akhir dari kehidupan kita, dan tidak mengejar kebahagiaan di dunia hingga melalaikan kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Avatar

M.khairul 1 c

kebahagiaan adalah keimanan yang berkualitas, dekat dengan Allah, menerima dengan ikhlas segala ketetapan Allah. “Bahagia itu ada di dalam diri Kita, jadi kebahagiaan itu harus Kita yang menciptakannya. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." Alasan lain dilarangnya bunuh diri dijelaskan oleh M. Quraish Shihab dalam bukunya Mistik, Seks, dan Ibadah, "Nyawa manusia bahkan seluruh jiwa raganya adalah milik Allah SWT yang diamanatkan kepada masing-masing manusia

Avatar

Rahmah niyatunnisa , ABI 1 C

1.kebahagiaan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan senang, ketentraman hidup secara lahir dan batin yang maknanya adalah untuk meningkatkan visi diri. Sedangkan menurut Al-Ghazali kebahagiaan ini bisa dicapai ketika manusia sudah mampu menundukkan nafsu (yang mana nafsu hewan dan setan pada dirinya) dan menggantinya dengan sifat malaikat (suci). Menurutnya, orang yang memiliki kebahagiaan tertinggi adalah manusia yang telah membuka hijabnya terhadap Allah sehingga ia merasa dirinya dikendalikan oleh Allah dimanapun kapanpunkapanpun, kebahagiaan adalah keadaan psikologis positif yang ditandai dengan tinggi derajat kepuasaan hidup, afek positif, dan rendahnya derajat afek negatifnegatif. Tidak dapat dipungkiri, orang pasti membutuhkan untuk bahagia. Dan seperti digariskan dalam Islam ketika ingin bahagia didunia dan akhirat maka terdapat hubungan dengan Allah ( Habluminallah) dan hubungan dengan manusia ( Habluminannas) yang dijabarkan dengan perilaku kita. Dan keduanya harus baik karena hubungan dengan manusia pun untuk mencari ridho Allah. Maka dari itu, menjadi bahagia adalah betapa dominannya afek positif dan merasa puas terhadap hidup yang dijalani. 2.QS apa yang menjelaskan tentang kebahagiaan? “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash. 3.menurut saya tindakan yang di lakukan oleh pemuda tersebut tidak lah benar(haram) , apalagi kasus itu menyebab kan terbunuhnya kaum muslimin /kafir

Avatar

Wilda sarit

menurut saya kebahagiaan itu adalah ketika kita bisa mensyukuri segala sesuatu melainkan nikmat-nikmatt yang setiap hari yang Allah berikansetiap detik kita rasakan dan kita lalui. Justru kebahagiaan itu ada dalam diri kita. Jadi kebahagiaan itu harus kita yang menciptakannya. QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.

Avatar

Sartika dewi kelas Abi 1c

Kebahagiaan adalah rasa sejahtera, tenteram, dan puas dengan kehidupan kita untuk jangka waktu yang panjang. Kebahagiaan adalah hal yang kita semua cari, senantiasa. Ketika kita mencicipi kebahagiaan, kita ingin hal itu berlanjut selamanya. Tidak, Islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. Sebaliknya, Islam mengajarkan kasih sayang, keadilan, dan perdamaian. Terdapat banyak ayat Al-Quran dan hadis yang menegaskan pentingnya berperilaku baik terhadap orang lain. Salah satu ayat Al-Quran yang relevan adalah Surat Al-Hujurat (49:11), يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ yang mengatakan: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (sebab) boleh jadi (yang dicela itu) lebih baik dari mereka..." jihad” sering kali mengalam idegradasi makna dan kerancuan pemahaman baikdari kalangan masyarakat Muslim maupun non-Muslim. Menurut saya Perbuatan tersebut tidak dibenarkan walaupun dengan alasan apapun. Dalam sisi Agama saja sudah sangat dilarang apalagi dilakukan peristiwa tersebut di rumah ibadah agama lain yang seharusnya kita harus saling menghormati dan menghargai, bukan sebaliknya Tidak sepantasnya bagi orang mukmin membunuh mukmin yang lain kecuali karena tidak sengaja.

Avatar

Indriani Salsa Billa (ABI 1 C)

1. Menurut saya kebahagiaan ialah suatu perasaan dan keadaan pikiran yang senang, tenang, tentram lahir bathin, perasaan yang diinginkan semua orang 2. islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3. Bom bunuh diri bukan Jihad, karna bunuh diri adalah perilaku yang tidak terpuji dalam ajaran islam. Allah ta’ala berfirman “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29)

Avatar

Indriani Salsa Billa (ABI 1 C)

1. Menurut saya kebahagiaan ialah suatu perasaan dan keadaan pikiran yang senang, tenang, tentram lahir bathin, perasaan yang diinginkan semua orang 2. islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3. Bom bunuh diri bukan Jihad, karna bunuh diri adalah perilaku yang tidak terpuji dalam ajaran islam. Allah ta’ala berfirman “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29)

Avatar

RATNA SARI

1) Apa arti kebahagiaan menurut kamu? Jawab : menurut saya kebahagian adalah perasaan senang lahir dan batin, Bahagia bahagia itu ketika kita bisa mensyukuri segala nikmat-nikmat yang setiap hari, setiap detik kita rasakan dan kita lalui, yang mungkin tanpa kita sadari nikmat nikmat itu adalah kebahagiaan yang sesungguhnya 2)Apakah Islam mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! Jawab:2.Tidak islam tidak pernah mengajarkan menyakiti orang lain untuk kebahagiaan diri sendiri di agama Islam mengajarkan kita untuk membahagiakan diri sendiri serta orang lain bukan hanya menyakiti orang demi kesenangan pribadi QS Qasaa ayat 77 وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ77 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3) Ada seorang pemuda muslim melakukan bom bunuh diri di Gereja Surabaya pada tahun 2018. Mereka mempunyai tujuan Jihad dan ingin masuk Surga. Bagaimana pendapat saudara tentang perilaku pemuda muslim tersebut. apakah dibenarkan dalam Islam? Jelaskan! Jawab: Perbuatan tersebut tidak di benarkan karna itu adalah perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama Islam,sebagai umat Islam kita harus memiliki sifat toleransi dan menghargai keyakinan orang lain bukan malah sebalik nya

Avatar

Yonelawana Masrur

NAMA : Yonelawana Masrur KELAS : ABI 1C NIM : 5404230070 harta bukanlah jaminan kebahagiaan seseorang, bahkan ada beberapa kasus dimana justru harta yang berlimpah malah menjerumuskan seseorang ke dalam kesesatan.kemajuan di bidang teknologi dan peradaban secara materi pun juga tidak menjamin rasa bahagia, akan tetapi dengan harta, kemajuan teknologi dan peradaban serta kenikmatan dunia lainnya bisa membuat seseorang berbuat lebih banyak demi kebaikan dan kebahagiaan, bukan hanya untuk dirinya sendiri bahkan juga bagi orang lain. meskipun kehidupan dunia hanya bersifat sementara, tetapi manusia diwajibkan untuk tetap berusaha dengan kerja keras untuk mendapatkannya, karena tidak dipungkiri bahwa terpenuhinya kebutuhan kehidupan dunia akan dapat memberikan kebahagiaan meskipun tidak selalu. Berkaca dari surah Quraisy ada empat rahasia kebahagiaan yaitu usaha, bersandar kepada Allah dalam segala kondisi, terpenuhinya kebutuhan jasmani dan kenyamanan secara batin. Al Qur’an menggambarkan kebahagiaan di dunia melalui beberapa istilah di antaranya kehidupan yang baik, dada yang lapang karena dipenuhi cahaya iman-Islam, hati yang tenang dengan selalu berzikir kepada Allah serta ketenangan. Ingatlah bahwa kebahagiaan yang hakiki adalah kebahagiaan akhirat. Dunia hanya sebagai perantara supaya kelak Kita dapat merasakan kebahagiaan yang kekal. Oleh karenanya jadikan parameter kebahagiaan di dunia sebagai sarana untuk memperoleh kebahagiaan akhirat dengan cara memanfaatkannya untuk berbagi dengan sesama.

Avatar

Indriani Salsa Billa (ABI 1 C)

1. Menurut saya kebahagiaan ialah suatu perasaan dan keadaan pikiran yang senang, tenang, tentram lahir bathin, perasaan yang diinginkan semua orang 2. islam tidak mengajarkan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3. Bom bunuh diri bukan Jihad, karna bunuh diri adalah perilaku yang tidak terpuji dalam ajaran islam. Allah ta’ala berfirman “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29)

Avatar

Ardila Abi 1 C, Nim:5404230092

1.Menurut saya kebahagiaan adalah ketika apa yang saya pikirkan apa yang saya katakan dan apa yang saya lakukan selaras. Dan kebahagiaan menurut saya adalah suatu hal yang bisa saya capai sendiri. Tidak, Berbuat baik kepada sesama manusia sangat penting dilakukan. Jangan sampai Anda menyakiti hati orang lain yang bisa menimbulkan sakit hati. Tidak perlu muluk-muluk dalam berbuat baik, dan tidak perlu juga berlebihan. Arti kebaikan sesama manusia ini disebut lewat surat Al-Baqarah ayat 83 berikut: Wa iz akhaznaa miisaaqa Baniii Israaa'iila laa ta'buduuna illal laaha wa bil waalidaini ihsaananw wa zil qurbaa walyataamaa walmasaakiini wa quuluu linnaasi husnanw wa aqiimus salaata wa aatuzZakaata summa tawallitum illaa qaliilam minkum wa antum mu'rido. Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, "Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah shalat dan tunaikanlah zakat." Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang. 2.Tidak dibenarkan dalam islam Membunuh Orang Kafir Tanpa Hak Bolehkah Mengatakan Si Fulan Syahid? Kaum muslimin –semoga Allah menjaga aqidah kita dari kesalahpahaman- sesungguhnya menunaikan jihad dalam pengertian dan penerapan yang benar termasuk ibadah yang mulia. Sebab Allah telah memerintahkan kaum muslimin untuk berjihad melawan musuh-musuh-Nya. Allah berfirman (yang artinya), “Hai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang kafir dan orang-orang munafiq, dan bersikaplah keras kepada mereka…” (QS. At-Taubah: 9). Karena jihad adalah ibadah, maka untuk melaksanakannya pun harus terpenuhi 2 syarat utama: (1) ikhlas dan (2) sesuai tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah fenomena pengeboman yang dilakukan oleh sebagian pemuda Islam di tempat maksiat yang dikunjungi oleh turis asing yang notabene orang-orang kafir. Benarkah tindakan bom bunuh diri di tempat semacam itu termasuk dalam kategori jihad dan orang yang mati karena aksi tersebut -baik pada saat hari-H maupun karena tertangkap aparat dan dijatuhi hukuman mati- boleh disebut orang yang mati syahid? Bom Bunuh Diri Bukan Jihad Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Adapun bunuh diri tanpa sengaja maka hal itu diberikan udzur dan pelakunya tidak berdosa berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya), “Dan tidak ada dosa bagi kalian karena melakukan kesalahan yang tidak kalian sengaja akan tetapi (yang berdosa adalah) yang kalian sengaja dari hati kalian.” (QS. Al-Ahzab: 5). Dengan demikian aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh sebagian orang dengan mengatasnamakan jihad adalah sebuah penyimpangan (baca: pelanggaran syari’at). Apalagi dengan aksi itu menyebabkan terbunuhnya kaum muslimin atau orang kafir yang dilindungi oleh pemerintah muslimin tanpa alasan yang dibenarkan syari’at. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan alasan yang benar.” (QS. Al-Israa’: 33)

Avatar

Zarina ramadani (1C ABI)

1. Apa kebahagiaan menurut kamu? Kebahagiaan menurut saya pribadi adalah suatu anugrah yang diberikan oleh Allah SWT ke pada umatnya, kebahagiaan yang berupa nikmat kesehatan jasmani dan rohani. Kebahagiaan juga bisa di diartikan sebagai sebuah perasaan positif dan memuaskan yang seringkali dicari oleh manusia. 2. Apakah islam mengajar kan kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. Jelaskan disertai dengan dalil ayat atau hadist! : jawaban Tidak, islam tidak mengajar untuk mencapai kebahagiaan dengan menyakiti orang lain. Sebaliknya islam mengajar kan nilai - nilai moral seperti kasih sayang, kebahagiaan dan keadilan. Menyakiti orang lain dengan sengaja adalah dilarang dalam ajaran Islam. Dalil dari alquran yang mendukung prinsip ini dapat ditemukan dalam surat Al-baqorah ayat (2:195) . 3. Jawaban : tidak dibenarkan dalam islam. Karena yang dimaksud dengan jihad adalah berjuang dijalan Allah, dengan niat membela agama atau mendalam kan ilmu agama. Dan bunuh diri bukan lah termasuk dalam konteks jihad. Islam mengajar kan nilai-nilai kehidupan, dan bunuh diri dianggap sebagai perbuatan yang sangat di larang dan dosa besar. Dan juga telah dijelaskan dalam Al-quran, Allah berfirman (surat An-nisa, 4:29) : "Dan janganlah kamu membunuh dirimudirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu".

Avatar

Intan ziadatus salamah

Nama : intan ziadatus salamah Nim : 5404230031 Prodi : ABI 1 A 1. Menurut saya Kebahagiaan adalah ketika kita memiliki ketentraman dalam hati dan jiwa serta hati yang selalu dekat dengan allah sang maha kuasa. Dan di beri kesehatan, kemudahan dalam menyelesaikan persoalan hidup, serta di keliling oleh orang-orang baik. 2. Tidak, sudah di terangkan dan di jelaskan dalam alquran, Allah SWT berfirman QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3. Menurut pendapat saya, ini salah dan tidak lah baik ,juga bisa merusak pandangan orang lain seolah-olah islam membolehkan melakukan aksi seperti ini, Bisa di bilang ini termasuk penyimpanan karena aksi bom ini bisa melukai banyak orang. Karena islam sendiri adalah agama yang indah, dimana mengajarkan kepada manusia sifat rasa Kasih sayang, kesabaran serta kelembutan.

Avatar

Intan Ziadatus Salamah ABI 1A

Nama : intan ziadatus salamah Nim : 5404230031 Prodi : ABI 1 A 1. Menurut saya Kebahagiaan adalah ketika kita memiliki ketentraman dalam hati dan jiwa serta hati yang selalu dekat dengan allah sang maha kuasa. Dan di beri kesehatan, kemudahan dalam menyelesaikan persoalan hidup, serta di keliling oleh orang-orang baik. 2. Tidak, sudah di terangkan dan di jelaskan dalam alquran, Allah SWT berfirman QS. Al-Qasas Ayat 77 مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ 77. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. 3. Menurut pendapat saya, ini salah dan tidak lah baik ,juga bisa merusak pandangan orang lain seolah-olah islam membolehkan melakukan aksi seperti ini, Bisa di bilang ini termasuk penyimpanan karena aksi bom ini bisa melukai banyak orang. Karena islam sendiri adalah agama yang indah, dimana mengajarkan kepada manusia sifat rasa Kasih sayang, kesabaran serta kelembutan.

Avatar

???? We send a gift from Binance. Get >> https://o

r7qeun

Avatar

???? Notification- + 1.82359 BTC. Get > https://te

1n1hex

Avatar

???? You have received a message № 2867. Open > ht

i3ckpp

   Berita Terkait

Pencatatan Perkawinan
12 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   85

Beragam Perspektif Sosiologi Keluarga
08 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   93

Qawaidul Fiqhiyah-bagian Kedua
05 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   158

Pembaharuan dalam Islam
02 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   344

Modern dan Modernisme
27 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   386

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13566


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4559


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2879