Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

321 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Kitab Sulam Munajat-Hal-Hal Yang Mewajibkan mandi



Minggu , 04 Mei 2025



Telah dibaca :  805

Bab Tentang Hal-Hal Yang Mewajibkan mandi

Pembahasan ini masih lanjutan pada pembahasan sebelumnya, yaitu membahas tentang hal-hal mewajibkan mandi. Semoga bermanfaat.

واما الغسل فيجب علي الرجل والمراة اذا خرج احدهما مني في يقضة او نوم ولو قطرة و اذا ولجت الحشفة في دبر او قبل وان لم يخرج مني  ولا وقع انتشار. ويجب علي المراة اذا انقطع حيضها او نفاسها اوولدت ولو علقة .

وفروض الغسل اثنان الاول نية الطهارة للصلاة او رفع الحدث الاكبراو نحوهما بالقلب مع اول جزء يغسل من بدنه فما غسله قبلها لايصح ويجب اعادة غسله بعدها الثاني تعميم بدنه بالماء البشرة والشعر فيجب غسل باطن كثيف الشعر ويجب ما يراه الناظر من الاذن و ما يظهر حال التغوط من الدبر وطبقاته وما يظهر من فرج المراة اذا جلست علي قدميه وباطن قلفة من لم يختن وما تحتها فيجب ان يجري الماء بطبعه علي كا ذلك

Artinya:

Hal-hal yang mewajibkan mandi bagi laki-laki maupun perempuan yaitu: pertama, ketika mereka telah keluar air mani baik dalam keadaan terjaga atau tidur meskipun hanya setetes. Kedua, memasukan khasafah ke dalam qubul atau dubur meskipun tidak keluar maninya atau tidak tegang. Ketiga, bagi perempuan wajib mandi ketika darah nifas dan haid telah berhenti. Keempat, wajib mandi bagi perempuan setelah melahirkan meskipun bentuk nya sebatas darah kental.

Rukun mandi  ada dua yaitu: pertama, niat bersuci karena sholat atau karena hadast besar atau sejenisnya dengan niat di dalam hati disertai saat air menyentuh sebagian tubuh yang dibasuh dari sebagian tubuhnya. Ketika membasuh bagian tubuh tidak dibarengi dengan niat maka mandinya tidak sah. Maka wajib mengulangi basuhan nya setelah niat. Kedua meratakan air ke seluruh tubuh dan rambut. Wajib membasuh bagian rambut yang tebal. Wajib membasuh bagian-bagian tubuh yang terlihat oleh orang lain seperti telinga atau bagian tubuh yang terlihat pada bagian dubur ketika buang air besar atau lipatan-lipatan qubul perempuan ketika jongkok saat buang air besar maupun air kecil dan bagian dalam kunclup bagi orang laki-laki yang belum berhitan. Wajib membersihkan nya dengan air di dalamnya.

KETERANGAN :

Darah haid merupakan darah yang keluar dari alat kelamin perempuan sebagai bertanda ia telah baligh dan sudah terkena hukum syariat untuk menjalan perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya.

Darah nifas adalah darah yang keluar dari alat kelamin perempuan setelah melahirkan.

Darah istihadah adalah darah yang keluar dari alat kelamin perempuan disebabkan kondisi sedang sakit.

Persoalan keluar sperma menyebabkan mandi wajib meskipun keluarnya karena berbagai persoalan baik hubungan badan ataupun karena unsur-unsur dari luar seperti onani, nonton film atau juga bermimpi sehingga menyebabkan air mani keluar. Meskipun mani nya sedikit.

Sebelum mandi wajib terlebih dahulu niat agar seluruh air yang telah diratakan dihitung sebagai mandi wajib.

Mandi wajib tidak boleh berdiri terus. Ia juga harus jongkok agar seluruh bagian yang terlihat oleh mata bisa basah terkena air.

 



Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Genjatan Senjata Antara Harapan Damai dan Ancaman Baru
10 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   324

Minyak Bumi antara Berkah dan Bencana
24 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   184

Hubungan Tamak Dan Takut Mati
21 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   81

Ketakutan Kaum Yahudi Akan Kematian
10 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   96

Lubang Biawak di Tepi Laut Persia
09 Februari 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   127

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13553


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4546


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2872