
A. Bangsa Arab Sebelum Lahirnya Islam
Membahas bangsa Arab tidak terlepas dari
pembahasan dua suku besar yaitu suku Arab Al-Baidah dan Suku Arab Al-Baqiyah.
Suku pertama sudah punah akibat durhaka kepada Allah s.w.t. Mereka adalah kaum ‘Ad
dan Tsamud. Suku Arab Al-Baqiyah adalah Suku Arab yang masih hidup sampai
sekarang. Suku Al-Baqiyah adalah suku Arab yang masih hidup sampai sekarang.
Ada dua; Qahtan dan Adnan. Keturunan Qahtan tinggal di semenanjung Arabia; Yaman,
Hadramaut, Oman, dan Bahrain. Suku Adnan adalah Suku Arab yang tinggal di
bagian utara Semenanjung Arabia; Hijaz, Najd dan Syam. Mereka disebut Arab
Al-Musta’ribah atau Arab yang berasimilasi dengan bangsa-bangsa lain. Mereka
mempunyai hubungan dekat dengan bangsa-bangsa lain seperti Romawi, Persia,
Yahudi dan Nasrani. Suku Qurayis keturunan dari Arab Adnan.
Eksistensi orang-orang Yahudi di kawasan
Arab dimulai sejak Musa menaklukan Fir’aun di Mesir, kemudian merambah ke
beberapa Arab lainya, seperti Palestina Dan Yastrib, Yaman, Yamamah dan Mekkah,
terutama ketika pada musim haji. Yahudi disini adalah Yahudi yang memeluk
ajaran musa, termasuk di dalamnya Bani Israel. Bani Israel adalah anak-anak Ya’qub
dan cucu-cucunya, serta seluruh keturunannya. Mereka yang pertama kali memeluk
ajaran tersebut adalah mereka yang mula-mula ingin menyihir Musa. Tetapi
kemudian upaya jahat mereka dibatalkan oleh Musa. Setelah itu mereka menyatakan
masuk ajaran-nya sembari mengatakan, “Ya Tuhan kami telah beriman kepada Musa”.[1]
Madzhab-madzhab Agama Nasrani telah menjadi
berbagai golongan. Setia golongan mempunyai pandangan dan dasar-dasar agama
sendiri yang bertentangan dengan golongan lainnya. Karena itu, mereka terjadi perselisihan
dan permusuhan. Pada masa-masa itu, di antara golongan-golongan masehi itu ada
yang menginkari bahwa isa mempunyai jasad di samping bayangan yang tampak pada
manusia; ada pula yang mempertautkan secara ruhaniah antara jasad dan ruhnya
sedemikian rupa sehingga memerlukan khayal dan pikiran yang begitu rumit untuk
dapat menggambarkannya; dan di samping itu ada pula yang mau menyembah Mariam.
Sementara yang lain menolak pendapat bahwa ia tetap perawan sesudah melahirkan Al-Masih.[2]
B. Riwayat hidup Nabi Muhammad saw
Nabi Muhammad saw lahir di Mekah pada hari
Senin, 12 rabi’ul awal pada tahun 570 masehi. Sering hari kelahiran nya
disebut tahun gajah. Sebab tahun tersebut raja abrahah menyerang Ka’bah. Akhirnya
hancur diserang oleh burung Ababil. Para ulama berbeda pendapat tentang hari
kelahirannya. Ibn Abbas mengatakan hari kelahirannya pada tahun Gajah. Pendapat
lain mengatakan lima belas tahun sebelum peristiwa tersebut. ada lagi yang
mengatakan beberapa bulan atau tahun setelah peristiwa tersebut.
Berkaitan waktu kelahiran, Caussin De Perceval
dalam Essai Sur I Histoire Des Arabes mengatakan, bahwa Muhammad
dilahirkan bulan agustus 570, yakni tahun Gajah dan bahwa dia dilahirkan di Mekah
di rumah kakeknya Abdul Muthalib.[3]
Ayah nabi Muhammad bernama Abdullah. Ibunya
Aminah. Nasab Nabi Muhammad Adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin
Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushayyi bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luayyi
bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah
bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan.
Dari pihak ibunya yaitu Muhammad bin Aminah
binti Wahbin bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin
Luayyi bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaiman bin
Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan. Zuhrah yang menurunkan Aminah. Jadi kedua
orang tua nabi masih dari keluarga besar Suku Qurayis.
C. Nabi Muhammad menerima Wahyu
Nabi Muhammad saw menerima wahyu pertama
yaitu Surat Al-Alaq. Hadist nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari
Aisyah RA, ia berkata:
Turunnya wahyu pertama yang diterima oleh
rasulullah saw dalam bentuk mimpi ketika waktu beliau tidur. Biasanya mimpi itu
terlihat jelas oleh beliau, seperti jelasnya cuaca pagi. Semenjak saat itu hati
beliau tertarik untuk mengasingkan diri ke gua hira. Dan di situ beliau
beribadah selama beberapa malam, dan tidak pulang ke rumah istrinya Khadijah RA.
Kemudian beliau membawa perbekalan yang cukup. Setelah berbekalannya habis,
beliau kembali kepada Khadijah, untuk mengambil perbekalan. Lalu beliau kembali
ke gua hira, pada ketika datang kebenaran wahyu, yaitu sewaktu beliau masih di
gua hira.
Malaikat Jibril datang kepadanya, lalu
berkata: “Bacalah”
Nabi menjawab: “Aku tidak bisa membaca”
Nabi menceritakan maka aku ditarik dan
dipeluknya hingga aku kepayahan. Lalu aku dilepaskannya dan disuruh membaca. Malaikat
jibril berkata: “Bacalah”
Aku menjawab: “Aku tidak bisa membaca”
Lalu aku dilepaskannya dan disuruh membaca.
Malaikat Jibril berkata: “Bacalah”
Aku menjawab: “Aku tidak bisa menjawab”
Maka aku ditarik dan dipeluknya lagi untuk
ketiga kali. Kemudian aku dilepaskannya sembil dia berkata:
اقرا باسم ربك الذي خلق خلق الانسان من علق
اقرا وربك الاكرم الذي علم بالقلم علم الانسان ما لم يعلم
Artinya:
Bacalah dengan menyebut nama Tuhan mu yang
menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah. Tuhanmu yang
maha mulia, yang mengajarkan manusia dengan Pena. Dia mengajarkan manusia apa
yang tidak diketahui.
D. Ajaran ajaran pokok dalam Islam
1.
Akidah
Pokok ajaran Islam pertama yaitu akidah. Kajian akidah
beragam.sebagian menggunakan dengan ilmu kalam, tauhid, ushuluddin dan teologi.
Akidah merupakan keimanan, keyakinan atau kepercayaan. iman berarti kepercayaan
secara integral yang meliputi dari ucapan diyakini dalam hati dan dipraktekan
dalam perbuatan.
Nabi Muhammad saw berkata:
الا يمان معرفة بالقلب وقول باللسان وعمل بالاركان
Artinya:
Iman itu percaya dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan
perbuatan.
2. Syariah
Pokok agama Islam kedua yaitu syariah. Setelah seorang manusia mengimani
rukun iman, maka selanjutnya menjalankan perintah-perintah Allah dan
meninggalkan larangan-larangan-nya. syariah berasal dari kata syara’a-yasra’u-syar’an
artinya membuat undang-undang, menerangkan rute perjalanan, adat kebiasaan,
jalan raya. Syara’a-yasra’u-syuruu’an artinya masuk ke dalam air memulai
pekerjaan, jalan ke air, layar kapal, dan tali panah. Syari’ah juga berarti jalan lurus, jalan yang
lempang, tidak berkelok-kelok, jalan raya. Penggunaan kata syari’ah bermakna
peraturan, ada kebiasaan, undang-undang, dan hukum.
Syari’ah menurut asal katanya berarti jalan menuju mata air, syariat Islam
berarti jalan yang harus ditempuh seorang muslim. sedangkan menurut istilah,
syari’ah berarti aturan atau undang-undang yang diturunkan Allah untuk mengatur
hubungan manusia dengan alam semesta atau dengan pengertian lain, syari’ah
adalah suatu tatacara pengaturan tentang perilaku hidup manusia untuk mencapai keridhaan
Allah Swt.
3. Akhlak
Akhlak adalah kondisi mental, hati, batin seseorang yang mempengaruhi
perbuatan dan perilaku lahiriah. Apabila kondisi hati seseorang baik dan
teraktalisasikan dalam ucapan, perbuatan, dan perilaku yang baik dengan mudah,
maka hal ini disebut dengan akhlak al-karimah. Jika kondisi hati itu jelak yang
teraktualisasikan dalam perkataan, perbuatan dan tingkah laku, makan dinamakan
akhlak al-madzmumah. Pembahasan akhlak sangat luas, yaitu: akhlak kepada allah,
kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan alam semesta.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini
!
1. Bagaimana pandangan kamu tentang kedudukan
akidah dalam Islam ?
2. Bagaimana pendapatmu hubungan akidah dan
syariah ?
3. Bagaimana pendapatmu hubungan syari’ah dan
akhlak?
[1] Zuhairi Misrawi, “Madinah Kota Suci, Piagam Madinah
Dan Teladan Muhammad SAW” (Jakarta: Kompas Media Nusantara, 2009).
[2] Muhammad Husain Haekal, “Sejarah Hidup Muhammad,” 20th
ed. (Bogor: PT. Pustaka Litera AntarNusa, 1996), 1–676.
[3] Haekal.
Penulis : Imam Ghozali
Syahraeni Kelas 5 C
Jawab : 1.Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. 2. Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. Integrasi kedua komponen tersebut dalam ajaran Islam ibarat sebuah pohon, akarnya adalah aqidah, sementara batang, dahan, dan daunya adalah syariah. 3. Hubungan syar'iah dan akhlah adalah ,Syari’ah menurut asal katanya berarti jalan menuju mata air, syariat Islam berarti jalan yang harus ditempuh seorang muslim. sedangkan menurut istilah, syari’ah berarti aturan atau undang-undang yang diturunkan Allah untuk mengatur hubungan manusia dengan alam semesta atau dengan pengertian lain, syari’ah adalah suatu tatacara pengaturan tentang perilaku hidup manusia untuk mencapai keridhaan Allah Swt. Akhlak adalah kondisi mental, hati, batin seseorang yang mempengaruhi perbuatan dan perilaku lahiriah. Aqidah, Syariah dan akhlak pada dasarnya merupakan satu kesatuan dalam ajaran Islam. Kedua unsur tersebut dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan.Syariah sebagai system nilai berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Sedangkan akhlak sebagai sistematika menggambarkan arah dan tujuan yang hendak dicapai agama.
Rahmah Annisa (semester 5C)
1. Aqidah adalah pemahaman terhadap konsep ajaran Islam. Aqidah sangat di butuhkan dalam memahami ajaran Islam. 2. Syari'ah adalah menjalankan perintah yang terkandung dalam aqidah 3. Akhlak adalah perlakuan sikap seseorang. Apa bila akhlak berdasarkan syariah maka akan menjadi sebuah kebenaran dalam keseharian nya
Risma Herniyati
1. Akidah dalam islam itu sangat penting karna kita sebagai manusia harus memiliki pegangan dan keyakinan yang harus kita jalani agar hidup kita lebih memiliki tujuan, dan memiliki iman yang harus di jaga 2. Hubungan akidah dengan syariah ialah di mana ketika kita memilih keyakinan untuk diri kita kita harus mengikuti aturan yang sudah ada pada syariat tersebut 3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk
Elfi Rahmi
MasyaAllah. Ternyata antara ibundanya Rasulullah dan ayahandanya masih satu keturunan bani Quraisy.
Elvy Zaimatul Hoiriyah 5.C
1.menurut saya akidah dalam Islam itu untuk memperbaiki prilaku manusia,yang di yakini dalam hati dan dilakukan dalam perbuatan.. 2.akidah dan syariah menurut saya ,akidah itu meyakini dan melakukan nya pada sesuatu,,sedangkan syariah itu perbuatan2 yang mengantar kan kita kepada keridhaan Allah Allah SWT, 3.syariah dan akhlak menurut saya,syariah itu menuntun kita untuk mendapatkan keridhaan dari Allah SWT..nah.sedangkan akhlak yaitu prilaku atau mental kondisi kita yang mempengaruhi batin dan lahiriah nya.
Elvy Zaimatul Hoiriyah 5.C
1.menurut saya akidah dalam Islam itu untuk memperbaiki prilaku manusia,yang di yakini dalam hati dan dilakukan dalam perbuatan.. 2.akidah dan syariah menurut saya ,akidah itu meyakini dan melakukan nya pada sesuatu,,sedangkan syariah itu perbuatan2 yang mengantar kan kita kepada keridhaan Allah Allah SWT, 3.syariah dan akhlak menurut saya,syariah itu menuntun kita untuk mendapatkan keridhaan dari Allah SWT..nah.sedangkan akhlak yaitu prilaku atau mental kondisi kita yang mempengaruhi batin dan lahiriah nya.
Faizul
1.keimanan yang pasti kepada Allah SWT dengan melaksanakan kwajiban bertauhid kepadaNya, beriman kepada para MalaikatNya, Rasul-RasulNya, Hari Kiamat, dan Taqdir yang baik dan yang buruk 2.Secara normatif, aqidah, syari'ah, dan akhlak merupakan trilogi ajaran Ilahi yang menempati posisi yang sangat sentral dalam ajaran Islam. Dalam kehidupan beragama dan dalam berbagai dimensi kehidupan yang lainnya antara ketiganya juga mempunyai kaitan erat, satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Tanpa pengamalan ketiga hal ini, tidak akan mengkin kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk ini bisa aman, tentram, dan sesuai dengan tuntutan ideal agama. 3. Secara sederhana menyebutkan bahwa aqidah adalah iman yang menunjukkan kebe- naran Islam, syariah adalah islam yang menunjukkan keadilan Islam, dan akhlak adalah ihsan yang menunjukkan keindahan Islam, Aqidah, Syariah dan Akhlak tidak bisa dipisahkan satu sama lain, karena ketiganya secara bersama-sama membentuk Islam.
GUSTRI SUSANTI (Semester 5 C )
Jawaban 1 : Akidah adalah keyakinan. Kedudukan akidah dalam Islam merupakan keimanan, keyakinan atau kepercayaan. Sedangkan imam adalah kepercayaan yang meliputi dari ucapan dan diyakini dalam hati sanubari dan dibuktikan dengan perbuatan. Contoh dalam membangun rumah, Akidah itu pondasinya sedangkan ajaran Islam yang lain seperti ibadah dan akhlak sesuatu yang dibangun didalamnya.Karena akidah berdasarkan kepada ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Jawab 2 : Akidah itu keyakinan sedangkan syari'ah itu jalan menuju mata air berarti jalan yang harus ditempuh seorang muslim sesuai dengan apa yang sudah diatur dalam Al-Qur'an dan Hadits. Jawab 3 : Syari'ah dan akhlak adalah syari'ah jalan yang harus ditempuh sesuai dengan perintah Allah SWT sedangkan akhlak itu berupa kondisi mental, hati atau qolbu serta batin seseorang baik dalam ucapan, perbuatan maupun perilaku serta ucapan atau Akhlakul Karimah.
Risma Herniyati (5C)
1. Akidah dalam islam itu sangat penting karna kita sebagai manusia harus memiliki pegangan dan keyakinan yang harus kita jalani agar hidup kita lebih memiliki tujuan, dan memiliki iman yang harus di jaga 2. Hubungan akidah dengan syariah ialah di mana ketika kita memilih keyakinan untuk diri kita kita harus mengikuti aturan yang sudah ada pada syariat tersebut 3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk
Windi Kurnia Fitri 5.C
1. Kedudukan akidah merupakan satu asa keimanan yang ditekankan dalam Islam. Akidah yang merupakan satu konsep yang melambangkan kepercayaan momoteisme dalam Islam yang mempercayai bahwa Islam yang mempercayai bahwa tuhan itu hanya satu. Dzat yang menciptakan, menguasai,dan mengatur alam semesta ini adalah sang Kholik yaitu Allah SWT 2. Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. Integrasi kedua komponen tersebut dalam ajaran Islam ibarat sebuah pohon, akarnya adalah aqidah, sementara batang, dahan, dan daunya adalah syariah. 3. Makan aqidah adalah keyakinan kuat yang tidak ada keraguan bagi orang yang meyakininya,baik keyakinan itu Haq ataupun batil. Sedangkan syariat adalah agama yang telah dibuat oleh Allah mencakup aqidah (keyakinan) dan hukum-hukumnya
Wahyu syahri winanda
1.akidah sebagai sesuatu yang terikat dari hati nurani. akidah adalah suatu pokok atau dasar keyakinan yang harus dipegang oleh orang yang mempercayainya. Sehingga, pengertian akidah Islam adalah pokok-pokok kepercayaan yang harus diyakini kebenarannya oleh setiap muslim dengan bersandar pada dalil-dalil naqli dan aqli. 2.diketahui dalam agama Islam, bahwa (agama Islam) meliputi 'aqidah dan syari'at, ilmu dan amal. Keduanya merupakan kesatuan. Memisahkan di antara keduanya merupakan kesesatan yang nyata akidah dan syariat tidak bisa di pisahkan karena kedua nya merupakan sesuatu yang bersatu erat. 3.Aqidah erat hubungannya dengan akhlak, karena akhlak tersarikan dari aqidah dan pancaran dirinya. Oleh karena itu jika seorang beraqidah dengan benar, maka akhlaknya pun akan benar, baik dan lurus. Begitu pula sebaliknya, jika aqidah salah, maka akhlaknya pun akan salah. Kata Kunci: Aqidah, Akhlak, Islam.orang tidak akan pernah melihat gelarmu orang tidak akan melihat ilmu mu akan tetapi orang akan melihat akhlak mu ketika bergaul bersama masyarakat.
Mardiana 5C
Kedudukan akidah merupakan satu asa keimanan yang ditekankan dalam Islam. Akidah yang merupakan satu konsep yang melambangkan kepercayaan momoteisme dalam Islam yang mempercayai bahwa Islam yang mempercayai bahwa tuhan itu hanya satu. Dzat yang menciptakan, menguasai,dan mengatur alam semesta ini adalah sang Kholik yaitu Allah SWT 2. Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. Integrasi kedua komponen tersebut dalam ajaran Islam ibarat sebuah pohon, akarnya adalah aqidah, sementara batang, dahan, dan daunya adalah syariah. 3. Makan aqidah adalah keyakinan kuat yang tidak ada keraguan bagi orang yang meyakininya,baik keyakinan itu Haq ataupun batil. Sedangkan syariat adalah agama yang telah dibuat oleh Allah mencakup aqidah (keyakinan) dan hukum-hukumnya
Miraj’ni Asri Cahyana (5C)
1. Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. akidah merupakan pokok ajaran pertama yang diajarkan dalam Islam. akidah merupakan pondasi. Sistem kepercayaan atau keyakinan Islamlah yang memberikan kerangka bagi semua aspek ajaran Islam lainnya, termasuk Syariah dan Akhlak. Aqidah didasarkan pada ajaran Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW, dan dianggap sebagai aspek terpenting dalam ajaran Islam. 2. Aqidah dan Syariah merupakan dua konsep penting dalam Islam yang berkaitan erat satu sama lain. Aqidah mengacu pada kepercayaan atau keyakinan Islam, sedangkan Syariah mengacu pada hukum Islam atau penerapan bagaimana ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari/ aturan tata cara dalam islam. Hubungan antara Aqidah dan Syariah tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Aqidah memberikan landasan bagi Syariah, dan Syariah adalah perwujudan praktis dari Aqidah. Dengan kata lain, Aqidah adalah akarnya, sedangkan syariah adalah cabang yang tumbuh darinya. 3. Syariah dan Akhlak merupakan dua komponen penting ajaran Islam yang saling berkaitan erat. Syariah memberikan pedoman bagaimana umat Islam hendaknya berperilaku dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan Akhlak mengacu pada akhlak dan perilaku yang baik. hubungan syariah dan akhlak yaity Syariah memberikan peraturan dan ketentuan tentang bagaimana umat Islam harus berperilaku, sedangkan Akhlak adalah cara umat Islam menerapkan peraturan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memiliki pemahaman yang kuat baik tentang Syariah maupun Akhlak agar dapat menjalani kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam.
Elfiana safika 5C
Jawab :1.pandangan saya tentang kedudukan aqidah dalam Islam ini yaitu akidah adalah masalah masalah ilmiyah yang asalnya dari Allah dan Rasul,dan akidah ini memiliki kedudukan yang sangat penting karna itu,wajib bagi setiap muslim untuk memiliki keyakinan yang utuh terhadap hal tersebut sebagai bentuk pembenaran terhadap Allah dan rasulnya.2.akidah dan syari'ah dalam ajaran Islam menjelaskan tentang kedudukan akidah dan syari'ah kemudian akidah didalam posisinya menurut Islam adalah pokok yang kemudian diatasnya dibangun syariat, sedang syariat itu sendiri adalah hasil yang dilahirkan oleh akidah tersebut.3.hubungan syariah dan akhlah adalah syariah adalah islam yang menunjukkan keadilan Islam, dan akhlak adalah ihsan yang menunjukkan keindahan Islam, Aqidah, Syariah dan Akhlak tidak bisa dipisahkan satu sama lain, karena ketiganya secara bersama-sama membentuk Islam.
Jauzar (5c)
1.akidah merupakan kedudukan yang paling utama. Akidah dalam islam merupakan keyakinan dan kepercayaan dalam hati di lakukan dengan perbuatan baik. 2.- akidah adalah suatu keyakinan, kepercayaan yang diucapkan dan di yakini didalam hati sedangkan - syari'ah merupakan perintah dan larangan yang di beraikan kepada manusia untuk di lakukan dan di tinggalkan dengan hukum- hukum yang telah di tetapkan. 3.-syariah merupakan perintah dan larangan yang di berikan kepada manusia untuk dilakukan dan ditinggalkan dengan hukum-hukum yang telah di tetapkan. -akhlak yaitu prilaku yang baik, perkataan yang menuruti hukum-hukum dari syari'ah untuk diterapkan dan di praktekan dalam kehidupan sehari-hari
Juliana (5c)
Jawaban 1. Kedudukan akidah dalam Islam akidah adalah masalah-masalah ilmiyah yang asalnya dari Allah dan Rasul. Karena itu, wajib bagi setiap muslim untuk memiliki keyakinan yang utuh terhadap hal tersebut sebagai bentuk pembenaran terhadap Allah dan Rasulnya. 2. Hubungan akidah dan syari'ah akidah itu di dalam posisinya menurut Islam adalah pokok yang kemudian diatas nya dibangun syariat. Sedangkan syariat itu sendiri adalah hasil yang dilahirkan oleh akidah tersebut. 3. syariah dan akhlak mempunyai hubungan yang sangat era, bahkan merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Syariah sebagai sistem nilai berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Sedangkan akhlak sebagai sistematika menggambarkan arah dan tujuan yang hendak dicapai agama.
Risliana kelas 5 C
Jawab 1.pandangan kedudukan akidah dalam Islam menurut saya adalah yang pertama ajaran menggunakan akidah, akidah ialah keyakinan atau kepercayaan yang meliputi dari ucapan diyakini dalam hati.sebagaimana nabi Muhammad Saw menyakini agama Islam sebagai salah satu agama Islam yang datang dari Allah SWT yang ia turungkan melalui rasulnnya Muhammad Saw. 2.hubungannya akidah dengan syariah sama-sama mengenai pokok ajaran Islam -akidah berhubungan dengan menyakinkan atau kepercayaan iman. -syari'ah berhubungan dengan menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangannya 3.hubungan syari'ah dn akhlak juga memiliki keterkaitan sama dengan melakukan perintah Allah , tetapi hubungan akhlak melainkan perintah kepada Allah kepada diri sendiri,keluarga,masyarakat.dan alam semesta
Annisa Suci Afany 5C
1. Dalam Islam akidah merupakan keimanan, keyakinan, dan kepercayaan. Oleh sebab itu, kita sebagai umat islam harus memiliki keimanan, keyakinan, dan kepercayaan kepada Allah SWT. Contoh nya : suatu bangunan, Akidah adalah sebuah pandai sedangkan ajaran islam yang lain seperti ibadah, akhlak adalah suatu yang di bangun. Jadi, tidak mungkin sebagai umat islam tidak memiliki akidah karena akidah merupakan landasan bagu umat muslim. 2. Pendapat saya Hubungan antara akidah dan syariah adalah sama sama ajaran pokok dalam islam yang wajib bagi umat islam miliki. Dengan demikian maka akidah dan syariat merupakan satuan yang tidak dapat dipisahkan. Sebagaimana telah di ketahui bahwa iman itu meliputi keyakinan dan amalan, keyakinan inilah yang di sebut akidah dan amalan ini di sebut syariat. 3. Pendapat saya Hubungan syariah dan akhlak yaitu sama sama ajaran pokok dalam islam. Juga mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan, oleh sebab itu harus terintegrasi atau dimiliki dalam diri seorang muslim.
Annisa Suci Afany 5C
1. Dalam Islam akidah merupakan keimanan, keyakinan, dan kepercayaan. Oleh sebab itu, kita sebagai umat islam harus memiliki keimanan, keyakinan, dan kepercayaan kepada Allah SWT. Contoh nya : suatu bangunan, Akidah adalah sebuah pandai sedangkan ajaran islam yang lain seperti ibadah, akhlak adalah suatu yang di bangun. Jadi, tidak mungkin sebagai umat islam tidak memiliki akidah karena akidah merupakan landasan bagu umat muslim. 2. Pendapat saya Hubungan antara akidah dan syariah adalah sama sama ajaran pokok dalam islam yang wajib bagi umat islam miliki. Dengan demikian maka akidah dan syariat merupakan satuan yang tidak dapat dipisahkan. Sebagaimana telah di ketahui bahwa iman itu meliputi keyakinan dan amalan, keyakinan inilah yang di sebut akidah dan amalan ini di sebut syariat. 3. Pendapat saya Hubungan syariah dan akhlak yaitu sama sama ajaran pokok dalam islam. Juga mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan, oleh sebab itu harus terintegrasi atau dimiliki dalam diri seorang muslim.
Nia Ramadhani,semester 5 C
1.Akidah merupakan keimanan,keyakinan,atau kepercayaan.Oleh sebab itu,kita sebagai umat Islam harus memiliki keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT seperti (suatu bangunan )akidah adalah pondasi sedangkan Islam yang lain seperti ibadah .Akhlak adalah sesuatu yang dibangun diatasnya . Jadi,tidak mungkin sebagai umat Islam tidak memiliki akidah karena akidah merupakan landasan bagi umat muslim 2.Hubungan antara akidah dan syari'ah adalah sama sama ajaran pokok dalam Islam yang wajib bagi umat Islam miliki.Dengan demikian,maka akidah dan syari'ah merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sebagaimana telah diketahui bahwa iman itu meliputi keyakinan dan amalan.Keyakinan ini lah yang disebut akidah dan amalan ini disebut syari'ah 3. Hubungan syari'ah dan akhlak sama sama ajaran pokok dalam Islam juga mempunyai hubungan yang sangat erat.Bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.Oleh sebab itu,harus terintegrasi atau dimiliki dalam diri seorang muslim.
Elfi Rahmi
Elfi rahmi. kls 5C Maaf Pak yg tadi saya kirim itu salah. Dibawah ini jawaban yang benar 1. Kedudukan akidah dalam islam adalah tapak pertama dasar ajaran Agama islam. Landasan awal dari aturan kehidupan umat islam yang bersumberkan Alquran dan Hadist. Kita harus meyakini dan melaksanakan semua perintah dan meninggal kan larangan allah. 2.. Hubungan syariat dan Akidah . Akidah adalah pokok ajaran agama islam. Sedangkan syariat adalah hasil yang kita dapatkan dari akidah tersebut. Jadi segala amalan kita harus didasari akidah yang benar, bertujuan agar semua amal ibadah kita sempurna sesuai dengan dengan perintah dan larangan allah. 3. Hubungan syariat dan dan akhlak. Utk melaksanakan syariat kita perlu akidah ya ng kokoh, kepercayaan dan keyakinan yang kuat akan membentuk akak yang baik dan mulia sesuai dgn tuntutan ajaran agama islam.
Lasira Pernanda 5C
1.akidah merupakan keimanan,keyakinan atau kepercayaan,oleh sebab itu kita sebagai umat islam harus memiliki keimanan,keyakinan,dan kepercayaan kepada allah swt.diibaratkan suatu bangunan,akidah adalah pondasi sedangkan ajaran islam yang lain seperti ibadah,akhlak adalah sesuatu yang dibangun diatasnya.jadi ,tidak mungkin sebagai umat islam tidak memiliki akidah,karena akidah merupakan landasan bagi umat islam. 2.Hubungan antara akidah dan syariah yaitu sama-sama ajaran pokok dalam islam yang wajib bagi umat islam miliki.dengan demikian maka akidah dan syariah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.sebagaimana yang kita ketahui bahwa iman itu meliputi keyakinan dan amalan,keyakinan inilah yang disebut akidah,dan amalan ini yang disebut dengan syariah. 3.Hubungan syariah dan akhlak yaitu sama-sama ajaran pokok dalam islam.juga mempunyai hubungan yang sangat erat,bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.oleh sebab itu harus terintegrasi atau dimiliki dalam diri umat islam
Pak itam ( KHOLIDDIN)
1.Tidak ada syariat tanpa akidah,akidah di anggap asas atau tiang pancang sedangkan syariat adalah ranting nya dalam Islam tidak ada keberadaan syariat tanpa akidah. 2. Akidah dan syari'ah adalah bersifat fundamental dalam struktur ajaran agama Islam, sehingga tidak dapat dipisahkan. Akidah adalah mengatur kepercayaan umat Islam,misalnya percaya kepada Allah, percaya pada sifat" nya ,percaya kepada nabi dll sebagainya. Sedangkan syari'ah suatu cara beribadah kepada Allah swt,dan mengatur manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam. 3. Syari'ah dapat di pahami bahwa kajianya permasalahan aturan Allah dan rasulnya. Akhlak terbagi menjadi dua akhlak terhadap Allah dan akhlak terhadap manusia,akhlak merupakan kajian dari ihsan,Ihsan merupakan ajaran tentang penghayatan akan hadir nya allah dalam hidup ,melalui penghayatan sedang menghadapkan nya Allah SWT, jadi syari'ah dan akhlak merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan merupakan hal yang struktural.
Pak itam ( KHOLIDDIN)
1.Tidak ada syariat tanpa akidah,akidah di anggap asas atau tiang pancang sedangkan syariat adalah ranting nya dalam Islam tidak ada keberadaan syariat tanpa akidah. 2. Akidah dan syari'ah adalah bersifat fundamental dalam struktur ajaran agama Islam, sehingga tidak dapat dipisahkan. Akidah adalah mengatur kepercayaan umat Islam,misalnya percaya kepada Allah, percaya pada sifat" nya ,percaya kepada nabi dll sebagainya. Sedangkan syari'ah suatu cara beribadah kepada Allah swt,dan mengatur manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan alam. 3. Syari'ah dapat di pahami bahwa kajianya permasalahan aturan Allah dan rasulnya. Akhlak terbagi menjadi dua akhlak terhadap Allah dan akhlak terhadap manusia,akhlak merupakan kajian dari ihsan,Ihsan merupakan ajaran tentang penghayatan akan hadir nya allah dalam hidup ,melalui penghayatan sedang menghadapkan nya Allah SWT, jadi syari'ah dan akhlak merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan merupakan hal yang struktural.
Alfitra Ramadhan Lokal V C
1. Kedudukan Aqidah dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat ibarat suatu bangunan ,Aqidah adalah pondasi nya, sedangkan ajaran Islam yang lain seperti ibadah dan Akhlak adalah sesuatu yang dibangun di atas nya. 2.Termasuk perkara yang pasti yang telah diketahui oleh Agama Islam meliputi Aqidah dan syariat.Ilmu dan Amal , keduanya merupakan kesatuan.Memisahkan keduanya merupakan kesesatan yang nyata. 3. Syariah atau hukum dapat diartikan sebagai jalan menuju sebuah kebenaran dan akhlak berarti sebuah Budi pekerti, perilaku atau sopan santun..
Nur Riska Aisya
1.Kedudukan Aqidah dalam Islam adalah suatu sistem kepercayaan Islam yang mencakup di dalamnya keyakinan kepada Allah Swt. 2.Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. Integrasi kedua komponen tersebut dalam ajaran Islam ibarat sebuah pohon, akarnya adalah aqidah, sementara batang, dahan, dan daunya adalah syariah. 3.aqidah adalah keyakinan kuat yang tidak ada keraguan bagi orang yang meyakininya,baik keyakinan itu Haq ataupun batil. Sedangkan syariat adalah agama yang telah dibuat oleh Allah mencakup aqidah (keyakinan) dan hukum-hukumnya
Nurhasanah
1.Akidah merupakan keimanan,keyakinan,atau kepercayaan.Oleh sebab itu,kita sebagai umat Islam harus memiliki keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT seperti (suatu bangunan )akidah adalah pondasi sedangkan Islam yang lain seperti ibadah .Akhlak adalah sesuatu yang dibangun diatasnya . Jadi,tidak mungkin sebagai umat Islam tidak memiliki akidah karena akidah merupakan landasan bagi umat muslim 2.Hubungan antara akidah dan syari'ah adalah sama sama ajaran pokok dalam Islam yang wajib bagi umat Islam miliki.Dengan demikian,maka akidah dan syari'ah merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan sebagaimana telah diketahui bahwa iman itu meliputi keyakinan dan amalan.Keyakinan ini lah yang disebut akidah dan amalan ini disebut syari'ah 3. Hubungan syari'ah dan akhlak sama sama ajaran pokok dalam Islam juga mempunyai hubungan yang sangat erat.Bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.Oleh sebab itu,harus terintegrasi atau dimiliki dalam diri seorang muslim.
Tino saputra kelas 1B
Jawab: Akidah dalam islam itu sangat penting karna kita sebagai manusia harus memiliki pegangan dan keyakinan yang harus kita jalani agar hidup kita lebih memiliki tujuan, dan memiliki iman yang harus di jaga 2. Hubungan akidah dengan syariah ialah di mana ketika kita memilih keyakinan untuk diri kita kita harus mengikuti aturan yang sudah ada pada syariat tersebut 3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk
Mutia Khairati
menurut saya akidah dalam Islam itu untuk memperbaiki prilaku manusia,yang di yakini dalam hati dan dilakukan dalam perbuatan.. 2.akidah dan syariah menurut saya ,akidah itu meyakini dan melakukan nya pada sesuatu,,sedangkan syariah itu perbuatan2 yang mengantar kan kita kepada keridhaan Allah Allah SWT, 3.syariah dan akhlak menurut saya,syariah itu menuntun kita untuk mendapatkan keridhaan dari Allah SWT..nah.sedangkan akhlak yaitu prilaku atau mental kondisi kita yang mempengaruhi batin dan lahiriah nya.
Mutia Khairati
menurut saya akidah dalam Islam itu untuk memperbaiki prilaku manusia,yang di yakini dalam hati dan dilakukan dalam perbuatan.. 2.akidah dan syariah menurut saya ,akidah itu meyakini dan melakukan nya pada sesuatu,,sedangkan syariah itu perbuatan2 yang mengantar kan kita kepada keridhaan Allah Allah SWT, 3.syariah dan akhlak menurut saya,syariah itu menuntun kita untuk mendapatkan keridhaan dari Allah SWT..nah.sedangkan akhlak yaitu prilaku atau mental kondisi kita yang mempengaruhi batin dan lahiriah nya.
Ahmad tegar Maulana semester 1 b
1) kedudukan akidah dalam Islam menurut pendapat saya aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. 2) hubungan akidah dan syariat Aqidah adalah adalah sesuatu yang tertancap dalam hati, mengakar kuat dan kokoh terhadap suatu dzat tanpa ada keraguan sedikitpun. Syariah adalah hukum dan aturan yang mengatur segala aspek kehidupan baik itu untuk Muslim maupun non-muslim (seluruh manusiaa). Jadi hubungan akidah dan syari'ah yakni Akidah itu di dalam posisinya menurut Islam adalah pokok yang kemudian di atasnya dibangun syariat. Sedang syariat itu sendiri adalah hasil yang dilahirkan oleh akidah tersebut. 3) hubungan syariah dan akhlak merupakan satu kesatuan dalam ajaran Islam. unsur tersebut dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan.syariah sebagai system nilai berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Sedangkan akhlak sebagai sistematika menggambarkan arah dan tujuan yang hendak dicapai agama.
Akmal rijal
menurut saya akidah dalam Islam itu untuk memperbaiki prilaku manusia,yang di yakini dalam hati dan dilakukan dalam perbuatan.. 2.akidah dan syariah menurut saya ,akidah itu meyakini dan melakukan nya pada sesuatu,,sedangkan syariah itu perbuatan2 yang mengantar kan kita kepada keridhaan Allah Allah SWT, 3.syariah dan akhlak menurut saya,syariah itu menuntun kita untuk mendapatkan keridhaan dari Allah SWT..nah.sedangkan akhlak yaitu prilaku atau mental kondisi kita yang mempengaruhi batin dan lahiriah nya.
Laila aprilia
Aqidah adalah pemahaman terhadap konsep ajaran Islam. Aqidah sangat di butuhkan dalam memahami ajaran Islam. 2. Syari'ah adalah menjalankan perintah yang terkandung dalam aqidah 3. Akhlak adalah perlakuan sikap seseorang. Apa bila akhlak berdasarkan syariah maka akan menjadi sebuah kebenaran dalam keseharian nya
Henri saputra
Kedudukan akidah merupakan satu asa keimanan yang ditekankan dalam Islam. Akidah yang merupakan satu konsep yang melambangkan kepercayaan momoteisme dalam Islam yang mempercayai bahwa Islam yang mempercayai bahwa tuhan itu hanya satu. Dzat yang menciptakan, menguasai,dan mengatur alam semesta ini adalah sang Kholik yaitu Allah SWT 2. Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. Integrasi kedua komponen tersebut dalam ajaran Islam ibarat sebuah pohon, akarnya adalah aqidah, sementara batang, dahan, dan daunya adalah syariah. 3. Makan aqidah adalah keyakinan kuat yang tidak ada keraguan bagi orang yang meyakininya,baik keyakinan itu Haq ataupun batil. Sedangkan syariat adalah agama yang telah dibuat oleh Allah mencakup aqidah (keyakinan) dan hukum-hukumnya
Nabila Kelas 1B
1. Akidah dalam islam itu sangat penting karna kita sebagai manusia harus memiliki pegangan dan keyakinan yang harus kita jalani agar hidup kita lebih memiliki tujuan, dan memiliki iman yang harus di jaga 2. Hubungan akidah dengan syariah ialah di mana ketika kita memilih keyakinan untuk diri kita kita harus mengikuti aturan yang sudah ada pada syariat tersebut 3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk
Laili Apriliani
1.Akidah dalam islam itu sangat penting karna kita sebagai manusia harus memiliki pegangan dan keyakinan yang harus kita jalani agar hidup kita lebih memiliki tujuan, dan memiliki iman yang harus di jaga 2. Hubungan akidah dengan syariah ialah di mana ketika kita memilih keyakinan untuk diri kita kita harus mengikuti aturan yang sudah ada pada syariat tersebut dan menjalani nya 3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk,menaati perintah nya dan menjauhi larangan nya
Filda nur adha Kelas 1 B
1.Kedudukan akidah akhlak dalam kehidupan sangatlah penting dipelajari pada kehidupan seorang muslim. Karena akidah akhlak merupakan inti kemanakah tujuan hidupnya manusia. Apabila kehidupan akhlaknya bagus maka sejahtera dan damailah lahir batinnya. 2.akidah adalah keimanan keyakinan atau kepercayaansecara integral yang meliputi dari ucapan diyakini dalam hati dan dipraktekan dalam perbuatan.sedangkan syariah adalah jalan yang harus di tempuh umat islam 3.Akidah itu di dalam posisinya menurut Islam adalah pokok yang kemudian di atasnya dibangun syariat. Sedang syariat itu sendiri adalah hasil yang dilahirkan oleh akidah tersebut.
Jasnia (Kelas 1B)
1.Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya.2. Syari'ah adalah menjalankan perintah yang terkandung dalam aqidah.3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk.
Masnawati
Masnawati 1B Jawaban 1.Menurut saya Akidah yang merupakan satu konsep yang melambangkan kepercayaan monoteisme dalam Islam yang mempercayai bahwa Tuhan itu hanya satu 2.pendapat saya hubungan akidah dan syariah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. 3.pendapat saya Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk.
Nurmi Rayutik 1b
1.Aqidah adalah pemahaman terhadap konsep ajaran islam. Aqidah sangat dibutuhkan dalam memahami ajaran islam. 2. Syari'ah adalah menjalankan perintah yang terkandung dalam Aqidah. 3. Akhlak Adalah perlakuan sikap seorang. Apabila akhlak berdasarkan Syari'ah maka akan menjadi sebuah kebenaran dalam kesehariannya.
Sahara semester 1 B
Jawab : 1.Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. 2. Hubungan akidah dengan syariah ialah di mana ketika kita memilih keyakinan untuk diri kita kita harus mengikuti aturan yang sudah ada pada syariat tersebut3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk
Uci Yudianti
1. Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. 2. Aqidah sebagai sistem kepercayaan yang bermuatan elemen-elemen dasar keyakinan, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Sementara syariah sebagai system nilai berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. 3. aqidah, syari'ah, dan akhlak merupakan trilogi ajaran Ilahi yang menduduki posisi yang sangat sentral dalam ajaran Islam. Dalam kehidupan beragama dan dalam berbagai dimensi kehidupan yang lainnya antara ketiganya juga mempunyai kaitan erat, satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Tanpa pengamalan ketiga hal ini, tidak akan mengkin kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk ini bisa aman, tentram, dan sesuai dengan tuntutan agama ideal. Oleh karena itu, aqidah, syari'ah, dan akhlak idealnya bisa menjadi terilogi ajaran Ilahi yang dapat terealisasi dalam kehidupan beragama dan kehidupan sosial seorang muslim secara utuh.
Julia semester 1 B
Avatar Imam Ghozali Penulis Kolom 556 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN " " Sejarah Agama Islam TEACHING MATERIALS Kamis , 21 September 2023 Telah dibaca : 227 A. Bangsa Arab Sebelum Lahirnya Islam Membahas bangsa Arab tidak terlepas dari pembahasan dua suku besar yaitu suku Arab Al-Baidah dan Suku Arab Al-Baqiyah. Suku pertama sudah punah akibat durhaka kepada Allah s.w.t. Mereka adalah kaum ‘Ad dan Tsamud. Suku Arab Al-Baqiyah adalah Suku Arab yang masih hidup sampai sekarang. Suku Al-Baqiyah adalah suku Arab yang masih hidup sampai sekarang. Ada dua; Qahtan dan Adnan. Keturunan Qahtan tinggal di semenanjung Arabia; Yaman, Hadramaut, Oman, dan Bahrain. Suku Adnan adalah Suku Arab yang tinggal di bagian utara Semenanjung Arabia; Hijaz, Najd dan Syam. Mereka disebut Arab Al-Musta’ribah atau Arab yang berasimilasi dengan bangsa-bangsa lain. Mereka mempunyai hubungan dekat dengan bangsa-bangsa lain seperti Romawi, Persia, Yahudi dan Nasrani. Suku Qurayis keturunan dari Arab Adnan. Eksistensi orang-orang Yahudi di kawasan Arab dimulai sejak Musa menaklukan Fir’aun di Mesir, kemudian merambah ke beberapa Arab lainya, seperti Palestina Dan Yastrib, Yaman, Yamamah dan Mekkah, terutama ketika pada musim haji. Yahudi disini adalah Yahudi yang memeluk ajaran musa, termasuk di dalamnya Bani Israel. Bani Israel adalah anak-anak Ya’qub dan cucu-cucunya, serta seluruh keturunannya. Mereka yang pertama kali memeluk ajaran tersebut adalah mereka yang mula-mula ingin menyihir Musa. Tetapi kemudian upaya jahat mereka dibatalkan oleh Musa. Setelah itu mereka menyatakan masuk ajaran-nya sembari mengatakan, “Ya Tuhan kami telah beriman kepada Musa”.[1] Madzhab-madzhab Agama Nasrani telah menjadi berbagai golongan. Setia golongan mempunyai pandangan dan dasar-dasar agama sendiri yang bertentangan dengan golongan lainnya. Karena itu, mereka terjadi perselisihan dan permusuhan. Pada masa-masa itu, di antara golongan-golongan masehi itu ada yang menginkari bahwa isa mempunyai jasad di samping bayangan yang tampak pada manusia; ada pula yang mempertautkan secara ruhaniah antara jasad dan ruhnya sedemikian rupa sehingga memerlukan khayal dan pikiran yang begitu rumit untuk dapat menggambarkannya; dan di samping itu ada pula yang mau menyembah Mariam. Sementara yang lain menolak pendapat bahwa ia tetap perawan sesudah melahirkan Al-Masih.[2] B. Riwayat hidup Nabi Muhammad saw Nabi Muhammad saw lahir di Mekah pada hari Senin, 12 rabi’ul awal pada tahun 570 masehi. Sering hari kelahiran nya disebut tahun gajah. Sebab tahun tersebut raja abrahah menyerang Ka’bah. Akhirnya hancur diserang oleh burung Ababil. Para ulama berbeda pendapat tentang hari kelahirannya. Ibn Abbas mengatakan hari kelahirannya pada tahun Gajah. Pendapat lain mengatakan lima belas tahun sebelum peristiwa tersebut. ada lagi yang mengatakan beberapa bulan atau tahun setelah peristiwa tersebut. Berkaitan waktu kelahiran, Caussin De Perceval dalam Essai Sur I Histoire Des Arabes mengatakan, bahwa Muhammad dilahirkan bulan agustus 570, yakni tahun Gajah dan bahwa dia dilahirkan di Mekah di rumah kakeknya Abdul Muthalib.[3] Ayah nabi Muhammad bernama Abdullah. Ibunya Aminah. Nasab Nabi Muhammad Adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushayyi bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luayyi bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan. Dari pihak ibunya yaitu Muhammad bin Aminah binti Wahbin bin Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luayyi bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaiman bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan. Zuhrah yang menurunkan Aminah. Jadi kedua orang tua nabi masih dari keluarga besar Suku Qurayis. C. Nabi Muhammad menerima Wahyu Nabi Muhammad saw menerima wahyu pertama yaitu Surat Al-Alaq. Hadist nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA, ia berkata: Turunnya wahyu pertama yang diterima oleh rasulullah saw dalam bentuk mimpi ketika waktu beliau tidur. Biasanya mimpi itu terlihat jelas oleh beliau, seperti jelasnya cuaca pagi. Semenjak saat itu hati beliau tertarik untuk mengasingkan diri ke gua hira. Dan di situ beliau beribadah selama beberapa malam, dan tidak pulang ke rumah istrinya Khadijah RA. Kemudian beliau membawa perbekalan yang cukup. Setelah berbekalannya habis, beliau kembali kepada Khadijah, untuk mengambil perbekalan. Lalu beliau kembali ke gua hira, pada ketika datang kebenaran wahyu, yaitu sewaktu beliau masih di gua hira. Malaikat Jibril datang kepadanya, lalu berkata: “Bacalah” Nabi menjawab: “Aku tidak bisa membaca” Nabi menceritakan maka aku ditarik dan dipeluknya hingga aku kepayahan. Lalu aku dilepaskannya dan disuruh membaca. Malaikat jibril berkata: “Bacalah” Aku menjawab: “Aku tidak bisa membaca” Lalu aku dilepaskannya dan disuruh membaca. Malaikat Jibril berkata: “Bacalah” Aku menjawab: “Aku tidak bisa menjawab” Maka aku ditarik dan dipeluknya lagi untuk ketiga kali. Kemudian aku dilepaskannya sembil dia berkata: اقرا باسم ربك الذي خلق خلق الانسان من علق اقرا وربك الاكرم الذي علم بالقلم علم الانسان ما لم يعلم Artinya: Bacalah dengan menyebut nama Tuhan mu yang menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah. Tuhanmu yang maha mulia, yang mengajarkan manusia dengan Pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahui. D. Ajaran ajaran pokok dalam Islam 1. Akidah Pokok ajaran Islam pertama yaitu akidah. Kajian akidah beragam.sebagian menggunakan dengan ilmu kalam, tauhid, ushuluddin dan teologi. Akidah merupakan keimanan, keyakinan atau kepercayaan. iman berarti kepercayaan secara integral yang meliputi dari ucapan diyakini dalam hati dan dipraktekan dalam perbuatan. Nabi Muhammad saw berkata: الا يمان معرفة بالقلب وقول باللسان وعمل بالاركان Artinya: Iman itu percaya dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan. 2. Syariah Pokok agama Islam kedua yaitu syariah. Setelah seorang manusia mengimani rukun iman, maka selanjutnya menjalankan perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-larangan-nya. syariah berasal dari kata syara’a-yasra’u-syar’an artinya membuat undang-undang, menerangkan rute perjalanan, adat kebiasaan, jalan raya. Syara’a-yasra’u-syuruu’an artinya masuk ke dalam air memulai pekerjaan, jalan ke air, layar kapal, dan tali panah. Syari’ah juga berarti jalan lurus, jalan yang lempang, tidak berkelok-kelok, jalan raya. Penggunaan kata syari’ah bermakna peraturan, ada kebiasaan, undang-undang, dan hukum. Syari’ah menurut asal katanya berarti jalan menuju mata air, syariat Islam berarti jalan yang harus ditempuh seorang muslim. sedangkan menurut istilah, syari’ah berarti aturan atau undang-undang yang diturunkan Allah untuk mengatur hubungan manusia dengan alam semesta atau dengan pengertian lain, syari’ah adalah suatu tatacara pengaturan tentang perilaku hidup manusia untuk mencapai keridhaan Allah Swt. 3. Akhlak Akhlak adalah kondisi mental, hati, batin seseorang yang mempengaruhi perbuatan dan perilaku lahiriah. Apabila kondisi hati seseorang baik dan teraktalisasikan dalam ucapan, perbuatan, dan perilaku yang baik dengan mudah, maka hal ini disebut dengan akhlak al-karimah. Jika kondisi hati itu jelak yang teraktualisasikan dalam perkataan, perbuatan dan tingkah laku, makan dinamakan akhlak al-madzmumah. Pembahasan akhlak sangat luas, yaitu: akhlak kepada allah, kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan alam semesta. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini ! 1. Bagaimana pandangan kamu tentang kedudukan akidah dalam Islam ? 2. Bagaimana pendapatmu hubungan akidah dan syariah ? 3. Bagaimana pendapatmu hubungan syari’ah dan akhlak? [1] Zuhairi Misrawi, “Madinah Kota Suci, Piagam Madinah Dan Teladan Muhammad SAW” (Jakarta: Kompas Media Nusantara, 2009). [2] Muhammad Husain Haekal, “Sejarah Hidup Muhammad,” 20th ed. (Bogor: PT. Pustaka Litera AntarNusa, 1996), 1–676. [3] Haekal. Penulis : Imam Ghozali Bagikan Ke : Tulis Komentar Julia semester 1 B julialiaoke2005@gmail.com isikan Komentar Syahraeni Kelas 5 C Jawab : 1.Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. 2. Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. Integrasi kedua komponen tersebut dalam ajaran Islam ibarat sebuah pohon, akarnya adalah aqidah, sementara batang, dahan, dan daunya adalah syariah. 3. Hubungan syar'iah dan akhlah adalah ,Syari’ah menurut asal katanya berarti jalan menuju mata air, syariat Islam berarti jalan yang harus ditempuh seorang muslim. sedangkan menurut istilah, syari’ah berarti aturan atau undang-undang yang diturunkan Allah untuk mengatur hubungan manusia dengan alam semesta atau dengan pengertian lain, syari’ah adalah suatu tatacara pengaturan tentang perilaku hidup manusia untuk mencapai keridhaan Allah Swt. Akhlak adalah kondisi mental, hati, batin seseorang yang mempengaruhi perbuatan dan perilaku lahiriah. Aqidah, Syariah dan akhlak pada dasarnya merupakan satu kesatuan dalam ajaran Islam. Kedua unsur tersebut dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan.Syariah sebagai system nilai berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Sedangkan akhlak sebagai sistematika menggambarkan arah dan tujuan yang hendak dicapai agama.
Salahafizah
1.Bagaimana pandangan kamu tentang kedudukan akidah dalam islam 2. Bagaimana pendapatmu hubungan akidah dan syariah 3.bagaimana pendapatmu hubungan syariah dan akhlak
Ainur Zulkadini
1. Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Akidah merupakan keimanan, keyakinan atau kepercayaan. 2. Hubungan kaidah dan syariah adalah, Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. 3. Hubungan Syariah dan Akhlak adalah, Syariah sebagai system nilai berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Sedangkan akhlak sebagai sistematika menggambarkan arah dan tujuan yang hendak dicapai agama.
Julia semester 1 B
Jawab : 1.Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. 2. Hubungan akidah dengan syariah ialah di mana ketika kita memilih keyakinan untuk diri kita kita harus mengikuti aturan yang sudah ada pada syariat tersebut3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk
Salahafizah
1.Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya.2.akidah dan syariah menurut saya ,akidah itu meyakini dan melakukan nya pada sesuatu,,sedangkan syariah itu perbuatan2 yang mengantar kan kita kepada keridhaan Allah Allah SWT. 3. Hubungan syariah dengan ahlak yaitu kita melakukan sesuatu harus sesuai aturan islam yaitu syariat islam dengan mengerjakan yang baik meninggalkan prilaku yang buruk.
Dina Oktavia kelas 1 B
1.pandangan saya, akidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Akidah merupakan pondasi utama kehidupan keislaman seseorang. Apabila pondasi utamanya kuat. Maka bangunan keimanan yang terealisasikan dalam bentuk amal ibadah orang tersebut akan kuat pula. 2.. Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. 3.Hubungan syar'iah dan akhlah adalah ,Syari’ah menurut asal katanya berarti jalan menuju mata air, syariat Islam berarti jalan yang harus ditempuh seorang muslim. sedangkan menurut istilah, syari’ah berarti aturan atau undang-undang yang diturunkan Allah untuk mengatur hubungan manusia dengan alam semesta atau dengan pengertian lain, syari’ah adalah suatu tatacara pengaturan tentang perilaku hidup manusia untuk mencapai keridhaan Allah Swt. Akhlak adalah kondisi mental, hati, batin seseorang yang mempengaruhi perbuatan dan perilaku lahiriah.
Novita husna (semester 1B)
1.akidah Sebagai petunjuk hidup agar dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Melindungi diri agar tidak jatuh dalam kesesatan. Menumbuhkan semangat beribadah pada Allah SWT. 2. akidah dan Syariah pada dasarnya merupakan satu kesatuan dalam ajaran islam.kedua unsur ini dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. jadi hubungan antara aqidah dan syariah adalah pohon yang kemudian di atasnya dibangun syariat sedangkan syariat itu sendiri adalah hasil yang dilahirkan oleh akidah tersebut. 3.syariah adalah islam yang menunjukkan keadilan Islam, dan akhlak adalah ihsan yang menunjukkan keindahan Islam.
Annisa alhamidah
1) menurut saya kedudukan akidah dalam islam sangat lah penting karena akidah adalah pokok ajaran islam yg pertama dan merupakan keimana, dan keyakinan. 2) hubungan akidah dan syari'ah selalu bersangkutan dgn pokok pokok dan hukum hukum syariah dan keharusan dalam mengamalkannya maka akidah dan syariah merupakan satu kesatuan yg tidak dapat dipisah kan karena keduanya mempunyai sebuah hubungan yg hukum nya satu. 3) hubungan syariah dan akhlak merupakan satu kesatuan. Keduanya dapat dibedakan yaitu, syariah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yg menggambarkan fungsi agama. sedangkan akhlak sebagai sistem nilai etika menggambarkan arah dan tujuan yg hendak di capai oleh agama. Karena itu kedua hubungan tersebut harus terintegrasi dlm diri seorang muslim.
M. Yasar Mubarak (1B)
1.Aqidah merupakan inti, pokok, dasar dalam agama Islam dan tentu mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan beragama 2.Aqidah dan Syariah sangatlah berhubungan, aqidah sendiri bermakna iman dan iman itu merupakan kepercayaan integral yang meliputi perkataan dan perbuatan, sementara syariah bermakna taat kepada perintah² Allah dan meninggalkan larangan²- Nya dalam hal niat, perkataan maupun perbuatan 3.Akhlak itu sendiri merupakan praktek kita dalam kehidupan sehari-hari setelah kita mempelajari syariah, apabila kita telah mengetahui apa² saja yang yang dilarang dan yang di perintahkan oleh-Nya maka tentu kita dapat berakhlak al-karimah, maka dari itu kedua hal ini sangat berhubungan dan tak dapat dipisahkan
Dina Oktavia kelas 1 B
1.pandangan saya, akidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Akidah merupakan pondasi utama kehidupan keislaman seseorang. Apabila pondasi utamanya kuat. Maka bangunan keimanan yang terealisasikan dalam bentuk amal ibadah orang tersebut akan kuat pula. 2.. Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. 3.Hubungan syar'iah dan akhlah adalah ,Syari’ah menurut asal katanya berarti jalan menuju mata air, syariat Islam berarti jalan yang harus ditempuh seorang muslim. sedangkan menurut istilah, syari’ah berarti aturan atau undang-undang yang diturunkan Allah untuk mengatur hubungan manusia dengan alam semesta atau dengan pengertian lain, syari’ah adalah suatu tatacara pengaturan tentang perilaku hidup manusia untuk mencapai keridhaan Allah Swt. Akhlak adalah kondisi mental, hati, batin seseorang yang mempengaruhi perbuatan dan perilaku lahiriah.
Jufaikal kelas 1B
1.kedudukan akidah sangat penting dalam Islam karena untuk mengikat hati dengan Allah SWT degan selalu terikat dengan Allah maka lahirlah akhlak. 2.hubungan akidah dengan syariah sangat penting karena setiap syariah berhubungan langsung dengan Allah dan mengatur syariah. 3.hubungan syariah dengan akhlak adalah syariah mengatur tentang akhlak seperti wajib,makruh,haram,sunah dan mubah dan ketika semua ini di jalankan maka akan lahir akhlak.
Rini hidayanti
1. Aqidah adalah pemahaman terhadap konsep ajaran Islam. Aqidah sangat di butuhkan dalam memahami ajaran Islam. 2. Syari'ah adalah menjalankan perintah yang terkandung dalam aqidah 3. Akhlak adalah perlakuan sikap seseorang. Apa bila akhlak berdasarkan syariah maka akan menjadi sebuah kebenaran dalam keseharian nya.
SITI NUR ANNISA lokal { I.B }
1. Kedudukan akidah dalam islam. Akidah mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam islam. Karna sesuai dengan pengertiannya, yaitu akidah merupakan keimanan, keyakinan atau kepercayaan. Sebagai seorang muslim dan muslimah, kita harus memiliki keyakinan terhadap Allah SWT. ,Rasul-Nya serta kitabnya. Dan mengimani rukun islam wajib untuk seluruh umat Muslim. Didalam ilmu pembangunan akidah di ibaratkan sebagai fundamen atau pondasi. Begitu juga sebaliknya di dalam ajaran islam 2. Akidah dan syariah memiliki hubungan yang saling berkaitan antara satu sama yang lain. Keduanya merupakan satu kesatuan. Sesuai dengan pengertiannya, yang di mana akidah merupakan keyakinan atau keimanan, dan syariah merupakan aturan yang diturunkan Allah SWT. Untuk mengatur prilaku manusia agar mendapatkan keridhaan Allah SWT. Dengan kata lain, akidah merupakan dasarnya, dan syariah merupakan perwujudan dari akidah. Jadi antara akidah dan syariah tidak bisa di pisahkan satu sama lain.Dan jika itu terjadi, maka itu merupakan sebuah kesesatan yang nyata. 3. Syariah dan akhlak juga memiliki hubungan yang erat. Karena, jika syariah tidak di sertai dengan akhlak, itu sama juga dengan kezaliman kepada Allah SWT. Jika syariah merupakan perwujudan dari akidah, maka akhlak merupakan pelengkap dari syariah, supaya kita bisa di katakan sebagai seorang muslim muslimah sejati yang Berakhlakulkarimah.
NURLAILI LOKAL(I.B)
1.Aqidah secara bahasa berasal dari kata(عقد)yang berarti ikatan,secara istilah adalah keyakinan hati atas sesuatu.bersaksi bahawa tidak ada tuhan selain allah dan nabi muhammad adalh utusan Allah.Akidah memiliki kedudukan yang sangat pentingkarna kita sebagai manusia harus memiliki pegangan dan keyakinan yang harus kita jalani agar hidup kita lebih memiliki tujuan.Contoh dalam membangun rumah, Akidah itu pondasinya sedangkan ajaran Islam yang lain seperti ibadah dan akhlak sesuatu yang dibangun didalamnya.Karena akidah berdasarkan kepada ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. 2.Hubungannya sangat erat.Karena akidah adalh pokok-pokok agama dan hukum-hukum yang pasti dan syariah yaitu peraturan yang di buat oleh Allah berupa hukum,perintah dan larangan.Akidah beberapa perkara yang wajib di yakini kebenarannya oleh hati,tanpa tercampur keraguan dan mendatangkan ketentraman jiwa. Jadi dengan adanya akidah dan syariah maka umat manusia mengetahui peraturan yg harus di jalan kan dan yang harus di tinggalkan. 3.Hubungan yang saling bereratan,syariat yakni hukum dan aturan islam adalah hukum agama yang membentuk bagian dari tradisi islam yang didasarkan pada al-qur'an dan hadist.syariat juga sebagai sisitem nilai yang berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama,sedangkan akhlak sebagai si amerik yang menggambarkan arah dan tujuan yang hendak di capai.Akidah mendasarkan hukum,hukum tanpa akhlak menjadi kezaliman.
AZURA
Kedudukan Akidah didalam Islam, Akidah memiliki kedudukan yang sangat penting karena akidah itu bagian dari tauhid atau pondasi dasar keimanan seseorang didalam islam akidah merupakan landasan dasar seseorang untuk menjalani kehidupan sesuai tuntunan Al'Quran dan sunah, syariah adalh aturan atau rambu-rambu yang dibuat baik bersumber dari Al-Quran dan hadis tujuannya agar dalam menjalani kehidupan kita bisa tau apa saja dan bagaimana cara menjalankn kehidupan sesuai tuntunan islam sedangkan akhlak adalah tingkah laku atau perbuatan dalam kehidupan sehari.jadi antara akidah,syariah dan akhlak merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan karena merupakan akar keimanan yaitu sesuatu yang diucapkan dengan lisan dibenarkn oleh hati dan di buktikan dengan perbuatan.
Angel Syafriana (1 A Abi)
1. Kedudukan Akidah dalam Islam: Menurut pendapat saya, akidah adalah fondasi utama dalam Islam, karena keyakinan ini menjadi dasar segala ibadah dan perilaku seorang Muslim. 2. Hubungan Akidah dan Syariah: Menurut saya, akidah dan syariah saling terkait. Akidah membentuk keyakinan, sedangkan syariah adalah wujud nyata dari keyakinan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. 3. Hubungan Syariah dan Akhlak: Menurut saya, syariah mengatur perbuatan, sementara akhlak menunjukkan nilai moral dari perbuatan tersebut. Keduanya penting untuk membentuk pribadi Muslim yang seimbang antara hukum dan moral.
MUHAMMAD AZIZI ILHAM
1.Akidah dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting, karena akidah merupakan dasar dan fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Akidah adalah keyakinan yang mendasari segala tindakan dan ibadah yang dilakukan oleh umat Islam. Tanpa akidah yang benar, seluruh amal dan ibadah seseorang tidak akan diterima oleh Allah SWT. Akidah meliputi keyakinan terhadap rukun iman, yaitu beriman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari kiamat, dan takdir. Keyakinan ini menjadi pedoman dalam kehidupan seorang Muslim untuk memahami tujuan penciptaan, menjalani kehidupan dengan sesuai tuntunan Allah, dan mencapai kebahagiaan di dunia maupun akhirat. Oleh karena itu, akidah menjadi pondasi yang sangat krusial dalam Islam, karena segala aspek lain dalam agama, seperti ibadah dan muamalah, harus berlandaskan akidah yang benar. 2.Hubungan antara akidah dan syariah dalam Islam sangat erat dan saling terkait. Akidah merupakan fondasi keyakinan yang membentuk pandangan hidup seorang Muslim, sedangkan syariah adalah aturan-aturan atau hukum yang mengatur perilaku, ibadah, dan muamalah berdasarkan ajaran Islam. 1. **Akidah sebagai dasar**: Akidah adalah landasan yang mendasari segala amalan syariah. Seorang Muslim yang memiliki akidah yang benar akan menjalankan syariah dengan niat yang ikhlas dan keyakinan kepada Allah. Tanpa akidah yang kuat, pelaksanaan syariah bisa menjadi hampa dan hanya berupa rutinitas tanpa makna spiritual. 2. **Syariah sebagai manifestasi akidah**: Syariah merupakan perwujudan dari akidah dalam bentuk tindakan nyata. Hukum-hukum syariah, baik yang terkait dengan ibadah (seperti salat, zakat, puasa) maupun muamalah (hubungan sosial), adalah cara bagaimana seorang Muslim mengamalkan keyakinannya. Dengan menjalankan syariah, seorang Muslim menunjukkan ketaatan dan kepatuhan kepada Allah yang diyakini dalam akidah. 3. **Keterkaitan antara keduanya**: Akidah tanpa pengamalan syariah akan terasa tidak sempurna, karena keyakinan seseorang harus tercermin dalam perilaku dan perbuatan sehari-hari. Begitu pula sebaliknya, syariah tanpa akidah yang kuat dapat menjadi sekadar formalitas hukum tanpa pemahaman dan makna yang mendalam. Kesimpulannya, akidah dan syariah saling melengkapi. Akidah memberikan fondasi spiritual, sedangkan syariah memberikan panduan praktis dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan kehendak Allah SWT. 3.Hubungan antara syariah dan akhlak dalam Islam sangat erat, karena keduanya merupakan bagian integral dari kehidupan seorang Muslim. Syariah adalah hukum atau aturan yang ditetapkan oleh Allah SWT, sedangkan akhlak merujuk kepada perilaku, moral, dan etika yang baik sesuai dengan ajaran Islam. 1. **Syariah sebagai panduan bagi akhlak**: Syariah memberikan aturan-aturan yang mengarahkan umat Islam kepada akhlak yang baik. Hukum-hukum syariah, baik yang mengatur ibadah maupun hubungan sosial (muamalah), bertujuan untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia. Misalnya, perintah untuk berbuat adil, jujur, serta larangan untuk melakukan kedzaliman dan penipuan semuanya merupakan bagian dari syariah yang membentuk akhlak seorang Muslim. 2. **Akhlak sebagai tujuan dari syariah**: Salah satu tujuan utama dari syariah adalah membentuk karakter yang mulia dan menjaga harmoni dalam masyarakat. Nabi Muhammad SAW sendiri menekankan pentingnya akhlak yang baik dengan sabdanya, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” Oleh karena itu, syariah tidak hanya mengatur aspek ritual, tetapi juga bertujuan menciptakan individu yang berperilaku baik dalam interaksi sosial dan kehidupan sehari-hari. 3. **Implementasi syariah tercermin dalam akhlak**: Seseorang yang mematuhi syariah dengan benar akan menunjukkan akhlak yang baik. Misalnya, menjalankan perintah Allah dalam syariah seperti jujur dalam berdagang, menjaga amanah, menghormati orang tua, dan bersikap sabar merupakan bentuk manifestasi dari akhlak yang terpuji. Dengan demikian, syariah menjadi sarana untuk membentuk akhlak yang luhur. Secara keseluruhan, syariah dan akhlak tidak dapat dipisahkan dalam Islam. Syariah menyediakan aturan-aturan yang membimbing umat Islam untuk memiliki akhlak yang baik, sementara akhlak merupakan cerminan dari pengamalan syariah dalam kehidupan sehari-hari. Seorang Muslim yang berakhlak baik adalah seseorang yang juga menjalankan syariah dengan benar.
muhammad Ramadhan Khadafi
1.Bagaimana pandangan kamu tentang kedudukan akidah dalam Islam ? jawaban Kedudukan akidah dalam Islam sangat sentral. Akidah, atau keyakinan, merupakan fondasi utama yang membentuk iman seorang Muslim. Ini mencakup keyakinan terhadap Allah, rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, hari kiamat, dan takdir. Pemahaman yang kuat tentang akidah penting untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan syariat Islam, membangun hubungan dengan Allah, serta memberikan arah moral dan etika. Akidah yang benar juga berfungsi sebagai pelindung dari kesesatan dan memperkuat ketahanan iman dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. 2.Bagaimana pendapatmu hubungan akidah dan syariah ? jawaban Hubungan antara akidah dan syariah sangat erat. Akidah, yang merujuk pada keyakinan dasar dalam agama, menjadi landasan bagi pengamalan syariah, yaitu aturan dan hukum yang mengatur perilaku umat. Akidah memberikan motivasi dan tujuan dalam melaksanakan syariah, sementara syariah berfungsi sebagai panduan praktis untuk mewujudkan akidah dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya saling mendukung dan memperkuat, membentuk identitas dan etika seorang Muslim. 3.Bagaimana pendapatmu hubungan syari’ah dan akhlak?jawaban Hubungan antara syari’ah dan akhlak sangat erat; syari’ah memberikan panduan hukum yang mencakup tindakan yang benar dan salah, sementara akhlak mencerminkan nilai-nilai moral yang mendasari perilaku individu. Delve lebih dalam, syari’ah tidak hanya mengatur aspek eksternal, tetapi juga mendorong individu untuk memiliki akhlak yang baik sebagai bagian dari pengamalan agama. Dalam konteks ini, akhlak bisa dianggap sebagai ultimate tujuan dari pelaksanaan syari’ah.
SITI MASITAH
Jawaban 1. Menurut pandangan saya, akidah memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam sebagai dasar keimanan, pengaruh terhadap perilaku sehari-hari, serta pengikat umat. Memahami dan menjaga akidah adalah tanggung jawab setiap Muslim untuk memastikan bahwa mereka dapat hidup sesuai dengan ajaran agama dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. 2. Aqidah merupakan keyakinan dasar yang membentuk iman seorang Muslim, sementara syariah adalah sistem hukum yang mengatur perilaku dan tindakan sesuai dengan ajaran agama. Keduanya tidak dapat dipisahkan; aqidah memberikan dasar bagi pelaksanaan syariah, dan syariah berfungsi sebagai manifestasi dari aqidah dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa aqidah yang kuat, syariah tidak akan memiliki makna, dan sebaliknya, syariah tanpa aqidah dapat menjadi tindakan yang tidak bermakna. 3. Aqidah dan akhlak memiliki hubungan yang sangat erat dalam Islam. Aqidah berfungsi sebagai dasar keyakinan yang memandu perilaku seorang Muslim, sementara akhlak mencerminkan nilai-nilai etika dan moral yang diharapkan dari individu.
Tania sukriani
1.Menurut saya kedudukan akidah dalam Islam sangatlah penting dan fundamental. Ia merupakan pondasi bagi seluruh aspek kehidupan seorang muslim, mulai dari ibadah, moral, sosial, hingga politik. Akidah yang benar akan melahirkan perilaku yang baik dan terpuji, sedangkan akidah yang salah akan berakibat fatal bagi kehidupan seseorang. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap muslim untuk memahami dan mengamalkan akidah Islam yang benar. Hal ini dapat dilakukan dengan mempelajari Al-Quran dan Hadits, serta menimba ilmu dari para ulama yang terpercaya. Dengan memahami dan mengamalkan akidah Islam yang benar, seorang muslim akan dapat menjalani kehidupan yang penuh makna dan bernilai di hadapan Allah SWT. 2.menurut saya hubungan antara akidah dan syariah dalam Islam adalah sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Aqidah sebagai dasar keyakinan yang kuat, dan syariah sebagai peraturan yang mengatur perilaku berdasarkan aqidah. 3. Syariah tanpa akhlak akan menjadi kezaliman. Akhlak yang baik adalah hasil dari aqidah yang kuat dan syariah yang benar. Seorang Muslim yang baik memiliki aqidah yang lurus dan kuat yang mendorongnya untuk melaksanakan syariah yang hanya ditujukan kepada Allah, sehingga tergambar akhlak yang mulia dalam dirinya. Jadi hubungan antara syariah dan akhlak dalam Islam adalah sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Syariah sebagai sistem hukum yang mengatur perilaku berdasarkan aqidah, sedangkan akhlak sebagai sistem nilai etika yang menggambarkan arah dan tujuan agama.
KURNIA MUTIARA SUCI ABI 1A
1.aqidah dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat sebuah bangunan, aqidah adalah fondasinya. Tanpa fondasi yang kuat, bangunan tidak akan berdiri kokoh. Begitu pula dengan iman seseorang. Aqidah yang benar akan menjadi landasan bagi seluruh amal perbuatan. Aqidah memberikan pedoman hidup yang jelas, membedakan mana yang benar dan salah. Aqidah yang kuat mendorong seseorang untuk menjalankan ibadah dengan ikhlas. Aqidah yang kokoh melindungi seseorang dari pengaruh buruk dan godaan setan. Keyakinan yang mantap akan membawa ketenangan dan kedamaian dalam hati. Intinya, aqidah adalah pondasi iman. Tanpa aqidah yang benar, iman seseorang akan rapuh dan mudah goyah. 2.Hubungan Akidah dan Syariah Akidah dan syariah adalah dua pilar penting dalam Islam yang saling terkait. Akidah dan syariah adalah dua hal yang saling melengkapi. Akidah yang benar akan melahirkan amal yang saleh, dan amal yang saleh akan memperkuat akidah. Oleh karena itu, seorang muslim harus senantiasa berusaha untuk memperbaiki akidahnya dan menjalankan syariah dengan sebaik-baiknya. 3.Hubungan Syariah dan Akhlak Syariah dan akhlak adalah dua konsep dalam Islam yang saling terkait erat. Hubungan keduanya dapat dijelaskan sebagai berikut: 1.Syariah sebagai landasan akhlak: Syariah memberikan kerangka kerja yang jelas tentang perilaku mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan menjalankan syariah, seseorang secara tidak langsung melatih akhlaknya. 2.Akhlak sebagai tujuan syariah: Tujuan utama syariah adalah membentuk manusia yang berakhlak mulia. Dengan menjalankan syariah, seseorang diharapkan menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertakwa, dan lebih bermanfaat bagi sesama. 3.Keduanya saling melengkapi: Syariah memberikan aturan-aturan yang bersifat umum, sedangkan akhlak memberikan dimensi yang lebih personal dalam penerapan syariah Jadi Syariah dan akhlak adalah dua sisi mata uang yang sama. Syariah memberikan pedoman, sedangkan akhlak memberikan warna. Dengan menggabungkan keduanya, seseorang dapat mencapai kesempurnaan sebagai seorang muslim.
putri agusneti, nim: 5404240030
1. menurut saya memiliki kedudukan yang sangat penting, seperti halnya asas yang menjadi fondasi suatu bangunan 2.Aqidah dan syariah merupakan bagian dari trilogi ajaran Ilahi yang membentuk Islam secara keseluruhan. Aqidah adalah keyakinan yang berasal dari Al-Qur'an, sedangkan syariah adalah aturan-aturan hukum Allah yang meliputi ibadah dan aturan kemanusiaan. Aqidah dan syariah harus diterapkan secara menyeluruh dalam kehidupan, tidak hanya terbatas pada ibadah dan urusan pribadi saja. Aqidah yang benar akan melahirkan akhlak yang baik dan lurus, begitu pula sebaliknya. Akidah yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah dapat membentuk generasi yang berkualitas. Memahami akidah sangat penting karena menentukan kualitas agama dan masa depan seseorang. 3.memiliki hubungan yang erat
Tania sukriani ABI 1 A
1. Kedudukan akidah dalam Islam sangatlah penting dan fundamental. Ia merupakan pondasi utama bagi seorang muslim, yang menentukan arah dan tujuan hidupnya. Akidah yang benar akan melahirkan perilaku yang baik dan terpuji, sedangkan akidah yang salah akan berakibat fatal bagi kehidupan seseorang. 2.Aqidah itu mendasari syariah. Tanpa aqidah yang kuat, syariah tidak akan memiliki makna yang sesungguhnya. Syariah hanya merupakan peraturan yang harus diikuti jika didasarkan pada aqidah yang benar. Oleh karna itu kedua hubungan ini tidak dapat di pisahkan seperti perumpamaan hati dan badan, di mana keduanya tidak bisa dipisahkan 3.Akhlak dalam pandangan Islam harus berpijak pada keimanan. Jika aqidah salah, maka akhlaknya pun akan salah. Sebaliknya, jika aqidah benar, maka akhlaknya pun akan benar, baik, dan lurus. Dengan demikian, Islam memberikan perhatian yang serius terhadap pendidikan akhlak. Maka dari itu setiap Muslim diharapkan untuk terus memperkuat aqidahnya agar dapat menjalani syariah dengan benar dan mencapai akhlak yang mulia.
Aidatul Khosanah 1A
1.Kedudukan akidah dalam Islam sangat fundamental, karena akidah merupakan pokok ajaran yang mengatur keyakinan dan pemahaman seorang Muslim terhadap Tuhan, nabi-nabi, kitab-kitab, hari kiamat, dan takdir. Akidah yang benar menjadi dasar untuk praktik ibadah dan moralitas. Dalam Islam, akidah diharapkan mengarah pada pengembangan hubungan yang kuat dengan Allah, membentuk identitas umat, dan mendorong tindakan yang sesuai dengan ajaran agama. Dengan akidah yang kokoh, seorang Muslim dapat menghadapi berbagai tantangan hidup dengan keyakinan dan keteguhan. 2.Akidah dan syariah dalam Islam memiliki hubungan yang erat dan saling mendukung. Akidah, sebagai pokok keyakinan, memberikan dasar spiritual dan intelektual bagi seorang Muslim. Sementara itu, syariah mencakup hukum dan aturan praktis yang mengatur kehidupan sehari-hari, seperti ibadah, muamalah, dan akhlak. Akidah membentuk pandangan hidup yang mempengaruhi bagaimana seseorang menerapkan syariah. Misalnya, keyakinan pada Allah dan hari akhir mendorong pelaksanaan hukum-hukum syariah. Keduanya bertujuan untuk mencapai kesejahteraan dan kebaikan bagi individu dan masyarakat. Akidah memberi arah moral, sedangkan syariah memberikan panduan praktis untuk mencapainya. Pelaksanaan syariah yang baik menunjukkan manifestasi dari akidah yang kuat. Sebaliknya, penguatan akidah bisa dilakukan melalui praktik syariah yang konsisten. 3.Hubungan antara syariah dan akhlak dalam Islam sangat erat dan saling melengkapi. Berikut beberapa poin penting tentang hubungan keduanya: 1. Syariah menyediakan aturan dan hukum yang mengatur perilaku, sementara akhlak berfokus pada aspek moral dan etika. Keduanya bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang adil dan harmonis. 2. Syariah mengharuskan umat Muslim untuk berperilaku baik, seperti berbuat adil, jujur, dan menghormati orang lain. Akhlak yang baik menjadi cerminan dari pemahaman dan pelaksanaan syariah. 3. Syariah tidak hanya mengatur tindakan lahiriah tetapi juga mendorong peningkatan akhlak. Dalam Islam, kualitas akhlak yang baik dianggap sebagai bagian integral dari iman. 4. Syariah mendidik individu untuk mengembangkan akhlak yang mulia. Pelaksanaan syariah yang baik harus didukung oleh akhlak yang baik agar dapat diterima secara holistik. Secara keseluruhan, syariah dan akhlak bersinergi untuk membentuk individu yang tidak hanya patuh terhadap hukum, tetapi juga berperilaku baik dan beretika dalam kehidupan sehari-hari.
LIS MARDELINA ABI 1A
1. Aqidah secara bahasa berasal dari kata(عقد)yang berarti ikatan,secara istilah adalah keyakinan hati atas sesuatu. Bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah. Akidah memiliki kedudukan yang sangat penting karna kita sebagai manusia harus memiliki pegangan dan keyakinan yang harus kita jalani agar hidup kita lebih memiliki tujuan. Contoh dalam membangun rumah, Akidah itu pondasinya sedangkan ajaran Islam yang lain seperti ibadah dan akhlak sesuatu yang dibangun didalamnya. Karena akidah berdasarkan kepada ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. 2. Hubungan antara akidah dan syariah dalam Islam sangat erat. Akidah memberikan dasar keyakinan dan iman, sedangkan syariah adalah penerapan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, akidah menjelaskan "apa" yang diyakini, sementara syariah menjelaskan "bagaimana" menjalani kehidupan berdasarkan keyakinan itu. Keduanya saling melengkapi: akidah memberikan motivasi dan tujuan dalam menjalankan syariah, sedangkan syariah mengarahkan tindakan dan perilaku sesuai dengan akidah. 3. Hubungan antara syariah dan akhlak dalam Islam sangat erat dan saling melengkapi. Syariah adalah seperangkat hukum dan aturan yang ditetapkan oleh Allah untuk mengatur kehidupan manusia, mencakup ibadah, muamalah (hubungan antar manusia), dan hukum-hukum lainnya. Akhlak, di sisi lain, adalah perilaku atau sikap moral yang baik yang seharusnya dimiliki oleh seorang Muslim. - Syariah sebagai Panduan untuk Akhlak: Syariah berfungsi sebagai panduan untuk membentuk akhlak yang baik. Misalnya, syariah menetapkan larangan-larangan seperti berbohong, mencuri, atau berzina, yang semuanya bertujuan untuk menjaga moralitas dan perilaku baik. - Akhlak sebagai Tujuan Syariah: Tujuan akhir dari syariah sebenarnya adalah untuk membentuk akhlak yang baik dalam diri individu dan masyarakat. Rasulullah SAW sendiri menyatakan bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak. Jadi, mengikuti syariah dengan benar seharusnya menghasilkan akhlak yang mulia. - Keseimbangan Hukum dan Moralitas: Syariah mengatur tindakan secara lahiriah, sedangkan akhlak mengatur niat dan hati. Seorang Muslim tidak hanya diwajibkan untuk mematuhi syariah secara formal, tetapi juga untuk melakukannya dengan niat yang tulus dan hati yang baik, sehingga syariah dan akhlak saling menyempurnakan dalam membentuk kepribadian Muslim yang ideal. Dengan demikian, syariah memberikan kerangka hukum dan aturan, sementara akhlak memberikan dimensi moral dan spiritual dalam praktik kehidupan sehari-hari.
Nur Alizawadi kelas 1A ABI
1. Menurut saya aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah asasinya. Adapun ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlak, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. 2. aqidah dan syariah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam Islam. Keduanya saling memperkuat dan melengkapi untuk membentuk pribadi muslim yang utuh dan seimbang. 3. Syariah memberikan arah, sedangkan akhlak memberikan keindahan. Keduanya saling melengkapi dan membentuk pribadi muslim yang utuh dan bermartabat.
Nur hidayah kelas 1 A ABI
1. Kedudukan Akidah dalam Islam: menurut saya Akidah merupakan fondasi utama dalam Islam, sebagai keyakinan yang mendasari seluruh praktik dan ibadah seorang Muslim. Pemahaman yang benar tentang akidah sangat penting, karena dapat mempengaruhi perilaku, sikap, dan tujuan hidup. Akidah yang kokoh membantu individu mengarungi berbagai tantangan hidup dengan tetap berpegang pada ajaran Islam. 2. Hubungan Akidah dan Syariah: menurut saya Akidah dan syariah saling berkaitan erat. Akidah memberikan landasan filosofis dan teologis bagi syariah. Tanpa akidah yang benar, syariah bisa jadi tidak dipahami atau dijalankan dengan baik. Sebaliknya, syariah berfungsi sebagai panduan praktis untuk menjalankan ajaran akidah dalam kehidupan sehari-hari. 3. Hubungan Syariah dan Akhlak: menurut saya Syariah dan akhlak juga saling melengkapi. Syariah menetapkan aturan dan hukum yang harus diikuti, sementara akhlak mencerminkan sikap dan perilaku yang baik dalam menjalani aturan tersebut. Akhlak yang baik merupakan manifestasi dari penerapan syariah dalam kehidupan. Seorang Muslim yang taat akan berusaha untuk mengimplementasikan ajaran syariah dengan akhlak yang mulia, sehingga menciptakan masyarakat yang lebih baik.
Suvinna
1. Menurut pandangan saya Kedudukan akidah dalam Islam sangat penting karena merupakan dasar dari seluruh ajaran dan praktik agama. Akidah yang benar mengarahkan seorang Muslim dalam menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai Islam, membentuk karakter, dan memperkuat hubungan dengan Allah. Tanpa akidah yang kuat, praktik ibadah dan amal shaleh bisa kehilangan makna dan tujuan. Akidah juga menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, memberi arah dan ketenangan jiwa. Dalam konteks sosial, akidah yang kokoh dapat memperkuat persatuan dan solidaritas di antara umat. 2. Menurut pendapat saya Hubungan antara akidah dan syariah sangat erat dan saling melengkapi. Akidah merupakan landasan kepercayaan dan keyakinan seorang Muslim terhadap Tuhan, rasul, dan ajaran Islam. Sementara itu, syariah adalah hukum dan aturan yang diambil dari Al-Qur'an dan sunnah untuk mengatur kehidupan sehari-hari. Akidah memberikan motivasi dan tujuan dalam menjalankan syariah. Tanpa akidah yang kuat, pelaksanaan syariah bisa kehilangan makna. Sebaliknya, syariah berfungsi sebagai panduan praktis yang mengimplementasikan nilai-nilai akidah dalam kehidupan nyata. Keduanya bersama-sama membentuk identitas dan praktik keagamaan seorang Muslim. 3. Menurut pendapat saya Hubungan antara syari’ah dan akhlak sangat erat dan saling melengkapi. Syari’ah memberikan aturan dan hukum yang mengatur perilaku individu dalam masyarakat, sementara akhlak mencerminkan nilai-nilai moral yang mendasari tindakan tersebut. Syari’ah tidak hanya menetapkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, tetapi juga mengarahkan individu untuk berperilaku baik, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang. Sebaliknya, akhlak yang baik memperkuat pelaksanaan syari’ah, sehingga individu tidak hanya mengikuti aturan secara mekanis, tetapi juga memahami dan menghayati nilai-nilai di baliknya. Dengan demikian, idealnya, seseorang yang taat pada syari’ah juga akan memiliki akhlak yang mulia, dan sebaliknya, akhlak yang baik akan menguatkan komitmen terhadap syari’ah. Keduanya harus berjalan beriringan untuk mencapai kehidupan yang harmonis dan berkeadilan.
Suvinna ABI 1A
1. Menurut pandangan saya Kedudukan akidah dalam Islam sangat penting karena merupakan dasar dari seluruh ajaran dan praktik agama. Akidah yang benar mengarahkan seorang Muslim dalam menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai Islam, membentuk karakter, dan memperkuat hubungan dengan Allah. Tanpa akidah yang kuat, praktik ibadah dan amal shaleh bisa kehilangan makna dan tujuan. Akidah juga menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, memberi arah dan ketenangan jiwa. Dalam konteks sosial, akidah yang kokoh dapat memperkuat persatuan dan solidaritas di antara umat. 2. Menurut pendapat saya Hubungan antara akidah dan syariah sangat erat dan saling melengkapi. Akidah merupakan landasan kepercayaan dan keyakinan seorang Muslim terhadap Tuhan, rasul, dan ajaran Islam. Sementara itu, syariah adalah hukum dan aturan yang diambil dari Al-Qur'an dan sunnah untuk mengatur kehidupan sehari-hari. Akidah memberikan motivasi dan tujuan dalam menjalankan syariah. Tanpa akidah yang kuat, pelaksanaan syariah bisa kehilangan makna. Sebaliknya, syariah berfungsi sebagai panduan praktis yang mengimplementasikan nilai-nilai akidah dalam kehidupan nyata. Keduanya bersama-sama membentuk identitas dan praktik keagamaan seorang Muslim. 3. Menurut pendapat saya Hubungan antara syari’ah dan akhlak sangat erat dan saling melengkapi. Syari’ah memberikan aturan dan hukum yang mengatur perilaku individu dalam masyarakat, sementara akhlak mencerminkan nilai-nilai moral yang mendasari tindakan tersebut. Syari’ah tidak hanya menetapkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, tetapi juga mengarahkan individu untuk berperilaku baik, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang. Sebaliknya, akhlak yang baik memperkuat pelaksanaan syari’ah, sehingga individu tidak hanya mengikuti aturan secara mekanis, tetapi juga memahami dan menghayati nilai-nilai di baliknya. Dengan demikian, idealnya, seseorang yang taat pada syari’ah juga akan memiliki akhlak yang mulia, dan sebaliknya, akhlak yang baik akan menguatkan komitmen terhadap syari’ah. Keduanya harus berjalan beriringan untuk mencapai kehidupan yang harmonis dan berkeadilan.
RIA ARIANI ABI 1 A
1.Menurut saya akidah memiliki kedudukan yang sangat penting, seperti pondasi atau asas yang menjadi dasar bagi ajaran-ajaran Islam lainnya. Akidah merupakan landasan awal bagi umat Islam untuk menuju kehidupan yang baik. Ibarat suatu bangunan, akidah adalah asasinya. Adapun ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlak, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. Rumah yang dibangun tanpa asas adalah suatu bangunan yang sangat rapuh. 2.Menurut saya Aqidah dan syariah merupakan dua bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam ajaran Islam. Keduanya saling berkaitan dan membentuk kesatuan yang utuh dalam Islam. Aqidah merupakan unsur dasar dalam keberagamaan seseorang. Aqidah melahirkan tata nilai yang dijiwai oleh kesadaran bahwa hidup berasal dari Tuhan. Sementara itu, syariah mengatur tentang aturan-aturan hukum Allah, termasuk aturan ritual seperti ibadah dan aturan kemanusiaan seperti pernikahan, pendidikan, dan kenegaraan. 3.Menurut saya syariah dan akhlak juga memiliki hubungan yang erat. Karena, jika syariah tidak di sertai dengan akhlak, itu sama juga dengan kezaliman kepada Allah SWT. Jika syariah merupakan perwujudan dari akidah, maka akhlak merupakan pelengkap dari syariah, supaya kita bisa di katakan sebagai seorang muslim muslimah sejati yang Berakhlakulkarimah.Syariah Merupakan hukum Islam yang mencakup aturan dan pedoman hidup yang diturunkan dari Al-Qur'an dan Hadis. Akhlak Merujuk pada etika atau moral, yang mencakup sikap dan perilaku baik yang dianjurkan dalam Islam.Secara keseluruhan, syariah dan akhlak saling melengkapi untuk membentuk masyarakat yang adil dan beretika.
Zahrotul sofi Abi1A
1.Kedudukan akidah dalam Islam sangat fundamental, terutama dari sudut pandang seorang mahasiswa yang biasanya sedang dalam proses pembentukan identitas diri dan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek kehidupan, termasuk agama. Akidah adalah dasar keyakinan dalam Islam yang menjadi landasan bagi semua aspek kehidupan seorang Muslim, baik dalam ibadah, muamalah (hubungan sosial), maupun akhlak. Bagi mahasiswa, akidah dapat menjadi pemandu dalam pengambilan keputusan sehari-hari, seperti memilih jalan hidup, membentuk etika kerja, hingga berinteraksi dengan lingkungan sosial. Keteguhan dalam akidah akan memperkuat identitas seorang Muslim dalam menghadapi tantangan-tantangan modern, seperti pengaruh teknologi, budaya luar, dan berbagai permasalahan sosial yang sering dialami di masa perkuliahan. Sebagai seorang mahasiswa yang masih dalam proses belajar, pemahaman yang benar dan kokoh tentang akidah juga menjadi modal penting untuk menjaga diri dari keraguan, paham-paham menyimpang, dan berbagai tekanan moral yang mungkin datang. Akidah yang kuat akan memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan bertindak dalam semua aspek kehidupan, baik di dalam kampus maupun di luar kampus. 2.Secara singkat, hubungan akidah dan syariah bagi mahasiswa bisa dipahami sebagai dua aspek yang saling melengkapi dalam Islam. **Akidah** merupakan landasan iman, yaitu keyakinan terhadap Allah, malaikat, kitab-kitab, rasul, hari kiamat, dan takdir. Ini adalah fondasi spiritual dan keyakinan hati. **Syariah**, di sisi lain, adalah implementasi dari keyakinan tersebut dalam bentuk aturan dan hukum yang mengatur ibadah, muamalah, dan perilaku sehari-hari. Bagi mahasiswa, memahami hubungan ini penting karena akidah menjadi dasar dari semua tindakan, sementara syariah menjadi panduan dalam mengamalkan akidah tersebut. Tanpa akidah, syariah akan terasa hampa, dan tanpa syariah, akidah sulit diwujudkan secara nyata dalam kehidupan. 3.Hubungan antara syari'ah dan akhlak sangat fundamental dalam Islam. Syari'ah, sebagai hukum atau aturan agama, memberikan pedoman formal tentang apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah, sementara akhlak berfokus pada nilai-nilai moral dan etika yang mendasari perilaku seseorang. Syari'ah dan akhlak saling melengkapi. Syari'ah adalah struktur aturan, dan akhlak adalah esensi batin yang menjiwai tindakan seorang Muslim. Orang yang menjalankan syari'ah dengan benar seharusnya juga menunjukkan akhlak yang baik. Sebaliknya, akhlak yang baik tidak akan bertentangan dengan prinsip-prinsip syari'ah. Contoh yang menggambarkan hubungan ini adalah konsep kejujuran. Syari'ah memerintahkan untuk tidak berbohong, sedangkan akhlak menanamkan nilai kejujuran sebagai karakter pribadi. Pelaksanaan hukum syari'ah yang benar akan menghasilkan perilaku etis yang baik, seperti kejujuran, amanah, dan kasih sayang. Jadi, syari'ah tanpa akhlak bisa menjadi legalistik dan kaku, sementara akhlak tanpa syari'ah bisa kehilangan landasan yang benar. Keduanya membentuk kerangka lengkap untuk kehidupan seorang Muslim, memastikan bahwa seseorang tidak hanya mematuhi aturan secara lahiriah tetapi juga secara moral dan spiritual.
Febiola Kelas 1A ABI
1.Kedudukan Akidah dalam Islam: Akidah memiliki posisi yang sangat penting dalam Islam. Ia merupakan fondasi dari keimanan seorang Muslim. Tanpa akidah yang benar, semua amalan dan ibadah seseorang bisa jadi tidak diterima. Akidah menjelaskan keyakinan pokok tentang Allah, nabi-nabi, kitab-kitab, malaikat, hari kiamat, dan takdir. Memahami dan meyakini akidah adalah langkah awal untuk menjalani hidup sesuai dengan ajaran Islam, sehingga akidah menjadi pondasi utama yang memandu setiap aspek kehidupan seorang Muslim. 2.Hubungan Akidah dan Syariah: Akidah dan syariah saling terkait erat. Akidah memberikan keyakinan dan pemahaman tentang siapa Tuhan dan apa yang Dia inginkan, sementara syariah adalah aturan dan hukum yang ditetapkan untuk melaksanakan kehendak Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan akidah yang benar, seseorang akan terdorong untuk mematuhi syariah, karena syariah merupakan manifestasi dari keimanan tersebut. Tanpa akidah yang kuat, pelaksanaan syariah mungkin akan menjadi formalitas semata, tanpa adanya kedalaman makna dan kesungguhan. 3.Hubungan Syariah dan Akhlak: Syariah dan akhlak juga memiliki hubungan yang penting. Syariah memberikan panduan tentang perbuatan yang baik dan buruk, serta menjelaskan hak dan kewajiban manusia. Di sisi lain, akhlak mencerminkan kualitas dan etika dalam melaksanakan syariah tersebut. Seorang Muslim yang baik tidak hanya akan mengikuti syariah secara formal, tetapi juga berusaha memiliki akhlak yang mulia. Dengan demikian, akhlak yang baik merupakan hasil dari pengamalan syariah yang tulus dan konsisten, serta berfungsi sebagai cermin dari keimanan dan penghayatan akidah seseorang.
Delly Kurniati ABI 1A
1. Kedudukan Akidah dalam Islam. Akidah merupakan fondasi utama dalam Islam. Ia mencakup kepercayaan terhadap Allah, para nabi, kitab-kitab-Nya, dan hari akhir. Akidah yang kuat menjadi pendorong bagi seorang Muslim dalam menjalani kehidupan sesuai dengan ajaran Islam. 2. Hubungan Akidah dan Syariah. Akidah dan syariah saling terkait. Akidah memberikan dasar spiritual dan keyakinan yang mendasari hukum-hukum syariah. Tanpa akidah yang benar, pelaksanaan syariah dapat kehilangan makna. Sebaliknya, syariah mengatur praktik kehidupan sehari-hari berdasarkan prinsip-prinsip akidah. 3. Hubungan Syariah dan Akhlak. Syariah tidak hanya mengatur aspek hukum, tetapi juga berfungsi untuk membentuk akhlak yang baik. Akhlak yang mulia adalah cerminan dari penerapan syariah yang benar. Dengan mengikuti syariah, seorang Muslim diharapkan dapat mengembangkan akhlak yang baik dan berkontribusi positif kepada masyarakat.
Lia Mirza
1. Kedudukan Akidah dalam Islam: Akidah merupakan inti dari ajaran Islam, yang mencakup keyakinan terhadap Allah, para nabi, kitab-kitab-Nya, hari kiamat, dan takdir. Akidah yang kuat adalah fondasi bagi setiap tindakan dan ibadah seorang Muslim, karena ia membentuk cara pandang dan perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari. 2. Hubungan Akidah dan Syariah: Akidah dan syariah saling terkait erat. Akidah memberikan dasar keyakinan yang menjadi motivasi dalam menjalankan syariah, sedangkan syariah adalah praktik konkret dari akidah dalam kehidupan. Tanpa akidah yang benar, pelaksanaan syariah bisa menjadi tanpa makna. 3. Hubungan Syariah dan Akhlak: Syariah dan akhlak juga memiliki hubungan yang erat. Syariah memberikan aturan dan pedoman untuk perilaku yang baik, sedangkan akhlak mencerminkan penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak yang baik adalah manifestasi dari pelaksanaan syariah yang sesuai dengan ajaran Islam, dan sebaliknya, syariah bertujuan untuk membentuk akhlak yang baik pada individu dan masyarakat.
Dhea Novita Sari
1.Akidah dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting, karena ia merupakan fondasi utama dalam keimanan seorang Muslim. Akidah mengacu pada keyakinan dan pemahaman tentang Tuhan, nabi, kitab-kitab, dan hal-hal gaib lainnya. Kekuatan akidah akan memengaruhi ibadah, perilaku, dan cara pandang seseorang terhadap kehidupan. 2.Hubungan antara akidah dan syariah dalam Islam sangat erat dan saling melengkapi. 1. Akidah sebagai Fondasi: Akidah adalah keyakinan dan pokok-pokok iman yang harus diyakini oleh setiap Muslim. Ia menjadi dasar yang membentuk cara pandang dan perilaku seseorang. 2. Syariah sebagai Implementasi: Syariah mencakup hukum dan aturan yang mengatur perilaku dan tindakan sehari-hari. Ia merupakan manifestasi dari akidah dalam bentuk amal ibadah, etika, dan muamalah. 3. Interaksi Saling Menguatkan: Akidah yang kuat mendorong individu untuk mematuhi syariah, sedangkan pelaksanaan syariah yang baik dapat memperkuat akidah seseorang. Keduanya berfungsi untuk mencapai kehidupan yang sesuai dengan tuntunan Islam. Dengan demikian, akidah dan syariah tidak dapat dipisahkan; keduanya saling mendukung untuk membentuk seorang Muslim yang utuh. Dalam Islam, akidah yang benar adalah syarat utama untuk diterima amal ibadah. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat tentang akidah sangat penting untuk menghindari kesesatan dan memastikan bahwa seorang Muslim berjalan di jalan yang benar. Selain itu, akidah juga berfungsi untuk memberikan rasa ketenangan, tujuan hidup, dan motivasi dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia. 3.Hubungan antara syari’ah dan akhlak sangat erat. Syari’ah memberikan pedoman dan aturan yang mengatur kehidupan sosial dan spiritual, sementara akhlak mencerminkan nilai-nilai moral yang harus diinternalisasi oleh individu. Syari’ah mengarahkan manusia untuk berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk, sedangkan akhlak menjadi manifestasi dari pemahaman dan pelaksanaan syari’ah itu sendiri. Dengan kata lain, syari’ah dapat dianggap sebagai kerangka hukum, sedangkan akhlak merupakan esensi dari penerapan hukum tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya saling mendukung untuk membangun masyarakat yang adil dan bermoral.
Dhea Novita Sari
1.Akidah dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting, karena ia merupakan fondasi utama dalam keimanan seorang Muslim. Akidah mengacu pada keyakinan dan pemahaman tentang Tuhan, nabi, kitab-kitab, dan hal-hal gaib lainnya. Kekuatan akidah akan memengaruhi ibadah, perilaku, dan cara pandang seseorang terhadap kehidupan. 2.Hubungan antara akidah dan syariah dalam Islam sangat erat dan saling melengkapi. 1. Akidah sebagai Fondasi: Akidah adalah keyakinan dan pokok-pokok iman yang harus diyakini oleh setiap Muslim. Ia menjadi dasar yang membentuk cara pandang dan perilaku seseorang. 2. Syariah sebagai Implementasi: Syariah mencakup hukum dan aturan yang mengatur perilaku dan tindakan sehari-hari. Ia merupakan manifestasi dari akidah dalam bentuk amal ibadah, etika, dan muamalah. 3. Interaksi Saling Menguatkan: Akidah yang kuat mendorong individu untuk mematuhi syariah, sedangkan pelaksanaan syariah yang baik dapat memperkuat akidah seseorang. Keduanya berfungsi untuk mencapai kehidupan yang sesuai dengan tuntunan Islam. Dengan demikian, akidah dan syariah tidak dapat dipisahkan; keduanya saling mendukung untuk membentuk seorang Muslim yang utuh. Dalam Islam, akidah yang benar adalah syarat utama untuk diterima amal ibadah. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat tentang akidah sangat penting untuk menghindari kesesatan dan memastikan bahwa seorang Muslim berjalan di jalan yang benar. Selain itu, akidah juga berfungsi untuk memberikan rasa ketenangan, tujuan hidup, dan motivasi dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia. 3.Hubungan antara syari’ah dan akhlak sangat erat. Syari’ah memberikan pedoman dan aturan yang mengatur kehidupan sosial dan spiritual, sementara akhlak mencerminkan nilai-nilai moral yang harus diinternalisasi oleh individu. Syari’ah mengarahkan manusia untuk berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk, sedangkan akhlak menjadi manifestasi dari pemahaman dan pelaksanaan syari’ah itu sendiri. Dengan kata lain, syari’ah dapat dianggap sebagai kerangka hukum, sedangkan akhlak merupakan esensi dari penerapan hukum tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya saling mendukung untuk membangun masyarakat yang adil dan bermoral.
Dhea Novita Sari
1.Akidah dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting, karena ia merupakan fondasi utama dalam keimanan seorang Muslim. Akidah mengacu pada keyakinan dan pemahaman tentang Tuhan, nabi, kitab-kitab, dan hal-hal gaib lainnya. Kekuatan akidah akan memengaruhi ibadah, perilaku, dan cara pandang seseorang terhadap kehidupan. 2.Hubungan antara akidah dan syariah dalam Islam sangat erat dan saling melengkapi. 1. Akidah sebagai Fondasi: Akidah adalah keyakinan dan pokok-pokok iman yang harus diyakini oleh setiap Muslim. Ia menjadi dasar yang membentuk cara pandang dan perilaku seseorang. 2. Syariah sebagai Implementasi: Syariah mencakup hukum dan aturan yang mengatur perilaku dan tindakan sehari-hari. Ia merupakan manifestasi dari akidah dalam bentuk amal ibadah, etika, dan muamalah. 3. Interaksi Saling Menguatkan: Akidah yang kuat mendorong individu untuk mematuhi syariah, sedangkan pelaksanaan syariah yang baik dapat memperkuat akidah seseorang. Keduanya berfungsi untuk mencapai kehidupan yang sesuai dengan tuntunan Islam. Dengan demikian, akidah dan syariah tidak dapat dipisahkan; keduanya saling mendukung untuk membentuk seorang Muslim yang utuh. Dalam Islam, akidah yang benar adalah syarat utama untuk diterima amal ibadah. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat tentang akidah sangat penting untuk menghindari kesesatan dan memastikan bahwa seorang Muslim berjalan di jalan yang benar. Selain itu, akidah juga berfungsi untuk memberikan rasa ketenangan, tujuan hidup, dan motivasi dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia. 3.Hubungan antara syari’ah dan akhlak sangat erat. Syari’ah memberikan pedoman dan aturan yang mengatur kehidupan sosial dan spiritual, sementara akhlak mencerminkan nilai-nilai moral yang harus diinternalisasi oleh individu. Syari’ah mengarahkan manusia untuk berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk, sedangkan akhlak menjadi manifestasi dari pemahaman dan pelaksanaan syari’ah itu sendiri. Dengan kata lain, syari’ah dapat dianggap sebagai kerangka hukum, sedangkan akhlak merupakan esensi dari penerapan hukum tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya saling mendukung untuk membangun masyarakat yang adil dan bermoral.
Dhea Novita Sari
1.Akidah dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting, karena ia merupakan fondasi utama dalam keimanan seorang Muslim. Akidah mengacu pada keyakinan dan pemahaman tentang Tuhan, nabi, kitab-kitab, dan hal-hal gaib lainnya. Kekuatan akidah akan memengaruhi ibadah, perilaku, dan cara pandang seseorang terhadap kehidupan. 2.Hubungan antara akidah dan syariah dalam Islam sangat erat dan saling melengkapi. 1. Akidah sebagai Fondasi: Akidah adalah keyakinan dan pokok-pokok iman yang harus diyakini oleh setiap Muslim. Ia menjadi dasar yang membentuk cara pandang dan perilaku seseorang. 2. Syariah sebagai Implementasi: Syariah mencakup hukum dan aturan yang mengatur perilaku dan tindakan sehari-hari. Ia merupakan manifestasi dari akidah dalam bentuk amal ibadah, etika, dan muamalah. 3. Interaksi Saling Menguatkan: Akidah yang kuat mendorong individu untuk mematuhi syariah, sedangkan pelaksanaan syariah yang baik dapat memperkuat akidah seseorang. Keduanya berfungsi untuk mencapai kehidupan yang sesuai dengan tuntunan Islam. Dengan demikian, akidah dan syariah tidak dapat dipisahkan; keduanya saling mendukung untuk membentuk seorang Muslim yang utuh. Dalam Islam, akidah yang benar adalah syarat utama untuk diterima amal ibadah. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat tentang akidah sangat penting untuk menghindari kesesatan dan memastikan bahwa seorang Muslim berjalan di jalan yang benar. Selain itu, akidah juga berfungsi untuk memberikan rasa ketenangan, tujuan hidup, dan motivasi dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia. 3.Hubungan antara syari’ah dan akhlak sangat erat. Syari’ah memberikan pedoman dan aturan yang mengatur kehidupan sosial dan spiritual, sementara akhlak mencerminkan nilai-nilai moral yang harus diinternalisasi oleh individu. Syari’ah mengarahkan manusia untuk berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk, sedangkan akhlak menjadi manifestasi dari pemahaman dan pelaksanaan syari’ah itu sendiri. Dengan kata lain, syari’ah dapat dianggap sebagai kerangka hukum, sedangkan akhlak merupakan esensi dari penerapan hukum tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya saling mendukung untuk membangun masyarakat yang adil dan bermoral.
Putri savika
1. Kedudukan Akidah dalam Islam Akidah adalah dasar utama dalam Islam yang mengacu pada keyakinan seseorang terhadap Allah, Rasul-Nya, dan ajaran agama secara keseluruhan. Akidah berperan sebagai pondasi dari segala aktivitas keagamaan, moral, dan hukum dalam kehidupan seorang Muslim. Tanpa akidah yang kuat, seseorang tidak akan memiliki landasan spiritual yang kokoh untuk menjalankan ibadah dan syariah. Oleh karena itu, akidah adalah bagian fundamental yang membentuk cara pandang, kepercayaan, dan perilaku seorang Muslim. 2. Hubungan Akidah dan Syariah Akidah dan syariah memiliki hubungan yang erat dan saling melengkapi. Akidah adalah dasar keyakinan, sedangkan syariah adalah peraturan-peraturan yang mengatur kehidupan umat Islam berdasarkan akidah tersebut. Dengan kata lain, syariah adalah implementasi praktis dari keimanan yang terkandung dalam akidah. Tanpa akidah yang benar, praktik syariah akan kehilangan maknanya, dan tanpa syariah, akidah tidak akan terwujud dalam tindakan nyata. 3. Hubungan Syariah dan Akhlak Syariah dan akhlak juga saling berkaitan erat. Syariah adalah aturan-aturan hukum dalam Islam yang mengatur ibadah dan muamalah, sementara akhlak mengacu pada perilaku dan etika seseorang. Syariah bertujuan untuk membentuk manusia yang memiliki akhlak mulia. Pelaksanaan syariah yang benar akan mendorong seseorang untuk memiliki akhlak yang baik. Dengan demikian, akhlak adalah buah dari ketaatan terhadap syariah, yang pada gilirannya merupakan manifestasi dari akidah yang benar.
Feby Amara
1. **Kedudukan Akidah dalam Islam** Akidah adalah pondasi utama dalam Islam, karena menyangkut keyakinan kita kepada Allah, rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, dan ajaran Islam secara keseluruhan. Tanpa akidah yang kuat, ibadah dan amalan lainnya tidak akan bermakna. 2. **Hubungan Akidah dengan Syariah** Akidah dan syariah saling berkaitan. Akidah adalah keyakinan, sementara syariah adalah aturan-aturan yang harus dijalankan. Akidah menjadi dasar bagi umat Islam untuk menjalankan syariah. Tanpa keyakinan yang kuat, sulit menjalankan aturan agama dengan benar. 3. **Hubungan Syariah dengan Akhlak** Syariah mengatur perbuatan manusia, sedangkan akhlak adalah sikap atau perilaku kita dalam menjalankan aturan tersebut. Syariah mengajarkan apa yang benar, dan akhlak memastikan kita menjalankan ajaran tersebut dengan cara yang baik, penuh rasa hormat, dan kasih sayang.
NURSYAHIRA ANANDA ABI 1A
1. Kedudukan Akidah dalam Islam: Akidah merupakan fondasi utama dalam Islam yang mencakup kepercayaan terhadap Allah, malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul, hari akhir, dan takdir. Akidah memberikan arah dan tujuan hidup bagi seorang Muslim, memandu perilaku dan keputusan sehari-hari. Tanpa akidah yang kuat, praktik ibadah dan amal perbuatan menjadi kurang berarti. 2. Hubungan Akidah dan Syariah: Akidah dan syariah saling terkait erat. Akidah membentuk dasar kepercayaan yang melandasi syariah, sedangkan syariah adalah aplikasi praktis dari akidah dalam kehidupan sehari-hari. Syariah memberikan panduan tentang bagaimana seorang Muslim harus beribadah dan berinteraksi dengan sesama, berdasarkan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam akidah. 3. Hubungan Syariah dan Akhlak: Syariah tidak hanya mengatur aspek hukum, tetapi juga mencakup etika dan akhlak. Akhlak yang baik adalah manifestasi dari penerapan syariah dalam kehidupan. Seorang Muslim yang memahami dan mengamalkan syariah dengan benar akan mencerminkan akhlak yang mulia, seperti kejujuran, kasih sayang, dan keadilan. Dengan demikian, syariah dan akhlak saling mendukung untuk membentuk individu yang berintegritas dan berkarakter.
NURSYAHIRA ANANDA ABI 1A
1. Kedudukan Akidah dalam Islam: Akidah merupakan fondasi utama dalam Islam yang mencakup kepercayaan terhadap Allah, malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul, hari akhir, dan takdir. Akidah memberikan arah dan tujuan hidup bagi seorang Muslim, memandu perilaku dan keputusan sehari-hari. Tanpa akidah yang kuat, praktik ibadah dan amal perbuatan menjadi kurang berarti. 2. Hubungan Akidah dan Syariah: Akidah dan syariah saling terkait erat. Akidah membentuk dasar kepercayaan yang melandasi syariah, sedangkan syariah adalah aplikasi praktis dari akidah dalam kehidupan sehari-hari. Syariah memberikan panduan tentang bagaimana seorang Muslim harus beribadah dan berinteraksi dengan sesama, berdasarkan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam akidah. 3. Hubungan Syariah dan Akhlak: Syariah tidak hanya mengatur aspek hukum, tetapi juga mencakup etika dan akhlak. Akhlak yang baik adalah manifestasi dari penerapan syariah dalam kehidupan. Seorang Muslim yang memahami dan mengamalkan syariah dengan benar akan mencerminkan akhlak yang mulia, seperti kejujuran, kasih sayang, dan keadilan. Dengan demikian, syariah dan akhlak saling mendukung untuk membentuk individu yang berintegritas dan berkarakter.
Feby Amara ABI 1A
1. *Kedudukan Akidah dalam Islam* Menurut saya akidah adalah pondasi utama dalam Islam, karena menyangkut keyakinan kita kepada Allah, rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, dan ajaran Islam secara keseluruhan. Tanpa akidah yang kuat, ibadah dan amalan lainnya tidak akan bermakna. 2. *Hubungan Akidah dengan Syariah* Akidah dan syariah saling berkaitan. Akidah adalah keyakinan, sementara syariah adalah aturan-aturan yang harus dijalankan. Akidah menjadi dasar bagi umat Islam untuk menjalankan syariah. Tanpa keyakinan yang kuat, sulit menjalankan aturan agama dengan benar. 3. *Hubungan Syariah dengan Akhlak* Syariah mengatur perbuatan manusia, sedangkan akhlak adalah sikap atau perilaku kita dalam menjalankan aturan tersebut. Syariah mengajarkan apa yang benar, dan akhlak memastikan kita menjalankan ajaran tersebut dengan cara yang baik, penuh rasa hormat, dan kasih sayang.
Qirna Balqis
1.Aqidah merupakan landasan dari setiap amal manusia. Jika seseorang tidak beriman, maka amalnya akan sia-sia dan dia tergolong merugi. 2.Aqidah dan syariah merupakan bagian dari trilogi ajaran Ilahi yang membentuk Islam secara keseluruhan. Aqidah adalah keyakinan yang berasal dari Al-Qur'an, sedangkan syariah adalah aturan-aturan hukum Allah yang meliputi ibadah dan aturan kemanusiaan. Aqidah dan syariah harus diterapkan secara menyeluruh dalam kehidupan, tidak hanya terbatas pada ibadah dan urusan pribadi saja. 3.Syariat dan akhlak merupakan bagian dari ajaran Islam yang memiliki hubungan erat dan tidak bisa dipisahkan. Syariat merupakan hukum Islam yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat muslim, sedangkan akhlak merupakan inti dari ajaran Islam yang dapat membentuk mental dan jiwa seseorang
Suci Rahmawati
1.) Akidah erat kaitannya dengan akhlak jika Akidah seseorang benar,maka akhlak nya juga benar,baik dan lurus. 2.) Akidah dan syariah merupakan dua hal yg tidak dapat dipisahkan dalam Islam,karena keduanya membentuk Islam secara bersamaan sama. 3.)Aqidah erat hubungannya dengan akhlak. Aqidah merupakan landasan dan dasar pijakan untuk semua perbuatan. Akhlak adalah segenap perbuatan baik dari seorang mukalaf, baik hubungannya dengan Allah, sesama manusia, maupun lingkungan hidupnya.
Nurul Asyikin Abi1A
1. Akidah dalam Islam adalah fondasi utama yang membentuk keyakinan seorang Muslim. Ia mencakup iman kepada Allah, para rasul, kitab-kitab-Nya, dan hari akhir, serta menjadi penentu dalam menjalani kehidupan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. 2. Hubungan akidah dan syariah sangat erat; akidah memberikan dasar bagi syariah. Syariah, yang mencakup hukum dan peraturan, berfungsi sebagai panduan praktis untuk mengamalkan keyakinan dalam kehidupan sehari-hari. 3. Syariah dan akhlak saling melengkapi; syariah menetapkan hukum dan norma, sementara akhlak mengarahkan perilaku individu dalam menjalankan hukum tersebut. Keduanya bertujuan untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat.
Rahmah Fitriyani ABI 1 A
1.Menurut saya,Dalam Islam, akidah (keimanan) merupakan fondasi yang sangat penting dan fundamental dalam kehidupan seorang muslim. Akidah mencakup serangkaian keyakinan yang harus dimiliki oleh setiap umat Islam, termasuk keyakinan tentang Allah, Nabi Muhammad, kitab suci Al-Qur'an, hari akhir, dan qadha' dan qadar (keputusan dan ketentuan Allah).akidah dalam Islam bukan sekedar keyakinan, tetapi juga merupakan pedoman hidup yang harus diikuti oleh setiap Muslim untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Akidah ini juga menjadi dasar bagi semua ajaran dan praktek agama Islam lainnya. 2.Hubungan antara akidah dan syariah dalam Islam sangat erat dan saling terkait. Keduanya merupakan dua aspek fundamental yang membentuk dasar kepercayaan dan praktik seorang Muslim.Hubungan antara akidah dan syariah sangat penting dalam kehidupan seorang muslim. Keduanya saling melengkapi; akidah memberikan motivasi spiritual untuk mengikuti syariah, sementara syariah memberikan panduan praktis untuk mewujudkan akidah dalam tindakan sehari-hari. Memahami hubungan ini dapat membantu individu menjalani hidup yang lebih bermakna dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. 3.hubungan antara syariat dan akhlak adalah hubungan yang sangat erat dan saling melengkapi. Syariat memberikan pedoman yang jelas, sedangkan akhlak merupakan implementasi dari pedoman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Reni putri ripal
Jawab: 1. Aqidah Islam memiliki kedudukan yang sangat penting dalam ajaran Islam, karena merupakan asasinya. Aqidah Islam dapat diibaratkan sebagai pondasi utama kehidupan seorang muslim, yang menjadi dasar bagi ajaran Islam lainnya seperti ibadah dan akhlak. 2. Aqidah dan syariah merupakan dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam Islam, karena keduanya merupakan bagian dari trilogi ajaran Ilahi yang membentuk Islam Dan aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah asasinya. Adapun ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlak, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. Rumah yang dibangun tanpa asas adalah suatu bangunan yang sangat rapuh. 3. Syariah dan akhlak merupakan dua hal yang berkaitan dengan ajaran Islam dan memiliki hubungan yang erat Syariah Berkaitan dengan aturan-aturan hukum Allah, seperti ibadah dan aturan kemanusiaan. Akhlak Berkaitan dengan etika muslim dalam menjalankan aktivitasnya, baik dengan Allah maupun dengan makhluk lain. Akhlak merupakan manifestasi dari keimanan (aqidah). Secara normatif, aqidah, syariah, dan akhlak merupakan trilogi ajaran Ilahi yang menempati posisi yang sangat sentral dalam ajaran Islam. Ketiganya memiliki kaitan erat dan tidak dapat dipisahkan
Azwa Mayuni 1A ABI
1. Akidah memiliki kedudukan yang penting dalam ajaran agama islam, bahkan menjadi poin utama yang harus di miliki dan dikuasai oleh umat muslim karena didalam nya mencakup keimanan dan kepercayaan terhadap Allah SWT dan Rasul-Nya bahkan mengenai seluruh hal yang berkaitan dengan agama islam. Umat muslim harus percaya, yakin dan mengimani dari dalam hati, diucapkan dg lisan kemudian di lakukan dg perbuatan yang mencerminkan akidah umat muslim 2. Akidah dan syari'ah memiliki hubungan yang sangat erat dan menduduki posisi yang sama-sama penting dalam agama islam, ketika seorang muslim telah memahami dan memiliki akidah yang baik, dimana mengimani, percaya dan meyakini rukun iman dengan hati, lalu diucapkan dg lisan dan di lakukan dg perbuatan, maka muslim tersebut dapat menjalankan perintah dan menjauhi larangan larangan sesuai syari'at yang telah Allah tetapkan bagi umat muslim 3. Akhlak dan syari'ah juga tentu memiliki keterkaitan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim, seorang muslim yang baik tentunya memiliki akhlak al-karimah yaitu akhlak yang baik kepada Allah, dirinya sendiri, manusia lain bahkan kepada semesta, seorang muslim yang sudah memiliki akhlak al-karimah yaitu akhlak yang sudah seharusnya dimiliki muslim dan muslimah tentu dapat menjalankan syari'at yang telah Allah tetap kan, baik itu perintah dan larangan yang tidak boleh dilakukan.
Miftakhur Roifah
Bagaimana pandangan kamu tentang kedudukan akidah dalam Islam ? Kedudukan akidah dalam Islam sangatlah penting dan fundamental.Akidah merupakan fondasi iman yang tidak dapat dipisahkan dari amal-amal lainnya. Iman yang benar harus didasarkan pada keyakinan yang kuat terhadap kebenaran Allah, malaikat, kitab-kitab suci, nabi-nabi, hari akhir, dan qadha' dan qadar Allah.Akidah mempengaruhi segala aspek kehidupan seorang Muslim. Iman yang kuat akan memotivasi seseorang untuk melakukan amal yang baik dan menghindari kemungkaran. Bagaimana pendapatmu hubungan akidah dan syariah ? Akidah dalam Islam merujuk pada keyakinan atau iman yang mendasari agama. Sedangkan,syari’ah adalah suatu tatacara pengaturan tentang perilaku hidup manusia untuk mencapai keridhaan Allah Swt. Keduanya saling keterkaitan,Akidah merupakan dasar dari syariah. Tanpa iman yang kuat, seseorang tidak dapat memahami dan melaksanakan syariah dengan benar. Iman yang kuat akan memotivasi seseorang untuk mengikuti syariah.Syariah dirancang untuk membantu umat Islam mempraktikkan akidah dalam kehidupan sehari-hari. Hukum-hukum syariah seperti shalat, zakat, puasa, dan haji adalah cara umat Islam menunjukkan iman mereka kepada Allah. hubungan antara akidah dan syariah adalah sangat erat dan saling mempengaruhi. Akidah memberikan dasar iman yang kuat, sedangkan syariah memberikan cara untuk mengaplikasikan iman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, umat Islam dapat hidup dalam kesempurnaan iman dan amal. Bagaimana pendapatmu hubungan syari’ah dan akhlak? Pendapat saya tentang hubungan syariah dan akhlak dalam Islam adalah bahwa keduanya sangat erat dan saling melengkapi.Hubungan antara syariah dan akhlak tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang Muslim. Syariah memberikan aturan-aturan yang harus diikuti, sedangkan akhlak merupakan prilaku yang mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.Syariah membangun kesadaran individu akan hubungan mereka dengan Allah. Kesadaran ini mendorong perilaku baik, karena individu yang memahami perintah Allah cenderung berusaha untuk berakhlak baik.
irmawati
1. Dalam Islam, akidah merujuk pada keyakinan dasar atau kepercayaan yang mendalam tentang Tuhan, keberadaan-Nya, dan sifat-sifat-Nya. Akidah adalah fondasi dari agama Islam dan dianggap sebagai dasar dari semua amal dan ibadah. Dalam Islam, akidah dianggap sebagai sesuatu yang harus diterima dan dipercayai oleh setiap Muslim, dan dianggap sebagai bagian penting dari hubungan individu dengan Tuhan. 2. Akidah dan syariah adalah dua konsep yang terkait dalam Islam. Akidah merujuk pada keyakinan dasar atau kepercayaan, sedangkan syariah merujuk pada hukum dan etika yang mengatur perilaku Muslim. Meskipun akidah dan syariah adalah dua konsep yang berbeda, mereka saling terkait dan saling melengkapi. Akidah adalah fondasi dari syariah, karena hukum dan etika Islam didasarkan pada keyakinan dan nilai-nilai yang dipegang oleh umat Muslim. Tanpa akidah, syariah tidak dapat diterapkan dengan benar, dan sebaliknya, tanpa syariah, akidah tidak dapat diwujudkan dalam tindakan dan perilaku sehari-hari. 3. Syariah dan akhlak juga terkait erat dalam Islam. Syariah mengatur perilaku dan tindakan Muslim, sedangkan akhlak merujuk pada nilai-nilai moral dan etika yang diharapkan dari seorang Muslim. Syariah memberikan panduan tentang apa yang dianggap benar dan salah, sedangkan akhlak memberikan panduan tentang bagaimana seorang Muslim harus berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Dalam Islam, syariah dan akhlak dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari satu sama lain, dan keduanya dianggap penting untuk membentuk karakter dan kepribadian seorang Muslim.
Yoni Ramadani
Aqidah Islam memiliki kedudukan yang sangat penting dalam ajaran Islam, karena merupakan asasinya. 1.Aqidah Islam dapat diibaratkan sebagai pondasi utama kehidupan seorang muslim, yang menjadi dasar bagi ajaran Islam lainnya seperti ibadah dan akhlak.Aqidah Islam merupakan ruh bagi setiap mukmin. Semakin kokoh aqidah Islam, semakin nampak nilai luhur manusia sebagai hamba Allah.Aqidah dan syariah merupakan dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam Islam, karena keduanya merupakan bagian dari trilogi ajaran Ilahi yang membentuk Islamaqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah asasinya. Adapun ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlak, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya. Rumah yang dibangun tanpa asas adalah suatu bangunan yang sangat rapuh. 2.Syariah dan akhlak merupakan dua hal yang berkaitan dengan ajaran Islam dan memiliki hubungan yang erat Syariah Berkaitan dengan aturan-aturan hukum Allah, seperti ibadah dan aturan kemanusiaan. Akhlak Berkaitan dengan etika muslim dalam menjalankan aktivitasnya, baik dengan Allah maupun dengan makhluk lain. Akhlak merupakan manifestasi dari keimanan (aqidah). Secara normatif, aqidah, syariah, dan akhlak merupakan trilogi ajaran Ilahi yang menempati posisi yang sangat sentral dalam ajaran Islam. Ketiganya memiliki kaitan erat dan tidak dapat dipisahkan
SITI SALMAH
Jwb:(1)Kedudukan Aqidah dalam Islam Dalam ajaran Islam, aqidah memiliki kedudukan yang sangat penting. Ibarat suatu bangunan, aqidah adalah pondasinya, sedangkan ajaran Islam yang lain, seperti ibadah dan akhlaq, adalah sesuatu yang dibangun di atasnya.(2) Aqidah dan syar'iah mempunyai hubungan yang sangat erat, bahkan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah pisahkan. Meskipun demikian, keduanya dapat dibedakan satu sama lain. Aqidah sebagai konsep atau sistem keyakinan yang bermuatan elemen-elemen dasar iman, menggambarkan sumber dan hakikat keberadaan agama. Syar' iah sebagai konsep atau sistem hukum berisi peraturan yang menggambarkan fungsi agama. Oleh karena itu, kedua kerangka dasar tersebut harus terintegrasi dalam diri seorang Muslim. Integrasi kedua komponen tersebut dalam ajaran Islam ibarat sebuah pohon, akarnya adalah aqidah, sementara batang, dahan, dan daunya adalah syariah.(3)Hubungan syar'iah dan akhlah adalah ,Syari’ah menurut asal katanya berarti jalan menuju mata air, syariat Islam berarti jalan yang harus ditempuh seorang muslim. sedangkan menurut istilah, syari’ah berarti aturan atau undang-undang yang diturunkan Allah untuk mengatur hubungan manusia dengan alam semesta atau dengan pengertian lain, syari’ah adalah suatu tatacara pengaturan tentang perilaku hidup manusia untuk mencapai keridhaan Allah Swt. Akhlak adalah kondisi mental, hati, batin seseorang yang mempengaruhi perbuatan dan perilaku lahiriah. Aqidah, Syariah dan akhlak pada dasarnya merupakan satu kesatuan dalam ajaran Islam. Kedua unsur tersebut dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan
Pencatatan Perkawinan
12 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   85
Beragam Perspektif Sosiologi Keluarga
08 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   93
Qawaidul Fiqhiyah-bagian Kedua
05 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   158
Pembaharuan dalam Islam
02 April 2026   Oleh : Vijianfaiz,PhD   344
Modern dan Modernisme
27 Maret 2026   Oleh : Imam Ghozali   386
Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13565
Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4559
IMPLEMENTASI HAK-HAK POLITIK KELOMPOK MINORITAS MENURUT ABDURRAHMAN WAHID
Rabu , 18 Januari 2023      3576
Khutbah Jum'at Kontemporer Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel
Rabu , 25 Juni 2025      2974
NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2878