
Hari Selasa (30 April 2024) sekitar jam
22.00 WIB Konfercab PCNU Kabupaten Kepulauan Meranti telah melahirkan pemimpin
baru PCNU di Kabupaten termuda di Provinsi Riau; Kyai Muhammad Dalhar menjadi Rais
Syuriah dan Kyai Khosairi, M.Pd.I Menjadi Ketua Tanfidziyah. Penulis menyebut
keduanya sebagai “Pemimpin Baru” PCNU Kabupaten Kepulauan Meranti dengan
beberapa alasan sebagai berikut: pertama, pemilihan pimpinan PCNU ini
merupakan cermin dari suara MWC NU di tingkat kecamatan dan sekaligus keresahan
warga nahdiyin yang selama ini menginginkan seorang pemimpin yang mempunyai track
record sebagai organisatoris, intelektual, pengasuh pesantren dan berlatar
pendidikan pesantren. Kyai khosairi sendiri adalah Alumni Pesantren Tebuireng dimana
pendiri pesantren ini juga sebagai salah satu Pendiri Jam’iyah Nadlatul Ulama (NU)
pada tahun 1926 M. kedua, Pemerintah Daerah tidak ikut mencampuri proses
pemilihan pimpinan Konfercab PCNU. Bahkan Plt Bupati Kepulauan Meranti sering
menelpon penulis artikel ini tentang siapa yang pantas menahkodai pcnu lima
tahun ke depan. Juga dalam beberapa kali pertemuan, beliau menginginkan PCNU
benar-benar dipimpin oleh tokoh yang kapasitas keilmuan agama nya cukup matang,
santun dan tidak arogan. Ketiga, pelaksanaan Konfercab PCNU Kepulauan
Meranti menggunakan sistem gotong-royong. Prinsip sederhana, “organisasi
dari umat untuk umat”. Pelaksanaannya, “gotong-royong”. Alhamdulillah,
berkah gotong-royong, pelaksanaan ini berjalan lancar, meskipun ada beberapa
kekurangan dalam pelaksanaannya. Bagi saya wajar saja, tapi konsep “gorong
royong” telah membuktikan bahwa warga NU bisa berbuat apa saja dan
melaksanakan program apa saja ketika kesadaran gotong-royong tumbuh dalam
kehidupan berorganisasi. Keempat, konfercab ini juga mematahkan banyak asumsi dari
beberapa pihak yang menuduh ku ingin menjadi ketua tanfidziyah PCNU. Bahkan ada
diantara mereka yang menuduh dengan sangat keji dan mengeluarkan kata-kata yang
tidak pantas sama sekali. Namun, saya biarkan saja. saya tidak membalas cacian
tersebut. Sebab jika membalas, maka saya tidak ubahnya seperti dia.
Berkaitan dengan faktor keempat,
tuduhan-tuduhan yang menyakitkan hati kepada ku keterkaitan keinginan ku untuk
menjadi ketua tanfidziyah terus berkembang. Sehingga presepsi ini menyebar
kemana-mana sampai pada Pengurus Wilayah dan sebagian Pengurus PBNU. Saya membiarkan
hal ini terjadi. Ketika ada orang bertanya apakah mas Imam akan mencalon menjadi
ketua tanfidziyah, saya pun menjawab” iya”. Saya sengaja melakukan hal
demikian, agar mereka bertumpu melihatku sebagai calon tunggal dan segala
urusan proses konfercab bertumpu kepada ku. Teknik ini berhasil. Hampir semua
orang, bahkan dalam kepengurusan panitia pelaksana konfercab mengira bahwa saya
adalah calon tunggal dan terkuat untuk menjadi ketua tanfidziyah. Hanya beberapa
orang di kepanitiaan tersebut yang sudah memahami trik saya agar proses konfercab
bisa berjalan dengan lancar.
Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar,
meriah dan penuh dengan peristiwa yang unik dan dramatis. Saya menikmatinya, betapa
sangat menantang mengelola konfercab yang penuh dengan tantangan ini. Penulis
mencoba menempatkan diri laksana sebagai sutradara yang ingin membuat
kejutan-kejutan dalam proses konfercab. Bahkan sampai pada proses pembukaan
konfercab, drama siapa calon yang akan diusung dalam konfercab belum juga terbuka
lebar. Masih meraba-raba, menduga-duga yang mengkrucut pada beberapa nama. Sedangkan
pengurus wilayah dan utusan PBNU masih melihat saya sebagai calon tunggal. Maka
terpilihnya Kyai Khosairi menjadi suatu kejutan tersendiri. Sebab sepanjang
proses panjang yang sangat melelahkan, nama nya tidak masuk dalam daftar buku
calon yang akan diusung. Meskipun demikian, ijtihad teman-teman panitia dengan
beragam pertimbangan dan memutuskan pilihan kepadanya adalah suatu keputusan
yang menurutku terbaik untuk kepengurusan PCNU Kepulauan Meranti saat sekarang
ini.
Tentu saja keberhasilan pelaksanaan konfercab
PCNU ini sangat dramatis, unik, dan kadang terlihat lucu dan penuh kekeluargaan
tidak lain orang-orang yang berada di dalam nya adalah para aktivis dari
banom-banom NU seperti GP Ansor-Banser, ISNU, IPNU, IPPNU, PMII, Fatayat dan
Muslimat. Tokoh-tokoh muda NU yang sangat potensial seperti Mas Chanifudin
Adalah Doktor Pendidikan alumni Pesantren Situbondo, Ada Kandidat Doktor Pendidikan
Islam saudara Syukron Darsyah alumni Pesantren Al-Hikmah Pekanbaru, Muhammad Yasir,
Magister Politik Alumni Pesantren Tebuireng, ada Mas Mardio Hasan Magister
Pendidikan Islam Alumni Pesantren Darussalam, Abdul Rauf Magister Pendidikan
Alumni Pesantren Berjan Jawa Tengah, Mungidan Magister Hukum Islam Alumni
Pesantren Al-Azhar Jawa Barat dan masih banyak lagi tokoh-tokoh muda yang
berembug dalam merumuskan proses konfercab sedemikian spektakuler menurut ku.
Sebagai penutup, konfercab ini sebenarnya
penantian panjang teman-teman NU berkeinginan untuk menata kembali organisasi
terbesar di Indonesia ini. Keinginan ini secara factual mulai tahun 2009. Ada beberapa
tokoh muda NU yang sangat progresif menginisiasi waktu itu seperti : Khosairi, Muhammad
Nurdin, Abdul Rauf. Mereka adalah saksi sejarah yang hingga saat ini terus
mengawal agar mencapai tujuan. Kini tahun 2024 baru berhasil. Sungguh untuk
mencapai cita-cita tersebut, membutuhkan waktu yang sangat panjang dan
melelahkan. Itu sebabnya, konfercab PCNU tahun 2024 disambut dengan suka cita,
lantunan sholawat terus bergema dalam acara tersebut dalam menyambut proses era
baru PCNU masa depan Kepulauan Meranti.
Sebagai sahabat dekat, saya mengucapkan
selamat atas amanah yang disematkan kepada Kyai Muhammad Dalhar dan Kyai
Khosairi. Semoga keduanya bisa menciptakan teamwork yang solid dan bisa
membawa organisasi nu semakin baik serta memberi manfaat lebih luas bagi
masyarakat Kepulauan Meranti.
Penulis : Imam Ghozali
Rusli
Masha Allah Tabarakallah Semoga makin sukses dunia akhirat
Tri Wahono
Alhamdulillah konfercab NU Kab Kep.Meranti terlaksana dengan baik dan terpilih Rois Syuriah dan ketua Tanfiziyah, selamat untuk sahabat Kiyai Khusairi, dan pak kiyai Muhammar Dalhar, semoga kepemimpinan terpilih ini membawa NU maju
Ibadullah
Manntabb...!!!
???? Email; TRANSACTION 1.0045 bitcoin. Next => ht
xj52yq
⌨ Notification- TRANSFER 1.8245 BTC. Verify =>> ht
musqpv
???? Message: Transaction №VF95. NEXT >> https://t
o6gmwn
Ilmu Tawakal Hatim Al-Ashom; Rizqi Yang Tidak Tertukar
13 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   1061
Doaku, Doamu, dan Doa Harimau
12 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   629
Doa Kebaikan Untuk Orang Lain, Sebenarnya Untuk Diri Sendiri
11 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   811
Puasa, Idul Fitri dan Perubahan Pola Makan
06 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   788
Idul Fitri dan Misi Perdamaian
05 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   916
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13563
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4554
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3571
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      2969
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2876