Avatar

Imam Ghozali

Penulis Kolom

871 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Sepuluh Hari Terakhir Menjelang Pilkada



Kamis , 21 November 2024



Telah dibaca :  810

Jika dihitung hari, tinggal 7 hari lagi pelaksanaan pilkada serentak. Jika di bulan romadhan, ada 10 hari terakhir untuk menghidupkan malam Ramadhan. Pada malam-malam itu nabi menemukan malam lail al-qadr. Hanya saja nabi dilupakan oleh Allah kapan malam tersebut terjadi. Akhirnya, nabi yang agung menganjurkan untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dengan Ikhlas dan mengharapkan Ridha Allah SWT.

Menjelang 7 hari pelaksanaan pilkada tentu ada perasaan yang semrawut dalam hati. Menunggu dengan penuh sejuta rasa dan harap-harap yang tidak menentu. Ada dua pilihan atas qadha dan qadhar Allah: menang atau kalah. Masyarakat sudah mulai lupa isi kampanye para calon-calon kepala daerah. Secara teoritis, kampanye model monolog seperti seorang guru ceramah di depan murid-muridnya. Semua mendengarkan, tapi yang masuk dalam pikiran hanya 5%. Itupun yang menarik perhatian mereka. Ironisnya, kadang yang tidak subtansi malah masuk. Yang diingat hal-hal yang lucu, pembahasan ringan dan mudah dipaham serta yang bermanfaat langsung pada dirinya. Itupun hanya 5% yang bisa dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Perasaan masyarakat berbeda dengan peserta kontestan. Jika masyarakat bisa langsung tidur, maka para pemimpin kepala daerah justru terus bertafakur. Banyak yang harus dipikirkan. Kata nabi “bertafakur satu jam, sama kualitasnya dengan sholat sunnah seribu raka’at”. Anda bisa membayangkan, para calon kepala daerah harus benar-benar bertafakur tentang dirinya, tim nya, relawanya, saksi-saksinya dan isi saku celananya. Saya kira tidak ada manusia yang demikian hebat seperti calon kepala daerah. Dia benar-benar menguras energi, pikiran dan materi nya dalam waktu yang relatif singkat. Semua ini dilakukan agar  agar mendapatkan prestasi dihari kemenangan.

Penulis sebagai bagian masyarakat tentu saja berharap para calon pemimpin benar-benar menggunakan sisa hari menuju pencoblosan untuk memahami hakikat makna dari suatu jabatan. Ia adalah amanah yang seluruh makhluk di dunia tidak mampu membawa beban. Hanya manusia yang dhoif mau memikul amanah tersebut. meskipun demikian, ia harus menerimanya.

Pada dasarnya manusia mempunyai keinginan dasar sama, yaitu ingin mendapatkan kemulyaan di dunia dan di akherat. Kita tidak bisa memposisikan diri lebih baik dari orang lain. Sebab makna kebaikan dalam kehidupan sosial mempunyai sudut pandang beragam. Begitu juga para calon pemimpin. Dalam prespektif sebagai hamba Allah, semua baik. Perjalanan waktu yang membuat mereka menjadi beragam warna kehidupannya. Itu sebabnya, memahami hakikat sebuah jabatan bagi setiap calon pemimpin menjadi sangat penting untuk pembelajaran diri agar bisa sekuat tenaga berada pada jalur yang benar.

Selain itu, para calon pemimpin juga harus semakin memahami hakikat rezeki, umur, jodoh adalah sudah bagian dari qadha dan qadhar Allah. Semua manusia mempunyai strategi menjalankan proses apa yang dicita-citakan. Sebagai seorang yang beriman kepada Allah harus menyadari bahwa segala sesuatu yang menentukan adalah otoritas ada pada-Nya. Pemahaman ini harus benar-benar sampai pada hati yang paling dalam. Ia harus menyatu dengan pikiran, hati dan perasaan. Sehingga ketika Tuhan memberi keputusan dalam wujud apapun, hati tetap tenang dan muka tetap bisa menunjukan keceriaan sebagai wujud kecintaan kepada keputusan yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Semoga menuju hari kemenangan di pesta demokrasi, penulis berharap semua mendapatkan kemenangan hakiki yaitu kekuatan hati semakin dekat dengan Allah SWT, dan semakin sumeleh menerima keputusan-Nya. Sebab keputusan-Nya merupakan keputusan terbaik bagi hamba-hamba-Nya.



Penulis : Imam Ghozali


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


Avatar

MURDOYO

Benar yg penulis tuliskan saya sbg pendukung dan juga tim sukses tuntu harus juga bertanggung jawab atas kinerja saya kpd pasangan calon maupun kpd pemilih untuk menyampaikan informasi maupun perkembangan dilapangan yg smg lelah kami menjadi lillah dan smg perjuangan kami lewat jalur pasangan berKELAS di Rohul di ijabah dan dinilai sbg amal ibadah dalam rangka memperbaiki tata kelola an daerah kami yg masih ketinggalan dari daerah lain baik dlm hal infrastuktur,SDM dan masih tingginya angka kemiskinan...

Admin

semoga pilkada berjalan lancar, damai dan aman mas

Avatar

   Berita Terkait

Ilmu Tawakal Hatim Al-Ashom; Rizqi Yang Tidak Tertukar
13 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   1061

Doaku, Doamu, dan Doa Harimau
12 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   629

Doa Kebaikan Untuk Orang Lain, Sebenarnya Untuk Diri Sendiri
11 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   810

Puasa, Idul Fitri dan Perubahan Pola Makan
06 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   788

Idul Fitri dan Misi Perdamaian
05 April 2025   Oleh : Vijianfaiz,PhD   916

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13555


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4549


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2875