Avatar

Vijianfaiz,PhD

Penulis Kolom

321 ARTIKEL TELAH DITERBITKAN

" "

Undangan Ba’da Mulud



Rabu , 08 Oktober 2025



Telah dibaca :  379

Sebenarnya bukan 2, tapi 3 undangan mau’idhatul hasanah di 3 tempat. Hari minggu di Meskom kegiatan teman-teman mahasiswa yang tergabung pada Sanggar Yong Dullah. Saya cancel karena ada dua kagiatan bersamaan. Hari ini (Rabu, 8 Oktober 2025) kegiatan HMPS MPI, kamis pagi UKK pramuka, siang milad Prodi Perbankan Syariah. Alhamdulillah, serapan anggaran kegiatan mahasiswa dari dana DIPA bertambah lagi. Dan akan semakin sibuk pada minggu-minggu ke depan kegiatan serupa oleh ormawa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

Pagi-pagi sebelum mengisi kegiatan tersebut harus mampir dulu ke Prodi Ekonomi Syariah. Konon ada beberapa mahasiswa nya butuh diagnose proposal skripsinya. Kata orang pinter, ada hubungan psikologis antara skripsi dan kesehatan mahasiswa. Jika mahasiswa nya keluar keringat dingin, pertanda ada gejala skripsi terkena virus. Perlu segera diobati. Jika penyakit skripsinya ringan, mungkin cukup kasih obat panadol sudah sembuh. Jika parah, mungkin saya memberi surat rujukan untuk dibawa ke UGD. Langkah ini lebih baik daripada dibiarkan sekarat.

Siang hari masih ada acara: MoU dengan STAIN Kepri. Silaturahim sekaligus MoU. Setelah keluar status institusi menjadi IAIN, mulai bergerak lagi kerjasama dengan perguruan tinggi dan berbagai institusi. Ingin nya melangkah lebih jauh berselancar ke negeri luar negeri. Ternyata membutuhkan Baju Zirah Ontokusumo milik Gatutkaca agar bisa terbang tanpa perlu memikirkan paspor, visa dan tetek bengek regulasi dan fulusi. Jika belum memungkinkan mungkin dengan ilmu lipat bumi pilihan terbaik. Apalagi sekarang ilmu lipat bumi sudah tidak perlu lagi puasa mutih atau puasa ngebleng, cukup mengisi paket via zoom sudah bisa ketemu langsung dengan orang-orang di luar negeri. Ini yang sekarang ini dilakukan oleh dua HMPS prodi yang sudah mendapatkan nilai unggul: PAI dan MPI. Saya berharap berkah diacara tersebut.

Bulan ba’da mulud arti setelah bulan mulud, filosofisnya setelah kelahiran baru dari STAIN ke IAIN. Melepaskan status dari STAIN ke IAIN masih memikirkan berbagai pantangan-pantangan yang tidak boleh dilanggar dan beragam regulasi yang harus dipatuhi. Apalagi perguruan tinggi yang menyandang status “N” di belakangnya, harus benar-benar mengetahui beragam regulasi, agar setiap keputusan yang diambil bisa memberi keberkahan semua nya.


Sebagai keluarga besar IAIN perlu sering-sering bermusywarah, urun rembug dan juga perlu tanya atau belajar dari tetangga-IAIN atau UIN- yang lebih dulu tali pusatnya telah lama putus. Ada teman-teman dari IAIN atau UIN yang lebih ma'rifat tentang persoalan tersebut. Ma’lum lah, barang baru kadang-kadang ingin sekali mencoba hal-hal yang baru. Semua ingin menyambut kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah dengan rasa gembira dengan melakukan beragam aktivitas yang lebih bermanfaat juah lebih luas.

Terlepas dari segala kekurangan, penulis percaya bahwa setiap anggota keluarga mempunyai keistimewaan yang kadang dimiliki oleh sebagian orang tapi tidak dimiliki oleh orang lain. ada sebagian anggota yang mempunyai pemikiran yang bagus tentang masa depan yang penuh dengan cahaya kemajuan. sebagian lagi ‘alim bidang regulasi dengan segala siri-siri nya, namun lemah dalam komunikasi. Sebagian lagi ada yang seperti saya kerjanya hanya ngantuk dan minum kopi, dan masih banyak kelaku lagi. Namun lagi-lagi, semua adalah keluarga besar yang masing-masing ada kelebihan dan kekurangan. Justru karena beragam dan menyadari keberagaman untuk saling menguatkan akan menjadi sebuah kesempurnaan. Seperti anggota tubuh, biarkan mata berfungsi untuk melihat, dan biarkan telinga berfungsi untuk mendengar. Nanti tangan yang akan memegang tongkat dan kaki yang akan memilih jalan sehingga tidak jatuh dalam perjalanan. Itulah metafora kita hidup bersama.

Ba’da mulud merupakan pasca kelahiran yang akan dilanjutkan pada proses berjalan kepada suatu tujuan. Kadang hidup seperti sepasang suami istri. Terkadang tidak ada rancangan canggih, Jalani hidup. Ngontrak rumah, tak sadar ternyata istri mulai hamil, punya anak, dan seolah-olah waktu berjalan cepat. Seperti baru kemaren sore, anak sudah sekolah, dan kuliah. Sepasang suami-istri tidak punya blue print yang jelas. Kadang pakai ilmu terpaksa, terpaksa nikah, terpaksa pinjam uang di Bank untuk buat rumah, beli kebun , untuk biaya kuliah anak dan berobat karena sakit. Semua berjalan begitu saja.

Tapi kehidupan tidak semua bisa ditamsilkan dengan kehidupan keluarga. Kadang ada tamsil pola bangunan, perlu benar-benar dirancang dengan sebaik-baiknya agar mutu bangunan baik dan berkualitas. Tentu saja perancang bangunan harus seorang konsultan dan ahli bangunan yang sudah punya pengalaman baik. Sudah banyak makan asam garam.

Tamsil-tamsil kehidupan ini yang memperkaya diri kita untuk menjalankan kehidupan semakin lebih baik. Dalam upaya menemukan makna ba’da mulud ini, penulis berharap di masa depan akan semakin baik dan lebih memberi manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, negara dan agama.


Sebagai penutup tulisan ini, kegiatan HMPS MPI telah membuktikan bahwa tamsil-tamsil kehidupan benar adanya. Ada kelebihan di antara mereka, namun disisi tertentu juga perlu perbaikan-perbaikan. Karena memang harus demikian, setiap kegiatan selalu saja punya perspektif yang berbeda-beda agar menemukan suatu formula lebih baik lagi di masa depan. Bukan demikian perjalanan hidup manusia?.



Penulis : Vijianfaiz,PhD


Bagikan Ke :

Tulis Komentar


   Berita Terkait

Obituari Bapapuh
25 Februari 2026   Oleh : A. Ushfuri   128

Refleksi Ramadhan: Setiap Manusia Turis Untuk Dirinya Sendiri
18 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   175

Perang Air dan Romadhan: Kajian Budaya dan Agama
17 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   128

Marketing Penjual Bunga Menjelang Bulan Ramadhan
16 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   151

Ya Allah, Anugerahkan kepada Kami Air Hujan yang Membawa Keberkahan
12 Februari 2026   Oleh : Imam Ghozali   129

   Berita Popular

Mengintegrasikan Iman, Islam dan Ihsan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Minggu , 17 September 2023      13554


Pentingnya Manusia Ber-Tuhan
Minggu , 03 September 2023      4546


NU Dan Sejarah Komite Hijaz Yang Terlupakan
Rabu , 24 Juni 2020      2872